cover
Contact Name
Diah Suciati
Contact Email
journal.egovwiyata@gmail.com
Phone
+6281224017941
Journal Mail Official
journal.egovwiyata@gmail.com
Editorial Address
Alamat : Jalan Raya Pangandaran Cijulang Km 3.3 - 46396 Kecamatan Pangandaran- Kabupaten Pangandaran - Jawa Barat
Location
Kab. pangandaran,
Jawa barat
INDONESIA
Journal Education and Government Wiyata
ISSN : -     EISSN : 29865131     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Education And Government Wiyata adalah sebuah jurnal blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian atau kajian literatur yang berkualitas dalam aspek Pendidikan dan Pemerintahan dan tidak terbatas secara implisit. Semua publikasi di Journal Education And Government Wiyata bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun. Jurnal ini diterbitkan dan dikelola secara profesional oleh Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran Yaitu organisasi berbadan hukum sesuai surat keputusan MENKUMHAM RI : AHU -0003089.AH.01.12. TAHUN 2015 dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya. Journal Education And Government Wiyata menerbitkan artikel secara berkala empat kali setahun yaitu pada februari, mei, agustus dan november. Jurnal ini menerima manuskrip hasil penelitian/riset dan hasil kajian literatur (literatur review). Sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu pengetahuan hasil dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian pada masyarakat luas dan sebagai sumber referensi akademisi di bidang Pemerintahan. FOCUS : Journal Education And Government Wiyata adalah Jurnal nasional yang fokus pada bidang Pendidikan dan Bidang Pemerintahan. Jurnal ini menerima maniskrip hasil penelitian/riset dan hasil kajian literatur (literatur review). Scope Pendidikan Manajemen Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar Administrasi Pendidikan, Kebijakan Pendidikan Pendidikan Agama Parenting Pendidikan Ramah Anak Belajar dan Sumber Pembelajaran Scope Pemerintahan Administrasi Negara Birokrasi Pemerintah Politik Pemerintahan Kepemimpinan Pemerintahan Ekonomi Pemerintah Hukum Tata Pemerintah Elektronik Government Pengawasan Tata Kelola Pemerintahan Pemberdayaan Pemerintah Pusat dan Daerah Pembangunan Desa Perencanaan Pemerintah Kebijakan Pemerintahan.
Articles 127 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VIII DI UPT SPF SMP NEGERI 3 MAKASSAR Melisa Melisa; Muhammad Ali Bakri; Wahdaniya Wahdaniya
Journal Education and Government Wiyata Vol 3 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v3i4.376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam kelas VIII.2 di UPT SPF SMP Negeri 3 Makassar melalui Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Make a Match.Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Selain itu, instrumen penelitian dikumpulkan melalui instrumen tes hasil belajar, pedoman observasi aktivitas belajar siswa dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 43 siswa kelas VIII. 2 di UPT SPF SMP Negeri 3 Makassar. Dengan teknik pengumpulan data berupa observasi aktivitas belajar siswa, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang dilihat dari peningkatan nilai rata-rata tes hasil belajar pada setiap siklus. Dimana pada pra siklus memperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 50,69 dengan persentase ketuntasan belajar 40%. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa adalah 68,60 dengan persentase ketuntasan belajar 67%, dan pada siklus II meningkat menjadi 92,20 dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 95%. Selain itu, aktivitas belajar siswa juga meningkat dari siklus I dengan nilai rata-rata 62% meningkat menjadi 88% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam Kelas VIII.2 di UPT SPF SMP Negeri 3 Makassar
ANALISIS PROBLEMATIKA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH UPT SPF SMP NEGERI 54 MAKASSAR Risky Amalia Rustam; Sumiati Sumiati; Alamsyah Alamsyah
Journal Education and Government Wiyata Vol 3 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v3i4.377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika guru pendidikan agama islam di Sekolah UPT SPF SMPNegeri 54 Makassar, untuk mengetahui penerapan kurikulum merdeka belajar di Sekolah UPT SPF SMPNegeri 54 Makassar dan untuk mengetahui upaya mengatasi problematika guru pendidikan agama islam di Sekolah UPT SPF SMPNegeri 54 Makassar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif karena mengumpulkan data tentang analisis problematika guru pendidikan agama islam dalam penerapan kurikulum merdeka belajar. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika guru pendidikan agama islam ada dua, yaitu kurang memahami konsep kurikulum merdeka belajar dan pembuatan modul ajar. penerapan kurikulum merdeka belajar sudah dilaksanakan pada tahun ajaran 2022/2025 secara bertahap. upaya mengatasi problematika guru pendidikan agama islam dengan cara sosialisasi dan pelatihan, mengikuti kegiatan musyawarah guru mata pelajaran, dan kegiatan kelompok belajar setiap hari jum’at
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING VERBAL PADA SISWA SMP NEGERI 1 MANUJU KAB. GOWA Tanti Tanti; Abd Rahman Bahtiar; Sitti Satriani IS
Journal Education and Government Wiyata Vol 3 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v3i4.378

