Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH Rusdin, Rusmawaty Bte; Winda, Winda
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v6i2.3221

Abstract

 Penelitian ini tentang program pemberdayaan yang dilakukan melalui kemitraan pemerintah Kabupaten Sigi dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat Guna Masyarakat Lokal Indonesia ( LPTTG Malindo ). Studi ini menggunakan Pendekatan  kualitatif untuk melihat program pemberdayaan pada kemitraan yang dilakukan pemda sigi dan swasta. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan studi pustaka, studi lapangan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan teknik purposif, yang berjumlah 6 (Enam) orang dan dipilih berdasarkan pada karakter dan kesesuaian dengan data yang diperlukan. Kesimpulan yang dapat ditarik dari studi ini  bahwa Program Pemberdayaan Masyarakat Dalam Kemitraan Pemerintah Kabupaten Sigi Dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat Guna Masyarakat Lokal Indonesia belum optimal  untuk pencapaian peningkatan kapasitas peserta. Program kerja kemitraan tersebut  memerlukan  kerja sama yang baik dalam rangka pengembangan lebih jauh untuk mencapai tujuan dari kemitraan yang dilaksanakan. Kompetensi yang diberikan dalam program tersebut telah mampu memberikan kemandirian kepada peserta meskipun terdapat hambatan lain terkait permodalan.
KOMUNIKASI POLITIK JOKOWI MELALUI DIPLOMASI DI MEJA MAKAN Rusmawaty Bte. Rusdin
Kinesik Vol. 7 No. 2 (2020): August
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v7i2.118

Abstract

Komunikasi politik meja makan ala jokowi ini sangat efektif meraih simpati masyarakat. Sehingga tak heran jika Jokowi melakukan hal yang sama ketika menjadi berlanjut menjadi Gubernur DKI Jakarta sampai menjadi Presiden Republik Indonesia untuk kedua kalinya. Makanan digunakan alat komunikasi politik dalam berdiplomasi. Sejarah telah mencatat bahwa sesungguhnya makanan menjadi alat diplomasi yang baik, koneksi yang menghubungkan antarmanusia, budaya, dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan metode analisis deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan tentang komunikasi politik meja makan ala Jokowi untuk kepentingan. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah metode berbasis telaah pustaka, yang bersumber dari berbagai literatur, sepsserti buku-buku, jurnaljurnal, artikel, surat kabar harian, dan internet yang terkait dengan permasalahan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, penulis juga menggunakan teknik analisis data kualitatif, yang menganalisa komunikasi politik meja makan ala Jokowi.
KOMUNIKASI DALAM IMPLEMENTASI PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA PALU Rusmawaty Bte; Rusdin Rusdin
KINESIK Vol. 8 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v8i1.144

Abstract

Upaya yang dilakukan pemerintah untuk mendukung dan mengurangi masalah sampah pemerintah kota Palu dengan mengeluarkan kebijakan melalui pembuatan peraturan daerah nomor 3 tahun 2016 mengenai pengelolaan sampah. Pada penelitian ini menggunakan teori Edward III. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yaitu melalui wawancara dan sumber data sekunder yakni melalui dokumen serta pendukung yang lain. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui studi lapangan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Temuan penelitian dalam penelitian ini adalah upaya pelaksanaan implementasi kebijakan yang dilakukan oleh pihak pemerintah kota Palu dalam pengeloaan sampah dari aspek komunikasi yaitu mengenai sosialisasi yang di lakukan oleh pemerintahan kelurahan belum menyeluruh kepada setiap RT/RW yang ada di kelurahan. Dari segi sumber daya, masih banyak kekurangan-kekurangan dalam hal sarana maupun prasarana untuk menunjang terlaksananya kebijakan dengan baik. Kemudian dari disposisi atau komitmen yang di bangun oleh pemerintah kelurahan untuk menjalankan peraturan masih kurang perlu keseriusan dan kesungguh-sungguhan dalam menerapkan peraturan yang ada. Dan yang berikutnya dilihat dari Struktur Birokrasi yaitu masih kurangnya pembentukan para anggota pengelolah sampah dan tidak maksimalnya kordinasi yang dilakukan oleh pihak keluraha dengan pemerintahan yang beradah di bawahnya yaitu RT dan RW mengakibatkan di beberapa RT/RW masih belum terbentuk pengelolah sampah seperti yang di inginkan dalam peraturan yang ada.
PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH Rusmawaty Bte Rusdin; Winda Winda
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v6i2.3221

