cover
Contact Name
Andri Arif Kustiawan
Contact Email
andriarifkustiawan@upy.ac.id
Phone
+6282325472835
Journal Mail Official
ijst@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No. 117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
ISSN : -     EISSN : 29644224     DOI : 10.31316
The IJST Journal is a journal that focuses on: 1. Physical Education 2. Sports Tourism 3. Sport Coaching 4. Physical Activities 5. Sports Biomechanics 6. Sports Pedagogy 7. Sports Physiology 8. Sports Psychology 9. Traditional Sports 10. Sports Health 11. Sports Technology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 123 Documents
Analisis Komparatif Estimasi Vo2max antara Tes Multistage, Rockport, Cooper, dan Balke Huda, Nuril; Hadiono; Kristi, Priska Dyana; Kustiawan, Andri Arif
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v5i1.9826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan hasil estimasi VO2Max antara empat metode tes lapangan yang berbeda, yaitu Multistage Fitness Test (MFT), Tes Rockport, Tes Cooper, dan Tes Balke. Metode penelitian yang digunakan adalah (Quasi-Experimental) dengan desain One Group Repeated Measures Design. Subjek penelitian terdiri dari 14 atlet Tarung Derajat Kabupaten Bantul yang mengikuti seluruh rangkaian tes tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada rata-rata estimasi VO2Max di antara keempat metode yang diuji (p = 0,001). Analisis menunjukkan bahwa Tes Cooper memberikan hasil estimasi yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan ketiga metode lainnya karena faktor psikologis pacing mandiri. Simpulan dari penelitian ini adalah pemilihan instrumen tes lapangan memengaruhi nilai estimasi VO2Max yang dihasilkan. Praktisi olahraga disarankan untuk menggunakan instrumen yang konsisten dalam pemantauan fisik guna menghindari bias.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa FOK Undiksha tentang Pencegahan dan Perawatan Cedera Olahraga Luh Ita Mahendrayani; Hesteria Friska Armynia Subratha
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v5i1.9117

Abstract

Potensi terjadinya cedera merupakan hal yang tak terhindarkan dalam setiap aktivitas fisik, terutama olahraga, baik dalam lingkup pendidikan, latihan, maupun kebugaran. Cedera ini dapat berujung pada terganggunya aktivitas fisik, kondisi mental, dan performa. Bagi peserta didik dan masyarakat, cedera olahraga dapat menyebabkan trauma jika mengganggu rutinitas harian. Oleh karena itu, penanganan dan pengobatan sesegera mungkin terhadap cedera sangat krusial agar para olahragawan terhindar dari rasa sakit yang lebih parah sehingga mereka dapat segera melanjutkan aktivitas fisik, latihan, dan pertandingan. Sebagai bagian dari Undiksha, Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) memiliki harapan untuk melahirkan praktisi olahraga yang ahli, misalnya sebagai pendidik jasmani, pelatih, atau instruktur. Oleh karena itu, setiap jurusan di FOK bertanggung jawab mempersiapkan mahasiswa dengan landasan ilmu dan keterampilan yang relevan dengan dunia olahraga, termasuk pengetahuan mengenai cedera olahraga serta cara menanganinya dan mencegahnya. Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa FOK Undiksha tentang pencegahan dan perawatan cedera olahraga di lapangan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa tingkat pengetahuan pencegahan dan perawatan cedera olahraga mahasiswa FOK dengan kategori sangat baik sebesar 86% dan kategori baik 14%. Keyword: cedera olahraga, tingkat pengetahuan
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Penanganan Mandiri Sprain Ankle pada Ekstrakurikuler PMR Disekolah Eko Budi Prasetyo; Dicky Alfindana
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v5i1.9853

Abstract

Cedera sprain ankle merupakan salah satu cedera muskuloskeletal yang paling sering terjadi pada remaja, khususnya siswa yang aktif dalam kegiatan olahraga di lingkungan sekolah. Kurangnya pemahaman mengenai penanganan awal cedera yang tepat dapat meningkatkan risiko komplikasi, memperlambat proses penyembuhan, serta menyebabkan ketidakstabilan sendi kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi dan praktik penanganan sprain ankle menggunakan metode TOTAPS, PRICE, dan HARM terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa PMR dan UKS. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 36 siswa PMR dan UKS yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test sebelum dan sesudah pemberian edukasi serta praktik langsung. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang signifikan setelah diberikan edukasi. Sebelum perlakuan, sebagian besar siswa masih memiliki pengetahuan yang terbatas terkait penanganan awal sprain ankle, sedangkan setelah edukasi sebanyak 33 siswa memperoleh nilai sempurna pada post-test. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode edukasi interaktif melalui demonstrasi, media poster, dan praktik langsung efektif meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan identifikasi dan penanganan awal cedera sprain ankle secara tepat. Dengan demikian, edukasi berbasis praktik dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan tim kesehatan sekolah terhadap penanganan cedera olahraga secara aman dan berbasis evidensi.

Page 13 of 13 | Total Record : 123