cover
Contact Name
Ilham Hariaji
Contact Email
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Phone
+6281262082844
Journal Mail Official
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Gedung Kampus 1 UMSU Jalan Gedung Arca Nomor 53 Medan Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pandu Husada
ISSN : 27160254     EISSN : 27160254     DOI : https://doi.org/10.30596/jph.v4i1
Jurnal Pandu Husada merupakan jurnal yang di kelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Divisi Karya Tulis Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Pandu Husada Terbit 4 Kali dalam Satu Tahun (Januari-April-Juli-Oktober) Meliputi Bidang Kesehatan, Kedokteran.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2023)" : 10 Documents clear
Korelasi Suhu Tubuh Dengan Derajat Keparahan Pada Stroke Iskemik Akut Lubis, Irfan Darfika; Fadhillah, Tarisyah Nur
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i3.16605

Abstract

Tercatat bahwa prevalensi stroke iskemik sebesar 10,8% di Indonesia pada tahun 2018. Stroke iskemik disebabkan oleh thrombosis atau emboli pada arteri cerebral dan stroke iskemik lebih sering terjadi daripada stroke hemoragik. Penentuan suhu tubuh membantu memperkirakan beratnya penyakit, sumber serta lamanya penyakit, dan efek pengobatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Melngeltahuil  korellasil suhu tubuh delngan delrajat kelparahan pada pasileln strokel ilskelmilk akut dil RSU Hajil Meldan. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Subjek penelitian sebanyak 34 orang pasien stroke iskemik yang terdiri dari laki-laki dan perempuan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil dari penelitian ini yaitu suhu tubuh dengan derajat keparahan pada hari ke-1 diperoleh nilai P-Value= 0.000 dan nilai r=0.817. Suhu tubuh dengan derajat keparahan pada hari ke-7 diperolah nilai P-Value= 0.000 dan nilai r=0.697. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat korelasi yang bermakna antara suhu tubuh dengan derajat keparahan pada pasien stroke iskemik akut di RSU Haji Medan. Arah hubungan korelasi positif yang berarti semakin tinggi suhu tubuh maka akan semakin berat derajat keparahan nya serta  untuk kekuatan hubungannya ada pada kategori kuat
Analisa Perubahan Pola Hidup Masyarakat Berdasarkan Ketersediaan Sumber Daya Alam di Lingkungan Sekitarnya Prastiyo, Teguh; Aprilia, Zetira Utari; Ramadha, Andika Putra; Arianda, Riki
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i3.14822

Abstract

Abstrak: Penelitian ini membahas perubahan gaya hidup manusia yang dipengaruhi oleh ketersediaan sumber daya alam. Perubahan tersebut dapat terjadi dalam berbagai aspek, seperti perubahan jenis makanan, perubahan kebiasaan konsumsi, dan pergantian teknologi. Ketika sumber daya alam yang digunakan untuk mendukung gaya hidup tertentu semakin langka atau tidak tersedia lagi, manusia dapat beralih ke alternatif yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Contoh perubahan yang dapat terjadi meliputi beralih ke makanan nabati, menggunakan bahan alternatif yang lebih ramah lingkungan, atau mengadopsi teknologi yang menggunakan sumber daya terbarukan. Meskipun perubahan ini dapat membantu menjaga keberlanjutan lingkungan dan gaya hidup manusia, mereka juga memerlukan investasi besar dan waktu yang lama untuk diterapkan. Dengan memperhatikan keuntungan jangka panjang dan konsekuensi yang mungkin terjadi, manusia dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dalam mengubah gaya hidup dan teknologi yang digunakan. Oleh karena itu, pemahaman tentang ketersediaan sumber daya alam dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia perlu diperhatikan agar dapat menjaga keberlanjutan dan keseimbangan lingkungan yang lebih baik. 
Kematian Akibat Gantung Diri Petrus, Asan; Panggabean, Roulina Ratih Suci
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i3.16580

Abstract

Abstrak: Penggantungan, atau gantung diri (hanging) didefinisikan sebagai kematian akibat asfiksia oleh karena terhalangnya udara masuk ke saluran pernapasan yang diakibatkan tekanan eksternal pada leher oleh pengikat pada leher dengan kekuatan beban tubuh korban  yang digantung seluruhnya atau sebagian. Kematian akibat bunuh diri banyak terjadi pada usia muda dan produktif, yaitu 46% pada usia 25-49 tahun, dan 75% pada usia produktif (15-64 tahun). Cara bunuh diri terbanyak adalah dengan gantung diri sebesar 60,9%. Kami melaporkan suatu kasus kematian laki-laki, berkhitan, dewasa, dikenal, dengan panjang badan 170 cm, perawakan kurus, warna kulit kuning langsat, rambut pendek, warna hitam, lurus, tidak mudah dicabut. Dari hasil pemeriksaan luar diambil kesimpulan bahwa, penyebab kematian korban diduga mati lemas oleh karena terhalangnya udara masuk ke saluran pernapasan yang disebabkan tekanan tali di leher akibat gantung diri. 
Pengaruh Perilaku Higienitas Rambut Terhadap Tingkat Kejadian Dermatitis Seboroik Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Angkatan 2019 Anriyani, Mila; Syafrin Lubis, Riri Arisanty
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i3.16658

