cover
Contact Name
Diah Suciati
Contact Email
journal.egovwiyata@gmail.com
Phone
+6281224017941
Journal Mail Official
journal.egovwiyata@gmail.com
Editorial Address
Alamat : Jalan Raya Pangandaran Cijulang Km 3.3 - 46396 Kecamatan Pangandaran- Kabupaten Pangandaran - Jawa Barat
Location
Kab. pangandaran,
Jawa barat
INDONESIA
Journal Education and Government Wiyata
ISSN : -     EISSN : 29865131     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Education And Government Wiyata adalah sebuah jurnal blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian atau kajian literatur yang berkualitas dalam aspek Pendidikan dan Pemerintahan dan tidak terbatas secara implisit. Semua publikasi di Journal Education And Government Wiyata bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun. Jurnal ini diterbitkan dan dikelola secara profesional oleh Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran Yaitu organisasi berbadan hukum sesuai surat keputusan MENKUMHAM RI : AHU -0003089.AH.01.12. TAHUN 2015 dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya. Journal Education And Government Wiyata menerbitkan artikel secara berkala empat kali setahun yaitu pada februari, mei, agustus dan november. Jurnal ini menerima manuskrip hasil penelitian/riset dan hasil kajian literatur (literatur review). Sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu pengetahuan hasil dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian pada masyarakat luas dan sebagai sumber referensi akademisi di bidang Pemerintahan. FOCUS : Journal Education And Government Wiyata adalah Jurnal nasional yang fokus pada bidang Pendidikan dan Bidang Pemerintahan. Jurnal ini menerima maniskrip hasil penelitian/riset dan hasil kajian literatur (literatur review). Scope Pendidikan Manajemen Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar Administrasi Pendidikan, Kebijakan Pendidikan Pendidikan Agama Parenting Pendidikan Ramah Anak Belajar dan Sumber Pembelajaran Scope Pemerintahan Administrasi Negara Birokrasi Pemerintah Politik Pemerintahan Kepemimpinan Pemerintahan Ekonomi Pemerintah Hukum Tata Pemerintah Elektronik Government Pengawasan Tata Kelola Pemerintahan Pemberdayaan Pemerintah Pusat dan Daerah Pembangunan Desa Perencanaan Pemerintah Kebijakan Pemerintahan.
Articles 127 Documents
PENGARUH GAME ONLINE TERHADAP REGULASI EMOSI SISWA KELAS X DI SMKN 1 BARRU Hastina Sari; Rukiana Novianti Putri; Sandi Pratama
Journal Education and Government Wiyata Vol 3 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v3i4.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas bermaingame online terhadap regulasi emosi pada siswa kelas X di SMKN 1 Barru.Permainan daring (game online) menjadi salah satu aktivitas yang banyakdiminati oleh remaja, namun penggunaannya secara berlebihan dapatmempengaruhi aspek psikologis, termasuk kemampuan dalam mengelola emosi. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei kuantitatif dengan metode korelasional product moment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMKN 1 Barru yang berjumlah 322 siswa. Sampel yang digunakan sebanyak 76 responden, diambil dengan Teknik slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dilengkapi dengan dokumentasi dan observasi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa intensitas bermain game online sebagian besar berada pada kategori sedang, yaitu sebanyak 42 siswa (55,3%), dan kategori tinggi sebanyak 23 siswa (30,3%). Sedangkan pada variabel regulasi emosi, mayoritas siswa berada dalam kategori sedang sebanyak 37 siswa (48,7%), dan kategori rendah sebanyak 26 siswa (34,2%). Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kebiasaan bermain game online dengan intensitas cukup tinggi, yang diikuti dengan kemampuan regulasi emosi yang belum optimal. Hasil uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara intensitas bermain game online dan regulasi emosi siswa, dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,539 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Artinya, semakin tinggi intensitas bermain game online, semakin rendah kemampuan siswa dalam mengelola emosinya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif dan signifikan antara intensitas bermain game online dan regulasi emosi siswa. Semakin tinggi intensitas bermain, semakin rendah kemampuan siswa dalam mengelola emosinya.
PERAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA BA’A KABUPATEN ROTE NDAO Destrye Maryanti Mbolik; Jacob Wadu; Belandina Liliana Long
Journal Education and Government Wiyata Vol 4 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v4i1.384

