cover
Contact Name
Abdur Rohim
Contact Email
rohim@unisda.ac.id
Phone
+6285649234656
Journal Mail Official
wapeda@unisda.ac.id
Editorial Address
Jl. Airlangga 3, Sukodadi, Lamongan 62253
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Wahana Pedagogika: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 24599565     EISSN : 25795058     DOI : https://doi.org/10.52166/wp
Core Subject : Education, Art,
The objective of the journal is to provide a forum for the publication of research and discussion on all aspects of education such as teaching methodology, learning styles, assessment, curriculum development, educational leadership, and educational management and administration. Articles related to school education that have implications for higher education are also welcomed. The journal hopes to receive papers that use a variety of methods including quantitative (experimental, descriptive-correlation), and qualitative (case studies, ethnographic). Theoretical and narrative studies will also be considered. Book reviews and shorter research notes are also welcomed.
Articles 59 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS TENTANG SEJARAH HINDU BUDDHA DI KELAS VII-C SMPN 2 KUTOREJO DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Sundaryani, Sundaryani
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2022): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v4i2.4038

Abstract

Pembelajaran IPS di kelas VII-C SMP Negeri 2 Kutorejo Mojokerto, belum seluruhnya menggambarkan kegiatan pembelajaran yang berbasis pada kegiatan siswa. Hal ini berdampak pada rendahnya hasil ulangan harian tentang Peninggalan Sejarah Hindu Buddha. Pada ulangan harian, diperoleh nilai rata–rata kelas sebesar 54,5 dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 41,9%. Hal ini menunjukkan bahwa ada 13 siswa dari 31 siswa sudah tuntas belajar. Pembelajaran belum mencapai ketuntasan klasikal, karena siswa yang memperoleh nilai ³ 70 hanya sebesar 41,9% lebih kecil dari persentase ketuntasan klasikal sebesar 85%. Maka melalui penelitian tindakan ini, peneliti ingin meningkatkan prestasi belajar IPS dengan menerapkan model problem based learning. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dimana masing-masing siklus dilaksanakan dalam dua pertemuan. Analisis data penelitian ini adalah deskriptif persentase. Data hasil penelitian yang dianalisis meliputi rata-rata kelas, ketuntasan belajar individu dan ketuntasan belajar secara klasikal. Selanjutnya hasil analisis data diperolah baik kualitataf maupun kuantitatifBerdasarkan uraian pembahasan, diperoleh simpulan bahwa model problem based learning sangat efektif untuk meningkatkan prestasi belajar IPS tentang Peninggalan Sejarah Hindu Buddha. Penerapan model problem based learning pada pelajaran IPS tentang Peninggalan Sejarah Hindu Buddha, diawali dengan memberikan tugas kepada siswa untuk mengadakan observasi dan wawancara kepada masyarakat sekitar tentang agama dan tradisi yang dilaksanakan. Pada kegiatan pembelajaran lanjutan, siswa diberi tugas membuat kliping berikut ulasan /rangkuman dari artikel-ratikel yang ada.
PENERAPAN METODE FIELD VISIT UNTUK PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR ADAPTASI MAKHLUK HIDUP PADA PELAJARAN IPS DI KELAS IX-A SMPN 2 KUTOREJO Sugiamah, Sugiamah
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2022): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v4i2.4039

Abstract

Pembelajaran IPA di kelas IX-A SMP Negeri 2 Kutorejo Mojokerto tahun pelajaran 2021/2022, banyak mengalami kendala yang sangat krusial. Pada ulangan harian tentang adaptasi makhluk hidup, nilai rata–rata kelas yang didapat hanya sebesar 54,5 dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 41,9%. Hal ini menunjukkan bahwa ada 13 siswa dari 31 siswa sudah tuntas belajar. Pembelajaran belum mencapai ketuntasan klasikal, karena siswa yang memperoleh nilai ³ 70 hanya sebesar 41,9% lebih kecil dari persentase ketuntasan yang dikehendaki sebesar 85%. Maka perlu diterapkan metode field visit. Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian tindakan (action research) karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian dilaksanakan tanggal 5 Oktober 2022 sampai 15 Desember 2022. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh simpulan bahwa penerapan metode field visit dapat meningkatkan hasil belajar IPA tentang adaptasi makhluk hidup. Penerapan metode field visit pelajaran IPA tentang adaptasi makhluk hidup, dimulai dengan memberi tugas kepada setiap kelompok untuk mendiskusikan pengelompokan hewan dan tumbuhan yang ditemui selama perjalanan berdasarkan persamaannya bentuk fisiknya. Selanjutnya menghubungkan adaptasi makhluk hidup melalui adaptasi, seleksi alam, dan perkembangbiakan Pada siklus selanjutnya, siswa diberi tugas mendiskripsikan ciri-ciri mahluk hidup berikut hubungan antara ciri-ciri makhluk hidup dengan lingkungan tempat hidupnya.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISTEM EKSKRESI MANUSIA DALAM PELAJARAN IPA DI KELAS VIII-C SMPN 2 PACET MOJOKERTO MELALUI METODE DISCOVERY Handayani, Sri
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2022): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v4i2.4040