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk (1) Mengetahui implementasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam pada siswa SMP Negeri 1 Manuju, (2) Mengetahui gambaran terkait perilaku bullying verbal pada siswa SMP Negeri 1 Manuju, (3) Mengetahui implementasi dari nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam mencegah perilaku bullying verbal pada siswa SMP Negeri 1 Manuju. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan penelitian lapangan (field research), dengan mengambil data langsung pada objek penelitian terkait dengan implementasi nilai Pendidikan Agama Islam dalam mencegah bullying. Penelitian kualitatif digunakan untuk mengungkap suatu kejadian agar lebih rinci serta mendalam, dimana peneliti sebagai pengamat yang terlibat secara langsung dengan objek penelitian melalui observasi dan wawancara, mengambil dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil temuan dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Implementasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam sudah diterapkan dan sekarang masih terus ditingkatkan. Proses penerapannya dilakukan pada seluruh tingkatan kelas VII-IX. Nilai-nilai yang diimplementasikan berupa nilai tauhid melalui pengajian dan kultum, nilai ibadah melalui shalat Dzuhur berjama’ah dan Jumat Ibadah. dan nilai akhlak melalui sopan santun, sabar, adil, saling menghargai dan sabar. (2) Mengenai gambaran perilaku bullying yang terjadi dikelompokan menjadi tiga yaitu mengolok-olok teman dengan nama orang tuanya, memaki dengan kata-kata kasar seperti kata bodoh dan cupu, mengejek fisik teman dengan kata jelek. (3) Adapun implementasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam mencegah perilaku bullying pada siswa dibagi dua tahap, melalui pembelajaran di kelas: guru menyelipkan nilai sopan santun, sabar, dan saling menghargai. Dan kegiatan pendukung pembelajaran: Sholat berjamaah dengan guru, pengajian, dan kultum. Guru dan pihak sekolah mengadakan sosialisasi bullying di sekolah kepada siswa. serta mengatasinya yaitu dengan diberikannya sanksi: (1) Melakukan permintaan maaf secara langsung kepada korbannya. (2) Mendapat teguran langsung dari guru BK. (3) Diberikan surat peringatan untuk ditandatangani orang tua apabila bullying yang dilakukan sudah berlebihan. (4) Membersihkan halaman depan kelas
PERANAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH AISYIYAH SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA Agustina Agustina; M. Ilham Muchtar; Ya’kub Ya’kub
Journal Education and Government Wiyata Vol 3 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v3i4.379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui Peranan Guru Akidah Akhlak Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Di Mts Aisyiyah Sungguminasa Kabupaten Gowa. (2) Mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembentukan karakter religius siswa di MTs Asyiyah Sungguminasa Kabupaten Gowa.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari kepala sekolah, guru Akidah Akhlak, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peranan yang dilakukan oleh guru Akidah Akhlak dalam membentuk karakter religius siswa di madrasah Aisyiyah Sungguminasa Kabupaten Gowa sudah baik dimana guru sudah mengajarkan dan membimbing siswa untuk berperilaku yang berkarakter. Guru Akidah Akhlak juga menanamkan nilai-nilai religius dengan memanfaatkan metode keteladanan, pembiasaan ibadah, dan bimbingan moral secara berkelanjutan. (2) Faktor pendukung dalam pembentukan karakter religius siswa meliputi lingkungan sekolah yang religius, dukungan dari pihak sekolah, dan kedekatan emosional guru dengan siswa. Adapun faktor penghambatnya adalah pengaruh lingkungan luar sekolah yang kurang mendukung dan penggunaan media sosial yang berlebihan.
ANALISIS PENYELESAIAN SENGKETA BISNIS SYARIAH MELALUI MEDIASI DI PENGADILAN AGAMA MAKASSAR Elsa Julia; Mega Mustika; Hasanuddin Hasanuddin
Journal Education and Government Wiyata Vol 3 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v3i4.380

