cover
Contact Name
Abdur Rohim
Contact Email
rohim@unisda.ac.id
Phone
+6285649234656
Journal Mail Official
wapeda@unisda.ac.id
Editorial Address
Jl. Airlangga 3, Sukodadi, Lamongan 62253
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Wahana Pedagogika: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 24599565     EISSN : 25795058     DOI : https://doi.org/10.52166/wp
Core Subject : Education, Art,
The objective of the journal is to provide a forum for the publication of research and discussion on all aspects of education such as teaching methodology, learning styles, assessment, curriculum development, educational leadership, and educational management and administration. Articles related to school education that have implications for higher education are also welcomed. The journal hopes to receive papers that use a variety of methods including quantitative (experimental, descriptive-correlation), and qualitative (case studies, ethnographic). Theoretical and narrative studies will also be considered. Book reviews and shorter research notes are also welcomed.
Articles 59 Documents
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IX-F MTs. NEGERI 2 MOJOKERTO PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TENTANG MENULIS RESENSI BUKU PENGETAHUAN MELALUI PEMBELAJARAN SELF DIRECTED LEARNING Indasyah, Umi
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 2 (2021): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v3i2.2930

Abstract

Timbulnya permasalahan pembelajaran bahasa Indonesia di kelas IX-F MTs. Negeri 2 Mojokerto tahun pelajaran 2020/2021 diduga karena pembelajaran berlangsung hanya satu arah. Siswa sebagai pembelajar, tidak terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Maka melalui penelitian tindakan ini, peneliti ingin meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia tentang resensi buku pengetahuan dengan menerapkan pendekatan self directed learning. Penelitian ini bertempat di kelas IX-F MTs. Negeri 2 Mojokerto. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14 Januari 2021 sampai 29 April 2021. Subyek penelitian adalah siswa-siswi kelas IX-F MTs. Negeri 2 Mojokerto tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 33 siswa. Siswa laki-laki berjumlah 16 orang, siswa perempuan berjumlah 17 orang. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh simpulan bahwa penerapan pendekatan self directed learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IX-F MTs. Negeri 2 Mojokerto, pada pelajaran bahasa Indonesia tentang resensi buku pengetahuan. Hal ini berdasar atas nilai post test yang terus meningkat dari siklus pertama hingga kedua. Penerapan pendekatan self directed learning pelajaran bahasa Indonesia tentang resensi buku pengetahuan, di kelas IX-F MTs. Negeri 2 Mojokerto, dimulai dengan memberikan tugas kepada siswa secara daring untuk menyusun resensi berdasarkan bacaan yang telah dibaca. Pada pembelajaran selanjutnya siswa diberi tugas untuk membuat resensi berdasarkan bacaan yang dipilih oleh siswa Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
PENERAPAN MEDIA PAPAN ANGKA DALAM UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS I SDN BALONGMASIN 1 PUNGGING MOJOKERTO TENTANG OPERASI HITUNG CAMPURAN Alfiyah, Alfiyah
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 2 (2021): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v3i2.2953

Abstract

Pada ulangan harian tentang operasi hitung campuran yang melibatkan penjumlahan, dan pengurangan bilangan bulat, siswa kelas I SDN Balongmasin 1 kecamatan Pungging kabupaten Mojokerto tahun pelajaran 2017/2018, mendapat rata-rata nilai yang sangat rendah dibawah kriteria ketuntasan minimal yang telah ditentukan sebesar 70. Pada ulangan harian, nilai rata-rata yang didapat sebesar 53,8 dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 46,7%. Hal ini menunjukkan bahwa ada 14 siswa dari 30 siswa sudah tuntas belajar. Pembelajaran belum mencapai ketuntasan klasikal, karena siswa yang memperoleh nilai ³ 70 hanya sebesar 46,7% lebih kecil dari persentase ketuntasan sebesar 85%. Permasalahan tersebut diduga karena kurangnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran, guru hanya menggunakan metode ceramah tanpa menggunakan media pembelajaran yang dapat mengkonkritkan materi pembelajaran. Sehingga perlu diadakan penelitian tindakan dengan menerapkan metode discovery yang dipadu dengan media pembelajaran papan angka. Subjek penelitian ini siswa kelas I SDN Balongmasin 1 kecamatan Pungging kabupaten Mojokerto tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 30 siswa. Berdasarkan hasil pembahasan, diperoleh simpulan bahwa penerapan metode discovery yang dipadu dengan media pembelajaran papan angka dapat meningkatkan prestasi belajar matematika tentang operasi hitung campuran. Hal ini dapat dilihat dari hasil post test setiap siklus yang terus meningkat. Pada siklus pertama diperoleh nilai rata–rata prestasi belajar siswa sebesar 71,3 dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 76,7%. Pada siklus kedua diperoleh rata–rata hasil post test sebesar 79 dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 96,7%. Hal ini didasarkan pula pada hasil observasi yang menunjukkan bahwa kekurangan disiklus kedua relatif tidak ditemukan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TENTANG ATMOSFER DI KELAS X IPS 2 SMA NEGERI 1 WRINGINANOM GRESIK MELALUI METODE INKUIRI Yuliati, Lilis
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 2 (2021): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v3i2.3146

