cover
Contact Name
Jauhari Prasetiawan
Contact Email
jauhariprasetiawan@unizar.ac.id
Phone
+6287839248700
Journal Mail Official
jurnal.handasah@gmail.com
Editorial Address
https://handasah.unizar.ac.id/jh/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Handasah
ISSN : 27970337     EISSN : 27970337     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Handasah is a scientific journal, professionally managed and published by the Faculty of Engineering, Al-Azhar Islamic University in helping academics, researchers and practitioners to disseminate their research results. This journal is published 2 (two) times a year, namely in March and September. The Handasah Journal is dedicated to the publication of research results that allow available articles to be accessed online.
Articles 24 Documents
Identification of Compressibility Rate and Expansion Index on the Physical Characteristics of Peat Soil Dora Melati Nurita Sandi, Lulu Adiya Salsabila
Jurnal Handasah Vol. 5 No. 01 (2025): Article In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/handasah.v5i01.21

Abstract

ABSTRACT Peat soils have very high pore numbers and moisture content, so their bearing capacity is very low and their compressibility is very high. If it receives a load, it will decrease greatly over a relatively long period of time. Therefore, it is necessary to identify the characteristics of the Ambarawa peat soil due to the different properties of the peat soil in each location, the ability to shrink and the low bearing capacity. The purpose of this study was to determine the physical characteristics, compressibility velocity and development index of Ambarawa peat soil. By using laboratory testing methods in the form of testing soil physical properties including moisture content, specific gravity, fiber content, ash content, pH content and soil mechanical testing including consolidation testing to obtain the compressibility index and development index values. The laboratory test results showed that the moisture content was 410,58%, the specific gravity (Gs) was 1,20, the ash content was 48,143%, the organic content was 51,9%, the pH was 6,6, and the Ambarawa peat was a medium mature peat (hemic) with a fiber content of 56,16%. Sample 1 had a compressibility index (Cc) of 0,430764 and a development index (Cs) of 0,00632. Sample 2 has a compressibility index (Cc) value of 0,430182 and a development index (Cs) of 0,0025. With a percentage difference of Cc of 0,135% and a percentage difference of Cs of 60,44%.
The Use of Construction Waste on Concrete Compressive Strength Using SNI 7656:2012 Method E Rustiawandi1, R A Safitri
Jurnal Handasah Vol. 5 No. 01 (2025): Article In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/handasah.v5i01.24