Abstract

Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan bagian dari sektor ekonomi informal yang berkembang pesat di wilayah perkotaan akibat keterbatasan kesempatan kerja di sektor formal, serta dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk dan modernisasi yang mempersempit lapangan kerja. Keberadaan PKL di ruang publik—seperti trotoar, bahu jalan, dan area fasilitas umum—menimbulkan persoalan ketertiban umum, kemacetan, kebersihan, dan kenyamanan kota, sehingga pemerintah daerah memberikan kewenangan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penertiban. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis peran Satpol PP dalam penertiban PKL di Kota Ba’a Kabupaten Rote Ndao dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta kerangka teori peran Soerjono Soekanto (peran aktif, partisipatif, dan pasif). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang ditentukan melalui purposive sampling dan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satpol PP telah menjalankan peran aktif melalui pengawasan lokasi dan penertiban langsung, peran partisipatif melalui komunikasi dan penyuluhan, serta peran pasif melalui respons keluhan masyarakat dan tindakan berdasarkan laporan; namun efektivitasnya belum optimal karena keterbatasan personel, sarana prasarana, dan rendahnya kepatuhan PKL yang dipengaruhi faktor ekonomi serta kurang strategisnya lokasi alternatif berjualan.
STUDI KOMPARATIF SUMBER, MAZHAB, DAN DISTINGSI CORAK TAFSIR RŪḤUL MA‘ĀNĪ DAN AL-KASYSYĀF Nakhwa Azkia; Shilvana Anggun Zaskia
Journal Education and Government Wiyata Vol 4 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v4i1.385

Abstract

Artikel ini mengkaji secara komparatif dua tafsir klasik, Rūḥul Maʿānī karya al-Ālūsī dan al-Kasysyāf karya Zamakhsyarī, dengan fokus pada sumber, mazhab, dan distingsi corak penafsiran. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi teks komparatif. Analisis dilakukan melalui pembacaan mendalam terhadap teks kedua tafsir, kemudian dibandingkan dalam hal penggunaan sumber tafsir (riwayat, qirāʾāt, bahasa, fiqh, dan sufistik),pengaruh mazhab (Ahlus-Sunnah Maturidī pada al-Ālūsī dan Muʿtazilah pada Zamakhsyarī), Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Kasysyāf menekankan pendekatan linguistik-retoris dengan bias teologi Muʿtazilah, sementara Rūḥul Maʿānī lebih eklektik, menggabungkan berbagai sumber tafsir dengan semangat Sunni ortodoks yang moderat. Keduanya merepresentasikan dua model tafsir berbeda: satu yang spesialis pada bahasa, dan satu yang ensiklopedis serta multi-disipliner. Perbandingan ini menegaskan bahwa tafsir tidak pernah bebas dari pengaruh mazhab, tetapi justru memperlihatkan kekayaan pluralitas interpretasi Al-Qur’an. Dalam konteks kontemporer, kajian ini relevan untuk memperkuat kesadaran akademik akan pluralitas tafsir, membuka ruang dialog antarmazhab, serta memberikan inspirasi metodologis bagi pengembangan tafsir di Indonesia
PERAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PENGAWASAN KINERJA PEMERINTAH DESA (Studi Kasus di Desa Lewokluok Kecamatan Demon Pagong Kabupaten Flores Timur) Philipus Pambo; Cataryn V. Adam; Adriana Rodina Fallo; Ivan G. Fanggidae
Journal Education and Government Wiyata Vol 4 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v4i1.386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran BPD dalam pengawasan kinerja Pemerintah Desa Lewokluok, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan melibatkan informan dari unsur BPD, pemerintah desa, dan masyarakat. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori peran Soerjono Soekanto yang mengklasifikasikan peran ke dalam peran aktif, partisipatif, dan pasif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BPD dalam pengawasan kinerja pemerintah desa belum terlaksana secara optimal. Peran aktif BPD masih terbatas, terlihat dari belum tersusunnya agenda pengawasan yang terencana serta lemahnya evaluasi terhadap laporan pertanggungjawaban pemerintah desa. Peran partisipatif lebih dominan, di mana keterlibatan BPD umumnya terjadi hanya ketika terdapat undangan dari pemerintah desa. Sementara itu, peran pasif tercermin dari keterlibatan BPD yang bersifat administratif dan formalitas tanpa disertai analisis kritis maupun rekomendasi perbaikan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan kapasitas sumber daya manusia BPD, minimnya pemahaman teknis pengawasan, serta kuatnya relasi sosial dan kekerabatan yang menghambat sikap kritis BPD. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan kompetensi anggota BPD, serta pengembangan mekanisme pengawasan yang lebih sistematis guna mewujudkan pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
PERAN DINAS SOSIAL SEBAGAI KOORDINATOR DALAM MENANGANI BANTUAN BENCANA LETUSAN GUNUNG LEWOTOBI LAKI-LAKI DI KABUPATEN FLORES TIMUR Vinsensius Alfridus Ekho Making; Urbanus Ola Hurek; Eusabius Separera Niron
Journal Education and Government Wiyata Vol 4 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v4i1.387

