cover
Contact Name
Nurdiyah
Contact Email
nurdiyah@ecampus.ut.ac.id
Phone
+6221-7490941
Journal Mail Official
agridev_journal@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
UNIVERSITAS TERBUKA Tangerang Selatan, 15437, Indonesia Telp: (62 21) 7490941 - Ext. 1201
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Agridev Journal : Agribusiness Digitalization & Community Development
Published by Universitas Terbuka
ISSN : -     EISSN : 29872960     DOI : https://doi.org/10.33830/Agridev
AgriDev is an Open Access journal containing dissemination/research results conducted by researchers, lecturers, and practices in agribusiness, agricultural digitalization, and community development. AgriDev is published biannually by Institute for Research and Community Service, Universitas Terbuka.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025)" : 5 Documents clear
Tinjauan Kritis Kebijakan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng di Indonesia: Perspektif Surplus Konsumen dan Produsen Fitri, Annisa; Khaliqi, Muhammad; Agustia, Devi
AgriDev Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i2.11198.2025

Abstract

Pasar minyak goreng di Indonesia memiliki struktur oligopoli, di mana sedikit produsen dapat mengendalikan harga, sehingga konsumen sering dirugikan oleh harga yang tinggi. Pemerintah menerapkan kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk menekan harga dan meningkatkan keterjangkauan minyak goreng, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kebijakan HET terhadap kesejahteraan konsumen dan produsen, serta mengevaluasi efek ekonomi yang timbul akibat rigiditas harga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan surplus konsumen dan produsen melalui kurva permintaan dan penawaran, serta Compensating variation (CV) dan equivalent variation (EV) . Hasil menunjukkan bahwa kebijakan HET meningkatkan surplus konsumen dengan menurunkan harga, tetapi secara signifikan mengurangi surplus produsen karena pembatasan harga di bawah tingkat keseimbangan pasar. Selain itu, rigiditas harga memperparah ketidakefisienan pasar, menyebabkan kelangkaan pasokan (shortage), deadweight loss, dan munculnya pasar gelap dengan harga lebih tinggi. Kebijakan HET bertujuan melindungi konsumen, dampaknya terhadap produsen dan distorsi pasar memerlukan pengawasan ketat dan strategi mitigasi untuk menjaga keseimbangan pasar dan keberlanjutan sektor minyak goreng di Indonesia.
Integrasi Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian dan Manajemen Sumber Daya Manusia: Strategi Pengembangan CV. Essentialle Harum Alami Rahmawati, Rahmi; Indrianingsih, Rohayati Suci; Hidayat, Tita Nurmalinasari; Sopiawadi, Mutqi
AgriDev Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i2.11448.2025

Abstract

Integrasi teknologi pengolahan hasil pertanian dan manajemen sumber daya manusia (MSDM) sangat penting untuk meningkatkan daya saing usaha kecil dan menengah (UKM). Penelitian ini berfokus pada CV. Essentialle Harum Alami, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produk minyak atsiri. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, dan data dianalisis menggunakan teknik IFE/EFE, SWOT, dan AHP. Penelitian mengidentifikasi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, dan daya saing pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan fasilitas dan infrastruktur produksi untuk memenuhi standar ekspor, adopsi teknologi produksi dan pengemasan skala komersial yang tepat, serta pengembangan program pelatihan karyawan merupakan langkah kunci untuk pertumbuhan berkelanjutan. Selain itu, penguatan kerja sama dengan pemangku kepentingan dan perluasan promosi akan membantu meningkatkan jangkauan pasar dan membangun citra merek yang kuat. Studi ini menekankan bahwa penyelarasan strategi tersebut dengan tren global yang mendukung produk ramah lingkungan memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan dan komunitasnya. Integrasi teknologi dan MSDM menjadi faktor utama dalam pengembangan agroindustri yang kompetitif dan berkelanjutan.
Introduction and Contributions of the Communal Integration Business Model to Meet the Demand for Organic Rice: Case Study of Organic Rice in Banyumas Saputro, Wahyu Adhi; Dewati, Rosita
AgriDev Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i2.11466.2025