Abstract

Efforts to reduce construction waste and seek alternative construction materials have made the utilization of construction waste in concrete production an important research topic. Construction waste, such as fragments of lightweight bricks and concrete, can be recycled and used as aggregates in concrete mixtures. Previous studies have shown that utilizing such waste not only helps address environmental issues but can also enhance the compressive strength of concrete to a certain extent. This research aims to plan material requirements to achieve a concrete compressive strength of Fc' 20 MPa according to SNI 7656-2012, determine the compressive strength resulting from the use of a mixture of two types of construction waste (where concrete waste is substituted for coarse aggregate and hebel waste is substituted for fine aggregate) with substitution rates of 0%, 15%, and 30%, and analyze the effect of using construction waste on the compressive strength of concrete. The methodology used in this research is experimental. The results at 28 days show that the compressive strength for normal concrete with 0% construction waste substitution is 20.93 MPa, with 15% substitution is 21.30 MPa, and with 30% substitution is 18.94 MPa. Therefore, it can be concluded that concrete waste as a substitute for coarse aggregate and hebel waste as a substitute for fine aggregate with a 15% mixture can be used in normal concrete mixtures.
PEMANFAATAN LIMBAH HASIL PENGUJIAN BETON PADA PROYEK BYPASS (BIL) MANDALIKA SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT KASAR BETON NORMAL Dewi, Evrianti
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Concrete waste is one of the wastes that is rarely used and is piling up along with the increasing construction and renovation of buildings. Penujak village, located in Central Lombok, produces concrete waste which is the result of a compression cylinder concrete test for the construction of the BIL Mandalika Bypass road. The BIL Mandalka Bypass line has 4 lanes with a length of 17,363 km. The concrete waste if not utilized can be a source of environmental pollution. In this study, the researchers utilized concrete waste from the compression test results in the construction of the Mandalika BIL Bypass to replace some of the coarse aggregate. Cylindrical specimens with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm were used as samples for compression testing, with a mix design concrete quality of 30 MPa. The variation in the percentage of partial replacement of coarse aggregate with waste concrete used in this study was 15%, 29%, 25% and 30%, respectively. The standard procedure for making normal concrete mix plans refers to SNI 03-2834-2000 The test results show that the compressive strength increases at the replacement of 20% of the coarse aggregate with waste concrete. The compressive strength value obtained is 31.29 MPa. The compressive strength decreases along with the increase in the percentage of replacement of coarse aggregate with waste concrete. At the addition of 30% of waste concrete the compressive strength decreases to 25.55 Mpa
Pengaruh Variasi Campuran Sika Grout 215 New Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton Makrifa, Auliya; Prasetiawan, Jauhari; suganda, roy
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sika grout 215 new adaIah semen grouting siap digunakan dan mempunyaikarakteristiktidak menyusut.Sika grout 215 newbiasanyadigunakanuntukbetonpracetak, pengisian ceIah, rongga, perbaikan beton dengan metode groutingsertauntukstrukturkeIautankarenamemiIikikuattekanyangcukuptinggi,tidakmudah susut dan tahan terhadap benturan. Beton adalah suatu material komposit yang terdiri dari unsur-unsur agregat kasar, agregat halus, semen, air dan terkadang ditambahkan dengan variasi bahan tambah. Penelitian ini menggunakan semen sika grout 215 new sebagai pengganti sebagian semen. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi campuran sika grout 215 new tehadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Beton direncanakan f’c 20 Mpa dengan variasi campuran 0%, 15%, 25%, 35% dari berat sebagian semen. Untuk pembuatan beton pertama mempersiapkan bahan seperti air, pasir, kerikil, semen dan bahan tambah. Setelah bahan terkumpul, lalu dicampur di mesin molen sampai merata. Setelah tercampur merata langsung dicari nilai slump dan dimasukkan dalam cetakan silinder. Ditunggu sampai kering terus direndam selama 28 hari. Setelah 28 hari diangkat dan dikeringkan kembali terus diuji menggunakan alat CTM. Berdasarkan hasil pengujian 28 hari nilai kuat tekan untuk semua variasi sebesar 28.69 Mpa, 28.12 Mpa, 29.06 Mpa, 30.76 Mpa. Sedangkan nilai kuat tarik belah untuk semua variasi sebesar 3.44 Mpa, 3.32 Mpa, 3.65 Mpa, 3.89 Mpa. Nilai optimum terdapat pada variasi 35% dengan nilai kuat tekan 30.76 Mpa dan kuat tarik belah 3.89 Mpa.
PEMANFAATAN LIMBAH KERAMIK SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT KASAR UNTUK BETON TERHADAP ABSORPSI, KUAT TEKAN, DAN KUAT TARIK BELAH rosbi; Auliya Isti Makrifa