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui penerapan metode inkuiri dapat : 1). meningkatkan efektivitas pembelajaran tentang atmosfer siswa kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Wringinanom. 2). meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Wringinanom Gresik tentang materi atmosfer pada pelajaran Geografi. Prosedur penelitian ini meliputi dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian tindakan ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Wringinanom Gresik, dengan subjek siswa kelas X IPS 2 berjumlah 36 orang yang terdiri dari 16 laki-laki dan 20 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode inkuiri ; 1). pelajaran geografi tentang atmosfer berjalan secara efisien dan dengan baik. 2) Penerapan metode Inkuri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Wringinanom Gresik tentang materi atmosfer pada pelajaran Geografi mengalami peningkatan secara signifikan,pada siklus I rata-rata nilai siswa 82,5 dengan ketuntasan belajar 80,55% pada siklus II rata-rata nilai siswa 90,1 Dengan ketuntasan belajar 94,44%
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR TENTANG KEMAGNETAN PESERTA DIDIK KELAS IX A SMP NEGERI 2 WRINGINANOM GRESIK MELALUI METODE KOOPERATIF MODEL TAPPS Djuifin, Sugeng
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 2 (2021): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v3i2.3147

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui penerapan metode kooperatif model TAPPS dapat : 1). Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model TAPPS. 2). Untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran kooperatif model TAPPS terhadap motivasi belajar peserta didik. Prosedur penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Kurt Lewin, pada penelitian ini terdiri dari dua siklus dan tiap satu siklus terdiri atas empat langkah pokok, yaitu: perencanaan (planning), tindakan (acting), Observasi (observing), refleksi (reflecting). Penelitian tindakan ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Wringinanom Gresik, dengan subjek peserta didik kelas IX A dengan jumlah peserta didik 32 anak, yang terdiri dari peserta didik laki-laki 18 anak, peserta didik perempuan 14 anak. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut Berdasarkan dengan rumusan maslah dan tujuan penelitian, maka secara umum dapat disimpulkan bahwa aktivitas peserta didik dalam pembelajaran dan hasil belajar IPA dapat meningkat melalui model pembelajaran TAPPS (Thinking Aloud Pair Problem Solving) yang disimpulkan sebauai berikut : 1). Aktivitas peserta didik dalam pembelajaran IPA meningkat melalui model pembelajaran TAPPS. 2). Hasil belajar IPA pada materi kemagnetan mengalami peningkatan secara signifikan, Pada siklus I nilai rata-rata sebesar 74.53 dan meningkat pada siklus II menjadi 86.41. Sedangkan jumlah peserta didik yang tuntas pada siklus I sebesar 24 peserta didik meningkat pada siklus II menjadi 30 peserta didik. Untuk presentase ketuntasan klasikal diperoleh pada siklus I sebesar 74% meningkat pada siklus II menjadi 94%.
PENERAPAN METODE BUZZ GROUP DALAM UPAYA PENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PPKn TENTANG PERAN INDONESIA DALAM PERDAMAIAN DUNIA, SISWA KELAS XI IPA-4 SMAN 1 MENGANTI GRESIK Jainuri, Komari Bin
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2022): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v4i1.3231

