cover
Contact Name
Tirsa Neyatri Bandrang
Contact Email
tneyatri.poltes@gmail.com
Phone
+6281394423356
Journal Mail Official
up2mpoltes@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani, Kuala Pembuang, Kab. Seruyan, Prov. Kalimantan Tengah, Indonesia
Location
Kab. seruyan,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal penelitian jalan dan Jembatan
Published by Politeknik Seruyan
ISSN : -     EISSN : 2809543X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknologi Rekayasa Jalan dan Jembatan yang diterbitkan secara regulerpada bulan Juni dan September. Jurnal ini menghimpun para peneliti, dosen, mahasiswa dan praktisi untuk berkontribusi dalam penelitian ilmiah pada kompetensi jalan dan Jembatan. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para peneliti dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Semua artikel ilmiah yang diterbitkan melalui jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan dapat diakses untuk pembaca.
Articles 40 Documents
ANALISIS TINGKAT RISIKO PEMBANGUNAN GEDUNG OLAHRAGA POLRES SERUYAN Tjahjono, Budi; Judianto Leihitu, Donny Dwy; Huda, Nur Huda
Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/ptrkjj.v4i2.213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko dan biaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam proyek pembangunan Gedung Olahraga Polres Seruyan. Fokus utama dari studi ini adalah menganalisis pengelolaan risiko dan memberikan rekomendasi perbaikan dalam praktik K3, serta mengevaluasi dampak kebijakan K3 terhadap pengurangan kecelakaan dan penyakit kerja. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan yang menekankan pada penemuan dan makna terikat nilai untuk memahami interaksi sosial serta mengembangkan teori dalam konteks K3. Studi ini mengidentifikasi risiko dalam proyek tersebut dengan kategori kecil, sedang, dan tinggi. Untuk risiko kecil seperti luka goresan ringan dan terjatuh dari ketinggian rendah, penanganan meliputi pertolongan pertama, evaluasi, dokumentasi, dan tindakan perbaikan. Risiko sedang seperti nan i patah tulang memerlukan pertolongan pertama, evakuasi, dan analisis mendalam, sementara risiko tinggi seperti kebakaran besar dan tumpahan bahan berbahaya membutuhkan penanganan darurat, dokumentasi menyeluruh, serta revisi prosedur dan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengurangi risiko dan biaya K3, perlu dilakukan audit risiko menyeluruh, pengembangan rencana mitigasi risiko, dan pengadaan alat pelindung diri (APD) yang berkualitas. Evaluasi efektivitas kebijakan K3 mencakup kepatuhan terhadap peraturan, pelaksanaan pelatihan, dan pemantauan rutin. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk memperbaiki sistem K3, termasuk pelatihan, pengawasan, dan perbaikan prosedur untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di proyek tersebut.
ANALISA BEBAN PENDINGINAN DALAM PERENCANAAN BANGUNAN GEDUNG Kolago, Demison Papua; Zebua, Dermawan
Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/ptrkjj.v3i2.171

Abstract

Penggunaan energi semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan industri, menyadarkan pentingnya penghematan energi dalam penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung Beban Pendinginan di sebuah kamar dan membandingkan dua rumus yang digunakan dalam perhitungan tersebut. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Rumus 1 menghasilkan 7866.343 BTUh, sementara Rumus 2 menghasilkan 8068.125 BTUh. Meskipun terdapat perbedaan antara kedua hasil tersebut, namun perbedaan tersebut tidak signifikan. Dengan mempertimbangkan bahwa 1 PK AC setara dengan 9000 BTUh, dapat disimpulkan bahwa kamar tersebut hanya memerlukan 1 PK AC. Kesimpulan ini akan memberikan efisiensi dalam penggunaan energi dan menghemat biaya operasional. Oleh karena itu, disarankan untuk memasang AC dengan kapasitas 1 PK untuk mencapai kenyamanan termal yang optimal tanpa mengorbankan efisiensi.
ANALISIS KERUSAKAN PERKERASAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITIONAL INDEX (PCI) PADA JALAN LINGKAR KOTA KUALA PEMBUANG *, Budi; Leihitu, Donny Dwy Judianto; Razab, Rahul Shari
Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/ptrkjj.v4i1.209

