Journal of Socio Economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA)
Agricultural economics, Farming development, Agricultural management, Agricultural policy, Agricultural extension and communication, Agricultural finance and micro-credit, Rural sociology, Rural planning and development, Rural landscape and natural resources management, Sustainable agriculture, Agro-industry, entrepreneurship in agriculture, Other research on economics and agribusiness
Articles
197 Documents
COFFEE MARKETING STRATEGY (Case Study of Kiniko Coffee Business in Tabek Patah)
Muspita, Widyanti;
Yuristia, Rahmi;
Nofialdi, Nofialdi
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 2 (2023): August
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v5i2.461
Kopi (coffee spp) merupakan salah satu jenis tumbuhan berbentuk pohon yang termasuk dalam famili Rubiaceae dan genus kopi. Kiniko merupakan salah satu produsen kopi di Tabek Patah, Provinsi Sumatera Barat, dan diminati banyak orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi pemasaran kopi di Kiniko Tabek Patah, melakukan analisis SWOT untuk melihat strategi pemasaran yang diterapkan oleh industri Kopi Kiniko di Tabek Patah. Penelitian dilakukan di kabupaten Tanah Datar yaitu di Tabek Patah jalan raya Bukittinggi-Batusangkar khususnya di Kiniko Coffee yang bergerak dibidang pengolahan kopi dan memasarkan langsung kopi tersebut. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2017. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis SWOT dapat diperoleh bahwa perusahaan berada pada kuadran I yang berarti Perusahaan mempunyai peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Beli Ulang Konsumen Esteh Indonesia di Kota Padang
Rahmatillah, Afifah;
Sari, Rina;
Triana, Lora
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 2 (2023): August
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v5i2.462
Usaha minuman teh berkembang pesat di Kota Padang sehingga menyebabkan tingginya persaingan antar pemilik usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik konsumen Esteh Indonesia di Kota Padang dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat beli ulang konsumen Esteh Indonesia di Kota Padang. Konsumen yang dijadikan responden ditentukan dengan teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dengan bantuan kuesioner. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan mayoritas konsumen Esteh Indonesia berjenis kelamin perempuan dengan rentang usia 19-24 tahun, pekerjaan sebagai pelajar/mahasiswa, pendapatan perbulan < Rp 1000.000 dan jarak ke lokasi pembelian 1-5 km. Berdasarkan model penelitian yang dilakukan diperoleh nilai R square sebesar 0,540. Nilai uji F didapatkan sebesar 11,896 yang artinya variabel faktor kebudayaan, sosial, pribadi, psikologi, produk, harga, lokasi dan promosi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang.
Analisis Modal Sosial Dalam Pengelolaan Jaringan Irigasi Tersier Pada Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tuah Sakato Kecamantan Kuranji Kota Padang
Firges, Hega Hegia;
Yuerlita, Yuerlita;
Hidayat, Rian
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 3 (2023): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v5i3.463
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan pengelolaan jaringan irigasi tersier Gunung Nago Kanan yang dikelola oleh P3A Tuah Sakato, dan (2) Menganalisis modal sosial P3A Tuah Sakato dalam mengelola jaringan irigasi tersier Gunung Nago Kanan. Penelitian ini dilaksanakn dengan metode survey dengan Ketua P3A, Tuo Banda, Juru Pengairan dan Ketua Kelompok Tani sebagai informan kunci dan anggota P3A sebagai responden dalam penelitian ini . Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan jaringa irigasi trsier Hasil data akan dianalisis menggunakan metode miles dan hubermann. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan jaringan irigasi tersier yang dilakukan oleh P3A Tuah Sakato mencakup operasi jaringa irigasi, pemeliharaan, rehabilitasi, pengerahan sumberdaya dan penyelesaian konflik. hubungan timbal balik anggota P3A Tuah Sakato berada pada kategori sedang hingga kuat, sedangkan partisipasi berada pada kategori sedang dan kuat, sedangkan tindakan proaktif , modal sosial pada pengelolaan irigasi yang dilakukan oleh anggota P3A Tuah Sakato berada pada kategori sedang dan beberapa variabel ada yang berada pada kategori kuat dan lemah.Â
ADOPSI TEKNOLOGI USAHATANI JAGUNG DI DESA WARINGINSARI TIMUR KECAMATAN ADILUWIH KABUPATEN PRINGSEWU
Ma’rifati1, Miya Nur;
Rangga, Kordiyana K;
Gitosaputro, Sumaryo;
Yanfika, Helvi
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 2 (2024): August
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v6i2.464
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat adopsi teknologi pada usahatani jagung di Desa Waringinsari Timur Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini bertujuan mengkaji adopsi teknologi usahatani jagung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode secara sengaja (purposive) dengan melibatkan 88 orang petani di Desa Waringinsari Timur dari keseluruhan petani yang berjumlah 749 orang petani yang tergabung dalam Kelompok Tani di Desa Waringinsari Timur. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi usahatani jagung di Desa Waringinsari Timur tergolong sedang dengan nilai skor 46,06 (jumlah dari rata-rata skor tiap variabel). Adopsi aspek teknologi dalam kategori tinggi meliputi penggunaan benih unggul, cara bercocok tanam, penyiangan, panen dan pasca panen.  Adopsi aspek teknologi dalam kategori sedang meliputi pemupukan dan pengendalian hama dan penyakit. Adopsi aspek teknologi dalam kategori rendah adalah pengairan.
