cover
Contact Name
Cindy Paloma
Contact Email
cindy@agr.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Joseta.faperta@gmail.com
Editorial Address
JOSETA, Jurusan sosial ekonomi pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Kampus Unand Limau Manis, Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Socio Economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA)
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 26860953     DOI : https://doi.org/10.25077
Agricultural economics, Farming development, Agricultural management, Agricultural policy, Agricultural extension and communication, Agricultural finance and micro-credit, Rural sociology, Rural planning and development, Rural landscape and natural resources management, Sustainable agriculture, Agro-industry, entrepreneurship in agriculture, Other research on economics and agribusiness
Articles 197 Documents
Analisis Modal Sosial pada Kelompok Tobo Konsi dan Kelompok Tani Tobo di Nagari Sijunjung Fitria Ramadhani Firlia; Sri Wahyuni; Nuraini Budi Astuti
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 1 (2022): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i1.438

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan karakteristik kelompok tobo konsi dan kelompok tani tobo di Nagari Sijunjung (2) menganalisis modal sosial pada kelompok tobo konsi dan kelompok tani tobo di Nagari Sijunjung. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14 Agustus 2019 sampai 14 September 2019. Metode yang digunakan adalah metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah 210 petani dari 4 kelompok tobo konsi dan 174 petani dari 4 kelompok tani tobo. Penetapan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Penetapan jumlah sampel menggunakan rumus slovin. Berdasarkan teknik tersebut didapatkan sampel sebanyak 68 petani mewakili kelompok tobo konsi dan 64 petani mewakili kelompok tani tobo. Analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tobo konsi dan kelompok tani tobo mempunyai tujuan yang sama, yaitu membantu anggota dan mengeratkan rasa saling tolong menolong. Modal sosial pada kelompok tobo konsi dan kelompok tani tobo tidak terlalu jauh berbeda, dimana untuk bonding dan bridging nya sama-sama kuat, dan linking nya sama-sama lemah. Hal ini disebabkan oleh tingginya ikatan kedalam dan ke sesama pada kedua kelompok. Sedangkan pada kelompok tani tobo walaupun memiliki relasi terhadap pihak luar/pemerintah akan tetapi linking nya masih tergolong rendah.
Analisis Peran Modal Sosial Dalam Pengembalian Kredit di LKM-A Pincuran Bonjo Kelurahan Padang Alai Bodi Kecamatan Payakumbuh Timur Kota Payakumbuh Provinsi Sumatera Barat Utari Puspita Sari; Rian Hidayat
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 1 (2022): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i1.439

Abstract

Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) adalah lembaga keuangan milik petani dan dikelola oleh petani, sebagai salah satu alternatif membantu petani dalam memudahkan akses ke sumber modal. Pembiayaan LKMA fokus untuk pengembangan usaha produktif sektor pertanian dari dana Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP). Salah satu LKMA yang menerima dana PUAP adalah LKMA Pincuran Bonjo. Dilihat dari prestasi yangtelah didapatkan oleh LKMA Pincuran Bonjo, serta LKMA ini juga dapat bertahan hingga saat ini, disaat banyak pula LKMA yang tidak dapat mengelola dana PUAP dengan baik hingga tidak dapat bertahan. Namun dalam pengelolaan dana PUAP yang dipinjamkan kepada para anggota LKMA, masih ada pinjaman yang macet dalam pengembaliannya. Maka penelitian ini bertujuan untuk melihat peran modal sosial dalam pengembalian kredit di LKMA Pincuran Bonjo. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Untuk menentukan responden dipilih dengan simple random sampling yang dilakukan dengan undian dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Berdasarkan uji T diketahui bahwa variabel nilai-nilai (X5) dan variabel tindakan proaktif (X6) memberikan peran positif secara parsial terhadap kelancaran pengembalian kredit (Y) di LKMA Pincuran Bonjo. Sedangkan jika dilihat dari nilai R Square diketahui bahwa variabel-variabel modal sosial mampu menjelaskan perubahan variabel dependent sebesar 88,3%. Disarankan kepada pihak LKMA Pincuran Bonjo untuk dapat meningkatkan modal sosial sesama anggota, juga agar LKMA dapat menjalin kerjasama dengan pihak-pihak lain yang bisa membantu perkembangan dan kemajuan LKMA Pincuran Bonjo.
Analisis Nilai Tambah Pengolahan Daun Gambir (Uncaria gambir Roxb) Menjadi Teh Gambir Pada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Sambal di Nagari Talang Maur Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota Febrisa Reflia Putri; Rahmat Syahni; Syahyana Raesi
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 2 (2022): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i2.440

