cover
Contact Name
Putu Eka Meiyana Erawan
Contact Email
ekaputuerawan18@gmail.com
Phone
+6282144886356
Journal Mail Official
winsjournal@uho.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo, Jl. H.E.A. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27976270     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/jwins
Core Subject : Health,
Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan berasal dari penelitian dalam bidang Promosi Kesehatan.
Articles 118 Documents
STUDI KUALITATIF KEBIASAAN MENGONSUMSI ALKOHOL TERHADAP KEJADIAN GASTRITIS DI DESA MADODO KECAMATAN KONTUNAGA KABUPATEN MUNA TAHUN 2023 Elviani, Ila Veti; Nirmala, Fifi; Hikmawati, Zainab
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Gastritis adalah peradangan pada mukosa lambung. Pola hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan mengkonsumsi alkohol adalah penyebab gastritis. Tujuan: Untuk mengetahui kebiasaan konsumsi alkohol pada penderita gastritis di Desa Madodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap 8 informan utama yaitu Penderita gastritis yang mengonsumsi alkohol, 5 informan kunci yaitu keluarga penderita gastritis yang mengonsumsi alkohol dan 1 informan pendukung yaitu petugas kesehatan (Dokter) di Puskesmas Madodo. Analisis data menggunakan Content Analysis. Hasil: Penelitian ini diketahui bahwa keyakinan dari informan tetap mengonsumsi alkohol karena ketagihan dan sebagai pelarian dari masalah. Lingkungan keluarga banyak dari keluarga yang mengetahui dampak negatif kebiasaan konsumsi alkohol tetapi tidak melarang bahkan pernah mengonsumsi alkohol bersama informan kunci. Lingkungan teman sebaya hampir semua teman sepergaulan informan kunci mengonsumsi alkohol. Lingkungan masyarakat banyak yang mengonsumsi alkohol. Fasilitas/uang banyaknya penjual alkohol sehingga mendukung masyarakat untuk membeli alkohol. Kesimpulan: Kebiasaan konsumsi alkohol masyarakat Desa Madodo sangat mengkhawatirkan dimana mereka mengonsumsi hampir setiap hari walaupun banyak dari masyarakat yang mengetahui jika konsumsi alkohol dapat menyebabkan gastritis.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH KADER POSYANDU DALAM PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ABELI TAHUN 2023 Dewi, Sri Tungga; Ningsih, Hestia; Yasnani, Yasnani
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan gizi pada anak dibawah 5 tahun erat kaitannya dengan pemantauan tumbuh kembang anak yang belum optimal karena petugas di Posyandu masih belum memahami secara jelas fungsinya. Tujuan: Untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat oleh kader posyandu dalam pemantauan tumbuh kembang balita diwilayah kerja Puskesmas Abeli Tahun 2023. Metode: Menggunakan kualitatif deskriptif pendekatan Fenomenology. Informan terdiri dari informan kunci yaitu kader posyandu 6 orang, bidan 2 orang dan penanggungjawab posyandu dan informan biasa yaitu ibu yang mempunyai bayi/balita sebanyak 6 orang. Hasil: Posyandu dilakukan setiap bulan, kader bertugas mengajak dan memberitahukan jadwal tempat posyandu, melayani mulai dari pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan (petugas kesehatan) dan membantu petugas dalam pelayanan gizi balita. Penyuluhan dilakukan tenaga kesehatan karena pengetahuan kader masih kurang. Pemberdayaan dan penggerakan masyarakat kader melakukan kunjungan door to door mengajak masyarakat datang ke posyandu sehingga membawa pengaruh positif pada kehadiran ibu balita. Dari segi pemantauan kader selalu melakukan pemantauan tumbuh kembang balita melalui buku KMS. Kesimpulan: Kader posyandu aktif menjalankan tugasnya yaitu memberikan pelayanan, melakukan penggerakan dan pemberdayaan serta melakukan pemantauan kepada tumbuh kembang balita tetapi belum mampu memberikan penyuluhan secara langsung kepada masyarakat terkhusus kepada ibu balita pada saat posyandu.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI PADA BALITA DI POSYANDU UNIT PEMUKIMAN WUNA KECAMATAN TONGKUNO KABUPATEN MUNA TAHUN 2022 Suhuria, Wa Ode; Majid, Ruslan; Rezal, Farit
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan mengalami sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Imunisasi merupakan salah satu cara pemerintah untuk memberantas penyakit menular sehinga pemerintah menetapkan standar pencapaian hasil kumulatif cakupan imunisasi dasar bayi dengan standar 90%. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imuisasi Pada Balita Di Posyandu Unit Pemukiman Wuna Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna Tahun 2022. Metode: Metode penelitian yang digunakan Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional study dengan menggunakan uji chi square pada program SPSS. Sampel dalam penelitian ini yang berjumlah 87 orang. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pendidikan p -value (0,004) < α (0,05), pengetahuan p-value (0,000) < α (0,05), dukungan keluarga p-value (0,016) < α (0,05), kepercayaan p-value (0,002) < α (0,05), dan tidak ada hubungan yang bermakna keterjangkauan ke tempat pelayanan kesehatan p-value (0,687) < α (0,05) dengan kelengkapan imuisasi pada balita di Posyandu Unit Pemukiman Wuna Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna Tahun 2022.