Abstract

Pembelajaran sistem ekskresi manusia dalam pelajaran IPA di kelas VIII-C SMP Negeri 2 Pacet Mojokerto tahun pelajaran 2021/2022, mengalami permasalahan yang harus segera diselesaikan. Hal ini terlihat dari rendahnya nilai rata-rata ulangan harian yang tercapai hanya sebesar 54,4. Dari 34 siswa hanya 15 siswa yang mendapat nilai di atas 70. Hal ini menunjukan bahwa persentase ketuntasan belajar yang dicapai hanya sebesar 45,4%.Penyebab rendahnya hasil ulangan dikarenakan pembelajaran yang berlangsung kurang melibatkan siswa secara maksimal. Maka penulis akan melakukan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan metode pembelajaran discovery. Penelitian tindakan dilakukan di kelas VIII-C SMPN 2 Pacet semester II tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian dilakukan oleh guru IPA dengan kolaborator seorang guru IPA kelas XII. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh simpulan bahwa penerapan metode discovery dapat meningkatkan hasil belajar materi sistem ekskresi manusia dalam pelajaran IPA. Simpulan ini didasarkan pada hasil post test yang meningkat dari setiap siklusnya. Demikian pula hasil observasi kegiatan siswa dan guru, menunjukkan interaksi pembelajaran yang efektif dan efisien.Pembelajaran sistem ekskresi manusia dalam pelajaran IPA melalui penerapan metode discovery, dimulai dengan menampilkan video tentang organ ekskresi manusia. Selanjutnya setiap kelompok diberi torso tentang organ ekskresi. Pada pembelajaran siklus kedua, guru mempersilahkan siswa membentuk 5 kelompok belajar.Guru memberikan 5 permasalahan yang harus dipilih oleh setiap siswa. Setiap siswa menyelasaikan tugas secara mandiri.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, BUDAYA ORGANISASI, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU PADA MTs AL ISLAHIYAH KABUPATEN LAMONGAN Setiawati, Eny
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5 No 1 (2023): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v5i1.4373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi dan motivasi kerja terhadap kinerja guru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru pada MTs. Al-Islahiyah Kabupaten Lamongan sebanyak 25 orang. Dari hasil uji t untuk variabel kepemimpinan kepala sekolah diperoleh nilai thitung sebesar 3,650 lebih besar dibandingkan nilai t-tabel sebesar 2,0796 dengan nilai signifikansi 0,001<alpha 0,05 sehingga variabel kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap variabel kinerja guru. Untuk variabel budaya organisasi (X2) diperoleh nilai thitung sebesar 2,700 lebih besar dibandingkan nilai ttabel sebesar 2,0796 dengan nilai signifikansi 0,013<alpha 0,05 sehingga variabel budaya organisasi berpengaruh terhadap variabel kinerja guru. Untuk variabel motivasi kerja (X3) diperoleh nilai thitung sebesar 4,625 lebih besar dibandingkan nilai t-tabel sebesar 2,0796 dengan nilai signifikansi 0,000 < alpha 0,05 sehingga variabel motivasi kerja berpengaruh terhadap variabel kinerja guru. Selanjutnya dari hasil uji F diperoleh nilai Fhitung sebesar 45,549>F-tabel sebesar 3,07 dengan nilai signifikansi 0,000<alpha 0,05 sehingga variabel kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja guru. Adapun dari hasil uji R2 diperoleh hasil sebesar 0,848. Hasil ini menunjukkan bahwa sebesar 84,8% variabel kinerja guru dipengaruhi oleh variabel kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi, dan motivasi kerja sedangkan sisanya sebesar 15,2% dipengaruhi oleh variabelvariabel lain di luar penelitian ini.
ANALISIS PROSES PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP MELALUI PROJECT BASED LEARNING BERDASARKAN ADVERSITY QUOTIENT Asmana, Arezqi Tunggal; Nugroho, Ariq Naufal
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5 No 1 (2023): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v5i1.4405

