cover
Contact Name
Andri Arif Kustiawan
Contact Email
andriarifkustiawan@upy.ac.id
Phone
+6282325472835
Journal Mail Official
ijst@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No. 117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
ISSN : -     EISSN : 29644224     DOI : 10.31316
The IJST Journal is a journal that focuses on: 1. Physical Education 2. Sports Tourism 3. Sport Coaching 4. Physical Activities 5. Sports Biomechanics 6. Sports Pedagogy 7. Sports Physiology 8. Sports Psychology 9. Traditional Sports 10. Sports Health 11. Sports Technology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 119 Documents
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) DALAM PEMBELAJARAN PENJAS DI SMP NEGERI 3 COLOMADU Ivanie, Hilvi Nazih; Syaukani, Agam Akhmad; Indarto, Pungki
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v4i2.8663

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan dalam 2 siklus dan terdiri dari empat tahap dalam setiap siklusnya yaitu perencanaa, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. bertujuan untuk meningkatkan keefektivitasan pembelajaran sepakbola pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Colomadu tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 32 siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament. Latar belakang penelitian ini adalah untuk melihat seberapa efektif pembelajaran pada penjas terutama pada sepakbola dengan menggunakan model kooperatif tipe Team Games Tournament dengan yang tidak menggunakan model kooperatif. Observasi awal menunjukkan bahwa hanya 4 dari 28 siswa (12,50%) yang mencapai ketuntasan belajar pada nilai kognitif sedangkan tidak ada yang mencapai kelulusan pada nilai psikomotor. Diharapkan penerapan model Team Games Tournament ini dapat mengubah proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan menantang sehingga meningkat keterlibatan siswa. Hasil penelitian selanjutnya menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Pada siklus I, peserta didik yang tuntas meningkat menjadi 15 siswa (46.88%) pada aspek kognitif sedangkan pada aspek psikomotor meningkat menjadi 10 siswa (31,25%). Pada siklus II, peserta didik yang tuntas mencapai 30 siswa (93,75%) pada aspek kognitif sedangkan pada aspek psikomotor juga mengalami peningkatan mencapai 30 siswa (93,75%). Dengan demikian penggunaan metode pembelajaran dengan tipe Team Games Tournament ini terbukti berpengaruh dalam efektivitas pembelajaran penjas di SMP Negeri 3 Colomadu.
THE EFFECT OF THE INSIDE AND OUTSIDE THE CIRCLE STRATEGY ON PHYSICAL SELF AND THE LEARNING OF OVERHEAD PASSING AND DRIBBLING SKILLS IN HANDBALL FOR STUDENTS Saleh, Ali Abdul-Hussein Hamoud
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v4i2.8736

Abstract

Technical qualities as well as a sound body awareness are important for learning handball successfully. However, the common instructional method has tended to concentrate students' performance results rather than their self-perception and learning engagement. This study thus sought to alleviate this lack by focusing on the impacts of Inside-and-Outside-the-Circle Strategy over students’ physical self-concept and their learning of overhead pass as well as dribbling skills in handball. The research used an experimental approach to 60, randomly sampled, 17-year-old high-school students who were assigned with a pretreatment posttest control group design. Inside-and-Outside-the-Circle Strategy on experimentation, and the common teaching method was used in the control group. These students (pre and post-tested) data analysis was done by SPSS to determine the significant at p ≤ 0.05 for each variable. Participants in either condition showed positive outcomes, but those of the intervention group gained more (statistically significant improvement) in all variables. These findings indicate that the Inside and Outside the Circle Strategy places physical self and motor skill learning more effectively than does traditional approach. This method of training also provides a new way of encouraging self-efficacy and motivational involvement in handball learning. The findings add to physical education pedagogy by providing evidence that engaging students in movement-based interactive activities can be used as a tool for enhancing psychomotor and affective learning.
PERBEDAAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS REGULER DENGAN SISWA KELAS KHUSUS TERHADAP PEMBELAJARAN PJOK DI SMA MUHAMMADIYAH 1 KLATEN Hayadi, Arif Insan Nur; Warthadi, Anugrah Nur; Jariono, Gatot
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v4i2.8781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan minat belajar siswa kelas reguler dan kelas khusus terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMA Muhammadiyah 1 Klaten. Latar belakang penelitian ini berawal dari rendahnya antusiasme sebagian siswa, khususnya di kelas khusus, dalam mengikuti kegiatan PJOK. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif komparatif dengan metode survei, melibatkan 40 responden yang terdiri dari 20 siswa kelas reguler dan 20 siswa kelas khusus yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa angket kuesioner disusun berdasarkan indikator minat belajar seperti perhatian, perasaan senang, aktivitas, peranan guru, dan fasilitas olahraga. Hasil analisis data menggunakan uji Independent Sample T-Test dengan bantuan program SPSS menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,03 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Siswa kelas reguler memiliki tingkat minat belajar lebih tinggi dibandingkan siswa kelas khusus, yang dipengaruhi oleh faktor internal seperti motivasi dan perhatian, serta faktor eksternal seperti metode pembelajaran dan lingkungan belajar. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa peran guru PJOK dan dukungan sekolah sangat penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan untuk meningkatkan minat belajar siswa di kedua kelas tersebut.    
MANAJEMEN FISIOTERAPI PADA INVERSION SPRAIN ANKLE: LAPORAN KASUS Fadhila, Faiqah Nur; Irianto; Andayani, Firqih Regif
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v4i2.8846