Abstract

Abstrak: Dermatitis seboroik (DS) merupakan penyakit papuloskuamosa kronis yang menyerang bayi dan juga orang dewasa. Biasanya terjadi pada area tubuh yang banyak mengandung kelenjar sebasea, kulit kepala, wajah (area alis mata, kumis, janggut), dan badan. DS sering ditemukan pada bagian tubuh dengankonsentrasi folikel sebasea yang tinggi dan aktif. Penyebaran lesi dermatitis seboroik dimulai dari derajat ringan, misalnya ketombe sampai dengan bentuk yang berat yaitu eritroderma. Jilbab berfungsi sebagai penutup kepala, tidak menutup kemungkinan juga berperan besar dalam mempengaruhi kondisi kulit kepala seseorang. Pemilihan jenis bahan jilbab yang salah dapat membuat kelembaban kulit kepala meningkat. Selain itu, penggunaan dalaman jilbab yang terlalu ketat pun, juga akan mengganggu kesehatan kulit kepala. Yang kemudian akan memicu munculnya berbagai gangguan pada kulit kepala tersebut. Tujuan: Mengetahui pengaruh perilaku higienitas rambut terhadap tingkat kejadian dermatitis seboroik pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2019. Metode: Analitik dengan pendekatan cross sectional study, metode pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan tipe simple random sampling. Data penelitian ini diperoleh dari data primer menggunakan instrument kuesioner dan pemeriksaan fisik kulit kepala. Analisis data menggunakan uji Fisher Exact. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa perilaku higienitas rambut berpengaruh dengan kejadian DS pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2019 dengan higienitas buruk 42 responden (71,2%)dan higienitas baik 17 responden (28,8%). Hasil analisis bivariat pengaruh perilaku higienitas rambut dengan kejadian DS pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2019 adalah p = 0,049 (P0,05) . Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan perilaku higiene rambut terhadap kejadian DS pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, angkatan 2019. 
Manfaat Tidur Siang Bagi Kesehatan Tubuh Fauzio, Revo
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i3.16993

Abstract

Abstrak: Tidur adalah aspek kunci dalam menjaga kesehatan tubuh dan kesejahteraan secara keseluruhan. Meskipun tidur malam yang cukup seringkali ditekankan, pentingnya tidur siang tidak boleh diabaikan. Artikel ilmiah ini bertujuan untuk menyajikan informasi berdasarkan bukti ilmiah yang mendukung manfaat tidur siang bagi kesehatan tubuh. Tidur siang dapat meningkatkan performa kognitif, meredakan stres, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan mengurangi risiko penyakit kronis.
Edukasi Banjir Dan Penyakit Pasca Banjir Pada Masyarakat Kelurahan Jati Nasution, Muhammad Rizki Ramadhan Bagaskara; Manurung, Muhammad Akbar; Shalin, Fonda Azarine; Murtanto, Dita Fazhari; Saidatul, Emma Dalen; Linda, Putri Cici; Hariaji, Ilham
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i3.16729

Abstract

Abstrak: Banjir terjadi karena volume air yang mengalir pada suatu sungai atau saluran drainase melebihi atau di atas kapasitas pengalirannya. Bencana alam seperti banjir dapat mengakibatkan berbagai masalah yang besar terutama persoalan kesehatan. Banjir dapat mengancam jiwa manusia dimulai dari penyakit hingga kematian jika tidak ditangani secara serius. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi Kesehatan tentang penyakit pasca banjir dengan menggunakan metode presentasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di kelurahan jati. Pengabdian ini dilaksanakan di kantor Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Maimun pada agustus 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan informasi kepada masyarakat dan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk dalam upaya pencegahan penyakit pasca banjir, dan tercapainya pola hidup bersih dan sehat. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah dilakukan pendidikan kesehatan mengenai masalah banjir, penyebab banjir, dampak banjir, pencegahan banjir, dan penyakit pasca banjir dan upaya pencegahan penyakit pasca terjadinya banjir.
Jus Buah Pare Efektif Menurunkan Kadar LDL Pada Tikus Galur Wistar Yang Diinduksi Pakan Tinggi Lemak Fitriani, Mutiara; Hariaji, Ilham
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i3.16562