FAKTOR PERILAKU KEJADIAN ANXIETAS PADA PASIEN DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT KONAWE TAHUN 2023 Pratiwi, Wardha Ika; Lestari, Hariati; Handayani, Listy
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pada tahun 2017 diperkirakan ada 284 juta orang yang mengalami Anxietas atau gangguan kecemasan, diantaranya 63% perempuan mengalami Anxietas atau 179 juta. Prevalensi gangguan kecemasan di Indonesia berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2018 menunjukkan sekitar 6% usia 15 tahun ke atas yang mengalami gangguan kecemasan dan di Sulawesi Tenggara sebanyak 11%. Berdasarkan data di Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Konawe (BLUD RS Konawe) jumlah kasus Anxietas tahun 2021 sebanyak 229 pasien. Tujuan: untuk mengetahui hubungan efikasi diri, dukungan sosial dan komunikasi terapeutik dengan kejadian Anxietas pada pasien di Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Konawe tahun 2023. Metode: Jenis penelitian dalam penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian kuantitatif dan jenis desain yang digunakan yaitu studi cross sectional pendekatan analitik observasional. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 229 pasien dan sampel yang diambil sebanyak 103 pasien yang dipilih berdasarkan teknik accidental sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 70 pasien (68,0%) mengalami anxietas ringan, anxietas sedang sebanyak 28 pasien (27,2%) dan anxietas berat sebanyak 5 pasien (4,9%), selain itu hasil dari analisis biavariat menunjukkan hubungan antara efikasi diri (p value= 0,000), dukungan sosial (p value= 0,002), komunikasi terapeutik (p value= 0,000) dengan kejadian anxiestas. Kesimpulan: Ada hubungan antara efikasi diri, dukungan sosial dan komunikasi terapeutik dengan kejadian Anxietas.
DUKUNGAN PETUGAS KESEHATAN DALAM PRAKTEK PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA MEKAR KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE ulfi, Sulistiawati; Effendy, Devi Savitri; Erawan, Putu Eka Meiyana
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi karena mengandung nutrisi yang dibutuhkan bayi. Tujuan: Untuk memperoleh informasi mengenai dukungan tenaga kesehatan dalam praktik pemberian ASI Eksklusif pada ibu menyusui di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu, 5 informan kunci adalah ibu menyusui, informan biasa yaitu satu tenaga kesehatan (bidan). Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat khususnya ibu menyusui masih minim pengetahuan tentang ASI eksklusif. Di masyarakat Desa Mekar, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe masih mempercayai budaya pemberian makanan tambahan pada bayi baru dilahirkan, selain ASI. Bahwa memberikan makanan tambahan selain ASI bayi akan terhindar dari penyakit dan bayi akan sehat dan kuat, tidak mudah jatuh sakit, dan dukungan keluarga yang masih kurang untuk ibu yang memberikan ASI eksklusifnya. Sedangkan untuk petugas kesehatan mendukung pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan: Ibu menyusui kurang memiliki pengetahuan tentang ASI eksklusif dan manfaat pemberian ASI eksklusif, dan kurangnya pengtahuan ibu akan bahaya memberikan makanan tambahan selain ASI sebelum bayi berusia 6 bulan keatas. Sebagian besar ibu menyusui yang mendapat dukungan keluarga kurang, mengenai pemberian ASI eksklusif. Petugas kesehatan mendukung pemberian ASI eksklusif.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING PADA IBU HAMIL DI WILAYAH PESISIR DESA SORUE JAYA KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE TAHUN 2022 Pasila, Frichilia Marta; Majid, Ruslan; Zainuddin, Asnia
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah suatu kondisi dimana tinggi atau panjang tubuh seseorang tidak sesuai atau tidak memadai (kurang) untuk usianya. Indonesia menempati negara prevalensi stunting tertinggi dan 9 juta balita menderita stunting. Karena janin dalam kandungan membutuhkan asupan gizi yang cukup baik kualitas maupun kuantitas untuk mendukung proses tumbuh kembang janin, maka asupan gizi selama kehamilan menjadi penyebab utama terjadinya stunting. tujuan: Di Desa Sorue Jaya Kabupaten Konawe pada tahun 2022, sasarannya adalah menilai dampak penyuluhan melalui media leaflet terhadap peningkatan kesadaran, sikap, dan perilaku ibu hamil terhadap pencegahan stunting. Metode penelitian meliputi penelitian kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental berbentuk single group pretest-posttest. Berdasarkan ukuran populasi, digunakan complete sampling dengan jumlah sampel 20 responden. Paired Sample T-Test digunakan untuk menguji data uji penelitian. Hasil: Berdasarkan temuan penelitian ini, penyuluhan menggunakan media leaflet tahun 2023 lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran pencegahan stunting pada ibu hamil di Desa Sorue Jaya Kabupaten Konawe (p-value = 0,000), sikap terhadap hal tersebut (p -nilai = 0,000), dan tindakan (nilai-p = 0,000). kesimpulan: Oleh karena itu, penguatan pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang pencegahan stunting pada ibu hamil di Desa Sorue Jaya Tahun 2023 dapat dilakukan dengan penyuluhan melalui media leaflet.
PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL DI SMP N 3 PARIGI KABUPATEN MUNA TAHUN 2023 Syah, La Ode Muhamad Nur Abdul Rahman; Yusran, Sartiah; Ahmad, La Ode Ali Imran
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Definisi kesehatan mental merupakan "keadaan sejahtera di mana setiap individu menyadari potensinya sendiri, mampu mengatasi tekanan sehari-hari, mampu bekerja secara produktif, dan mampu berkontribusi pada komunitasnya." Kesejahteraan kognitif, perilaku, dan emosional semuanya terkait dengan kesehatan mental. Ini ada hubungannya dengan bagaimana orang merasa, berpikir, dan berperilaku. Karena dikaitkan dengan kurang tidur, sulit berkonsentrasi, pelupa, dan dapat menurunkan motivasi remaja, penggunaan media sosial berdampak negatif pada kesehatan mental remaja. Topik ini menarik untuk dibicarakan karena menekankan seberapa sering orang menggunakan media sosial. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan bagaimana penggunaan media sosial mempengaruhi kesehatan mental. Metode: Pendekatan cross sectional digunakan dalam studi kuantitatif ini. 116 siswa SMPN 3 Parigi yang aktif menggunakan media sosial dan memiliki profil media sosial dijadikan subjek penelitian. Cluster random sampling adalah metode yang digunakan untuk pengambilan sampel. Skala intensitas penggunaan media sosial dan kesehatan mental merupakan skala yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif antara kesehatan mental dan intensitas penggunaan media sosial yang bervariasi, dengan nilai Sig. 0,020. Koefisien korelasi sebesar 0,216. Kesimpulan: Oleh karena itu, diketahui bahwa 0,05% intensitas penggunaan media sosial dapat mengganggu kesehatan mental.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DUKUNGAN KELUARGA, BUDAYA, DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN, DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PEMDAMPING ASI (MP-ASI) DINI PADA BAYI USIA 7-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BONE KAB. MUNA TAHUN 2022 Astian, Sri; Majid, Ruslan; Zainuddin, Asnia
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Makanan pendamping ASI merupakan makanan tambahan bagi bayi. MP-ASI di butuhkan bayi usia 6-24 bulan, ASI menyediakan ½ kebutuhan gizi bayi dan pada usia 12-24 bulan, ASI menyediakan 1/3 dari kebutuhan gizinya. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan,nsikap, dukungan keluarga,abudaya dan peran petugas kesehatan dengan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dini di wilayah kerja Puskesmas Bone Kab. Muna Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan Desain penelitian adalah survei analitik menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi dengan usia 7-24 bulan periode januari-maret tahun 2022 di Wilayah Kerja Puskesmas Bone. Jumlah Sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 responden yang diperoleh dengan cara teknik simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan secara statistik (P-Value < 0,05) yaitu variabel pengetahuan (P-Value = 0,006), sikap (P Value = 0,008), dukungan keluarga (P-Value = 0,068), budaya (P-Value = 0,000). Sebaliknya tidak ada hubungan secara statistik peran petugas kesehatan (P-Value = 0,240) dengan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dini pada bayi usia 7-24 bulan. Kesimpulan: ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan budaya dengan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dini pada bayi usia 7-24 bulan namun tidak ada hubungan antara peran petugas kesehatan dengan pemberian makanan pendampinggASI (MP-ASI) dini di Wilayah Kerja Puskesmas Bone Kab. Muna Tahun 2022.