Abstract

Jalan lingkar kota merupakan jalan lingkar untuk menghindari lalu lintas di pusat kota. Jalan lingkar kota sering dilalui kendaraan-kendaraan bermuatan tinggi ke arah Pelabuhan Segintung yang mengakibatkan kerusakan pada jalantersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis-jenis kerusakan yang terjadi pada ruas jalan lingkat kota dan menentukan tingkat kerusakan perkerasaan jalan dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Pada STA 0+000 S/D 0+500 maka didapatkan nilai PCI rata-rata 17.4 yang didapatkan dari hasil pembagian seluruh jumlah PCI setiap segmen, dari pembagian tersebut maka didapatkan nilai kondisi jalannya adalah sangat buruk (very poor), Jenis kerusakan yang ditelitipada ruas jalan lingkar kota KM 3+500 sampai Km 4+000 antara lain retak kulit buaya, amblas, cekungan, tambalan dan lubang. Dari segi kerusakan yang terbanyak muncul adalah retak kulit buaya dengan jumlah 15 kerusakan. Maka didapat disimpulkan bahwa nilai perkerasaan jalan yang terdapat pada ruas jalan lingkar kota KM 3+500 S/D Km 4+000 adalah sangat buruk, dengan panjang 500 meter termasuk jenis penanganan rekonstruksi. Pada penelitian ini maka perawatan preventif dan menggunakan data tentang beban lalu lintas dapat digunakan sebagai solusi.
ANALISIS PENGARUH CONTRACT CHANGE ORDER (CCO) PADA PROYEK PEMBANGUNAN DRAINASE Zebua, Dermawan; Siswanto, Irwan
Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/ptrkjj.v3i2.167

Abstract

Proyek konstruksi merupakan suatu rangkaian kegiatan yang hanya satu kali dilaksanakan dan umumnya berjangka pendek. Pelaksanaan proyek dihadapkan pada permasalahan diantaranya Contract Change Order (CCO) yang akan menghasilkan amandemen kontrak. CCO juga terjadi pada Proyek Pembangunan Drainase A. Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis pengaruh CCO terhadap Rencana Anggaran Biaya dan waktu pelaksanaan proyek pada pembangunan drainase A di Kabupaten Seruyan di Kecamatan Hanau dengan metode deskriptif kuantitatif. Rencana anggaran biaya kontrak dan data time schedule merupakan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini. Adapun dampak dari CCO ini adalah pada RAB yang mengakibatkan harus terjadinya pengurangan item pekerjaan yang semula RAB Rp. 99.800.000 (sudah termasuk PPN 10%) berubah menjadi Rp. 85.000.000, (sudah termasuk PPN 10%), sedangkan terhadap realiasasi perencanaan dilapangan CCO ini tidak berdampak.
ANALISIS PRODUKTIVITAS PENGGUNAAN ALAT BERAT PADA PEKERJAAN REHABILITASI JARINGAN IRIGASI DI DESA BANGUN HARJA KECAMATAN SERUYAN HILIR TIMUR KABUPATEN SERUYAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH *, Hairuduin; Judianto Leihitu, Donny Dwy; Tjahjono, Budi
Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/ptrkjj.v4i2.214

Abstract

Dunia konstruksi adalah sektor industri yang berfokus pada perancangan, pembangunan, renovasi dan pemeliharaan berbagai jenis bangunan dan infrastruktur. Oleh karena itu, Alat berat sangat penting untuk pembangunan infrastruktur dan proyek skala besar karena mencakup berbagai metode dan peralatan yang digunakan untuk menggali, mengangkut, mengangkat dan memindahkan material dalam skala besar. Berapa besar produktivitas alat berat yang digunakan pada pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi. Apa sajakah faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas alat berat pada pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui berapa besar produktivitas alat berat pada pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi dan menentukan jenis alat berat yang sesuai dengan kondisi di lapangan agar alat berat dapat bekerja dengan maksimal. Berdasarkan dari hasil analsis produktivitas yang dilakukan pada proyek pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi menggunakan alat berat excavator menghasilkan volume sebesar 3.993,6 m³. Proses pengerjaan rehabilitasi jaringan irigasi rawa ini hanya memerlukan 6 hari kerja dengan total jam kerja 48 jam. Berdasarkan dari penelitian yang dilaksanakan di lapangan, faktor yang mempengaruhi produktivitas kinerja alat berat seperti kondisi alat berat yang kurang dalam hal perawatan dan pemeliharaan alatnya, keahlian dan pengalaman operator yang masih kurang dapat mengganggu manuver alat berat, sehingga mempengaruhi produktivitas kinerja alat berat.
EVALUASI GEOMETRIK JALAN PADA TIKUNGAN RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS Rahmadan, M. Deri; *, Budi; Leihitu, Donny Dwy Judianto
Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/ptrkjj.v4i1.205