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melihat ketersediaan bahan baku pembuatan keramik sangat melimpah di Indonesia maka industri keramik tidak akan pernah mati, malah justru akan semakin berkembang dikarenakan banyak industri yang menghasilkan bentuk yang unik dan kreatif, limbah yang dihasilkanpun akan banyak walaupun limbahnya ramah lingkungan. maka pada penelitian ini, dicoba menggunakan material limbah keramik tersebut sebagai pengganti sebagian agregat kasar dalam campuran beton. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh limbah keramik sebagai pengganti sebagian aggregat kasar pada campuran beton terhadap kuat tekan ,kuat tarik belah dan mengetahui absorpsi beton yang dihasilkan. Pembuatan beton ini berdasarkan SNI 03-2834-2000,benda uji yang dibuat berukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm,mutu beton yang direncanakan f’c 20 MPa. Dengan proporsi campuran ada 5 variasi yaitu beton normal,limbah keramik dengan variasi campuran 20%,22%,24% dan 26% sebagai pengganti sebagian agregat kasar. Parameter pengujian yaitu absorpsi,kuat tekan, dan kuat tarik belah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan limbah keramik memberikan pengaruh terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Nilai kuat tekan beton mengalami peningkatan pada proporsi limbah keramik 20% diperoleh kuat tekan tertinggi yaitu sebesar 30,1 MPa,nilai kuat tarik belah beton mengalami peningkatan pada proporsi limbah keramik 20% diperoleh kuat tekan tertinggi yaitu sebesar 3,02 MPa. Penggunaan limbah keramik sangat berpengaruh terhadap absorpsi beton dimana variasi campuran yang mendapatkan nilai absorpsi optimum adalah variasi campuran 26% dengan nilai absorpsi 3,674%. Sehingga pada penelitian ini disimpulkan bahwa semakin besar proporsi limbah keramik sebagai pengganti sebagian agregat kasar maka semakin menurun nilai kuat tekan dan kuat tarik belah yang diperoleh.
Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal: Studi Kasus Simpang 4 Paok Motong Kabupaten Lombok Timur Malik; Prasetiawan, Jauhari
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang Empat Paok Motong merupakan pertemuan ruas jalan Nasional menuju Kota Mataram, Pelabuhan Lembar dan Kayangan pada jalan mayor (utama), Sedangkan pada jalan minor merupakan jalan Kabupaten dengan jalan menuju ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Lombok Timur dan Pariwisata sehingga pada hari kerja maupun hari libur dijam-jam tertentu sering terjadi tundaan dan antrian kendaraan karena arus lalu lintasnya cukup sibuk.Metode penelitian yang digunakan dalam pengambilan data adalah dengan pengamatan secara langsung dilapangan. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer meliputi data geometrik jalan, kondisi lingkungan, dan data arus lalu lintas. Sedangkan data sekunder meliputi Data Jumlah Penduduk Kabupaten Lombok Timur dan peta lokasi penelitian. Analisis data menggunakan rumusan perhitungan simpang tak bersinyal yang terdapat pada buku “Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014”. Dari hasil penelitian kinerja simpang empat paok motong maka didapatkan hasil yakni: jam puncak siang hari jum’at tanggal 29 juli 2022 terjadi pada pukul 11.00-12.00 dengan 3432 skr/jam; derajat kejenuhan 0,91 dengan kapasitas 3750 skr/jam, tundaan simpang (T) sebesar 15,84 det/skr, dan nilai peluang antrian (PA) berkisar pada 33,22 % – 65,53 %.
Pengaruh Lama Waktu Curing Terhadap Nilai Cbr pada Tanah Tebing di Kecamatan Batu Layar dengan Campuran Abu Sekam Padi dan Kapur Auliya Isti Makrifa; Prasetiawan, Jauhari; anita
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung yang dipergunakan dengan nilai CBR rendah akan menghasilkan suatu konstruksi yang tidak optimal hasilnya (cepat rusak). Untuk itu, jika akan dipergunakan suatu konstruksi sebaiknya nilai CBR dinaikan agar mampu menahan beban di atasnya. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tanah lempung ialah dengan cara stabilisasi. Dalam penelitian ini metode stabilisasi yang digunakan adalah secara kimiawi dengan bahan tambah berupa campuran abu sekam padi dan kapur. Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan 6% abu sekam dan 5%, 10% dan 15% kapur dari berat kering tanah lempung. Pengujian sifat fisik yang dilakukan meliputi uji kadar air, specific gravity, distribusi ukuran butiran dan batas-batas Atterberg. Sedangkan uji mekanik meliputi uji pemadatan proctor, dan CBR dengan masa pemeraman selama 0 hari, 7 hari dan 14 hari. Dari hasil pengujian tanah asli diperoleh nilai CBR unsoaked sebesar 3.7% sedangkan untuk CBR soaked sebesar 3.1%, dengan nilai Gs=2,75, γd = 1,39 gr/cm3 pada Wopt = 30%. Penambahan bahan stabilizer dapat mempengaruhi nilai CBR.Penambahan bahan stabilizer 6% abu sekam padi + 15% kapur merupakan campuran terbaik. Untuk CBR unsoaked mengalami peningkatan dari 3.7% menjadi 23.25%. Sedangkan untuk nilai CBR soaked mengalami peningkatan dari 3.1% menjadi 17.11% atau sudah melebihi nilai CBR soaked standar yang ditetapkan Bina Marga sebesar 6%.
Pengaruh Penambahan Serat Kulit Bambu Petung Terhadap Kuat Tekan Beton ahmad; Surya Hadi; Juanita; Prasetiawan, Jauhari
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Salah satu upaya untuk meningkatkan sifat mekanik beton yaitu dengan menambahkan serat. Salah satunya dengan menggunakan serat bambu karena bambu banyak dijumpai, harga yang murah, memiliki kuat tarik yang cukup tinggi serta mudah dalam pengerjaannya. Pada penelitian ini menggunakan serat alami yaitu dari serat kulit bambu petung yang bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton. Persentase penambahan serat kulit bambu petung pada campuran beton sebesar 0,35%, 0,45%, dan 0,55% dari berat beton, panjang serat kulit bambu petung 2 cm dengan diameter 1 mm sampai 2 mm. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk silinder (15 cm x 30 cm) dengan jumlah benda uji sebanyak 24 buah, pengujian dilakukan pada saat beton berumur 28 hari menggunakan alat Compression Testing Macine (CTM). Dari hasil penelitian didapatkan penambahan serat kulit bambu petung dapat meningkatkan kuat tekan beton. Dimana hasil uji kuat tekan beton normal sebesar 25,67 MPa, sedangkan penambahan serat kulit bambu petung sebesar 0,35%, 0,45%, 0,55% menghasilkan kuat tekan secara berturut-turut yaitu, 26,04 MPa, 26,94 MPa, dan 26,33 MPa. Penambahan serat kulit bambu petung lebih dari 0,55% dapat menurunkan nilai kuat tekan dari nilai maksimum karena terjadinya gumpalan serat. Peningkatan kuat tekan terbesar terdapat pada persentase 0,45%, meningkat 5% dari beton normal.
The Effect of Adding Plastic Bottle Waste Fiber on the Compressive and Split Tensile Strength of Concrete K Muhawalah , M. A Fahmi, J Prasetiawan
Jurnal Handasah Vol. 5 No. 01 (2025): Article In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/handasah.v5i01.10