Abstract

n
Analisis Tataniaga Bawang Putih (Allium sativum L.) di Kecamatan Salayo Tanang Bukik Silih Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok Indah Sari; Yusri Usman; Rian Hidayat
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 2 (2022): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i2.441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan saluran tataniaga, fungsi-fungsi tataniaga bawang putih (2) menganalisis margin tataniaga, bagian yang diterima masing-masing lembaga, dan efisiensi tataniaga bawang putih di Nagari Salayo Tanang Bukik Sileh Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara sengaja (purposive), dimana sampel terdiri atas petani, pedagang pengumpul, pedagang antar daerah, dan pedagang pengecer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua kelompok saluran tataniaga, kelompok 1; saluran I: petani - pedagang pengumpul (gudang pembibitan) - konsumen bibit, kelompok 2 ; saluran II : petani - pedagang pengumpul - pedagang antar daerah - pedagang pengecer - konsumen akhir, saluran III : petani - pedagang antar daerah - pedagang pengecer - konsumen akhir, saluran IV : petani - pedagang pengecer -konsumen akhir. Fungsi tataniaga yang dilakukan oleh petani dan lembaga tataniaga bawang putih yaitu fungsi pertukaran, fungsi fisik, dan fungsi fasilitas. Margin tataniaga pada saluran tataniaga kelompok 1 (saluran I) sebesar Rp 49.000,00. Pada saluran tataniaga kelompok 2, saluran IV yang memiliki margin tataniaga paling kecil. Berdasarkan analisis farmer’s share, bagian yang diterima petani pada pola saluran tataniaga kelompok 1 (saluran I) adalah 18,33%. Pada saluran tataniaga kelompok 2, yang lebih menguntungkan bagi petani bawang putih adalah saluran IV. Berdasarkanefisiensi tataniaga, saluran tataniaga kelompok I (saluran I) memiliki persentase EP sebesar 9,38 %. Saluran tataniaga kelompok II, saluran II merupakan saluran yang paling efisien.
Strategi Penghidupan Petani Karet Pada Musim Hujan di Nagari Tanjung Nonai Aur Selatan Kecamatan Simpur Kudus Kabupaten Sijunjung Yelfi Novita Sari; Nuraini Budi Astuti; Devi Analia
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 2 (2022): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i2.442