Abstract

Kabupaten Seruyan merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah. Jalan Simpang Kuala Pembuang, yang dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut. Berdasarkan Informasi dari pengguna jalan dan masyarakat mendukung bahwa tikungan tersebut sering menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Simpang Kuala Pembuang merupakan jalan raya yang menghubungkan jalan Kota Kuala Pembuang menuju Kotawaringin Timur arah Desa Sungai Bakau. Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi geometrik tikungan tersebut sehingga pengguna jalan dapat melintas dengan nyaman. Metode yang dilakukan ialah melakukan survei lokasi, pengumpulan data dan pengolahan data sehingga mendapatkan analisis yang relevan. Hasil penelitian yang telah didapat yaitu jenis tikungan Full Circle (FC), dengan kecepatan kendaraan ialah (VR) = 61 km/jam dan superelevasi 2,34 %. Berdasarkan standar Bina Marga tentang Pedoman Desain Geometrik Jalan tahun 2021 dengan jenis jalan alteri dan medan datar V = 61 km/jam dibawah dari rentang standar yang berlaku yaitu 70-120 km/jam dengan superelevasi 2,34% dibawah maksimum yaitu 10% maka kecepatan kendaraan dan superelevasi sesuai standar Bina Marga tahun 2021 yaitu Pedoman Desain Geometrik Jalan Antar Kota. Maka dapat disimpulkan bahwa geometrik jalan bukan faktor penyebab rawan kecelakaan lalu lintas pada Jalan Simpang Kuala Pembuang.
ANALISIS PERHITUNGAN LEVEL OF SERVICE FASILITAS PEDESTRIAN PADA RUAS JALAN AHMAD YANI KUALA PEMBUANG Hidayat, Muhamad Rifqi; Tjahjono, Budi; Judianto Leihitu, Donny Dwy
Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/ptrkjj.v4i2.210

Abstract

Trotoar harus dirancang, dibangun sedemikian rupa untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi pejalan kaki.Tujuan dari penelitian ini adalah : - Untuk mengetahui tingkat pelayanan Level Of Service (LOS) pada jalur pejalan kaki pada daerah penelitian dan berfungsinya trotoar tersebut sudah sesuai dengan sebagaimana semestinya. - Untuk mengetahui tingkat pelayanan fasilitas jalur pejalan kaki sudah memenuhi syarat dan standart yang berlaku. Dalam mengukur tingkat kenyamanan LOS pejalan kaki, maka terdapat 3 (tiga) hal yang perlu di ketahui yaitu : Arus rata-rata pejalan kaki (ped/mnt/m) Cara untuk mendapatkan arus rata-rata pejalan kaki dalam satuan menit ialah dengan melakukan pengukuran pada titik-titik yang telah ditentukan dan di hitungjumlah pengguna jalur pejalan kaki pada titik tersebut dalam kurun waktu 15 menit.Perhitungan: Rabu Dimana We adalah lebar evektif trotoar (m) Wt 1 m dan B lebar total halangan maka, We Wt – B We 1 – 0. 6 (Ped/Mnt/M) Dimana M adalah ruang pejalan kaki (M²/ped) S kecepatan pejalan kaki dan V arus rata-rata pejalan kaki (ped/mnt/m), maka, M S/V M 8/3 M 2. b. Tingkat Pelayanan LOS di Jalan Ahmad Yani Sekmen II berdasarkan hasil survey di lapangan adalah kategori B dan berdasarkan analisi data adalah kategori B. Pada kasus Jalan Ahmad Yani Sekmen II sudsh Sesuai syarat dan standart yang berlaku karena sudah memenuhi syarat menurut Permen PUPR No.
ANALISIS KAJIAN LITERATUR RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DALAM PEMBANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT DI INDONESIA Tjahjono, Budi; Zebua, Dermawan; Mita, Vira
Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/ptrkjj.v3i2.168