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan mediasi dalam penyelesaian sengketa bisnis syariah di Pengadilan Agama Makassar, dengan fokus pada kesesuaian prosedur, efektivitas, serta tantangan dalam praktik. Mediasi dipandang sebagai mekanisme alternatif penyelesaian sengketa yang mampu mengurangi beban litigasi sekaligus mencerminkan prinsip islah dalam hukum Islam. Namun, efektivitasnya dalam sengketa ekonomi syariah masih rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan hakim dan mediator, serta dokumentasi perkara ekonomi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara prosedural mediasi telah sesuai dengan PERMA No. 1 Tahun 2016. Mayoritas sengketa berasal dari sektor perbankan syariah, khususnya akad murabahah. Walaupun mediasi menawarkan ruang dialog dan pemahaman perspektif, tingkat keberhasilan penyelesaiannya masih sangat rendah. Pada periode 2020–2024, dari 32 perkara hanya 2 yang berhasil diselesaikan melalui mediasi. Faktor penghambat efektivitas mediasi meliputi ketimpangan daya tawar, keterlambatan pelaksanaan, rigiditas akad syariah, serta keterbatasan pemahaman mediator terhadap substansi bisnis syariah. Temuan ini menegaskan perlunya reformasi mediasi yang lebih kontekstual dengan memperkuat kompetensi mediator di bidang ekonomi syariah, serta integrasi keadilan substantif berbasis syariah dalam mekanisme mediasi.
STRATEGI PENGELOLAAN KELAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V DI UPTD SD NEGERI 19 BARRU Kastia Kastia; Samsuriadiv Samsuriadiv; Alamsyah Alamsyah
Journal Education and Government Wiyata Vol 3 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v3i4.381

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam mengembangkan potensi peserta didik, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), keberhasilan proses belajar tidak hanya ditentukan oleh kurikulum atau materi, tetapi juga sangat bergantung pada strategi guru dalam mengelola kelas agar suasana belajar kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengelolaan kelas guru PAI dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V UPTD SD Negeri 19 Barru, menganalisis hasil motivasi belajar setelah strategi diterapkan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan berbagai strategi, seperti ceramah pengantar, diskusi kelompok, metode teman sejawat, permainan edukatif, pengaturan tempat duduk fleksibel, serta komunikasi dua arah yang memberi ruang partisipasi aktif. Strategi ini terbukti efektif meningkatkan motivasi siswa, terlihat dari partisipasi aktif, keberanian mengemukakan pendapat, dan meningkatnya antusiasme belajar. Faktor pendukung antara lain lingkungan sekolah kondusif, fasilitas memadai, dukungan kepala sekolah, serta keterlibatan orang tua. Faktor penghambat meliputi perbedaan karakter siswa, keterbatasan waktu, dan kejenuhan metode. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan kelas yang kreatif dan fleksibel merupakan kunci dalam meningkatkan motivasi belajar PAI di sekolah dasar.
ANALISIS PENDEKATAN TEMATIK TERHADAP METODOLOGI PENAFSIRAN (Kaidah dan Metodologi Tafsir dalam Pendekatan Tematik) Rizky Akbar Mubarakh Munthe; Rahmad Dzilani Al-Thamin; Ahmad Mi'raji Ahmad Mi'raji; Muhammad Syahbana Al Fatih; Ahmad Dasuki
Journal Education and Government Wiyata Vol 3 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v3i4.280

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji prinsip-prinsip dasar tafsir (ushulut tafsir) beserta metodologi penafsiran (qawaiduh) dengan menggunakan metode tafsir tematik dalam penafsiran Alquran. Fokus permasalahan meliputi evaluasi terhadap bagaimana metode tafsir tematik bekerja, hubungan antara dasar-dasar penafsiran dengan implementasinya dalam praktik, serta dampaknya terhadap perkembangan pemahaman kitab suci. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang berbasis pada studi literatur (library research). Analisis data mengacu pada metodologi tafsir dari masa klasik hingga modern, dengan penekanan khusus pada prinsip-prinsip tafsir tematik yang diterapkan dalam Surat Al-Baqarah ayat 185-187. Temuan penelitian menunjukkan bahwa analisis melalui pendekatan tafsir tematik mampu menghadirkan pemahaman yang komprehensif terhadap kandungan Al-Qur'an, keterkaitan antara prinsip-prinsip tafsir membentuk keselarasan metodologis, dan dampaknya meluas pada kemajuan ilmu-ilmu keislaman kontemporer
ANALISIS UNSUR INTRINSIK CERITA RAKYAT OIL LELANG (SULTAN NAJJAMUDIN) DARI DESA HULNANI Luthfiyah R.A Tonu; Marselus Robot; Karolus B. Jama
Journal Education and Government Wiyata Vol 3 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v3i4.301