Abstract

 Penelitian ini tentang program pemberdayaan yang dilakukan melalui kemitraan pemerintah Kabupaten Sigi dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat Guna Masyarakat Lokal Indonesia ( LPTTG Malindo ). Studi ini menggunakan Pendekatan  kualitatif untuk melihat program pemberdayaan pada kemitraan yang dilakukan pemda sigi dan swasta. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan studi pustaka, studi lapangan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan teknik purposif, yang berjumlah 6 (Enam) orang dan dipilih berdasarkan pada karakter dan kesesuaian dengan data yang diperlukan. Kesimpulan yang dapat ditarik dari studi ini  bahwa Program Pemberdayaan Masyarakat Dalam Kemitraan Pemerintah Kabupaten Sigi Dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat Guna Masyarakat Lokal Indonesia belum optimal  untuk pencapaian peningkatan kapasitas peserta. Program kerja kemitraan tersebut  memerlukan  kerja sama yang baik dalam rangka pengembangan lebih jauh untuk mencapai tujuan dari kemitraan yang dilaksanakan. Kompetensi yang diberikan dalam program tersebut telah mampu memberikan kemandirian kepada peserta meskipun terdapat hambatan lain terkait permodalan.
POLITIK KEKERABATAN AGUS AMBO DJIWA PADA PEMILUKADA KABUPATEN PASANGKAYU TAHUN 2020 Rusmawaty Rusdin
Journal Publicuho Vol 4, No 2 (2021): May - July
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/jpu.v4i2.17710

Abstract

One study that is interesting to discuss is the political kinship established by the Agus Ambo Djiwa clan. Agus Ambo Djiwa has played an important role in Pasangkayu politics in building politics since 2005 to become deputy regent and then to regent two for the 2010-2020 period. Now he has successfully led his brother and wife to become regents and deputy regents of Pasangkayu in the 2021-2024 period. The purpose of this study was to determine the modalities of Agus Ambo Djwa's kinship politics in winning the political event in Pasangkayu. This study uses a qualitative method. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation studies. Data analysis used the Miles and Huberman model, namely data collection, data reduction, data presentation and verification. The results showed that there was an inheritance of leadership politics in Pasangkayu which was after the expansion of the Mamuju district. The Agus Agus Djiwa clan won the 2020 elections because it has four basic material modalities, namely the Ambo Djiwa Family social capital, which is one of the figures in the formation of the division of North Mamuju Regency which is currently known as Pasangkayu and Agus Ambo Djiwa still in control of the regional bureaucracy, cultural capital relying on family names and politics ethnic identity, political capital supported by political parties and economic capital originate from personal wealth and donations from donors. 
Kekalahan Pasangan Sahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu'Mang pada Pilgub Selawesi Selatan Tahun 2013 di Kabupaten Luwu Utara Rusmawaty Bte. Rusdin
Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan Vol 1, No 3 (2013): (Juli) Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.319 KB) | DOI: 10.37058/jipp.v1i3.2281

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai kekalahan pasangan  Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) yang diusung partai Golkar, PAN, PPP dan partai koalisi lainnya. Sementara di Kabupaten Luwu Utara Bupati Luwu Utara adalah ketua DPC Partai Golkar dan Ketua DPRD Luwu Utara berasal dari Golkar fakta dilapangan ternyata tidak mampu memenangkan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Kualitatif, maka tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Temuan penelitian faktor yang menyebabkan kekalahan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang yakni Faktor internal yakni  pertama lemahnya militansi kader partai Golkar dan kedua  kurang solidnyaPartai pengusung  sedangkan faktor eksternal yakni pertama rakyat ingin perubahan rakyat. Kedua, figur  calon. Ketiga, kekecawaan terhadap Bupati Luwu Utara Pasca pemilukada . Keempat, militansi masyarakat Luwu terhadap sosok Kahar Musakkar.
Kinerja Pegawai Di Pusat Kesehatan Masyarakat Kota (PUSKESMAS) Kota Palu Rusmawaty BTE Rusdin; Sigit Kurniawan
Jurnal ADMINISTRATOR Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan-Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55100/administrator.v4i1.45

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif Kualitatif yaitu penelitian yang menjelaskan secara rinci mengenai Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu. Jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik penentuan informan yaitu secara Purposive yaitu peneliti secara sengaja akan memilih orang-orang yang dipandang memahami masalah yang diteliti.Informan dalam penelitian ini adalah berjumlah 5 orang. Penelitian ini menggunakan teori Agus Dharma (2004) dimana ada tiga aspek yang digunakan dalam mengukur Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu. Dimana, ketiga indikator tersebut yaitu Kuantitas Pekerjaan, Kualitas Pekerjaan dan Ketepatan Waktu Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu sudah maksimal. Dilihat dari tiga indikator penilaian Kinerja Pegawai, yang belum tercapai yaitu pada indikator Kualitas Pekerjaan dimana masih ada pasien yang belum merasa puas dengan pelayanan yang diberikan dan masih kurang ramah saat melayani pasien yang datang melakukan pemeriksaan kesehatan. Sementara indikator Kuantitas Pekerjaan dan Ketepatan Waktu sudah berjalan dengan baik.
PERFORMANCE OF REGIONAL CIVIL SERVICE AGENCY EMPLOYEES IN PALU CITY Filo Leonardo Tinggogoy; Fachrul Reza; Rusmawaty BTE Rusdin
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol 10 No 1 (2023): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v10i1.632

