cover
Contact Name
NANI IRMA SUSANTI
Contact Email
naniirma99@gmail.com
Phone
+628112957752
Journal Mail Official
editor.jurnal@stie-aub.ac.id
Editorial Address
Lantai 3 Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Indonesia Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Telp. 0271-854904 Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
WASANA NYATA
Dari pemahaman teori diaplikasikan hal kecil akan kesadaran kebersihan di lingkungan rumah akan berdampak pada lingkungan global. Manusia dapat merubah dunia dari diri sendiri dengan pemahaman ilmu, disipilin dan empati. Sampah di pilah dengan menyediakan 3 tempat sampah sesuai dengan jenis sampah
Articles 197 Documents
Penerapan Metode Transaksional Dalam Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat Melalui Bank Sampah “ Uwuh Erlima Jaya” di RW 05, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan Friantin, Siti Hayati Efi; Khoridah, Eva Arifatul
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1971

Abstract

Pengertian sampah (UU No. 18 Tahun 2008) adalah sisa kegiatan sehari-hari manuasia dan/atau proses alam yang padat. Menurut Adibroto (2004:1), “Sampah bukanlah sesuatu yang harus dibuang melainkan dapat diolah menjadi produk baru. Sampah juga tidak perlu berkonotasi kotor dan bau bila dikelola dengan baik.”Dengan berlakunya UU No 18/2008 tentang pengelolaan sampah. Substansi penting dari UU ini adalah semua pemerintah kota/kabupaten harus mengubah sistem pembuangan sampah menjadi sistem pengelolaan sampah.Pengolahan sampah secara terpadu berbasis masyarakat dilaksanakan dengan melakukan reduksi sampah semaksimal mungkin dengan cara pengolahan sampah di lokasi sedekat mungkin dengan sumber sampah. Salah satu alternatif yang bisa dilakukan adalah melaksanakan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat, seperti melaksanakan pengelolaan sampah dengan 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Program tersebut bisa dimulai dari sumber timbulan sampah hingga kelokasi TPA. Pengelolaan sampah berbasis masyarakat (Community Based Solid Waste Management / CBSWM) adalah suatu pendekatan pengelolaan sampah yang didasarkan pada kebutuhan dan permintaan masyarakat, direncanakan, dilaksanakan, dikontrol, dan dievaluasi bersama masyarakat. Langkah solusi jitu untuk pengelolaan sampah bisa dengan dibentuknya Bank Sampah. Bank sampah adalah suatu sistem pengelolaan sampah kering (anorganik) yang melibatkan pengumpulan, pemilahan, dan penanganan sampah dengan prinsip seperti perbankan, namun yang ditabung adalah sampah, bukan uang. Tujuan Bank Sampah: mengurangi volume sampah, meningkatkan kesadaran lingkungan, memberikan manfaat ekonomi, menciptakan lingkungan bersih dan sehat, pemberdayaan masyarakat.  Penerapan pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat  maksudnya adalah kegiatan pengelolaan sampah ini diparkasai oleh masyrakat dan manfaat ekonomi jjuga akan kembali kepada masyarakat.
Pelatihan dan Pendampingan Peningkatan Strategi Pemasaran Produk Kue Klepon sebagai Ikon Jajan Pasar di Kota Surakarta Wardhana, Galih Wisnu; Nugroho, Anggoro Panji; Sutanto, Yusuf
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1986

Abstract

Kue klepon merupakan salah satu jajanan tradisional yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ikon kuliner daerah. Namun, pelaku usaha masih menghadapi kendala seperti strategi pemasaran konvensional, kemasan produk kurang menarik, dan minimnya pemanfaatan media digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemasaran digital, memperbaiki desain kemasan, serta memperluas jangkauan pasar produk kue klepon. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan strategi pemasaran digital, pendampingan pembuatan konten promosi, dan perancangan desain kemasan yang modern dan higienis. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, diikuti 20 pelaku UMKM kue klepon di wilayah binaan Kota Surakarta.  Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dalam memanfaatkan media sosial untuk promosi, peningkatan kualitas desain kemasan, dan bertambahnya jumlah pesanan setelah promosi digital dilakukan. Kegiatan ini berkontribusi positif pada peningkatan daya saing UMKM dan pelestarian kuliner tradisional.
Pendampingan program Ketahanan Pangan Budidaya Anggur Dan Pemasaran Melalui Digital Marketing di Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo Widianto, Tri; Awatara, I Gusti Putu Diva; Triono, Brm Suryo; Yulia, Yosephine Angelina; Octaviani, Andri
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1967

Abstract

Program kampung iklim memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Salah satu cara untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan dalam adaptasi perubahan iklim adalah dengan menerapkan urban farming, suatu konsep pertanian atau perkebunan yang dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang terbatas. Metode pelaksanaan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat adalah melalui pelatihan dan pendampingan praktek langsung. Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo secara umum memiliki potensi yang besar dalam mengimplementasikan program kampung iklim melalui budidaya tanaman anggur untuk ketahanan pangan, hanya saja belum cukup edukasi dan motivasi sehingga masyarakat belum mengetahui manfaat secara luas tanaman dan buah anggur. Tanaman anggur yang dikelola dengan baik dapat dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat mulai dari bibit, daun, buah dan olahan turunan buah anggur sendiri.  Melalui pengabdian masyarkat di Desa Makamhaji ini, warga desa mendapat pemahaman tentang manfaat, teknis pelaksanaan, jenis tanaman anggur, hasil olahan anggur dan digital marketing dalam memasarkan produk anggur. Warga Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, setelah memahami tentang penerapan budidaya anggur dan manfaatnya bagi peningkatan ekonomi rumah tangga, bersemangat untuk memulai dan menerapkannya di rumah mereka sendiri
Pelatihan Ecoprint Sebagai Daya Tarik Produk Kreatif Ramah Lingkungan Di Desa Wisata Karungan Plupuh Sragen Nuryati, Nuryati; Sulistyowati, Murni; Hariyanti, Hariyanti; Sapariyah, Rina Ani; Utomo, Agus
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1972