Hubungan Karakteristik Individu dengan Tingkat Adopsi Petani terhadap Combine Harvester di Desa Kalisari, Kabupaten Lampung Selatan
Sari, Kurnia;
Soepratikno, Serly Silviyanti;
Nurmayasari, Indah;
Listiana, Indah
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 3 (2023): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v5i3.465
Produktivitas pertanian khususnya komoditas padi perlu ditingkatkan dengan cara menerapkan teknologi pertanian, khususnya teknologi combine harvester. Tingkat adopsi petani ditentukan oleh penerapan teknologi pertanian, terutama combine harvester. Tanpa adanya adopsi, teknologi oleh petani tentunya teknologi tersebut tidak akan berguna. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antara karakteristik individu petani dengan tingkat adopsi alat combine harvester. Penelitian ini dilakukan di Desa Kalisari, Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya di bulan Februari-Maret 2023. Penelitian ini menggunakan metode sensus terhadap 3 kelompok tani dengan jumlah petani anggota sebanyak 69 orang. Penelitian ini menggunakan data primer meliputi luas lahan, lama berusahatani, pengetahuan petani, umur petani dan pendidikan terakhir petani. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan crosstabs. Hasil penelitian ini menyatakan adanya hubungan nyata antara pengetahuan dan umur petani terhadap tingkat adopsi inovasi, sedangkan luas lahan, lama berusahatani, dan pendidikan formal petani tidak berhubungan dengan tingkat adopsi inovasi.
Analisis Efisiensi Ekonomi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Tahu di Kota Padang
Revi, Debby Shintia;
Syahni, Rahmat;
Khairati, Rusda
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 2 (2023): August
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v5i2.467
Tahu merupakan salah satu komoditi yang sangat digemari oleh masyarakat. Namun, bahan baku utama pembuatan tahu adalah kedelai impor dengan harga yang relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi pengolahan kedelai terhadap produksi tahu dan mengetahui efisiensi ekonomi penggunaan faktor-faktor produksi tahu di Kota Padang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei menggunakan 30 produsen tahu yang didapatkan menggunakan metode sensus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan bantuan kuisioner. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis regresi berganda dengan fungsi Cobb-Douglas dan analisis efisiensi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi bahan baku, tenaga kerja, jam kerja dan mesin giling berpengaruh signifikan terhadap produksi tahu pada agroindustri tahu di Kota Padang dengan koefisien determinasi (R2)= 96,7% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang belum dimasukkan dalam model.Â
Branding Kopi Minang : Upaya Mengembangkan Ekonomi Kerakyatan
Putri, Afrianingsih;
Syahni, Rahmat;
Hasnah, Hasnah;
miko, alfan
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v6i1.468
Tren permintaan kopi yang semakin meningkat menjadi peluang bagi daerah-daerah penghasil kopi untuk membangun branding kopi mereka. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk merumuskan skema membangun branding kopi Minang dalam rangka menumbuhkan ekonomi kerakyatan. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review mengenai branding. Ulasan literatur menunjukkan bahwa dalam membangun branding kopi diperlukan skema atau rancangan yang dimulai dari survei persepsi konsumen terhadap kopi dan jenis kopi yang dikonsumsi. Dalam membangun brand kopi Minang, langkah awal yang perlu dilakukan adalah survei persepsi konsumen terhadap kopi dan jenis kopi yang dikonsumsi. Langkah selanjutnya adalah spesialisasi kopi sesuai persepsi konsumen, yang dapat dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD). Setelah itu, perlu dilakukan sosialisasi secara massif melalui promosi terhadap branding kopi Minang. Melalui pendekatan ini, branding kopi dapat dikembangkan sesuai dengan preferensi konsumen, sehingga meningkatkan nilai tambah kopi Minang di pasar. Strategi branding yang efektif tidak hanya akan meningkatkan daya saing kopi Minang tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Dengan demikian, pembangunan branding kopi Minang yang berbasis pada survei persepsi konsumen dan kegiatan promosi yang intensif dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Sumatera Barat dan Indonesia secara umum. Penelitian ini memberikan panduan strategis yang diperlukan untuk membangun dan mengembangkan branding kopi yang efektif, serta menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang preferensi konsumen dalam proses tersebut.Â
Pemberdayaan Petani Dalam Program Echo Green di Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman
Danny Sinaga, Markus Agrifa;
Yuerlita, Yuerlita;
