cover
Contact Name
Mohamad Roisul Basyar
Contact Email
jurnalgemahripah@gmail.com
Phone
+6282231417458
Journal Mail Official
jurnalgemahripah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis
ISSN : -     EISSN : 30218241     DOI : -
Core Subject : Economy,
GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis e-ISSN 3021-8241 diterbitkan oleh Departemen Aksiologi, KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN, yang berkantor di Jl. Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, Phone: WA: +62 813-5938-4011, Email: jurnalgemahripah@gmail.com. Sebagai media komunikasi dan diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Bisnis; Manajemen; Sumber Daya; Marketing; Akuntansi; dan Pembangunan. Redaksi GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis, e-ISSN 3021-8241 sangat terbuka menerima artikel dan resensi buku terkait ruang lingkup kami di bidang Bisnis.
Articles 160 Documents
PENGARUH KEY OPINION LEADER, BRAND ATTITUDE, DAN PERCEIVED QUALITY TERHADAP PURCHASE DECISION PRODUK LAPTOP DENGAN PURCHASE INTENTION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA MAHASISWA PENONTON GADGETIN DI SURABAYA TIMUR Bacellia Yolanda Bomboa; Ni Made Ida Pratiwi; Ayun Maduwinarti
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2846

Abstract

Pembelian laptop sebagai produk berketerlibatan tinggi menuntut konsumen mempertimbangkan banyak informasi sebelum memutuskan. Salah satu rujukan yang kini banyak diandalkan adalah Key Opinion Leader (KOL) di platform digital. Dengan menempatkan Purchase Intention sebagai variabel intervening, studi ini mengkaji bagaimana Key Opinion Leader, Brand Attitude, dan Perceived Quality memengaruhi Purchase Decision pada produk laptop. Penelitian eksplanatori kuantitatif ini melibatkan 140 mahasiswa penonton kanal YouTube GadgetIn di Surabaya Timur yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan lewat kuesioner daring (Google Form) berskala Likert, kemudian dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbantuan SmartPLS 4.0. Hasil pengujian menunjukkan ketiga variabel eksogen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Decision maupun Purchase Intention, sekaligus membuktikan peran Purchase Intention dalam memediasi pengaruh ketiganya terhadap keputusan pembelian. Di antara seluruh prediktor, Perceived Quality memberikan pengaruh terkuat, sedangkan jalur melalui Purchase Intention menjadi mekanisme mediasi paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya persepsi kualitas dan niat beli dalam strategi pemasaran digital berbasis KOL untuk produk berketerlibatan tinggi, sehingga dapat menjadi acuan bagi perusahaan laptop dalam menyusun strategi pemasaran. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel seperti brand trust, electronic word of mouth, dan celebrity endorsement agar gambaran yang diperoleh lebih komprehensif.
PERAN INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Ahmad Fatih Fairuz Zabadi; Arga Christian Sitohang; Muhammad Naufal Mahbub; Alvin Wijaya Un; Ananda Afifan Efendi
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2847

Abstract

Penelitian ini ingin melihat bagaimana infrastruktur transportasi berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Infrastruktur transportasi adalah hal penting yang membantu berjalannya aktivitas ekonomi karena meningkatkan hubungan antar daerah, memudahkan pergerakan masyarakat, serta mempercepat pengiriman barang dan layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, yang mengumpulkan sumber dari jurnal ilmiah, buku, publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), serta berbagai dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi di Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), jaringan jalan nasional dan provinsi, serta pengembangan transportasi umum, telah memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah tersebut. Infrastruktur tersebut dapat meningkatkan kemudahan akses, memperluas pasar, membantu pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, pendidikan, dan usaha kecil menengah, serta menarik investasi yang lebih besar. Namun, masih ada berbagai tantangan yang harus diatasi, seperti perbedaan aksesibilitas antar daerah, kurangnya koordinasi antar jenis transportasi, penggunaan kendaraan pribadi yang terlalu banyak yang menyebabkan kemacetan, serta kurangnya perawatan terhadap infrastruktur. Oleh karena itu, diperlukan pembangunan transportasi yang lebih terpadu, merata, dan ramah lingkungan agar manfaat ekonomi yang dihasilkan bisa dinikmati secara maksimal oleh seluruh masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa infrastruktur transportasi adalah faktor penting yang membantu meningkatkan kemampuan bersaing dan pertumbuhan ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta.
ANALISIS PENERAPAN STRATEGI DIGITAL MARKETING DAN WORD OF MOUTH PADA USAHA BENGKEL BOBY FU 41 SURABAYA Muhammad Farrel Abhistanada; Ayun Maduwinarti; Awin Mulyati
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2851