Abstract

The purpose of this study was to determine the process of solving mathematical problems based on students' Adversity Quotient. This research was conducted in class VIII B of MTs Tanwirul Qulub for the 2021/2022 Academic Year. The subjects consisted of 6 people, namely 2 students in the climber category, 2 students in the camper category, and 2 students in the quitter category. Data collection techniques used were pre-test, post-test, questionnaires and interviews. The questionnaire was used to find out the Adversity Quotient of students based on the 3 categories as a whole. Based on the results of the research, it can be seen that the process of solving students' mathematical problems based on the Adversity Quotient for the climber, camper, and quitter categories has different processes. Students based on the Adversity Quotient in the climber category are able to carry out the process of solving mathematical problems well on 4 problem solving indicators with the maximum which results in success in solving the problems they face. Students based on the Adversity Quotient in the camper category are able to understand the problem well, plan the correct solution to the problem, carry out the settlement plan well, but are not optimal in checking again. Students based on the Adversity Quotient quitter category have not fulfilled the four indicators of mathematical problem solving.
PENGGUNAAN INTERJEKSI DALAM NOVEL SIRKUS POHON KARYA ANDREA HIRATA Fitriyah, Lailatul; Ulfah, Anisa
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5 No 1 (2023): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v5i1.4549

Abstract

Abstrak. Interjeksi merupakan suatu kata sebagai sarana mengungkapkan perasaan penutur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis penggunaan interjeksi dalam novel Sirkus Pohon karya Andrea Hirata. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui jenis dan makna interjeksi yang terdapat dalam Novel Sirkus pohon. Teknik pengumpulan data dilakukan secara dokumentasi dan catat. Sumber data dari penelitian ini yakni novel Sirkus Pohon Karya Andrea Hirata. Data dalam penelitian ini berupa kalimat-kalimat yang mengandung interjeksi. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahap (1) seleksi, (2) reduksi, dan (3) interpretasi. Hasil penelitian dari penelitian ini diperoleh 8 jenis interjeksi, yaitu (1) pujian: 6 data, (2) keheranan: 46 data (3) penyesalan: 10 data, (4) umpatan:21 data, (5) persetujuan:20 data, (6) panggilan: 21 data, (7) simpulan:1 data, dan (8) mengingat: 5 data. Penelitian interjeksi harus tetap memperhatikan konteks kalimat, karena suatu kata dapat tergolong dalam jenis interjeksi yang berbeda. Abstract. Interjection is a word as a means of expressing the speaker's feelings The research was conducted using a qualitative descriptive method by analyzing the use of interjections in Andrea Hirata's Circus Tree novel. The purpose of this study is to determine the types and meanings of interjections contained in the tree circus novel. Data collection techniques were carried out by means of documentation and notes. The data source of this research is the novel Circus Tree by Andrea Hirata. The data in this study are in the form of sentences containing interjections. The data analysis technique was carried out in three stages (1) selection, (2) reduction, and (3) interpretation. The results of this study obtained 8 types of interjections, namely (1) praise: 6 data, (2) surprise: 46 data (3) regret: 10 data, (4) swearing: 21 data, (5) approval: 20 data, (6) call: 21 data, (7) conclusion: 1 data, and (8) remember: 5 data. Interjection research must still pay attention to the context of the sentence, because a word can belong to a different type of interjection.
DEIKSIS DALAM NOVEL KEKASIH IMPIAN KARYA WARDAH MAULINA Jesica, Elena; Ulfah, Anisa
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2022): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v4i2.4551