Abstract

Pembelajaran PPKn di kelas XI IPS-3 SMA Negeri 1 Menganti Gresik tahun pelajaran 2021/2022, mengalami permasalahan yang serius. Pada ulangan harian tentang Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia, didapat nilai rata-rata yang sangat rendah. Dari analisis soal didapat data bahwa kesalahan yang paling banyak dilakukan siswa saat menguraikan makna hubungan Internasional, peran negara Indonesia dalam hubungan Internasional, mengidentifikasi tahap-tahap perjanjian Internasional, menganalisis dinamika peran Indonesia dalam perdamaian dunia sesuai UUD1945 serta menyaji hasil análisis dinamika peran Indonesia dalam perdamaian dunia sesuai UUD1945. Dari observasi dan diskusi didapat data bahwa pembelajaran PPKn selama ini berlangsung hanya dengan menggunakan metode ceramah. Maka perlu diadakan suatu penelitian tindakan dengan menerapkan metode buzz group. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas. Pengamatan/observasi terbagi menjadi dua siklus. Pada masing-masing siklus pembelajaran dikenai perlakuan yang sejenis dengan bobot yang beda. Berdasarkan uraian pembahasan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa penerapan metode buzz group pada materi Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia dalam pelajaran PPKn, dimulai dengan memberikan tugas kepada siswa untuk membuat ringkasan dari artikel-artikel yang terdapat pada kliping. Pada pembelajaran selanjutnya setiap kelompok mendapatkan tugas untuk melakukan diskusi. Metode buzz group dapat meningkatkan hasil belajar materi Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia dalam pelajaran PPKn. Hal ini berdasar hasil penelitian yang terus meningkat dari siklus pertama hingga terakhir. Pada siklus pertama didapat nilai rata–rata sebesar 69. Siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar sebanyak 22 siswa atau sebesar 66,7%. Pada siklus kedua didapat nilai rata–rata sebesar 79,2. Siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar sebanyak 29 siswa atau sebesar 87,9%.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI IPA-4 SMAN 1 CERME PADA PELAJARAN PPKN TENTANG SISTEM HUKUM DAN PERADILAN DI INDONESIA MELALUI METODE INQUIRI TERPIMPIN Kusmiati, Sri
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2022): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v4i1.3234

Abstract

Demikian besar tujuan pembelajaran PPKn, tidak sebanding dengan prestasi belajar yang diraih para siswa kelas XI IPA-4 SMAN 1 Cerme Gresik tahun pelajaran 2021/2022. Pada ulangan harian tentang Sistem Hukum dan Peradilan di Indonesia, didapat nilai rata–rata kelas yang sangat rendah yaitu 55,4 dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 41,7%. Hal ini menunjukkan bahwa ada 15 siswa dari 36 siswa sudah tuntas belajar. Maka, peneliti akan menerapkan metode inquiri terpimpin. Metode pembelajaran inquiri terpimpin adalah metode mengajar yang sangat erat hubungannya dengan memecahkan masalah (problem solving). Penelitian berlangsung di ruang kelas XI IPA-4 SMAN 1 Cerme Gresik, pada tanggal 7 Februari 2022 sampai 23 Mei 2022. Yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA-4 SMAN 1 Cerme Gresik tahun pelajaran 2021/2022, sebanyak 36 siswa. Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah di lakukan selama dua siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran inquiri terpimpin memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar PPKn tentang Sistem Hukum dan Peradilan di Indonesia, yang ditandai dengan peningkatan aktivitas pembelajaran dalam setiap siklus, serta meningkatnya nilai rata-rata hasil post test. Pembelajaran PPKn tentang Sistem Hukum dan Peradilan di Indonesia melalui penerapan metode pembelajaran inquiri terpimpin diawali dengan memberikan tugas mendiskusikan salah satu permasalahan, diantaranya : 1). Sistem ketatanegaraan menurut UUD 1945. 2). Sistem ketatanegaraan menurut Konstitusi RIS. 3). Sistem ketatanegaraan menurut UUD Sementara 1950. Pada kegiatan pembelajaran selanjutnya, siswa diberi tugas mencari artikel sistem ketatanegaraan menurut UUD 1945 berikut penyimpangan yang pernah terjadi, sistem ketatanegaraan menurut Konstitusi RIS berikut penyimpangan yang pernah terjadi, serta sistem ketatanegaraan menurut UUD Sementara 1950 berikut penyimpangan yang pernah terjadi melalui kajian buku, internet dan sumber-sumber lain.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENULIS NASKAH DRAMA DI KELAS XI IPS 2 SMAN 1 SOOKO MOJOKERTO MELALUI PENERAPAN MEDIA AUDIO Subandi, Subandi
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2022): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v4i1.4034