Abstract

Lifestyle and health issues are important indicators in consuming food, especially organic rice. It is no wonder that the demand for organic rice has increased alongside the development of the era. The organic polemic is also one of the things that consumers consider in buying rice. This also happens in the Banyumas community, which has a group of farmers who cultivate organic rice. This research aims to see how significant the contribution of organic rice produced by farmers in Banyumas is and to provide recommendations in the form of introducing a business model for a communal integration system between organic rice farmers. The method used for analysis in this research is the descriptive statistics and contribution analysis. This research was conducted in Kalisube Village and Dawuhan Village in Banyumas District. The data used is on land area, rice production, and conversion to organic rice production. Using contribution analysis helps  to determine the significance of the assumed demand for organic rice in the long term when all people consume organic rice. Based on the research results, it was found that the contribution of organic rice in Dawuhan Village was greater than in Kalisube Village. The research results also state that when 15 percent of Banyumas people consume organic rice, there will be a shortage in meeting the demand for organic rice. Communal system business model is a step in solving the problem with shortage. The combination of cooperation and interaction between organic rice farmers in Banyumas Regency is essential to meet the demand for organic rice in the community.
Persepsi Petani terhadap Varietas Unggul Baru Padi di Kabupaten Semarang - Jawa Tengah Romdon, Anggi Sahru; Hidayat, Yayat; Komalawati, Komalawati; Haskarini, Dyah
AgriDev Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i2.11611.2025

Abstract

Varietas unggul baru (VUB) merupakan inovasi teknologi yang berperan dalam peningkatan produksi padi. Pada tahun 2021, VUB Inpari 32, Inpari 36, Inpari 46, Inpari 45, Inpari NutriZinc, dan Digdaya diperkenalkan di Desa Mluweh Kecamatan Ungaran Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pertimbangan petani dalam memilih VUB, menganalisis persepsi petani terhadap aspek agronomi VUB, serta menentukan varietas padi yang dominan dipilih petani. Penelitian ini menggunakan metode survei terhadap 31 petani dengan alat bantu kuesioner, dan dianalisis secara deskriptif kualitatif serta kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77,41% petani lebih menyukai Inpari 46 dan 74,19% menyukai Inpari 32. Kedua varietas tersebut disukai karena memiliki ketahanan terhadap organisme pengganggu tumbuhan (OPT) dan produksi yang tinggi. Untuk meningkatkan adopsi dan keberlanjutan usaha tani padi, diperlukan dukungan kebijakan dari pemerintah melalui pengembangan VUB yang sesuai dengan preferensi petani, penguatan distribusi benih VUB berkualitas secara berkelanjutan, penyuluhan intensif, serta pemberian insentif bagi petani. Peningkatan adopsi VUB diharapkan dapat meningkatkan produktivitas padi, mendorong peningkatan pendapatan, dan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Karakteristik Pemuda Tani Tembakau dan Profitabilitas Usaha Tembakau di Kabupaten Temanggung Fortuna, Puri Eka Dewi
AgriDev Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i2.11612.2025

Abstract

Isu regenerasi petani mendorong pentingnya memahami peran pemuda tani dalam komoditas unggulan seperti tembakau di Kabupaten Temanggung, produsen utama tembakau kualitas tinggi di Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pemuda tani yang berusahatani tembakau serta mengevaluasi kelayakan usahataninya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 140 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pemuda tani adalah laki-laki (92,86%) dengan usia dominan 36–40 tahun. Sebagian besar berpendidikan terakhir SMP (42,86%) dan berprofesi utama sebagai petani (66,43%). Lama pengalaman berusahatani tembakau didominasi oleh kelompok 6–10 tahun (36,43%), dengan kepemilikan lahan sendiri sebesar 77,14% dan luas lahan berkisar antara 2.001 m² hingga 4.000 m² (29,29%). Analisis ekonomi usahatani menunjukkan bahwa total penerimaan sebesar Rp94.260.000, total biaya produksi Rp69.242.750, sehingga menghasilkan pendapatan bersih Rp25.017.250 per musim tanam. Nilai R/C ratio sebesar 1,36 menunjukkan bahwa usahatani tembakau yang dijalankan pemuda tani di Kabupaten Temanggung menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Temuan ini menyediakan dasar empiris bagi pengembangan kebijakan spesifik seperti program intensifikasi berbasis lahan sempit, akses pembiayaan, dan jejaring pemasaran untuk memberdayakan pemuda tani tembakau di Temanggung guna meningkatkan profitabilitas dan keberlanjutan usaha.

Page 1 of 1 | Total Record : 5