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan tambahan bekal pengetahuan dan ketrampilan melalui kreativitas pembuatan ecoprint sebagai daya tarik produk kreatif ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan organik (dari alam) yang banyak terdapat di lingkungan , dalam upaya meningkatkan penghasilan keluarga dan masyarakat.  Berbekal pengetahuan dan  ketrampilan tersebut diharapkan mampu menghasilkan produk -produk kreatif ramah lingkungan yang menarik seperti tote bag, kain untuk pakaian, selendang, hijab, sapu tangan, taplak meja, sprei, sarung bantal dan lain-lain untuk dijual ke konsumen di pasar desa wisata Karungan serta mendatangkan penghasilan ekstra sehingga dapat membantu keuangan keluarga. Kegiatan ini menggandeng mitra kelompok ibu-ibu PKK Desa Karungan Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan dan target diatas adalah melalui pelatihan dan pendampingan setelah sebelumnya dilakukan  observasi, ceramah, diskusi dan pelatihan, kemudian dalam tiap tahapan dilakukan evaluasi untuk memastikan tercapainya tujuan sesuai dengan perencanaan. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 22 Agustus 2024 di balai Desa Karungan, Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen, dihadiri sekitar 32 peserta, yaitu ibu-ibu PKK, mahasiswa KKN, tim Pengabdian Kepada Masyarakat, Lurah dan perangkat desa Karungan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah ibu-ibu PKK desa Karungan dapat berkreasi dan menghasilkan produk-produk kreatif ramah lingkungan melalui ecoprint sebagai daya tarik di pasar desa wisata Karungan dan mampu meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan  keluarga dan masyarakat desa Karungan kecamatan Plupuh kabupaten Sragen
Pemanfaatan digital marketing produk tenun kain goyor sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat Desa sambirejo kecamatan plupuh Haryanto, Aris Tri; Dewi, Septiana Novita; Nugroho, Ernes Cahyo; Hartini, Hartini; Nugroho, Anggoro Panji
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1990

Abstract

Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, telah lama dikenal sebagai salah satu pusat pengrajin tenun kain goyor yang memiliki ciri khas unik, baik dari segi motif, warna, maupun teknik pembuatannya. Namun, di tengah perkembangan zaman dan perubahan perilaku konsumen, penjualan kain goyor menghadapi tantangan besar. Produk yang dihasilkan oleh para pengrajin selama ini lebih banyak dipasarkan secara konvensional melalui pameran, toko kecil, atau penjualan langsung di rumah produksi. Metode pemasaran ini memiliki jangkauan terbatas dan bergantung pada kehadiran pembeli secara fisik. Di sisi lain, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi—terutama internet dan media sosial—telah membuka peluang baru dalam pemasaran produk. Berangkat dari kondisi tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat merasa perlu memberikan pelatihan dan pendampingan terkait digital marketing, yang mencakup strategi promosi di media sosial, pemanfaatan marketplace, teknik fotografi produk, dan pengelolaan konten digital. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi pintu gerbang bagi pengrajin untuk mengembangkan pemasaran yang lebih luas, meningkatkan omzet penjualan, dan pada akhirnya memperkuat perekonomian masyarakat desa. Hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini masyarakat menjadi lebih paham pentingnya digital marketing dalam proses bisnis, dan dapat praktek untuk menggunakan media sosial dalam proses bisnis yang dilakukan.
Optimalisasi Pekarangan Rumah Sebagai Pengembangan Toga Di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Wardani, Irma; Dewi, Tria Rosana; Widiastuti, Libria; Faried, Femmy Silaswaty
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1968

Abstract

Sebagian besar masyarakat di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo memiliki sisa lahan pekarangan rumah akan tetapi lahan tersebut kurang dimanfaatkan secara maksimal. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi kesadaran kepada masyarakat tentang pemanfaatan lahan pekarangan dan pengetahuan tentang Tanaman Obat bagi kesehatan keluarga. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat untuk optimalisasi lahan pekarangan sebagai taman TOGA. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Waru Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kesadaran dari masyarakat Desa Waru Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo dalam pemanfaatan pekarangan untuk dijadikan percontohan serta mengetahui cara pemanfaatan TOGA dan mulai untuk melakukan penanaman Tanaman Obat Keluarga
Limbah Minyak Goreng Sebagai Bahan Dasar Pebuatan Lilin Aromaterapi Widyastuti, Indriyana; Rahayu, Saptani; Murti, Nugroho Wisnu; Herawati, Nunuk; Brotojoyo, Endang
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1973

Abstract

Limbah minyak goreng (jelantah) merupakan salah satu limbah rumah tangga yang sering kali dibuang sembarangan, sehingga berpotensi mencemari lingkungan, khususnya tanah dan air. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membuka wawasan ibu-ibu PKK di Dukuh Mangurejo, Desa Ngresep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. tentang bagaimana memanfaatkan minyak bekas (jelantah) yang sangat membahayakan kesehatan bila digunakan berkali-kali, yang juga akan merusak lingkungan bila dibuang sembarangan  . Metode yang digunakan adalah sosialisasi pemanfaatan limbah minyak goreng dan manfaat lilin aroma terapi serta praktek pembuatan lilin aroma terapi dari minyak goreng bekas . Hasil dari kegiatan ini ibu-ibu sangat tertarik dan menginginkan kembali pelatihan yang serupa dengan jenis lilin dan aroma berbeda.