Abstract

This study was conducted at the Office of the Regional Civil Service Agency of Palu. In this study, the researchers applied the concept proposed by Agus Dwiyanto concerning five indicators that determine the performance of government employees, namely productivity, responsiveness, accountability, service quality, and responsibility. This study was descriptive research with a qualitative approach. Informants were selected purposively, in which the researchers deliberately chose people who were considered to understand the investigated problem. The informants in this study were the Head of the Regional Civil Service Agency of Palu, the Head of the Division of Transfer and Rank, the Head of the Sub-Division of Rank, employees of the Regional Civil Service Agency of Palu, and three civil servants from other agencies. Results showed as follows. In terms of productivity, there are still employees who are late to come for work which can result in a lack of employee working hours from the work time that has been set. In terms of service quality, it has not been running well because there are often delays in making decrees concerning appointments to be civil servants. In terms of responsiveness, it has gone well. The government employees of the Regional Civil Service Agency of Palu provide solutions to the problems faced by civil servants in Palu regarding promotions. In terms of responsibility, it has run quite well, as shown by the presence of a suggestion box and telephone-based service for civil servants to submit their suggestions and criticisms. In terms of accountability, it has run well, as indicated by the conditions found, in which employees have completed their works and reports on time. In addition, they are also responsible for the results of their works and reports to their respective heads of division if an error is found in making reports or delays in collecting reports.
Nosiale Pale Program for stunting prevention in Palu city Moh Nawawi; Rusmawaty Bte Rusdin
Journal of Public Administration and Government Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpag.v5i1.734

Abstract

The prevalence of stunting exhibits a declining trend, yet it surpasses the WHO-established standard of under 20%. The 2022 target aims for a reduction to 18%, followed by a 2024 target of 12% or below the national prevalence of 14%. According to data from the Community Based Nutrition Recording and Reporting (e-PPBGM), 1,221 out of 22,400 toddlers in Palu City were identified as stunted. This study seeks to elucidate strategies for stunting prevention in Palu City and analyze factors supporting or impeding these efforts. Employing a qualitative method, data collection involves observation, interviews, and documentation studies. The Miles and Huberman model guides data analysis through stages of collection, reduction, presentation, and verification. Interviews target the Department of Health, Health Workers, and the Community. Findings underscore the collaborative initiatives undertaken by the Palu City government to prevent and address stunting, employing the "gotong royong" concept involving various stakeholders due to the communal nature of the stunting issue. "Gotong royong," a deeply rooted local culture, has been incorporated into the program to expedite stunting intervention. The Nosiala Pale program emerges as a crucial action in stunting prevention and management, aligning with Palu City government's policy to alleviate stunting.
Kinerja Pegawai Di Pusat Kesehatan Masyarakat Kota (Puskesmas) Kota Palu Rusmawaty BTE Rusdin; Sigit Kurniawan
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55100/administrator.v4i1.45

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif Kualitatif yaitu penelitian yang menjelaskan secara rinci mengenai Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu. Jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik penentuan informan yaitu secara Purposive yaitu peneliti secara sengaja akan memilih orang-orang yang dipandang memahami masalah yang diteliti.Informan dalam penelitian ini adalah berjumlah 5 orang. Penelitian ini menggunakan teori Agus Dharma (2004) dimana ada tiga aspek yang digunakan dalam mengukur Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu. Dimana, ketiga indikator tersebut yaitu Kuantitas Pekerjaan, Kualitas Pekerjaan dan Ketepatan Waktu Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Kinerja Pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kawatuna Kota Palu sudah maksimal. Dilihat dari tiga indikator penilaian Kinerja Pegawai, yang belum tercapai yaitu pada indikator Kualitas Pekerjaan dimana masih ada pasien yang belum merasa puas dengan pelayanan yang diberikan dan masih kurang ramah saat melayani pasien yang datang melakukan pemeriksaan kesehatan. Sementara indikator Kuantitas Pekerjaan dan Ketepatan Waktu sudah berjalan dengan baik.