Abstract

This study aims to identify and describe the intrinsic elements of the folklore "Oil Lelang (Sultan Najjamudin)" originating from Hulnani Village, Alor Barat Laut Regency, East Nusa Tenggara. The research applies a structural approach with a descriptive qualitative method. The data were obtained from oral narratives passed down through generations and documented by the local Afen Lelang tribe. The focus of analysis includes theme, plot, characters and characterization, setting, point of view, language style, and moral message. The results reveal that the story embodies themes of perseverance and Islamic proselytization, with a linear plot and religious characters who demonstrate strong personal values. The moral messages conveyed reflect Islamic values and local wisdom. This folklore serves as an educational medium for character development and the preservation of local culture.  
KOMPARASI METODOLOGI DAN CORAK PENAFSIRAN DALAM KITAB AL-ASAS FI AL-TAFSIR DAN KITAB AL-BAHR AL-MUHITH Risko Ari Saputra; Evi Aulia; Ahmad Dasuki
Journal Education and Government Wiyata Vol 4 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v4i1.354

Abstract

This study examines a comparative analysis of the methodology and interpretive orientations employed in Al-Asas fi al-Tafsir by Sa‘id Hawwa and Al-Bahr al-Muhith by Abu Hayyan al-Andalusi. These two Qur’anic commentaries represent different periods and tendencies within the tradition of Qur’anic exegesis, namely classical and modern tafsir. The study aims to identify the interpretive methodologies adopted by each exegete, explore their dominant interpretive orientations, and analyze the similarities and differences between them. This research adopts a qualitative approach through library research. The primary sources consist of Al-Asas fi al-Tafsir and Al-Bahr al-Muhith, while secondary sources include relevant books and scholarly articles. Data analysis is conducted using a descriptive-comparative method by examining the methodologies, interpretive characteristics, and selected examples of exegesis found in both works. The findings reveal that Sa‘id Hawwa employs a tahlili method with a strong emphasis on the thematic unity of the Qur’an (al-wahdah al-qur’aniyyah), alongside a tarbawi, da‘wah-oriented, and spiritual interpretive approach that is responsive to modern challenges. In contrast, Abu Hayyan al-Andalusi applies a tahlili method characterized by a dominant lughawi orientation, particularly in his detailed analysis of Arabic grammar (nahw), morphology (sarf), and rhetoric (balaghah), while demonstrating caution toward scientific interpretations of the Qur’an. These methodological and interpretive differences indicate that Qur’anic exegesis is closely shaped by the intellectual context and the needs of the Muslim community in each historical period. This study is expected to contribute to the field of Qur’anic studies by enriching scholarly discourse on the dynamics of exegetical methodology from the classical to the modern era.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) SISWA KELAS X MAN 1 MAKASSAR Fiza Firnanda; Amirah Mawardi; Elli Oschar
Journal Education and Government Wiyata Vol 3 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v3i4.382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Bagaimana penerapan model pembelajaran project based learning (PjBL) dalam meningkatkan motivasi belajar sejarah kebudayaan Islam (SKI) siswa kelas X MAN 1 Makassar, (2) Mengetahui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan motivasi belajar sejarah kebudayaan islam siswa kelas X MAN 1 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis and McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas X MAN 1 Makassar. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi aktivitas siswa dan angket motivasi belajar. Analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif deskriptif dengan menghitung persentase rata-rata motivasi belajar pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa dari pra-siklus hingga siklus II. Pada pra-siklus, persentase rata-rata motivasi belajar siswa adalah 43,43% (kategori rendah). Setelah penerapan Project Based Learning pada siklus I, motivasi belajar meningkat menjadi 63,33% (kategori sedang). Pada siklus II, motivasi belajar mencapai 86,87% (kategori tinggi). Peningkatan juga terjadi pada aktivitas peserta didik berdasarkan lembar observasi, yaitu dari 56,64% pada siklus I (kategori renda) menjadi 88,82% pada siklus II (kategori sangat aktif). Peningkatan motivasi belajar dan aktivitas siswa ini terjadi pada seluruh indikator, meliputi, minat, keaktifan, kreativitas, kemandirian, Tanggungjawab, kerja sama dan keterampilan presentasi. Dengan demikian, Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan aktivitas siswa pada Sejarah kebudayaan Islam (SKI) siswa kelas X MAN 1 Makassar. Model ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan mampu memadukan motivasi intrinsik serta ekstrinsik.

Page 12 of 13 | Total Record : 127