Abstract

Penanganan bencana alam menuntut adanya koordinasi pemerintahan yang efektif agar bantuan dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan akuntabel. Dalam konteks bencana letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Dinas Sosial memiliki peran strategis sebagai koordinator utama dalam pengelolaan dan pendistribusian bantuan kepada masyarakat terdampak. Koordinasi, baik secara vertikal maupun horizontal, menjadi faktor kunci dalam memastikan sinergi antarlevel pemerintahan dan antarinstansi terkait. Secara teoretis, koordinasi vertikal memungkinkan keterpaduan kebijakan, pelaporan, dan pengambilan keputusan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, sementara koordinasi horizontal memperkuat kerja sama lintas sektor dalam situasi darurat. Penelitian ini membahas peran Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur dalam menjalankan fungsi koordinasi tersebut dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa koordinasi vertikal dan horizontal yang berjalan efektif mampu meningkatkan ketertiban distribusi bantuan, mempercepat respons penanganan bencana, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Temuan ini menegaskan bahwa koordinasi pemerintahan bukan sekadar mekanisme administratif, melainkan elemen strategis yang menentukan keberhasilan penanganan bencana secara berkelanjutan.
MENJAGA KEBAKUAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA DALAM PUBLIKASI ILMIAH Ria Pepayosa br Sembiring; Jiyad Hawari; Muhammad Azkar Saleh; Sri Dora Oktavia Sipayung
Journal Education and Government Wiyata Vol 3 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v3i4.388

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga identitas, persatuan, dan efektivitas komunikasi ilmiah di Indonesia. Dalam konteks publikasi akademik, penggunaan bahasa yang baku dan tepat menjadi kunci agar informasi dapat dipahami secara seragam dan dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber akademik, buku, dan jurnal yang relevan untuk menganalisis tantangan dan strategi pelestarian Bahasa Indonesia dalam ranah ilmiah. Analisis dilakukan terhadap dinamika penggunaan bahasa, peran bahasa sebagai alat komunikasi resmi, serta dampak globalisasi dan perkembangan digital terhadap kebakuan dan kualitas bahasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Bahasa Indonesia telah digunakan secara luas dalam publikasi ilmiah, terdapat tantangan berupa masuknya istilah asing, variasi penulisan, dan adaptasi gaya bahasa modern yang berpotensi mengurangi kebakuan. Studi ini menegaskan pentingnya strategi penguatan dan preservasi bahasa, termasuk standar penulisan ilmiah, literasi bahasa, dan pendidikan akademik, agar Bahasa Indonesia tetap efektif sebagai sarana komunikasi ilmiah dan sebagai identitas nasional. Dengan demikian, bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam mempertahankan kualitas, integritas, dan keberlanjutan publikasi ilmiah di Indonesia.
PENGARUH BAHASA INDONESIA TERHADAP KEBUDAYAAN Enzi Yoel fransiskus Tarigan; Faridz Hilmy Karo Karo; Zubir Desem Syahputra; Wan Aldi Fahmi; Daphne Rudi Silalahi
Journal Education and Government Wiyata Vol 3 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v3i4.389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bahasa Indonesia terhadap kebudayaan dengan menggunakan metode studi literatur. Bahasa Indonesia dipahami bukan hanya sebagai alat komunikasi, melainkan juga sebagai instrumen penting dalam pembentukan identitas nasional, pelestarian nilai budaya, serta sarana integrasi sosial. Kajian ini dilakukan melalui penelusuran berbagai literatur, baik buku, jurnal, maupun artikel ilmiah yang relevan, sehingga diperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai hubungan bahasa dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia berperan besar dalam memperkuat persatuan bangsa, menjaga keberagaman budaya lokal, serta menjadi media adaptasi terhadap perubahan global. Namun, tantangan muncul dari penetrasi bahasa asing dan perkembangan teknologi yang berpotensi mengurangi penggunaan bahasa Indonesia dalam konteks budaya. Dengan demikian, diperlukan strategi penguatan peran bahasa Indonesia agar tetap menjadi fondasi utama dalam membangun, melestarikan, dan mengembangkan kebudayaan nasional.

Page 13 of 13 | Total Record : 127