cover
Contact Name
Ilham Hariaji
Contact Email
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Phone
+6281262082844
Journal Mail Official
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Gedung Kampus 1 UMSU Jalan Gedung Arca Nomor 53 Medan Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pandu Husada
ISSN : 27160254     EISSN : 27160254     DOI : https://doi.org/10.30596/jph.v4i1
Jurnal Pandu Husada merupakan jurnal yang di kelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Divisi Karya Tulis Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Pandu Husada Terbit 4 Kali dalam Satu Tahun (Januari-April-Juli-Oktober) Meliputi Bidang Kesehatan, Kedokteran.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2025)" : 10 Documents clear
Pemberian Antibiotik Berpengaruh Sebagai Salah Satu Terapi COVID-19 Pada Anak di Rumah Sakit Bunda Thamrin Medan Riskiya, Yuli; Airlangga, Eka
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i1.21621

Abstract

Abstrak : Peningkatan jumlah kasus COVID-19 menyebar cukup cepat ke berbagai negara dengan waktu yang singkat. Pemberian antibiotik merupakan bagian dari regimen pengobatan COVID-19 saat ini menurut pedoman tatalaksana COVID-19 di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian antibiotik sebagai salah satu terapi COVID-19 pada anak di rumah sakit Bunda Thamrin Medan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian observasional analitik  dengan metode potong lintang (cross sectional). Sampel yang digunakan berjumlah 161 sampel. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan data sekunder, di mana data yang diambil dari hasil rekam medis di Rumah Sakit Bunda Thamrin Medan pada bulan April 2020 sampai Mei 2021. Dari total 161 pasien anak dengan diagnosis COVID-19 sebelum diberikan antibiotik berdasarkan usia di RS Bunda Thamrin Medan pada usia 5 tahun terdapat (5,1%) leukositosis, (19,7%) leukosit normal dan (2,9%) leukopenia. Pada usia  5 tahun terdapat (8,8%) leukositosis, (56,9%) leukosit normal dan (6,6%) leukopenia. Hasil leukosit pasien anak dengan COVID-19 sesudah diberi antibiotik berdasarkan usia di RS Bunda Thamrin Medan pada usia 5 tahun terdapat (4,4%) leukositosis, (19%) leukosit normal dan (4,4%) leukopenia. Pada usia 5 tahun terdapat (2,2%) leukositosis, (60,6%) leukosit normal dan (9,5%) leukopenia. Pada penelitian ini didapatkan hubungan yang signifikan terhadap leukosit  anak pasien COVID-19 sebelum diberi antibiotik dengan leukosit anak pasien COVID-19 setelah diberi antibiotik.
Efek Pemberian Zinc Oksida 13 % Topikal Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Pada Tikus Putih Galur Wistar (Rattus Norvegicus) Aulia, Muhammad Budi; Andrini, Nita
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i1.21069

Abstract

Abstrak : Luka adalah suatu kondisi dimana terputusnya kontinuitas struktur anatomi kulit yang bervariasi dimulai dari lapisan epitel dari kulit, sampai lapisan yang lebih dalam seperti jaringan subkutis, lemak dan otot. Penyembuhan luka dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti asupan nutrisi, infeksi, status imunologi, dan penyakit-penyakit penyerta. Beberapa nutrisi yang berperan dalam mempercepat penyembuhan luka seperti vitamin C, zinc, dan protein. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian zinc oksida 13 %  topikal terhadap penyembuhan luka sayat pada tikus putih galur wistar. Metode: Penelitian ini berjenis experimental dengan desain penelitian true experiment dengan rancangan  pre-test post-test control group design. Subjek penelitian yang diambil dengan metode purposive sampling diperoleh masing-masing sebanyak 15 ekor pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Data analisis menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil: Uji Wilcoxon menunjukkan p=0.001 (p0.05) sehingga terdapat perbedaan antara kondisi luka sebelum dan setelah pemberian zinc oksida 13% topikal pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Uji Mann Whitney menunjukkan terdapat pengaruh pemberian zinc oksida 13% topikal terhadap proses penyembuhan luka sayat pada tikus putih galur wistar (p=0.000). Kesimpulan: Pemberian zinc oksida 13% topikal berpengaruh terhadap penyembuhan luka sayat pada tikus galur wistar.
Tipe Kepribadian Berhubungan Dengan Pendekatan Belajar Pada Mahasiswa/I Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Tahap Akademik Lubis, Mauizatul Hasanah; Isnayanti, Desi
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i1.21389