Abstract

Sprain ankle terjadi akibat ketegangan berlebihan atau robeknya ligamen di pergelangan kaki, terutama anterior talofibular ligament (ATFL). Cedera ini sering disebabkan oleh gerakan inversi dan plantar fleksi saat berolahraga atau berjalan di permukaan yang tidak rata sehingga mengakibatkan nyeri, edema, dan keterbatasan rentang gerak. Manajemen fisioterapi sangat penting untuk memulihkan kembali kemampuan gerak dan fungsi gerak pada pasien meliputi terapi dingin (cryotherapy), interferensi, ultrasound, dan exercise therapy. Studi kasus ini dilakukan di Klinik Emphysio Kota Makassar pada Desember 2024, dengan pasien Tn. IR, seorang laki-laki berusia 26 tahun yang cedera Sprain ankle setelah mengikuti event lari. Pasien datang dengan keluhan nyeri pada ankle kanan yang dirasakan sejak dua hari setelah event, terutama saat bangun tidur dan berjalan, serta memiliki riwayat tightness pada hamstring kiri. Tes spesifik yang secara umum digunakan untuk diagnosis awal Sprain ankle adalah talar tilt test, squeeze test dan anterior Drawer Test Ankle. Latihan yang diberikan berupa ankle active range of motion (AROM) exercise, isometric exercise ankle, Feet on ball, bridging on ball, single leg bridge, dan standing calf raise. Latihan-latihan tersebut bertujuan meningkatkan mobilitas, kekuatan, stabilitas, dan keseimbangan, serta mempercepat pemulihan cedera. Evaluasi nyeri menggunakan visual analogue scale (VAS) menunjukkan penurunan signifikan dalam intensitas nyeri setelah intervensi.
GAMBARAN KAPASITAS ANAEROBIK PEMAIN TERLATIH DAN TIDAK TERLATIH PADA ANGGOTA UNIT KEGIATAN MAHASISWA FUTSAL DI UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR Fajriah, Nurul; Irianto
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v4i2.8848

Abstract

Modal utama setiap pemain futsal yang wajib dimiliki adalah kemampuan daya tahan aerobik serta anaerobik yang baik. Daya tahan yang dominan digunakan dalam olahraga ini adalah daya tahan anaerobik karena sangat memanfaatkan glikogen agar menjadi sumber energi tanpa dukungan oksigen dari luar. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu diketahuinya gambaran daya tahan anaerobik pemain terlatih dan tidak terlatih pada anggota unit kegiatan mahasiswa (UKM) futsal di Universitas Hasanuddin. Penelitian ini merupakan penelitian analitik deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan penentuan jumlah sampel dilakukan dengan perhitungan statistika dengan menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 68 orang. Pengukuran daya tahan anerobik yang digunakan adalah Running-based Anaerobic Sprint Test (RAST). Pemain dengan kapasitas anaerobik baik (indeks kelelahan rendah) didominasi oleh pemain berusia 21 tahun dengan posisi bermain paling banyak yakni pivot. Mayoritas pemain futsal memiliki indeks massa tubuh (IMT) normal, dengan frekuensi latihan paling banyak yakni 2 kali seminggu. Selain itu, mayoritas pemain futsal memiliki tingkat aktivitas berat. Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas anaerobik anggota UKM futsal terbilang masih kurang, dengan 37 orang dari total 68 orang responden memiliki kapasitas anaerobik baik.
MOTIVASI WANITA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS UNTUK BERAKTIVITAS FISIK: IMPLIKASI TERHADAP PROMOSI KESEHATAN BERBASIS SEKOLAH Ramadhana, Rickadesti; Alexander, Bimo; Kustiawan, Andri Arif; Artanty, Ary; Arjunanto, Dian Ahmad
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v4i2.8920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat motivasi siswa perempuan sekolah menengah atas (SMA) dalam beraktivitas fisik serta implikasinya terhadap promosi kesehatan berbasis sekolah. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei. Subjek penelitian adalah 100 siswa perempuan SMA di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang dipilih secara random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert empat poin yang telah teruji validitas (r = 0,38) dan reliabilitasnya (r = 0,75). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi beraktivitas fisik siswa perempuan berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata 3,5. Faktor intrinsik, khususnya rasa tertarik terhadap olahraga, memiliki skor tertinggi (3,6), sedangkan faktor ekstrinsik, seperti fasilitas olahraga sekolah, juga berpengaruh positif (3,4). Temuan ini menunjukkan bahwa dorongan internal dan dukungan lingkungan berperan penting dalam meningkatkan partisipasi fisik perempuan muda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi siswa perempuan SMA dalam beraktivitas fisik bersifat multidimensional dan perlu ditingkatkan melalui program promosi kesehatan berbasis sekolah yang inklusif, partisipatif, serta didukung fasilitas yang memadai dan strategi motivasional yang sensitif gender.
HUBUNGAN TINGGI BADAN DAN POWER OTOT TUNGKAI DENGAN HASIL LAY-UP SCORPIO BANDUNG Rachmadi, Adli Indrawan; Mulyana; Nurcahya, Yudi
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v4i2.8939

