cover
Contact Name
Pringati Singarimbun
Contact Email
pringatisingarimbun@adm.unand.ac.id
Phone
+6289617699764
Journal Mail Official
031262646@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
Cluster Gajah Mada Kapling 2 Gunung Pangilun Padang Sumatera Barat, Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Ethics and Law Journal: Business and Notary
ISSN : -     EISSN : 29881293     DOI : -
The Ethics and Law Journal: Business and Notary (ELJBN) is a scholarly publication dedicated to exploring the intersection of ethics, law, business, and notarial practices. Our journal aims to provide a platform for researchers, academics, legal professionals, and practitioners to contribute to the advancement of knowledge and discourse in these fields. ELJBN publishes original research articles, critical reviews, case studies, and thought-provoking commentaries that delve into the ethical and legal dimensions of business activities and notarial practices. ELJBN covers a wide range of topics related to business law, corporate governance, commercial transactions, contracts, intellectual property, dispute resolution, regulatory frameworks, and the evolving landscape of notarial practices. Our journal encourages interdisciplinary perspectives, drawing insights from law, business, economics, ethics, and related disciplines to foster a comprehensive understanding of the complex issues at hand. We seek to promote the highest standards of research integrity, analytical rigor, and ethical inquiry within the realm of business and notary law.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 162 Documents
Optimalisasi Peran Organisasi Kepemudaan IPMIL Raya Palu dalam Pengembangan Kewirausahaan Suasa, Suasa; Husain, Sulfitri; Rusdin, Rusmawaty Bte; Priskilla, Reyva Alviona; Sholihin, Fitri; Faisal, Fathur Rahman
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.300

Abstract

This study aims to optimize the role of the youth organization, the Indonesian Student Association of Luwu Raya (IPMIL Raya) Palu, in developing student entrepreneurship. This research used qualitative methods with a participatory approach, combined with a community service model based on empowerment. Data collection was conducted through observation, focus group discussions (FGDs), and documentation of entrepreneurial activities involving IPMIL Raya Palu members. The empowerment process was implemented through three main stages: strengthening production, business management, and digital-based marketing. The results showed an increase in understanding and a shift in the mindset of organization members from job seekers to job creators. This activity also encouraged the emergence of business ideas based on local potential, particularly in the culinary and creative services sectors, and strengthened the organization's capacity as a student entrepreneurship incubator. Furthermore, the involvement of alumni as mentors opened up opportunities for strengthening business networks and accessing capital. This study concludes that youth organizations play a strategic role in building a sustainable student entrepreneurship ecosystem through a collaborative and community-based approach.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran organisasi kepemudaan Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya (IPMIL Raya) Palu dalam pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan partisipatif, yang dipadukan dengan model pengabdian berbasis pemberdayaan masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, diskusi kelompok terarah (FGD), dan dokumentasi kegiatan kewirausahaan yang melibatkan anggota IPMIL Raya Palu. Proses pemberdayaan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu penguatan produksi, manajemen usaha, dan pemasaran berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan perubahan pola pikir anggota organisasi dari orientasi pencari kerja menuju pencipta lapangan kerja. Kegiatan ini juga mendorong lahirnya ide-ide usaha berbasis potensi lokal, khususnya pada sektor kuliner dan jasa kreatif, serta memperkuat kapasitas organisasi sebagai inkubator kewirausahaan mahasiswa. Selain itu, keterlibatan alumni sebagai mentor membuka peluang penguatan jejaring usaha dan permodalan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem kewirausahaan mahasiswa yang berkelanjutan melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis komunitas. Kata kunci: organisasi kepemudaan, kewirausahaan, mahasiswa, pemberdayaan ekonomi.
Dispensasi Kawin, Kebijakan Pemerintah, dan Dampaknya terhadap Ketahanan Keluarga di Sulawesi Tengah Reyva Alviona Fernanda Priskilla; Dwi Maya Loka ZM; Moh. royfandi
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.305

Abstract

This study aims to analyze government policies designed to curb early marriage rates and to examine the role of women in strengthening family resilience. A qualitative descriptive-analytical research method was employed, utilizing interviews, observation, and document analysis. The findings indicate that although the central government has established policies—such as revising the minimum age for marriage, tightening marriage dispensation rules, and implementing programs to delay the age of marriage—implementation in Central Sulawesi faces sociocultural and structural obstacles. Local governments have developed initiatives such as GenRe Ambassadors, village workshops, children's forums, and classes for prospective brides and grooms; however, their effectiveness remains limited due to the high volume of marriage dispensation requests, which are almost invariably granted by the courts. Women are the group most severely affected, facing limited access to education, economic opportunities, and family decision-making processes. This study underscores the importance of integrating village-based policies, women's empowerment, and the participation of traditional and religious leaders to curb the practice of early marriage. These findings are intended to serve as a reference for local governments in formulating early marriage prevention programs that are context-specific, gender-equitable, and focused on family resilience. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah dalam menekan angka pernikahan dini serta mengkaji peran perempuan dalam penguatan ketahanan keluarga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan seperti revisi batas usia perkawinan, pengetatan dispensasi kawin, dan program pendewasaan usia perkawinan, implementasi di Sulawesi Tengah menghadapi hambatan sosiokultural dan struktural. Pemerintah daerah telah mengembangkan program seperti Duta GenRe, lokakarya desa, forum anak, dan kelas calon pengantin, namun efektivitasnya masih terbatas karena tingginya permohonan dispensasi kawin yang hampir selalu dikabulkan pengadilan. Perempuan menjadi kelompok paling terdampak, dengan akses terbatas terhadap pendidikan, ekonomi, dan pengambilan keputusan keluarga. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi kebijakan berbasis desa, pemberdayaan perempuan, serta partisipasi tokoh adat dan agama untuk menekan praktik pernikahan dini. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan program pencegahan pernikahan dini yang lebih kontekstual, berkeadilan gender, dan berorientasi pada ketahanan keluarga. Kata kunci: kebijakan; pernikahan dini; ketahanan keluarga; pemberdayaan perempuan