Abstract

Plastic bottle waste is a fairly serious problem, considering the large number of mineral water products produced by several companies and the behavior of people who litter. The addition of plastic bottle waste that is used as fiber is one of the efforts to reduce environmental pollution and reduce the amount of existing plastic bottle waste The method in this study refers to SNI 03-2834-2000 using PET type plastic bottle waste fiber with mixed percentage variations of 0.00%, 0.6%, 1.3% and 2% as an additive to the concrete mixture by using the test object. cylinder. The concrete is planned to be fc '20 MPa, the tests carried out are in the form of testing the compressive strength and split tensile strength using a Compression Testing Machine (CTM). From the results of the study at 28 days, it was found that the compressive strength value with mixed variations decreased from the normal concrete by 31.52 Mpa, 29.91 Mpa, 28.31 Mpa and 26.89 Mpa, the value of split tensile strength in all variations of the mixture also decreased. of normal concrete are 3.84 Mpa, 3.58 Mpa, 3.37 Mpa, and 2.99 Mpa. Optimal compressive strength is found in 0.6% mixture of 29.91 Mpa. The optimal tensile strength is found in the 0.6% mixture variation, with a tensile value of 3.58 Mpa.
Analysis of Overload on Highway Pavement Construction : A Case Study of Road Damage on KH. Ahmad Dahlan Street, East Lombok Regency R T Darmawan, Lutfi, Syakirin
Jurnal Handasah Vol. 5 No. 01 (2025): Article In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/handasah.v5i01.11

Abstract

Soil used with a low CBR value will produce a construction that is not optimal results (quickly damaged). For this reason, if a construction is to be used, the CBR value  should be increased to be able to withstand the load on it. One way to improve the quality of  soil is by means of stabilization. In this study the stabilization method used is chemically with added ingredients in the form of a mixture of rice husk ash and lime. This study was conducted by adding 6% husk ash and 5%, 10% and 15% lime from the dry weight of soil. Physical properties tests conducted include moisture content, specific gravity, grain size distribution and Atterberg limits. While mechanical tests include compaction test proctor, and CBR with curing period for 0 days, 7 days and 14 days. From the original soil test results obtained unsoaked CBR value of 3.7% while for soaked CBR of 3.1%, with a value of Gs=2.75, yd = 1.39 gr/cm3 at Wopt = 30%. The addition of stabilizer material can affect the CBR value.The addition of stabilizer material 6% rice husk ash + 15% lime is the best mixture. For CBR unsoaked increased from 3.7% to 23.25%. As for the value of CBR soaked increased from 3.1% to 17.11% or has exceeded the value of CBR soaked standards set by Highways by 6%

Page 2 of 3 | Total Record : 24