Abstract

Pembangunan gedung bertingkat terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan perkembangan infrastruktur perkotaan di Indonesia. Namun, proses pembangunan tersebut sering kali membawa risiko yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan para pekerja yang terlibat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggali lebih dalam tentang masalah ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meminimalisir risiko K3 dalam pembangunan gedung bertingkat, penting dilakukan pelatihan dan pendidikan kepada para pekerja di bidang konstruksi sebagai cara efektif untuk membina mereka. Strategi pencegahan bahaya yang digunakan dapat diterapkan pada berbagai jenis proyek dan kategori pengadaan, termasuk subkontrak. Semua cara yang tersedia dapat digunakan sebagai pendekatan untuk mencegah risiko di lokasi konstruksi.
ANALISIS FUNGSI MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG SAT INTELKAM POLRES SERUYAN Teras, Deni; *, Budi; Islamy, Muhammad Rafli
Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/ptrkjj.v4i1.206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi manajemen konstruksi dalam proyek pembangunan Gedung Sat Intelkam Polres Seruyan dan bagaimana pengaruhnya terhadap kelancaran proyek. Fokus kajian meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian proyek oleh manajemen konstruksi untuk mencapai efisiensi dan efektivitas proyek. Cara penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang mencakup analisis data deskriptif serta regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalui kegiatan lapangan dan dianalisis dengan aplikasi SPSS. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan hubungan linear moderat antara variabel-variabel independen (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan) dan kelancaran proyek dengan nilai R sebesar 0.571. Nilai R Square sebesar 0.326 memperlihatkan bahwasanya sekitar 32.6% variasi dalam kelancaran proyek mampu dijelaskan variabel-variabel tersebut, sedangkan Adjusted R Square sebesar 0.146 menunjukkan model regresi ini hanya dapat menjelaskan sekitar 14.6% variasi kelancaran proyek. Uji T (parsial) menunjukkan bahwa tidak terdapat variabel manajemen yang memiliki pengaruh berarti penting bagi kelancaran proyek pada tingkat signifikansi 0.05. Uji F (simultan) mengindikasikan bahwa model regresi tidak signifikan secara statistik ketika menjelaskan dampak variabel-variabel manajemen pada kelancaran proyek dengan p-value 0.179.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kelancaran proyek secara individual maupun kolektif. Untuk riset berikutnya, diharapkan supaya memperluas jumlah sampel dan variabel yang diteliti guna memperoleh hasil yang lebih representatif dan komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan proyek konstruksi.
ANALISIS KARATERISTIK TANAH DASAR SEBAGAI FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN PADA RUAS PERMUKAAN JALAN ( STUDI KASUS RUAS JALAN JL.D.I PANJAITAN KUALA PEMBUANG KABUPATEN SERUYAN) SAPUTRA, ANDRIANUS
Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Jalan dan Jembatan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/ptrkjj.v4i2.228

Abstract

Jalan merupakan suatu infrastruktur transportasi darat yang dibangun di atas lapisan tanah dasar untuk mendukung jalur lalu lintas. Jalan memiliki peran yang sangat penting didalam menghunungkan suatu tempat atau wilayah ke wilayah lainnya. Namu seringkali kita jumpai jalan mengalami kerusakan atau berlobang hal tersebut biasanya di sebabkan karena sistem drainase yang tidak berfungsi, mutu aspal yang tidak baik, dan memiliki lapisan tanah dasar yang lemah sehingga menyebabkan jalan cepat rusak atau berlobang.Pada Ruas Jl.D.I Penjaitan Kuala Pembuang Kabuaten Seruyan terdapat berbagai jenis kerusakan yang bervariasi pada struktur perkerasan jalan tersebut, sehingga di dalam penelitian ini di ambil 3 titik sampel tanah dari daerah jalan yang mengalami kerusakan yang di angap paling rusak dari kerusakan yang lainnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untu mengetahui sifat fisik dan sifat mekanis tanah pada Ruas Jl.D.I Penjaitan Kuala Pembuang Kabuaten Seruyan. Metode didalam penelitian ini yaitu uji laboratorium. Klasifikasi tanah berdasarkan USCS mnyatakan tanah uji termasuk jenis tanah yang memiliki sifat plasitisitas tinggi dan berbutir halus, sedangkan menurut pengujian AASHTO mengelompokkan tanah termasuk di dalam tanah lanau atau lempung. Berdasarkan dari hasil uji CBR Soaket menunjukan semakin tinggi nilai kadar air maka semakin tinngi juga mempengaruhi nilai CBR. Hal tersebut menunjukan bahwa tanah yang di uji memiliki nilai CBR yang berbeda sehingga mempengaruhi indikator penyebab terjadinya kerusakan jalan di JL.D.I Penjaitan Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan.

Page 4 of 4 | Total Record : 40