Abstract

Abstrak: Dislipidemia merupakan ketidakseimbangan lipid dan merupakan salah satu faktor resiko dari penyakit. Dimana penyakit kardiovaskular menjadi salah satu penyebab utama kematian. Buah pare dikenal sebagai obat herbal yang memiliki kandungan bahan aktif untuk menurunkan kadar lipid dalam darah seperti flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi jus buah pare (Momordica charantia L.) dalam menurunkan kadar LDL pada tikus galur wistar yang diinduksi pakan tinggi lemak. Desain penelitian True Experiment dengan rancangan pretest – posttest with control group design dengan menggunakan 24 ekor tikus galur wistar yang diberi pakan tinggi lemak dan dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kontrol negatif, kontrol positif, kelompok 1 (jus buah pare 1,8 mL) dan kelompok 2 (Jus buah pare 2,7 mL). Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon dan Uji T Berpasangan. Kadar LDL ditemukan bermakna turun pada pemberian jus buah pare 1,8 mL (p0,027) dan pemberian jus buah pare 2,7 mL (p0,028). Dapat disimpulkan jus buah pare (Momordica charantia L.) efektif dalam menurunkan kadar LDL pada tikus galur Wistar yang diinduksi pakan tinggi lemak.
Penyuluhan Pola Makan Dan Pemilihan Diet Yang Sesuai Untuk Penderita Diabetes Melitus Dan Pelatihan Cara Membuat Minuman Herbal Dari Kayu Manis Di Kelurahan Sei Mati Kota Medan Sitorus, Adinda Raihana; Lubis, Irfan Darfika
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i3.16718

Abstract

Abstrak: Diabetes melitus adalah penyakit kronik yang diderita oleh banyak orang. WHO mengatakan bahwa akan terjadi peningkatan lagi untuk kejadian diabetes melitus minimal 366 juta jiwa pada tahun 2030. Tingginya angka prevalensi tersebut dikarenakan perilaku hidup tidak sehat, termasuk pola makan. Umumnya penderita DM mengonsumsi obat-obat kimia untuk menurunkan kadar gula darah. Namun, obat kimia tersebut dapat memberikan efek samping bagi tubuh. Maka dari itu, muncul pengobatan alternatif dari minuman herbal seperti rebusan kayu manis. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pola makan dan diet dan mengetahui pembuatan minuman herbal dari kayu manis untuk penderita diabetes melitus. Metode studi ini adalah KKN Mandiri 2023 dilaksanakan secara offline dengan menggunakan media poster dan praktik langsung. Masyarakat sebelumnya kurang mengetahui akan cara mengatur pola makan dan pembuatan herbal kayu manis, setelah kegiatan KKN ini masyarakat menjadi lebih mengetahui dan dapat menerapkan di kehidupan sehari-hari.
Karakteristik Dan Perawatan Kulit Untuk Orang Asia Andrini, Nita
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i3.16621

Abstract

Abstrak: Perawatan kulit merupakan suatu kegiatan rutin yang dilakukan sehari – hari agar kulit tetap sehat.Saat ini begitu banyak produk perawatan kulit yang dijual di pasaran. Masing-masing merek mengunggulkan produk yang dipasarkannya. Dalam memilih produk perawatan kulit, terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan, baik jenis kelamin, usia, waktu tidur, dan kondisi kulit seseorang.1,2Berdasarkan Galzote et al pada semua kelompok populasi Asia, kelembapan permukaan kulit dan TEWL umumnya menurun seiring bertambahnya usia.3 Negara Asia umumnya memiliki iklim hangat, sehingga karakteristik kulit Asia secara alami menghasilkan lebih banyak minyak, yang membuat etnis Asia lebih rentan terjadi akne daripada etnis Kasukasia.4 Orang Asia memiliki beberapa foto tipe kulit yang bervariasi berdasarkan skala Fitzpatrick tipe III (coklat muda) hingga IV (coklat sedang) di antara populasi Cina dan Jepang dan tipe IV dan V (coklat tua) di antara populasi India dan Pakistan. Jumlah melanin yang lebih besar membuat kelompok etnis ini memiliki foto proteksi alami yang lebih baik daripada kelompok lain; namun akibatnya cenderung mengalami kelainan pigmentasi.5 Kulit orang Asia cenderung lebih mudah iritasi, dikarenakan stratum korneum yang lebih tipis, sehingga kulit menjadi lebih sensitif terhadap faktor lingkungan dan kimiawi yang dapat merusak keseimbangan pH kulit.6Untuk memilih perawatan kulit yang baik, perlu dilakukan penelitian untuk mempelajari karakteristik kulit Asia dan perbedaan dari jenis kulit lainnya.5Perawatan kulit paling mendasar yang dapat dipilih untuk etnis Asia maupun lainnya dapat berupa pembersih wajah, pelembab, dan sunscreen, dengan tetap memperhatikan faktor intrinsik dan ekstrinsik kulit pasien dalam pemilihan kandungan dan rejimen yang dipilih.
Perbandingan Penggunaan Parasetamol dan Ibuprofen dalam Mengatasi Demam pada Anak Putri, Rania Gusmi
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i3.17088

Abstract

Abstrak: Dalam upaya mengatasi demam pada anak-anak, dua obat yang paling umum digunakan adalah parasetamol dan ibuprofen. Kedua obat ini memiliki mekanisme kerja yang berbeda dan memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing. Artikel ini akan melakukan literatur review untuk membandingkan penggunaan parasetamol dan ibuprofen dalam mengatasi demam pada anak.

Page 1 of 1 | Total Record : 10