Abstract

Abstrak. Deisksis adalah sesuatu yang berfungsi untuk sebuah penunjukkan sehingga keberhasilan suatu interaksi antara dua orang atau lebih akan mudah dipahami dan mudah untuk mencapai tujuan suatu komunikasi. Dalam menyampaikan komunikasi dapat dilakukan dengan cara tidak langsung melalui sebuah tulisan seperti novel. Berbagai macam deiksis dapat ditemukan dalam novel. penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penggunaan deiksis dalam novel Kekasih Impian, (2) mendeskripsikan konteks penggunaan deiksis dalam novel Kekasih Impian. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah teks berupa tulisan yang bersumber dari novel Kekasih Impian cetakan pertama yang diterbitkan oleh PT Falcon. Hasil analasis data menunjukkan bahwa terdapat berbagai macam deiksis yaitu deiksis persona berjumlah 913 data, deiksis tempat berjumlah 104 data, deiksis waktu berjumlah 47 data, deiksis wacana berjumlah 212 data, dan deiksis sosial berjumlah 58 data. Berdasarkan penelitian penggunaan berbagai jenis deiksis dapat ditentukan dari ujaran atau pembicaraan para tokoh dalam novel. Abstract. Deixis is something that serves as an indication so that the success of an interaction between two or more people will be easy to understand and easy to achieve the goal of a communication. In conveying communication, it can be done indirectly through writing such as novels. Various kinds of deixis can be found in the novel. This study aims to (1) describe the use of deixis in the novel Kekasih Impian, (2) describe the context of the use of deixis in the novel Kekasih Impian. This research method uses a descriptive qualitative method. The data in this study is a text in the form of writing originating from the first printed novel Kekasih Impian published by PT Falcon. The results of data analysis show that there are various kinds of deixis, namely personal deixis totaling 913 data, place deixis totaling 104 data, time deixis totaling 47 data, discourse deixis totaling 212 data, and social deixis totaling 58 data. Based on research, the use of various types of deixis can be determined from the speech or conversation of the characters in the novel.
Makna Idiom dalam Cerpen Bangku Belakang Karya Suijin Syah Sari Ani; Ro’uf Dwi Cahyo
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2021): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk idiom-idiom yang terdapat dalam cerpen Bangku Belakang karya Suijin Syah. Pada penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif yang memanfaatkan bentuk data kualitatif kemudian menganalisis dan mendeskripsikannya. Pengumpulan data pada penelitian ini yakni menggunakan teknik baca catat. Peneliti sebelumnya mengunduh cerpen dari internet kemudian membacanya, setelah itu peneliti mencatat kata-kata yang dianggap sebagai bentuk idiom. Hasil yang didapat dari penelitian ini yakni terdapat beberapa idiom yakni isi kepala, melahap otaknya, perhitungan sampah, dan pipa licin. Idiom-idiom tersebut dapat diklasifikasikan jenis-jenisnya, jika dilihat berdasarkan bentuknya terdapat tiga idiom penuh dan satu idiom sebagian. Cerpen ini terdapat idiom berdasarkan keeratan unsur pembentuknya, cerpen ini memiliki dua idiom dari bagian tubuh, satu idiom dari benda alam, dan satu idiom dari panca indera.
Makna Kiasan dan Peribahasa pada Lirik Lagu “Kartoyono Medot Janji” Karya Denny Caknan Ani, Sari; Febriana, Ari
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5 No 1 (2023): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v5i1.4565

Abstract

Gaya bahasa merupakan hal penting dalam membuat sebuah karya sastra termasuk dalam menciptakan sebuah lagu, karena membuat sebuah karya menjadi indah dan nilai estetik. Lagu kartoyono medot janji merupakan lagu yang populer saat pertama kali liris di musik jawa koplo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa atau makna kiasan dan peribahasa yang terdapat dalam lagu kartoyono medot janji karya denny caknan. Untuk menganalisis data peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan kajian stilistika. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data yaitu teknik simak, dan teknik catat untuk mencatat pengelompokan data. Hasil penelitian terdapat 10 gaya bahasa atau makna kiasan yaitu, repetisi, metanomia, dan simile. Gaya bahas atau makna kiasan yang paling banyak ditemukan yaitu repetisi dan data yang tidak ditemukan sam sekali yaitu makna peribahasa.
ANALISIS PERTUNJUKKAN KENTRUNG KI DALANG H. KHUSAIRI CERITA SUNAN DRAJAAT (KAJIAN STRUKTUR, MAKNA, FUNGSI, DAN RESEPSI) Agustina, Feny Rizki Eka; Mustofa, Mustofa; Selirowangi, Nisaul Barokati
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 6 No 01 (2024): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v6i01.1560

Abstract

This study aims to describe the structure, meaning, function and reception of the community that is present at the exhibition of the Sunan Drajat. This research was conducted using qualitative descriptive methods. Qualitative descriptive method is a method that produces data in the form of writing and oral in a language community based on facts and information and informants. The method of obtaining data is done by using observation techniques. The researcher directly observes the continuity of the Sunan Drajat performance. The use of observation techniques is also supported by interview techniques, and library data. In analyzing the data, the steps are based on structure, meaning, function, and reception. Data relating to the structure are analyzed using the theory of performance structures and literary structures. Data relating to meaning is analyzed using a verbal and non verbal semantic approach. Data relating to functions is analyzed using literary function theory. Data relating to community receptions are analyzed using theories and responses. The results of this study are in the form of structure, meaning, function and public reception. From the results of the close analysis Sunan Drajat, has several structures, namely there is a structure of performance and literary structure, the structure of the performance includes the stage, fashion or costume, makeup while the literary structure includes the plot, character and characterization, setting, point of view, morality or mandate. Kentrung Sunan Drajat in literature has verbal and non verbal meanings, verbal meanings include (1) flying and jedor, (2) gong and puppets, (3) pangkur songs while non-verbal meanings include (1) suluk, (2) Sunan Drajat tomb , (3) Singo Mengkok gamelan. From the analysis of the function of the kentrung story Sunan Drajat there are functions such as: (1) as an educational tool, (2) as a means of public entertainment, (3) as a means of preaching Islam, (4) as a means of social criticism, (5) as a means of developing self existence. From the analysis of the kentrung story show Sunan Drajat there is a public reception by producing some criticisms and responses from people who have interests and audience.