Abstract

Strategi penghidupan merupakan susunan yang berisi langkah-langkah untuk melakukan sesuatu yang dilakukan dengan bijaksana dan tepat untuk mencapai tujuan. untuk dapat melangsungkan kehidupannya, petani karet tidak dapat hanya mengandalkan perkebunan karet, mereka harus mencari alternatif lain di luar bertani karet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karekteristik rumah tangga petani karet di Nagari Tanjung Bonai Aur selatan dan menganalisis strategi penghidupan petani karet di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan pada musim hujan. Penelitian ini menggunakan metode survey dimana responden dalam penelitian ini adalah petani karet yang berada di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan yaitu sebanyak 40 responden. Analisis data yang digunakan untuk adalah analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan Karakteristik rumah tangga petani karet di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan berada dalam kategori sedang dengan nilai 53,55%. Aset penghidupan tertinggi adalah sumber daya fisik yaitu dengan persentase 59,4% dengan kriteria sedang dan terendah adalah Sumber daya alam dengan nilai 43,05% dengan kriteria tidak baik. Sumber daya keuangan 54,83% dengan kriteria sedang, nilai sumber daya sosial 57,75 dengan kriteria sedang dan nilai sumber daya manusia 55,5% dengan kriteria sedang. Strategi penghidupan di musim hujan paling banyak dilakukanpetani karet adalah peningkatan hasil dengan intensifikasi lahan pertanian dengan cara pembersihan lahan usahatani karet yaitu sebanyak 77,5%. Strategi ekstensifikiasi dilakukan dengan menjadi buruh sebanyak 32,5% dan strategi diversifikasi dengan menjadi pengumpul pasir dan menangkap ikan sebanyak 20%. Sedangkan pilihan strategi migrasi tidak menjadi pilihan petani karet Di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan Pada musim hujan.
Analisis Efektivitas Kelompok Pada Kelompok Tani Reformasi 17 di Nagari Sumani, Kecamatan Koto Singkarak, Kabupaten Solok di Masa Pandemi Covid-19 Marlia Laisma; Vonny Indah Mutiara; Cipta Budiman
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 2 (2022): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i2.443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan yang dilakukan Kelompok Wanita Tani Reformasi 17 dan menganalisis efektivitas kelompok dalam mencapai tujuan kelompok yang dilihat dari aspek pendapatan anggota, pengetahuan dan keterampilan anggota serta kemampuan manajemen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus dan perhitungan efektivitas menggunakan skala likert. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung dengan semua anggotaKelompok Tani Reformasi 17 serta literatur yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelompok Tani Reformasi 17 efektif dalam mencapai tujuan kelompok pada bulan Januari-Desember 2020 dengan skor 1.930 (Rentang skor efektif : 1.651- 2.250). Disarankan kepada Kelompok Tani Reformasi 17 agar lebih aktif lagi dalam melakukan penanaman agar produk yang dihasilkan lebih beragam dan juga bisa membuat produk olahan dari hasil panentersebut sehingga memiliki nilai yang lebih.
Karakteristik Petani Kopi di Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar Hary Yanto Jailani; Nofialdi Nofialdi; Zulvera Zulvera
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 2 (2022): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i2.444

Abstract

Keberhasilan petani dalam melakukan usahatani terkait dengan kompetensi yang dimilikinya. Karakteristik dapat mempengaruhi seseorang dalam melakukan tindakan. Setiap petani memiliki karakteristik yang berbeda untuk memberikan dorongan dalam bertindak seperti petani kopi dalam melakukan usahatani kopi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik petani kopi di Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif. Pengumpulan data diperoleh dari data primer melalui wawancara langsung dengan responden dan literatur lain. Variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu umur, pendidikan, jenis kelamin, pengalaman, dan kemauan keras untuk berhasil. Untuk menganalisis indikator kemauan keras untuk berhasil diukur dengan skala likert 1, 2, 3, 4, dan 5. Skor tertinggi (5) untuk jawaban yang sangat diharapkan sedangkan skor terendah (1) untuk jawaban yang sangat tidak diharapkan. Sebagian besar petani kopi di Kecamatan Batipuh Selatan termasuk kedalam golongan usia produktif. Tingkat pendidikan tertinggi petani kopi adalah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan tingkat pendidikan petani paling banyak yaitu pada Sekolah Dasar (SD). Jumlah petani kopi laki-laki di Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar lebih besar dari petani perempuan. Pengalaman petani dalam melakukan usahatani kopi rata-rata adalah 21 tahun. Petani kopi di Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar memiliki keinginan untuk menghasilkan produk yang berkualitas. 
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktifitas Tenaga Kerja Pemanen Kelapa Sawit di PT. Hijau Pryan Perdana Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhan Batu Provinsi Sumatera Utara Ardian Hafiz Hasibuan; Syafri Amir; Eva Rahmi Fitri
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 2 (2022): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i2.445

Abstract

PT. Hijau Pryan Perdana merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang kelapa sawit yang terletak di Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhan Batu Provinsi Sumatera Utara yang memiliki luas lahan 4.050 Ha dengan produksi 96.748.855 Ton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja pemanen kelapa sawit di PT. Hijau Pryan Perdana dan untuk mengetahui besar produktivitas tenaga kerja pemanen kelapa sawit di PT. Hijau Pryan Perdana dengan menggunakan variabel independennya yaitu usia, pendidikan formal, lama bekerja, gaji, dan Angka Kerapatan Panen (AKP). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu rumus Slovin dan diperoleh jumlah responden sebanyak 38 orang. Berdasarkan analisis data, maka variable usia, gaji dan lama bekerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja pemanen kelapa sawit di PT. Hijau Pryan Perdana. Rata-ratatingkat produktivitas tenaga kerja pemanen kelapa sawit di PT. Hijau Pryan Perdana tergolong tinggi adalah sebesar 208 kg/jam atau 1.461 kg/HK. dengan basis yang telah ditetapkan sebanyak 1200 kg/orang.
Analisis Perbandingan Pendapatan dan keuntungan Usahatani Petani Karet di Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung Sebelum dan Pada Saat Covid-19 Yola Sri Melni; Dwi Evaliza; Rina Sari
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 3 (2022): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i3.446

