cover
Contact Name
T Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 1 Duson Bale Tunoeng, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Nanggroe: Journal of Scholarly Service
ISSN : -     EISSN : 29867002     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.8367597
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia merupakan jurnal ilmiah dibawah Yayasan Daarul Huda Krueng Mane yang memfokuskan pada hasil-hasil penelitian dan pengabdian akademisi pada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 979 Documents
Mindfulness Sebagai Metode untuk Mengurangi Stres Akademik pada Mahasiswa Alifah Izzah Al Islamiyah; Della Fitriyah; Malika Ummi Rahmania; Nazhifa Resti Agmalia; Rika Nofianti
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 3 (2026): June 2026
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21318158

Abstract

Academic stress is one of the most common psychological problems experienced by university students due to various academic demands during higher education. Assignments, examinations, academic achievement expectations, limited time management, and social pressures often contribute to physical and psychological exhaustion among students. If not properly managed, academic stress may negatively affect concentration, motivation, mental health, and academic performance. One approach widely applied in positive psychology to manage stress is mindfulness. Mindfulness refers to an individual's ability to pay attention intentionally to present-moment experiences with openness, acceptance, and non-judgment. This community service program aimed to improve students' ability to apply mindfulness as a strategy for managing academic stress. The program was conducted over two weeks through four sessions consisting of self-awareness activities, mindfulness psychoeducation, meditation practice, thought-card games, reflection sessions, and evaluation through pre-test and post-test assessments. The participants consisted of 5–6 university students experiencing academic stress. The instruments used were the Mindfulness Attention Awareness Scale (MAAS) and the Perceived Stress Scale (PSS). The results indicated increased understanding of mindfulness, improved emotional regulation skills, and reduced academic stress levels among participants. These findings suggest that mindfulness can be an effective method to help students cope with academic pressure adaptively and enhance their psychological well-being.
Optimalisasi Peran dan Pengelolaan Bank Sampah untuk Meningkatkan Perekonomian Keluarga di Desa Pekan Tanjung Beringin Serdang Bedagai Nursidin N; Syaharman S; Khaira Rizfia Fachrudin; Afrizal Muslim; Eva Octavia
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 5 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belakangan ini, masyarakat Indonesia mulai sadar bahwa sampah bukan lagi sebagai sebuah musuh yang harus dihindari, melainkan bisa berubah menjadi berkah yang mampu memperbaiki perekonomian bangsa. Berbagai macam inovasi pengolahan sampah terus dikembangkan, mulai dari mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos, hingga pembentukan bank sampah yang bisa menjadi alternatif untuk mengumpulkan pundi-pundi uang. Konsep terakhir yang disebut tampaknya tengah bersinar di kalangan masyarakat dalam 4 tahun terakhir dan sedang digarap serius oleh pemerintah supaya bisa menyelesaikan dua persoalan bangsa: kebersihan dan kemiskinan. Potret keberhasilan dari konsep bank sampah ini akan dirasakan langsung oleh ibu-ibu di desa Pekan Tanjung Beringin. Pendapaan kepala keluaraga yang terbatas sering menjadi sumber konflik/masalah ekonomi dapat dikurangi dengan cara pengelolaan keuangan keluarga yang baik dan peran ibu rumah tangga yang biasanya menjalankan peranannya sebagai manajer keuangan didalam keluarga menjadi sangat penting. Namun, seringkali para ibu rumah tangga mengelola keuangan dengan sembarangan atau seadanya sehigga akhirnya menimbulkan masalah yang cukup serius di dalam keluarga. Kondisi inilah yang banyak terjadi di kalangan ibu rumah tangga di desa Pekan Tanjung Beringin. Minimnya keberadaan dan kepedulian organisasi atau lembaga yang berada di sekitar lokasi untuk pengembangan ibu-ibu rumah tangga di desa Pekan Tanjung Beringin masih kurang mampu untuk membantu para ibu dalam mengelola keuangan dengan baik.
Pelatihan Drama Berbasis Cerita Rakyat Bengkulu Sebagai Sarana Edukatif Bagi Anak Usia Dini di RT 14 Kelurahan Bumi Ayu Kota Bengkulu Loliek Kania Atmaja; Indah Sartika; Septi Nurma Juwita
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 4 (2026): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21706542