STUDI ETNOGRAFI POLA PERAWATAN IBU HAMIL DI DESA BONE TONDO KECAMATAN BONE KABUPATEN MUNA TAHUN 2023 Dwiyana, Fazmi Mirza; Majid, Ruslan; Yunawati, Irma
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu dan anak. Tujuan: Untuk mengetahui studi etnografi pola perawatan ibu hamil di Desa Bone Tondo Kecamatan Bone Kabupaten Muna Tahun 2023. Metode: penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun informan kunci berjumlah 3 orang yaitu bidan desa, dukun bayi, dan ibu hamil. Kriteria untuk informan biasa sebanyak 2 yaitu tokoh adat dan tokoh masyarakat. Hasil: penelitian pola perawatan ibu hamil terkait pendidikan status ekonomi, nilai budaya, dan trsadisi dalam pemeriksaan awal, perawatan kehamilan, pemilihan pengobatan, pemilihan makanan dan pemilihan persalinan di Desa Bone Tondo masih ada pantangan makanan dan kepercayaan terhadap dukun dalam pemilihan pengobatan ibu hamil menggunakan pelayanan kesehatan namun tidak terlepas dengan pengobatan tradisional. Status ekonomi yang rendah membuat kebutuhan gizi ibu hamil kurang, dan tidak dapat melakukan perawatan kehamilan, sehingga memilih memeriksakan kehamilannya pada dukun yang relatif murah dan jarak yang mudah dijangkau. Terkait nilai budaya masih adanya kepercayaan seperti dilarang melilit handuk dileher karena dinilai bayi akan terlilit tali pusar, dan juga terdapat dua tradisi yaitu tradisi 7 bulanan dan derai naifi pasca persalinan. Kesimpulan: ibu hamil di Desa Bone Tondo masih memiliki kepercayaan terhadap budaya, tradisi dan pantangan makanan.
STUDI KOMPARATIF GAMBARAN PERILAKU BERISIKO REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMAN 2 KENDARI DAN SMAN 3 KENDARI TAHUN 2023 Dahlia, Ryezcka; Majid, Ruslan; Akifah, Akifah
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan penting bagi semua orang di dunia. Kesehatan adalah prasyarat terpenting untuk kehidupan yang baik. Itulah sebabnya orang berusaha keras dalam hal pencegahan, pengobatan dan penyembuhan untuk mencapai kesehatan yang baik. Salah satu masalah kesehatan yang kurang diperhatikan di Indonesia menyangkut kaum muda. Masalah yang umumnya terkait dengan triad KRR termasuk seksualitas (kehamilan yang tidak diinginkan, seks pranikah dan aborsi) dan penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan perilaku remaja tentang kesehatan reproduksi di SMAN 2 Kendari dan SMAN 3 Kendari Tahun 2023. Metode: Observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional dan menggunakan pendekatan studi komparatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 173 responden, terdiri dari dua sekolah yaitu SMAN 2 Kendari sebanyak 90 responden dan SMAN 3 Kendari sebanyak 83 responden. Teknik penarikan sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah probability sampling. Adapun teknik probability sampling yang akan di gunakan adalah stratified random sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang diambil secara acak stratifikasi (berdasarkan strata). Hasil: Uji statistik Mann-Whitney pada taraf kepercayaan 95% (0,05) menunjukan tidak ada perbedaan antar variabel ρValue = 0,622 < 0,05 (pengetahuan), ρValue = 0,437 < 0,05 (sikap), ρValue = 0,491< 0,05 (tindakan) dan ρValue = 0,406 < 0,05 (perilaku). Kesimpulan: Tidak ada perbedaan perilaku remaja berdasarkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, sikap tentang kesehatan reproduksi, dan tindakan tentang kesehatan reproduksi pada siswa-siswi SMAN 2 kendari dan SMAN 3 Kendari

Page 10 of 12 | Total Record : 118