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung, pada tanggal 11 Januari sampai 11 Februari 2022. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perbedaan pelaksanaan usahatani petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum dan pada saat Pandemi Covid-19 dan mengalisis perbandingan pendapatan dan keuntungan usahatani petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum dan pada saat Pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel yang dilakukan secara Quota Sampling. Analisa data secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkkan bahwa terdapat perbedaan pelaksanaan usahatani petani karet di Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung sebelum Pandemi Covid-19 (Maret 2019-Februari 2020) dan pada saat Pandemi Covid-19 (Maret 2020-Februari 2021). Perbedaan itu dapat dilihat pada kegiatan usahatani yaitu pada kegiatan Pemeliharaan kebun karet, kegiatan penyadapan, kegiatan panen dan kegiatan pengangkutan. Tujuan kedua pada penelitian ini menganalisis perbandingan pendapatan dan keuntungan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum Pandemi Covid-19 lebih besar nominalnya dibandingkan pada saat Pandemi Covid-19. Rata-rata pendapatan petani karet sebelum Pandemi Covid-19 adalah Rp. 27.496.134/Ha/Tahun. Sedangkan rata-rata pendapatan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh pada saat Pandemi Covid-19 adalah Rp. 21.369.43/Ha/Tahun. Rata-rata keuntungan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum Pandemi Covid-19 sebesar Rp.12.465.401/Ha/Tahun. Dan rata-rata keuntungan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh pada saat Pandemi Covid-19 sebesar Rp. 9.663.068/Ha/Tahun. Hasil uji statistik perbandingan pendapatan dan keuntungan menun
Analisis Pendapatan Rumah Tangga petani Perkebunan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Rakyat Sesudah Dilakukan Peremajaan di Kabupaten Pasaman Barat Megawati Megawati; Rahmat Syahni; Rina Sari
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 3 (2022): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i3.447

Abstract

Replanting adalah suatu proses peremajaan kelapa sawit yang berusia 20-25 tahun dengan cara mengganti dengan kelapa sawit yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik rumah tangga petani yang melakukan peremajaan kelapa sawit dan besarnya pendapatan rumah tangga petani sesudah dilakukan peremajaan kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan metode survei, dimana responden pada penelitian ini adalah petani yang ikut serta dalam peremajaan kelapa sawit di KSU Bina Tani Sejahtera sebanyak 33 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengetahui karakteristik responden. Adapun, besarnya pendapatan rumah tangga petani menggunakan analisis pendapatan rumah tangga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa umur petani responden palingbanyak berada di antara 15-64 tahun, berpendidikan SD, serta memiliki jumlah anggota keluarga berkisaran 0-3 orang. Dari segi pekerjaan, sekitar 69,70% petani memiliki pekerjaan utama sebagai petani jagung dan kebanyakan petani tersebut memiliki pekerjaan sampingan sebagai petani kelapa sawit sekitar 42,42% petani. Pada penelitian ini terdapat dua kelompok rumah tangga petani yang melakukan peremajaan yaitu petani yang melakukan peremajaan total dan petani yang melakukan peremajaan sebagian. Rata-rata pendapatan yang diterima oleh petani yang melakukan peremajaan total yaitu sebesar Rp.43.621.796,88/tahun atau Rp.3.635.149,74/bulan. Disi lain, rata-rata pendapatan rumah tangga petani yang melakukan peremajaan sebagian yaitu Rp.113.984.470,59/tahun atau Rp.9.498.705,88/bulan. Sehingga, disarankan kepada petani untuk melakukan peremajaan sebagian jikalau memiliki lahan kelapa sawit yang luas. Untuk petani yang tidak memiliki lahan kelapa sawit setelah peremajan disarankan untuk mencari sumber pendapatan lain untuk memenuhi kebutuhan keluarga.