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tinggi badan dan power otot tungkai dengan hasil lay-up pada atlet putra Klub Basket Scorpio Bandung kelompok umur 15 tahun. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Sampel terdiri dari 24 atlet yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pengukuran tinggi badan, tes vertical jump, dan Leshsten test. Analisis data menggunakan SPSS versi 25 dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara tinggi badan dengan hasil lay-up shoot. Sebaliknya, power otot tungkai memiliki hubungan yang lemah dan tidak signifikan. Namun, secara simultan, kedua variabel memiliki hubungan signifikan dengan hasil lay-up shoot. Kesimpulannya, tinggi badan merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan lay-up shoot.
PEMANFAATAN PERMAINAN TRADISIONAL PAPUA SEBAGAI STRATEGI MENGURANGI STRES DAN MENINGKATKAN FOKUS ATLET Larung, Ermelinda Yersin Putri; Mubarak, Muhammad Fitrah; Hidayat, Rodhi Rusdianto; Sinaga, Evi; Putra, Miftah Fariz Prima; Prayoga, Aba Sandi; Palinata, Yahya Jakson
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v4i2.9004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis permainan tradisional Papua yang relevan untuk pelatihan atlet, menganalisis dampak permainan terhadap stres dan fokus, serta mengevaluasi persepsi atlet terhadap integrasi permainan tradisional dalam latihan mereka. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-method dengan menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Responden terdiri dari 100 atlet dari berbagai cabang olahraga di Papua.(Fariz et al. 2023) Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan observasi langsung selama sesi permainan tradisional. Analisis statistik digunakan untuk mengukur perubahan tingkat stres dan fokus sebelum serta sesudah partisipasi dalam permainan. Tahap ini melibatkan penyusunan temuan penelitian, membahas implikasi, dan menyarankan rekomendasi untuk mengatasi hambatan yang teridentifikasi. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa stress dan adaptasi terhadap olahraga tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi terlihat dari perhitungan yaitu R = 0.244 menunjukkan hubungan antara variabel stres dan adaptasi olahraga terhadap motivasi sebesar 24,4%, termasuk dalam kategori lemah.
HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DENGAN HASIL SMASH OPEN SPIKE PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI PUTRI Ketangi, Dodot Limar; Broto, Danang Pujo; Utami, Nur Sita; Kurniati, Rizki
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v4i2.9101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan daya ledak otot tungkai dengan hasil smash open spike pada peserta ekstrakurikuler bola voli putri di SMAN 1 Tanjungsari Tahun 2023/2024.Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dan sampel penelitian terdiri dari 15 siswi yang aktif mengikuti ekstrakurikuler bola voli putri. Daya ledak otot tungkai diukur menggunakan tes vertical jump, sedangkan hasil smash open spike diukur menggunakan battery test smash bola voli. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan daya ledak otot tungkai dengan hasil smash open spike bola voli, dapat diketahui bahwa nilai pearson correlation daya ledak otot tungkai dan hasil smash open spike adalah 0,809 maka keeratan hubungan antar variabel memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat. Nilai signifikansi yang dihasilkan <0,01 atau lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa daya ledak otot tungkai memiliki kontribusi yang positif dengan hasil smash open spike peserta ekstrakurikuler bola voli putri di SMAN 1 Tanjungsari. Keadaan ini menunjukkan bahwa semakin baik daya ledak otot tungkai maka semakin baik pula hasil smash open spike bola voli.

Page 12 of 12 | Total Record : 119