Abstract

Early childhood is in a golden age development phase that requires optimal stimulation to develop language skills, social-emotional abilities, creativity, and character values. However, learning activities in community settings are generally still dominated by conventional activities that provide limited opportunities for children to actively express themselves. In addition, Bengkulu folklore as part of local wisdom has not been optimally utilized as an educational medium in early childhood learning. This community service activity aims to improve language skills, self-confidence, creativity, cooperation, and understanding of cultural values through drama training based on Bengkulu folklore. The implementation method uses a Participatory Action Learning approach consisting of needs identification, socialization, training, mentoring, drama performance, and evaluation stages. The participants consisted of 25 children aged 5–6 years in RT 14, Bumi Ayu Subdistrict, Bengkulu City. The training materials included the introduction of Bengkulu folklore, vocal and expression exercises, movement and improvisation, role distribution, performance rehearsals, and evaluation. The results of the activity indicate improvements in speaking skills, confidence in performing in public, teamwork abilities, and understanding of local cultural values.
Optimalisasi Peran Keluarga dalam Membangun Kebiasaan Membaca Anak melalui Pendampingan Penyusunan Jadwal Membaca Harian Hilmiyatun H; Lalu Nova Saza Yusma
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21562144

Abstract

The low reading habits of children within the family environment indicate the need to strengthen literacy culture through active parental involvement. This community service program aimed to improve children's reading habits through a family-based literacy assistance program by developing a daily reading schedule. The program was implemented in Orong Tengak Hamlet, Pelambik Village, Southwest Praya District, Central Lombok Regency, involving 10 elementary school children and their 10 parents. The method employed was participatory mentoring, consisting of the stages of observation, literacy education, development and implementation of a daily reading schedule, and monitoring and evaluation. Data were collected through observation, interviews, documentation, and mentoring records, and were analyzed using descriptive qualitative methods. The results showed that the program increased parents' involvement in supporting their children's reading activities, helped establish more consistent reading habits among children, and encouraged the productive use of leisure time through educational activities. Therefore, family-based literacy assistance through the implementation of a daily reading schedule can serve as an effective alternative for strengthening literacy culture within the family environment.
Penyuluhan Peningkatan Ekonomi Berbasis Sumber Daya Alam di Desa Pekan Tanjung Beringin Serdang Bedagai Enika Diana Batubara; Azulaidin A; Yenni Ramadhani Harahap; Sariyanto S; Sri Istiawati
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 5 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21628611

Abstract

Pengabdiaan masyarakat  ini membahas tentang pengelolaan sumber daya alam (ikan) berbasis kearifan lokal dipesisir desa Pekan Tanjung Beringin. Pengabdiaan masyarakat  ini mengangkat beberapa permasalahan yaitu: 1. Bagaimana cara pengelolaan sumber daya alam (ikan) di pesisir desa Pekan Tanjung Beringin 2. Bagaimana motivasi masyarakat dalam mengelolah SDA (ikan) di pesisir desa Pekan Tanjung Beringin agar tetap terjaga kearifan lokalnya. Pengabdiaan masyarakat  ini adalah penelitian kualitatif, dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi dalam pengumpulan data, serta dalam teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informasi penelitian ini adalah tokoh masyarakat dan pemerintah dinas perikanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengelolaan sumber daya alam ikan yang dilakukan oleh masyarakat pesisir desa Pekan Tanjung Beringin yaitu dengan melakukan konservasi yang dimana harus menetukan kawasan yang akan dijadikan sebagai lahan perikanan, yang kedua itu pembangunan berkelanjutan yang dimana masyarakat diharapkan mampu menjaga sumber daya alam tersebut agar nantinya dapat dirasakan oleh generasi yang akan datang. Dan yang ketiga itu bertanggung jawab yaitu harus dengan cara selektif artinya kita itu harus memilih, menggunakan sumber daya alam dengan betul-betul untuk kepentingan kehidupan berikutnya. Kedua kita harus tetap menjaga kelestarian lingkuangan agar tidak punah dan rusak, ketiga memperbarui yang dimana apabila kita melakukan suatu kerusakan maka kita harus memperbaruinya kembali dengan cara penghijaun dan sebagainya . Motivasi masyarakat pesisir  dalam mengolah sumber daya alam agar tetap terjaga kearifan lokal yang ada yaitu agar tetap terjaga persaudaraan serta tidak putusnya silaturahim yang telah terjaling selama ini.
Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Pendampigan Manajemen Keuangan dan Pembukuan Sederhana dalam Pengelolaan Usaha Tani di Kelurahan Makotyamsa, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong Sandi H. Pasaribu; Adi Nugroho; Korina Sauyai; Fanda Djitmau; Nimbrot Slofle
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 4 (2026): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21718227