Budiman, Cipta
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 2 (2023): August
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v5i2.472
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan keterlibatan petani pada proses pemberdayaan dalam program ECHO Green di Kecamatan Lubuk Alung, (2) Mendeskripsikan manfaat pelaksanaan program ECHO Green bagi petani di Kecamatan Lubuk Alung. Penelitian ini dilakukan pada bulan April – Juni 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Program ECHO Green merupakan program yang bertujuan untuk mempromosikan inisiatif ekonomi hijau oleh petani perempuan dan generasi muda di sektor pertanian berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan petani dalam program ECHO Green sudah melibatkan petani pada kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Manfaat yang dirasakan oleh petani setelah mengikuti program ECHO Green meliputi manfaat pribadi yaitu bertambahnya pengetahuan dan keterampilan petani, manfaat sosial yaitu terjalinnya kerjasama/gotong royong antar petani melalui jejaring JAPTA GEMPAR, manfaat materi yaitu berkurangnya biaya produksi petani untuk pembelian pupuk dan pestisida karena petani mampu membuat pestisida nabati dan pupuk organik untuk memenuhi kebutuhan pupuk dan ada juga petani yang memanfaatkannya sebagai peluang usaha untuk menambah penghasilan petani. Dari hasil penelitian ini diharapkan petani dapat terus berupaya dalam menerapkan sistem pertanian yang berkelanjutan dan mempromosikan pertanian berkelanjutan kepada petani lainnya.
Analisis Usahatani Kunyit (Curcuma Domestica Val.) di Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok
amelia, Resha;
Tanjung, Faidil;
Putri, Afrianingsih
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 3 (2023): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v5i3.475
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kultur teknis dan menganalisis pendapatan, keuntungan, dan R/C dari usahatani kunyit di Kecamatan Lubuk Sikarah. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder dengan periode musim tanam tahun 2021 dan musim panen tahun 2022. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu sampling jenuh. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian dalam membudidayakan usahatani kunyit oleh petani sampel yang menyebabkan hasil produksi tidak maksimal. Hal tersebut disebabkan karena petani tidak mempunyai panduan dalam budidaya tanaman kunyit. Total biaya yang dikeluarkan masing-masing petani kunyit sebesar Rp. 75.615.223/Ha/MT, penerimaan sebesar Rp.126.695.982/Ha/MT. Pendapatan yang diperoleh sebesar Rp.86.666.037/Ha/MT, dan keuntungan sebesar Rp. 51.080.760/Ha/MT dengan nilai R/C senilai 1,68. Kedepannya diperlukan upaya pengembangan tanaman kunyit di Kota Solok.
Strategi Pemasaran pada Usaha Kopi Solok Cap Bintang di Nagari Panyakalan Kecamatan Kubung Kabupaten Solok
Putri, Dinda Kusuma;
Fitriana, Widya;
Hendri, Muhammad
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 3 (2023): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v5i3.477
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan usaha Kopi Solok Cap Bintang (2) Mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal yang terdapat pada usaha Kopi Solok Cap Bintang (3) Merumuskan strategi pemasaran untuk usaha Kopi Solok Cap Bintang. Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Panyakalan, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan metode analisis deksriptif. Analisis data pada penelitian ini bersifat kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan matriks IFE, EFE, SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ini memiliki posisi internal dan eskternal yang kuat dilihat dari nilai matriks IFE yaitu 2,856 dan nilai matriks EFE yaitu 3,015. Artinya bahwa usaha ini mampu menggunakan keunggulannya untuk menangkap peluang serta mampu merespon ancaman dengan baik. Ada delapan alternatif strategi pemasaran yang dihasilkan berdasarkan analisis SWOT yaitu (1) Mempertahankan kualitas dan variasi produk (2) Memperluas jaringan pasar (3) Melengkapi atribut pada kemasan atau label (4) Menjalin hubungan baik dan kerjasama dengan pemerintah atau dinas terkait (5) Menyediakan metode pembayaran digital untuk memudahkan transaksi (6) Mempertahankan ciri khas produk (7) Menjalin kerjasama dengan pemasok untuk mendapatkan bahan baku yang berkualitas (8) Meningkatkan promosi melalui media online dan offline. Sedangkan strategi prioritas utama berdasarkan analisis QSPM yaitu strategi ke-2. Kesimpulannya untuk mendorong pengembangan usaha, perlu prioritas strategi memperluas jaringan pasar. Untuk itu disarankan kepada usaha untuk membuat kerjasama dengan pengecer yang berada di daerah lain dan menggiatkan kembali pemasaran secara online.