Abstract

Abstrak : Kepribadian manusia dapat dibedakan menjadi dua, yaitu kepribadian ekstrover dan kepribadian introver. Mahasiswa dengan tipe kepribadian ekstrover pada umumnya dapat belajar dengan temannya untuk memahami materi sementara tipe kepribadian introver pada pembelajaran PBL lebih pasif untuk mengembangkan dan memecahkan materi pembelajaran yang dilakukan saat belajar mandiri. Pendekatan belajar ini berhubungan positif dengan kualitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tipe kepribadian dengan pendekatan belajar pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FK UMSU). Penelitian ini berjenis deskriptif analitik korelatif dengan metode potong lintang (cross sectional). Subjek penelitian berjumlah 92 orang yang diambil dengan metode proposionate stratified random sampling. Data analisis menggunakan uji korelasi gamma atau somers. Uji Korelasi Gamma menunjukkan p=0,001 (P0,05) yang berarti terdapat hubungan tipe kepribadian dengan pendekatan belajar mahasiswa berdasarkan tahap akademik di FK UMSU. Dari studi ini dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan antara tipe kepribadian dengan pendekatan belajar mahasiswa/i berdasarkan tahap akademik di FK UMSU.
Usia Dan Lama Menderita Diabetes Melitus Tipe 2 Berhubungan Dengan Kejadian Disfungsi Ereksi Berdasarkan Skor Iief-5 Di Poliklinik Endokrin RSU Haji Medan Joelya, Miracle Suci; Rizaldi, Aril; Andila, Yossi
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i1.21581

Abstract

Abstrak: Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik yang meningkat setiap tahun nya disertai dengan komplikasi. Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan dalam mempertahankan atau mencapai ereksi penis yang cukup memuaskan ketika berhubungan seksual. Pada pria dengan diabetes, disfungsi ereksi disebabkan oleh kegagalan nitric oxide (NO) yang menyebabkan relaksasi otot polos karena keduanya disfungsi endotel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama menderita diabetes melitus tipe 2 dengan terjadinya disfungsi ereksi berdasarkan skor Iief-5 di Poliklinik Endokrin RSU Haji Medan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, dengan menggunakan metode korelasional dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil dianalisis menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian didapatkan yaitu 0,001 (P-value 0,05) yang bermakna terdapat hubungan yang signifikan antara usia pasien diabetes melitus, dan hasil 0,001 (P-value 0,05) yang bermakna terdapat hubungan yang signifikan antara lama menderita diabetes melitus dengan kejadian disfungsi ereksi. Terdapat hubungan antara usia dan lama menderita diabetes melitus tipe 2 dengan kejadian disfungsi ereksi.
Sari Buah Kurma (Phoenix dactylifera) Efektif Terhadap Waktu Pembekuan Darah pada Mencit Jantan (Mus musculus L.) yang Diberi Aspirin Nanda, Cici Bayu; Yenita, Yenita
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i1.21390

Abstract

Abstrak : Kurma (Phoenix dactylifera) merupakan buah yang sudah sangat akrab dengan kehidupan masyarakat, terutama bagi kaum muslim. sari buah kurma banyak digunakan oleh pasien yang menderita demam berdarah karena buah ini dipercaya dapat mengurangi risiko perdarahan spontan dengan cara memperpendek waktu perdarahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui besarnya dosis efektif dari sari buah kurma (Phoenix dactylifera) dalam meningkatkan pembekuan darah pada mencit jantan (Mus musculus L.) yang diberi aspirin. Penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian “post test with control group design” serta simple randomized sampling” menggunakan sari buah kurma (Phoenix dactylifera) dan diberi aspirin. Sampel yang digunakan adalah mencit jantan (Mus musculus L) sebanyak 35 ekor mencit yang terbagi atas 7 kelompok. Analisa data menggunakan uji normalitas , repeated ANOVA , dan post hoc Tukey. Terdapat perbedaan sari buah kurma (Phoenix dactylifera) yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian sari buah kurma (Phoenix dactylifera) dan  aspirin  pada  tiap  kelompok  perlakuan  dengan  nilai p=0,030(p0.05). Kesimpulan penelitian ini  adalah  sari buah kurma (Phoenix dactylifera) efektif dalam pembekuan darah.Abstrak : Kurma (Phoenix dactylifera) merupakan buah yang sudah sangat akrab dengan kehidupan masyarakat, terutama bagi kaum muslim. sari buah kurma banyak digunakan oleh pasien yang menderita demam berdarah karena buah ini dipercaya dapat mengurangi risiko perdarahan spontan dengan cara memperpendek waktu perdarahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui besarnya dosis efektif dari sari buah kurma (Phoenix dactylifera) dalam meningkatkan pembekuan darah pada mencit jantan (Mus musculus L.) yang diberi aspirin. Penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian “post test with control group design” serta simple randomized sampling” menggunakan sari buah kurma (Phoenix dactylifera) dan diberi aspirin. Sampel yang digunakan adalah mencit jantan (Mus musculus L) sebanyak 35 ekor mencit yang terbagi atas 7 kelompok. Analisa data menggunakan uji normalitas , repeated ANOVA , dan post hoc Tukey. Terdapat perbedaan sari buah kurma (Phoenix dactylifera) yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian sari buah kurma (Phoenix dactylifera) dan  aspirin  pada  tiap  kelompok  perlakuan  dengan  nilai p=0,030(p0.05). Kesimpulan penelitian ini  adalah  sari buah kurma (Phoenix dactylifera) efektif dalam pembekuan darah.
Perbandingan Proses Penyembuhan Luka Pasca Sirkumsisi Dengan Menggunakan Metode Smart Clamps dan Metode Dorsumsisi Gunawan, Qibran Aziz; Batubara, Heppy Jelita Sari
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i1.21486