Abstract

This Community Service program was carried out in Makotyamsa Village, Mayamuk District, Sorong Regency, aiming to empower a farmer group through mentoring in financial management and simple bookkeeping for farm business operations. The main problem faced by the target farmer group was the absence of separation between personal and farm business finances, minimal recording of production and sales transactions, and the inability of farmers to accurately calculate production costs, revenue, and business profit. This condition made it difficult for farmers to make sound business decisions and hindered their access to financing from financial institutions due to the lack of adequate financial records. The program was implemented through a participatory approach involving socialization, financial literacy training, and mentoring in preparing simple bookkeeping, including a cash book, a production and sales record book, and a simple profit-and-loss calculation for the farm business. The results show an improvement in farmer group members' understanding of the importance of financial recording, increased ability to independently prepare simple bookkeeping, and growing awareness of separating farm business finances from household finances. In addition, this mentoring strengthened the financial administrative order of the farmer group as an economic institution for farmers.
Pelatihan Ecoprint Berbasis Tumbuhan Lokal: Penguatan Kreativitas dan Minat Kewirausahaan Siswa MIN 1 Soppeng Harti Oktarina; Irham Maulana Yunus; Muh. Yunus; Ninah Wahyuni A; Sitti Hajar Aswad
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21562838

Abstract

Creativity, environmental awareness, and an entrepreneurial orientation should be fostered through concrete learning experiences from primary education. This community engagement program aimed to improve students’ ecoprint-making skills, creativity, and entrepreneurial interest through the use of local plants. The training was conducted on 24 November 2025 at MIN 1 Soppeng, South Sulawesi, and involved 20 students in Grades IV–VI. A participatory, learning-by-doing approach was employed, consisting of coordination, an introduction to ecoprint and product value, a pounding-technique demonstration, group practice, and evaluation. Product observation and a 1–4 pre- and post-activity questionnaire were used. The report recap indicates that the mean entrepreneurial-interest score increased from 2.8 to 3.6 (28.6%), while creativity increased from 3.0 to 3.7 (23.3%). Sixteen of the 20 students showed improved entrepreneurial-interest scores. All participants completed the tote-bag production stages and produced varied leaf-based compositions. Ecoprint training may serve as a contextual project integrating art, environmental education, and early entrepreneurship. Program continuity requires teacher mentoring, a standardized product rubric, and evaluation based on documented individual-level data.
Pemberdayaan Pelaku UMKM dalam Menghasilkan Pendapatan Keluarga T. Muhammad Adriansyah; Daniel Yusuf; T. Elfira Rahmayati; Siti Asyraini; Fahriani Astuti Sitepu
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 5 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21637839