Abstract

Kesulitan belajar bahasa Indonesia yang dialami siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Sooko Mojokerto, tercermin pada rendahnya nilai ulangan harian tentang Menulis Naskah Drama, yang disajikan dalam tiga unsur, yaitu unsur susunan kalimat, unsur ide pokok dan unsur kandungan isi/amanat. Untuk mengatasi hal tersebut, penulis melakukan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan media audio visual sehingga interaksi belajar mengajar yang berlangsung dapat mencapai hasil yang diharapkan. Dalam penelitian tindakan ini, sesudah siklus pertama selesai diimplementasikan, khususnya setelah refleksi dilakukan, kemudian diikuti oleh perencanaan ulang (replaning ) atau revisi terhadap implementasi siklus sebelumnya. Penelitian tindakan dilakukan dalam dua siklus, dimana pada masing–masing siklus dikenai perlakuan yang sama (alur kegiatan yang sama) dan membahas satu sub pokok bahasan yang diakhiri dengan tes formatif di akhir masing–masing putaran. Data lembar observasi diambil dari dua pengamatan yaitu data pengamatan pengelolaan pembelajaran dan data pengamatan aktivitas siswa dan guru. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh simpulan bahwa penerapan media audio visual diawali dengan memberikan tugas kepada siswa untuk melakukan pengamatan terhadap cuplikan film yang diputar di depan kelas. Siswa mencatat hal-hal yang terjadi dalam cuplikan film. Selanjutnya, siswa diberi tugas menyusun kerangka karangan dari cuplikan film yang dibaca/dilihat. Siswa menyusun naskah drama dari kerangka karangan yang telah terbentuk dengan bahasanya sendiri. Penerapan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar Menulis Naskah Drama pada pelajaran Bahasa Indonesia. Hal ini berdasar atas nilai post test yang terus meningkat dari siklus pertama hingga kedua.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR GEGURITAN DALAM PELAJARAN BAHASA JAWA DI KELAS VIII-F SMPN 2 KUTOREJO MOJOKERTO DENGAN STRATEGI ” OBSUNG” Sumikah, Sumikah
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2022): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v4i1.4035

Abstract

Pada uji kompetensi tentang guritan, siswa kelas VIII-F SMP Negeri 2 Kutorejo Mojokerto tahun pelajaran 2019/2020 mendapat nilai rata-rata yang sangat rendah. Indikator keberhasilan pada ulangan harian bahasa Jawa tentang geguritanmeliputi 3 aspek yaitu tema, diksi, dan latar. Nilai rata–rata hasil ulangan harian pada aspek tema sebesar 54,2 dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 36,7%. Hal ini menunjukkan bahwa ada 11 siswa dari 30 siswa sudah tuntas belajar. Rata–rata hasil ulangan harian unsur diksi sebesar 54,2 dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 50%. Hal ini menunjukkan bahwa ada 15 siswa dari 30 siswa sudah tuntas belajar unsur diksi. Rata–rata hasil ulangan harian pada aspek latar sebesar 53,8 dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 46,7%. Hal ini menunjukkan bahwa ada 14 siswa dari 30 siswa sudah tuntas belajar. Maka melalui penelitian tindakan kelas ini, peneliti akan menerapkan strategi “obsung” untuk meningkatkan keterampilan proses untuk memecahkan masalah, mempelajari peran orang dewasa melalui pengalamannya dalam situasi yang nyata, serta melatih siswa untuk berdiri sendiri sebagai pembelajar yang otonom. Dengan strategi “obsung”, siswa dapat terlibat dalam proses pembelajaran. Dalam penelitian ini, kehadiran peneliti adalah sebagai guru di kelas yang berkedudukan sebagai pengajar tetap dan dilakukan seperti biasa, sehingga siswa tidak tahu kalau diteliti. Dengan cara ini diharapkan didapatkan data yang seobjektif mungkin demi kevalidan data yang diperlukan. Observasi terbagi menjadi dua siklus, dimana masing-masing siklus dikenai perlakuan yang sejenis dengan bobot yang beda. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh simpulan bahwa penerapan strategi “obsung” sangat efektif untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Jawa tentang guritan. Hal ini berdasar hasil post test yang terus meningkat dari siklus pembelajaran pertama hingga siklus pembelajaran terakhir. Penerapan strategi “obsung” dalam pembelajaran bahasa Jawa tentang guritan, guru memberikan tugas kepada siswa untuk membaca dan menguraikan guritan sehingga menjadi sebuah prosa. Pada pembelajaran selanjutnya siswa diberi tugas untuk mencari guritan sendiri, selanjutnya diubah menjadi prosa.
PENERAPAN METODE INQUIRY BASED LEARNING UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG PELUANG DI KELAS IX-D SMPN 2 KUTOREJO Suntai, Bawon
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2022): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v4i1.4036