Abstract

Abstrak: Sirkumsisi merupakan operasi bedah minor yang akan melakukan pemotongan preputium dan bertujuan untuk terhindar dari infeksi juga merupakan praktik keagamaan terutama pada agama Islam. Ada banyak metode sirkumsisi salah satunya adalah metode smart clamp dan dorsumsisi, berbeda metode yang dilakukan, berbeda pula hasilnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyembuhan luka pasca sirkumsisi dengan membandingkan kedua metode tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan desain case control. Penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan dua kelompok yaitu kelompok anak yang menjalani sirkumsisi menggunakan metode smart clamp dan kelompok anak yang menggunakan metode dorsumsisi. Jumlah subjek yang diteliti adalah 60 anak dengan 30 anak pada kelompok smart clamp dan 30 anak lagi pada kelompok dorsumsisi. Analisis data menggunakan uji normalitas Kolmogorov Smirnov dan uji Mann Whitney sebagai uji pembanding. Hasil uji memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan proses penyembuhan luka pasca sirkumsisi yang signifikan antara smart clamp dan dorsumsisi, dimana terdapat nilai signifikansi sebesar 0.000 (P0,05) dan terdapat perbedaan mean rank terhadap kedua metode tersebut di mana mean rank pada kelompok dorsumsisi berjumlah 40,85 daripada kelompok smart clamp yang hanya 20,15. Metode smart clamp memiliki proses penyembuhan yang lebih cepat dibandingkan metode dorsumsisi.
Hubungan Karakteristik Maternal Terhadap Penyembuhan Luka Operasi Pada Pasien Paska Seksio Sesaria Maharani, Shelin Cantika; Sinaga, Rahmanita
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i1.21582

Abstract

Abstrak: Pada luka operasi bisa mengalami suatu dehisensi atau terjadinya infeksi. Kejadian ini berkisar 0,21% sampai 24,6% pada dehisensi luka. Word Health Organization (WHO) melaporkan kejadian Infeksi Luka Operasi (ILO) banyak terjadi pada negara berkembang dengan insiden sebanyak 11,8 kejadian dari 100 prosedur operasi. Prevalensi ILO di Indonesia diperkirakan sekitar 2,3-18,3% dan merupakan infeksi nosokomial yang paling umum terjadi, kejadiannya sebesar 38% dari Healthcare-Associated Infections (HAIs). Pada operasi seksio sesaria yang dilakukan berulang akan menimbulkan bekas luka lain yang semakin melemah pada segmen bawah rahim sehingga meningkatkan faktor risiko terjadinya dehisensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik maternal terhadap penyembuhan luka operasi pada pasien paska seksio sesaria. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, sampel penelitian ini adalah seluruh rekam medis di RS Bhayangkara TK II Medan pada bulan Mei 2021-2022. Hasil penelitian didapatkan tidak terdapat hubungan signifikan antara usia, kadar Hb, riwayat operasi seksio sesaria dengan penyembuhan luka operasi pada pasien post seksio sesarea dan terdapat hubungan yang signifikan antara waktu tindakan medik operatif dengan penyembuhan luka operasi pada pasien paska seksio sesaria. Tidak terdapat hubungan karakteristik maternal terhadap penyembuhan luka operasi pada pasien paska seksio sesaria.
Indeks Massa Tubuh, Lingkar Perut, Dan Lingkar Lengan Atas Tidak Berhubungan Terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Pratiwi, Annisa Nola; Thristy, Isra
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i1.21511