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan strategi Digital Marketing dan Word of Mouth (WOM) pada Usaha Bengkel Boby FU 41 Surabaya dalam mengatasi kelemahan lokasi fisik yang terisolasi di pelosok perkampungan Gunung Anyar Tambak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Informan ditentukan melalui purposive sampling melibatkan tujuh narasumber dari unsur pemilik, asisten mekanik, konsumen komunitas motor, dan pesaing. Data dikumpulkan lewat wawancara, observasi, serta dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña meliputi kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing melalui multi-platform dengan konten edukasi teknis yang jujur berhasil membangun kredibilitas dan menutupi kelemahan lokasi. Pelayanan nyata yang memuaskan memicu Word of Mouth positif yang menyebar organik melalui elemen Talkers, Topics, Tools, Taking Part, dan Tracking di lingkar komunitas sepeda motor. Sinergi kedua strategi berdampak nyata pada perluasan jangkauan pasar, stabilitas omzet, efisiensi biaya promosi, dan loyalitas pelanggan. Hambatan keterbatasan waktu produksi konten dan antrean fisik diatasi melalui delegasi perekaman gambar kepada asisten mekanik, fitur auto-reply, serta komunikasi interpersonal transparan sejak awal kendaraan masuk.
FOREIGN NET BUY, RETURN ON EQUITY, HARGA SAHAM DAN TINGKAT INFLASI PADA PASAR MODAL INDONESIA Richa Rachmawati Afag; Muslimin B.; Rica Yulianti Lukman; Wilda Yanti
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui pengaruh foreign net buy dan return on equity terhadap harga saham yang dimoderasi dengan tingkat inflasi. Objek pada penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan group konglomerasi dengan periode amatan Q1 tahun 2025 hingga Q1 tahun 2026. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan serta ringkasan data yang diperoleh dari stockbit. Total sampel pada penelitian ini adalah 130 sampel dari 26 perusahaan selama 6 periode amatan. Hipotesis dalam penelitian ini diuji menggunakan regresi sederhana dan regresi moderasi menggunakan Stata 17. Berdasarkan pengujian, diperoleh hasil bahwa return on equity dan foreign net buy tidak berpengaruh terhadap harga saham, serta tingkat inflasi juga tidak dapat memoderasi hubungan return on equity dan foreign net buy pada harga saham.
PERAN SEKTOR PARIWISATA DALAM MENDORONG PENDAPATAN UMKM DI DESTINASI WISATA Tri Eko Darmawan; Arga Christian Sitohang; Dewa Sukma Jagat Samudra; Ibra Amazil
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2853

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis peranan industri pariwisata dalam memfasilitasi peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di area tujuan wisata. Industri pariwisata menjadi salah satu basis vital dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang tidak hanya memberikan sumbangan terhadap pendapatan daerah dan devisa nasional, tetapi juga memiliki dampak yang berarti terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang beroperasi di dekat destinasi wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yang meliputi pencarian, identifikasi, serta analisis berbagai konsep, teori, dan hasil penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan pariwisata, pendapatan UMKM, tujuan wisata, dan ekonomi lokal. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa bertambahnya jumlah wisatawan meningkatkan permintaan terhadap produk dan layanan lokal seperti makanan, kerajinan, suvenir, transportasi, dan akomodasi, sehingga memberikan kesempatan bagi UMKM untuk meningkatkan volume penjualan dan memperluas pangsa pasar. Pariwisata juga terbukti menciptakan efek berganda yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kegiatan usaha masyarakat. Hubungan antara sektor pariwisata dan UMKM saling menguntungkan, di mana kemajuan pariwisata membuka peluang usaha baru bagi UMKM, sementara keberadaan UMKM yang inovatif meningkatkan daya tarik destinasi wisata. Namun, untuk memaksimalkan keuntungan ekonomi tersebut, masih diperlukan dukungan berupa perbaikan kualitas sumber daya manusia, akses modal, dan digitalisasi bisnis. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan pengelola destinasi wisata dalam merancang kebijakan pengembangan UMKM yang berkelanjutan.
PENGARUH KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL, LIFESTYLE FAST FASHION, DAN BRAND EQUITY TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN ERA OMNICHANNEL RETAIL PADA UNIQLO SURABAYA Novita Ageng Rahmadianti; Ayun Maduwinarti; Ni Made Ida Pratiwi
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2854