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan suatu cara untuk membangun kemampuan masyarakat dalam perekonomian khususnya dengan mendorong, memacu, memotivasi, dan menggali potensi yang dimiliki sehingga kondisi mereka akan berubah dari yang tidak berdaya menjadi berdaya dengan perwujudan tindakan yang nyata untuk meningkatkan harkat dan martabat dari sisi ekonomi, melepaskan diri dari kemiskinan dan keterbelakangan. Sama dengan halnya pemberdayaan yang dilakukan di desa Pekan Tanjung Beringin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan ekonomi keluarga dan dampakanya terhadap peningkatan ekonomi di desa Pekan Tanjung Beringin. Dalam hal ini pemberdayaan yang diberikan oleh pihak masyarakat yaitu dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan dilakukan untuk pelaku UMKM yang ada di desa Pekan Tanjung Beringin. Jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah penelitian lapangan atau field research, dimana penelitian lapangan adalah suatu penelitian yang dilakukan di lokasi pengabdiaan masyarakat dengan bersifat pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data peneliti yang diperoleh dengan menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Informan penelitian adalah pelaku UMKM dan masyarakat sekitar desa Pekan Tanjung Beringin. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan, pemberdayaan ekonomi keluarga yang diberikan sudah sesuai dengan tahap-tahap sebagai proses pemberdayaan. Pemberdayaan ini dikatakan berhasil karena dilihat dari indikator keberhasilan yang memberikan dampak bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Dengan demikian disarankan agar sebaiknya pelaku UMKM lebih meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan  sehingga kedepannya diharapkan dapat lebih maju dan berkembang.
Edukasi Keuangan untuk Masyarakat yang Cerdas dan Sesuai Syariah di BPR Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya Deby Ramadani Putri
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 4 (2026): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21722563

Abstract

Financial literacy is an essential aspect of improving community welfare, particularly in response to the increasing diversity of financial products and services. Limited understanding of financial management and the principles of Islamic economics remains a challenge for many communities, including those in Koto Baru Village, Koto Baru District, Dharmasraya Regency. This condition may lead to poor financial decision-making, including ineffective income management, inappropriate use of financing facilities, and the selection of financial products that do not align with individual needs and Islamic values. This community service program aimed to enhance the financial literacy of the local community by providing education on smart, sound, and Sharia-compliant financial management. The program employed a participatory approach consisting of coordination with Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Koto Baru, financial literacy counseling, household budgeting training, an introduction to Islamic economic principles, interactive discussions, financial management simulations, and evaluation through question-and-answer sessions and participant feedback. The target participants included residents living around BPR Koto Baru, comprising micro-entrepreneurs, homemakers, and members of the general public. The results indicated an improvement in participants' understanding of the importance of financial planning, simple cash flow recording, prudent debt management, emergency fund preparation, as well as the principles of the prohibition of riba (usury), transparent contractual agreements (akad), and profit-sharing mechanisms in Islamic economics. Furthermore, participants demonstrated strong enthusiasm for adopting more disciplined financial behaviors and making more responsible use of formal financial services. The program also strengthened the relationship between the community and the local financial institution as a partner in promoting financial inclusion and financial literacy.
Peningkatan Hemat Energi dan Penerapan Perilaku Ramah Lingkungan Masyarakat Desa Perkebunan Bukit Lawang Kecamatan Bahorok Irpansyah Siregar; Hariyati Lubis; Tengku Machdhalie Sofie; Devi Maiya Sari Nasution; Hilda Ayu Marlina
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 4 (2026): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21626543

Abstract

Penggunaan energi listrik yang terus meningkat tanpa diimbangi dengan perilaku hemat energi dan kepedulian terhadap lingkungan berpotensi menimbulkan pemborosan sumber daya serta meningkatkan dampak negatif terhadap lingkungan. Kondisi tersebut masih dijumpai pada sebagian masyarakat Desa Perkebunan Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, yang memiliki tingkat pemahaman terbatas mengenai konservasi energi dan penerapan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan prinsip hemat energi serta membangun budaya peduli lingkungan sebagai upaya mendukung pembangunan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya efisiensi penggunaan energi listrik, pemanfaatan peralatan hemat energi, pengurangan konsumsi listrik yang tidak diperlukan, pengelolaan sampah rumah tangga, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta pemanfaatan sumber daya secara lebih bijaksana. Partisipasi aktif masyarakat selama kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme dalam mengadopsi perilaku hemat energi dan ramah lingkungan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dampak kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas masyarakat dalam menerapkan konservasi energi, tumbuhnya kesadaran kolektif terhadap perlindungan lingkungan, serta terbangunnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pencapaian. Luaran kegiatan meliputi peningkatan kapasitas masyarakat, tersedianya media edukasi, dokumentasi kegiatan, serta artikel ilmiah yang dipublikasikan sebagai bentuk diseminasi hasil pengabdian.