Abstract

Abstrak: : Berat badan lebih dan obesitas diketahui dapat mengganggu metabolisme tubuh, diantaranya dalam proses metabolisme glukosa darah. Akumulasi lemak yang berlebih dapat mengganggu metabolisme insulin sehingga menyebabkan hiperinsulinemia dan resistensi insulin. Berat badan lebih dan obesitas dapat ditentukan menggunakan pemeriksaan sederhana seperti indeks massa tubuh, lingkar perut dan lingkar lengan atas. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada atau tidak hubungan antara indeks massa tubuh, lingkar perut dan lingkar lengan atas terhadap kadar glukosa darah puasa pada mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik  dengan desain cross sectional. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidak adanya hubungan antara indeks massa tubuh, lingkar perut dan lingkar lengan atas terhadap kadar glukosa darah puasa pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jumlah subjek yang diteliti adalah 40 mahasiswa. Hasil uji memperlihatkan bahwa tidak adanya hubungan pada setiap variabel. Tidak adanya hubungan indeks massa tubuh, lingkar perut dan lingkar lengan atas terhadap kadar glukosa darah puasa pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Masa Tubuh, Lingkar Perut Dan Lingkar Lengan Atas Berhubungan Dengan Kadar Trigliserida Pada Mahasiswa FK UMSU Angkatan 2019 Lubis, Eva Sahnita; Thristy, Isra
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i1.21594

Abstract

Abstrak: : Status gizi dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi dan aktivitas fisik setiap individu. Konsumsi makanan tinggi lemak serta aktivitas fisik yang kurang menyebabkan terjadinya penumpukan lemak di dalam tubuh. Lemak yang menumpuk berpotensi terhadap abnormalitas lipid plasma yang merupakan faktor risiko terhadap kejadian aterosklerosis. Terdapat beberapa antropometri sederhana untuk menggambarkan lemak di dalam tubuh seperti pengukuran indeks masa tubuh, lingkar lengan atas dan lingkar perut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks masa tubuh, lingkar perut dan lingkar lengan atas terhadap kadar trigliserida pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FK UMSU) Angkatan 2019. Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah Mahasiswa FK UMSU Angkatan 2019 yang berjumlah 39 subjek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa IMT berhubungan dengan kadar trigliserida (P= 0,003), lingkar perut berhubungan dengan kadar trigliserida (P= 0,039) dan lingkar lengan atas berhubungan dengan kadar trigliserida (P= 0,039). Kesimpulan: Indeks masa tubuh, lingkar perut dan lingkar lengan atas berhubungan dengan kadar trigliserida pada Mahasiswa FK UMSU Angkatan 2019 .
Pemberian Daun Pepaya (Carica papaya L.) dan Jahe Emprit (Zingiber officinale Rosc.) Efektif Menurunkan Tingkat Keparahan Dismenorea Kurniawan, Rizky; Yenita, Yenita
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i1.21554

Abstract

Abstrak: Lebih dari 50% wanita menstruasi di seluruh dunia dilaporkan menderita dismenorea, dengan 10-20% diantaranya mengalami nyeri hebat. Dilaporkan beberapa wanita dengan dismenorea primer tidak merespons pengobatan terhadap NSAID dan memiliki kontraindikasi terhadap obat-obatan ini. Oleh karena itu, para peneliti telah mencari berbagai pengobatan alternatif untuk mengurangi gejala dismenorea, salah satunya adalah dengan daun pepaya dan jahe emprit. Penelitian bertujuan untuk menguji efektivitas pemberian Daun Pepaya dan Jahe emprit terhadap nyeri haid pada wanita dengan dismenorea. Penelitian ini berjenis kuasi eksperimental dengan rancangan desain pre-post-test control group design. Subjek penelitian berjumlah 21 orang yang diambil dengan metode purposive sampling. Hasil dari ketiga kelompok yang diberikan daun pepaya, jahe emprit dan asam mefenamat ketiganya mengalami penurunan nyeri yang berbeda signifikan. Perbedaan dari ketiga kelompok tersebut dibuktikan dengan pengujian One Way ANOVA didapatkan nilai P = 0.007. Pada akhir pengobatan, tingkat keparahan dismenorea menurun pada semua kelompok, dengan perbedaan yang signifikan. Tidak ada efek samping yang terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian Daun Pepaya dan Jahe Emprit efektif dalam menurunkan tingkat keparahan dismenorea primer pada wanita yang mengalami dismenorea primer.

Page 1 of 1 | Total Record : 10