Abstract

Laju ekspansi di ranah industri pakaian memaksa setiap entitas bisnis membedah faktor-faktor fundamental yang sebenarnya menggerakkan logika belanja publik dalam mendapatkan produk pilihan. Fokus utama riset kali ini tertuju pada upaya mendalami seberapa kuat pengaruh dari taktik komunikasi pemasaran di ruang digital maupun pola perilaku dalam pusaran tren busana cepat. Peneliti menerapkan kerangka kuantitatif lewat sebaran kuesioner terhadap seratus individu pemakai merek Uniqlo di wilayah Surabaya. Penentuan responden dilakukan via purposive sampling, sementara kalkulasi data dieksekusi memakai model regresi linier berganda memanfaatkan perangkat SPSS edisi 25. Temuan empiris membuktikan perihal kekuatan narasi pemasaran digital, gaya hidup fast fashion, dan brand equity yang, baik berdiri sendiri maupun berkolaborasi, memberi sumbangsih positif serta berdampak besar pada keputusan untuk bertransaksi. Realitas ini memvalidasi gagasan bahwa kemudahan dalam menjangkau informasi di kanal daring, selarasnya produk dengan selera zaman, hingga reputasi kokoh milik Uniqlo sanggup memicu lonjakan tindakan pembelian dari sisi pelanggan. Perolehan angka koefisien determinasi (R²) yang menyentuh level 0,451 memberikan gambaran nyata bahwa gabungan tiga variabel tadi merepresentasikan 45,1% dari total fluktuasi keputusan belanja, sementara porsi selebihnya berasal dari variabel-variabel di luar lingkup pengamatan sekarang.
PENGARUH CUSTOMER EXPERIENCE, EXCELLENT SERVICE QUALITY DAN CUSTOMER VALUE TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA KLINIK DOKTER GIGI “CRAUN DENTAL SOLUTION” CABANG SEMOLOWARU SURABAYA. Meidita Alifiyah; Ayun Maduwinarti; Ni Made Ida Pratiwi
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Customer Experience, Excellent Service Quality Dan Customer Value Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Klinik Dokter Gigi “Craun Dental Solution” Cabang Semolowaru Surabaya. Metode pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif dimana sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik nonprobability sampling dengan pendekatan insidental sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada 100 responden yang dianalisis dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Customer Experience, Excellent Service Quality dan Customer Value secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Craun Dental Solution. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Customer Value memiliki kontribusi yang lebih dominan dalam mempengaruhi Kepuasan Pelanggan daripada variabel Customer Experience dan Excellent Service Quality. Temuan ini menunjukkan bahwa Craun Dental Solution perlu mempertahankan nilai dan manfaat yang diberikan kepada pelanggan serta meningkatkan pengalaman pelanggan agar lebih menyenangkan dan peningkatan kualitas pelayanan, baik melalui penyediaan fasilitas yang memadai maupun peningkatan kompetensi seluruh sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan kepada pasien guna meningkatkan kepuasan pelanggan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian dalam bidang manajemen pemasaran dan perilaku konsumen serta menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam merumuskan strategi yang berorientasi pada peningkatan kepuasan pelanggan.
ALOKASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (APBD) TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KOTA SURABAYA Silvia Damayanti; I Made Suparta
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh belanja operasional dan belanja modal terhadap Indeks Pembangunan Manusia (PKM) di Kota Surabaya, dengan motivasi bahwa meskipun PKM terus meningkat setiap tahun, belanja operasional dan belanja modal justru menunjukkan tren fluktuasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda pada data deret waktu dari tahun 2011 hingga 2025, yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya dan portal SKID. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara simultan, belanja operasional dan belanja modal memiliki pengaruh signifikan terhadap PKM di Kota Surabaya. Secara parsial, belanja operasional memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap PKM, menunjukkan bahwa peningkatan belanja operasional dikaitkan dengan penurunan PKM. Sementara itu, belanja modal menunjukkan pengaruh negatif tetapi tidak signifikan, artinya belanja modal yang lebih tinggi belum mampu meningkatkan pembangunan manusia secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah harus mempertimbangkan kembali komposisi belanja operasional dan mengarahkan belanja modal ke infrastruktur yang secara langsung mendukung sektor pendidikan dan kesehatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA TERHADAP KEMISKINAN DI KOTA SURABAYA Yuyun Setyawati; I Made Suparta
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2857