Abstract

Pembelajaran matematika khususnya pada materi peluang, di kelas IX-D SMP Negeri 2 Kutorejo Mojokerto tahun pelajaran 2019/2020, mengalami banyak hambatan. Kurangnya kemampuan siswa kelas IX-D dalam memahami materi peluang dapat diketahui dari hasil penelitian awal yang dilakukan oleh guru matematika (peneliti). Dari 37 orang siswa di kelas IX-D yang terdiri dari 9 laki dan 28 perempuan, kemampuan dalam materi tersebut teridentifikasi sebagai berikut: (a) sangat baik sebanyak 7 orang atau 18,92%; (b) baik sebanyak 7 orang atau 18,92%; (c) cukup sebanyak 5 orang atau 13,51%; (d) kurang sebanyak 13 orang atau 35,14%; dan (e) sangat kurang sebanyak 5 orang atau 13,51%. Maka melalui penelitian tindakan kelas ini, peneliti akan menerapkan metode pembelajaran inquiry based learning. Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan penelitian tindakan kelas yang prosedur pelaksanaannya mengikuti prinsip dasar penelitian tindakan yang umum. Prosedur tersebut merupakan suatu proses siklus atau daur ulang. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Langkah pada siklus berikutnya adalah perncanaan yang sudah direvisi, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Tiap siklus dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan @ 2 jam pelajaran. Berdasarkan uraian pada bab IV, peneliti menarik simpulan bahwa prestasi belajar siswa kelas IX-D SMP Negeri 2 Kutorejo Mojokerto sebelum menggunakan metode inquiry based learning dikategorikan kurang dengan dengan prosentase 59,56%. Setelah menggunakan metode inquiry based learning dalam pembelajaran terjadi peningkatan prestasi belajar siswa kelas IX-D SMP Negeri 2 Kutorejo Mojokerto dengan kategori baik yaitu mencapai 75,80% pada siklus I, kemampuan tersebut meningkat pada siklus II mencapai prosentase 83,40%. Adapun tingkat keberhasilan belajar siswa pada siklus I adalah 80,67% meningkat menjadi 86,13% pada siklus II.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RPP MODEL DIRECT INSTRUCTION BERBANTUAN MULTIMEDIA MELALUI IHT DARING DENGAN PLATFORM MS TEAMS Arifin, Syamsul
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2022): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v4i2.4037

Abstract

Pembelajaran Matematika di wilayah binaan penulis mengalami permasalahan yang teridentifikasi dari rendahnya rata-rata ulangan tengah semester II tahun pelajaran 2020/2021. Dari supervisi perangkat pembelajaran, rendahnya capaian ini dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih didominasi oleh aktivitas guru. Dari diskusi bersama teman sejawat didapat masukan bahwa pembelajaran Matematika selama ini berlangsung tanpa keterlibatan siswa sebagai subjek pembelajaran. Maka perlu dilaksanakan penelitian tindakan sebagai upaya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP Matematika dengan model pengajaran direct instruction berbantuan multimedia. melalui IHT daring dengan platform MS Teams. Subjek penelitian adalah guru-guru Matematika di wilayah binaan penulis berjumlah 7 orang. Fokus permasalahan yang diteliti adalah aktivitas guru serta hasil post test siswa pada pelajaran Matematika. Berdasarkan hasil penelitian selama dua siklus, diperoleh simpulan bahwa upaya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP Matematika dengan model pengajaran direct instruction berbantuan multimedia melalui IHT daring dengan platform MS Teams, diawali dengan mengadakan pelatihan menyusun RPP, selanjutnya setiap guru menerapakannya. Upaya peningkatan prestasi belajar Matematika di sekolah binaan setelah kegiatan IHT daring dengan platform MS Teams, mendapatkan hasil yang sangat baik. Rata-rata hasil post test dari siklus pertama hingga siklus kedua mengalami peningkatan yang signifikan