Abstract

Studi ini menyelidiki sejauh mana Indeks Pembangunan Manusia (IMB) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TKP) memengaruhi tingkat kemiskinan di Surabaya, sebuah wilayah metropolitan di Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pengamatan bahwa meskipun IMB Surabaya terus meningkat setiap tahunnya, tingkat kemiskinan tetap fluktuatif dan tampaknya terkait erat dengan dinamika pengangguran. Tujuan utama adalah untuk mengukur efek gabungan dan individual dari IMB dan TKP terhadap kemiskinan di kota ini. Penelitian ini menggunakan data deret waktu tahunan selama lima belas tahun dari 2011 hingga 2025, semuanya bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik Kota Surabaya. Metodologi kuantitatif diadopsi, menggunakan analisis regresi linier berganda yang diproses melalui perangkat lunak EViews. Temuan menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut bersama-sama menghasilkan dampak yang signifikan secara statistik terhadap kemiskinan. Ketika diperiksa secara terpisah, IMB menunjukkan hubungan negatif dan signifikan dengan kemiskinan. Secara praktis, peningkatan IMB menyebabkan penurunan tingkat kemiskinan. Sebaliknya, Tingkat Pengangguran Terbuka menunjukkan efek positif dan signifikan, yang berarti bahwa pengangguran yang lebih tinggi berhubungan dengan tingkat kemiskinan yang lebih tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa pemerintah Surabaya tidak dapat hanya mengandalkan peningkatan kualitas pembangunan manusia. Upaya penciptaan lapangan kerja harus berjalan seiring dengan inisiatif untuk meningkatkan pendidikan, layanan kesehatan, dan standar hidup yang layak.
PENGARUH TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA (TPAK) DAN PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI (PMDN) TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN KOTA SURABAYA Jasmine Damayanti; Ujianto
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2858

Abstract

Penelitian ini terutama bertujuan untuk menganalisis dampak Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (PFPR) bersama Investasi Domestik (DI) terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (OUR) di Kota Surabaya. Latar belakang permasalahan penelitian ini bermula dari pengamatan bahwa, meskipun investasi domestik telah meningkat secara signifikan, tingkat pengangguran terbuka Surabaya terus berfluktuasi dan belum menurun dengan sendirinya. Studi kuantitatif ini menggunakan data deret waktu dari tahun 2011 hingga 2025, yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Surabaya, dan menerapkan analisis regresi linier berganda. EViews digunakan sebagai alat analisis untuk pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, jika diteliti bersama, baik LFPR maupun DI tidak memberikan pengaruh yang berarti terhadap OUR Surabaya. Secara individual, terdapat hubungan negatif namun signifikan secara statistik antara LFPR dan Tingkat Pengangguran Terbuka. Dengan kata lain, semakin banyak orang bergabung dengan angkatan kerja, jumlah pengangguran cenderung menurun. Sebaliknya, DI menunjukkan korelasi positif dengan Tingkat Pengangguran Terbuka, meskipun efek ini tidak signifikan secara statistik. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan investasi domestik sejauh ini belum berhasil mengurangi angka pengangguran. Berdasarkan bukti ini, pemerintah kota Surabaya perlu menggabungkan dua pendekatan strategis: meningkatkan kualitas sumber daya manusia di satu sisi, dan mendorong perluasan investasi padat karya di sisi lain, sehingga pengangguran dapat dikurangi secara lebih efektif.