cover
Contact Name
Muhammad Fuad Anshori
Contact Email
ahsanyunus@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fuad.anshori@unhas.ac.id
Editorial Address
Departemen Budidaya Pertanian, Kampus UNHAS Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 10, Makassar Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL AGRIVIGOR
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : -     EISSN : 27985458     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
JURNAL AGRIVIGOR (JA) merupakan salah satu jurnal yang dimiliki oleh departemen budidaya pertanian, fakultas pertanian, Universitas Hasanuddin. Jurnal ini telah terbit pertama kali pada tahun 2001 hingga sekarang, walaupun dalam masa kepengurusan terdapat penundaan penerbitan. Jurnal agrivigor menghimpun seluruh penelitian di bidang agrokompleks yang meliputi agronomi, hortikultura, fisiologi, ekologi, benih, bioteknologi, dan pemuliaan tanaman ataupun bidang yang terkait dengan sistem pertanian secara kompleks. Jurnal ini terbit dua kali pada setiap tahunnya. Adapun, jenis jurnal yang diterima dapat berupa jurnal penelitian, jurnal review, dan short communication.
Articles 60 Documents
Analisis Pengaruh Teknik Budidaya terhadap Hasil Panen Kakao (Theobroma cacao L.) di Kabupaten Bantaeng: Analysis of the Effects of Cultivation Techniques on Cocoa (Theobroma cacao L.) Yield in Bantaeng Regency Kaimuddin; Nuniek Widiayani; Ummi Nur Hasanah Kamaruddin
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 2, DESEMBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i2.49545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik budidaya terhadap hasil panen kakao di Kabupaten Bantaeng. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Bantaeng di 3 Kecamatan diantaranya Kecamatan Gantarangkeke, Kecamatan Tompobulu dan Kecamatan Eremerasa, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini berbentuk survei (study literature), observasi lapang, dan wawancara. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independent yaitu pemangkasan berpengaruh nyata terhadap variabel dependent yaitu produktivitas tanaman kakao, sedangkan pada variabel independent yaitu dosis pemupukan, sanitasi dan pohon naungan tidak berpengaruh nyata terhadap variabel dependent yaitu produktivitas tanaman kakao petani responden di Kecamatan Gantarangkeke, Kecamatan Tompobulu, dan Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Pengaruh Pemberian Trichokompos dan Unsur Hara Zn Terhadap Fisiologis dan Produksi Biji Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.): The Effect of Trichokompos and Zn Fertilizer on the Physiology and Seed Production of Cocoa Plants (Theobroma cacao L.) Faradillah Yakub; Nasaruddin; Ifayanti Ridwan; Rizza Nurul Aprilia
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 2, DESEMBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i2.49575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis pengaruh kombinasi trichokompos dan unsur hara Zn terhadap produktivitas tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pasang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan, dilaksanakan pada April hingga Oktober 2024. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan di lapangan menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT), petak utama adalah trichokompos yang terdiri atas 3 taraf, yaitu: tanpa trichokompos (kontrol), 7,5 ton/ha, dan 15 ton/ha, sedangkan anak petak adalah pupuk Zn yang terdiri atas 4 taraf, yaitu: kontrol (tanpa pupuk Zn), Pupuk Zn 0,25 g/L, Pupuk Zn 0,50 g/L, dan Pupuk Zn 0,75 g/L. Berdasarkan kedua faktor tersebut terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan menggunakan 2 tanaman sehingga terdapat 72 tanaman yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk Zn secara nyata meningkatkan komponen fisiologis tanaman kakao, menurunkan persentase jumlah bunga dan pentil buah yang gugur serta memperbaiki kualitas buah kakao. Pupuk Zn 0,50 g/L memberikan hasil terbaik terhadap kandungan klorofil a (317,84 µmol m-2), klorofil b (138,59 µmol m-2), klorofil total (457,72 µmol m-2), dan persentase bunga gugur (72,76%). Aplikasi pupuk Zn 0,75 g/L memberikan jumlah pentil buah gugur terbaik (74,34%). Walaupun tidak terdapat interaksi yang nyata dari kedua perlakuan, pemberian pupuk Trichokompos dan Pupuk Zn cenderung meningkatkan jumlah biji per buah dan bobot 100 biji kering tanaman kakao.
Aplikasi Actinomycetes Kulit Buah Kakao dan Inokulasi Actinomycetes Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kakao (Theobroma cacao L) Sambung Pucuk: Application of Actinomycetes on Cocoa Fruit Skin and Inoculation of Actinomycetes on the Growth of Grafted Cocoa Plants (Theobroma Cacao L) Rusnadi Padjung; Nasaruddin; Arfina Shalsabila
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 2, DESEMBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i2.49576

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh interaksi aplikasi pemberian biochar kulit buah kakao dan inokulasi Actinomycetes yang dapat memperbaiki pertumbuhan tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan dari September 2022 sampai Januari 2023, di Plantation Nusrsery Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Kecamatan Talamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial 2 faktor menggunakan Rancangan Acak Kelompok sebagai rancangan lingkungannya. Percobaan terdiri atas 2 faktor, faktor pertama adalah pemberian Actinomycetes kulit buah kakao yang terdiri dari 3 taraf yaitu tanpa pemberian Actinomycetes, Actinomycetes 1,5 kg/pohon dan Actinomycetes 2 kg/pohon. Sedangkan faktor kedua adalah pemberian Actinomycetes yang terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa Actinomycetes, Actinomycetes 20 106 CFU/mL, Actinomycetes 40 106 CFU/mL, dan Actinomycetes 60 106 CFU/mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara pemberian Actinomycetes kulit buah kakao dengan Actinomycetes berpengaruh terhadap LMA (0,003095). Perlakuan Actinomycetes kulit buah kakao memberikan hasil tertinggi pada parameter diameter batang (37,04 mm), jumlah daun (22,97 helai) , luas daun (1212,6 cm2, indeks luas daun (0,39), klorofil a (206,1 µmol.m-2), klorofil b (yaitu 85,1 µmol.m-2), klorofil total (286,7 µmol.m-2) ,dan intersepsi cahaya (2610,0). Perlakuan Actinomycetes memberikan hasil tertinggi pada parameter jumlah daun (23,87 helai), Luas daun (1185,2 cm2), dan indeks luas daun (0,38).
Review: Teknologi Hidroponik Wick dan Nutrient Film Technique (NFT) untuk Pertanian Urban: Review: Wick Hydroponic Technology and Nutrient Film Technique (NFT) for Urban Farming Lutfy Ditya Cahyanti Cahyanti; Umi Isnatin; Use Etica; Rasyid Ridla Nugraha
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 2, DESEMBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i2.49711

Abstract

Hidroponik merupakan budidaya tanaman tanpa tanah yang banyak dimanfaatkan sebagai metode alternatif budidaya tanaman ditengah penurunan jumlah lahan pertanian, sehingga cocok untuk masyarakat urban. Hidroponik sangat banyak metode yang dapat dipilih, seperti sistem Wick dan NFT atau Nutrient Film Technique. Pemahaman akan teknik hidroponik ini sangat penting ditengah kebutuhan akan pangan yang semakin meningkat. Review ini dibuat untuk memahami perkembangan penelitian terkait dengan hidropnik wick dan NFT saat ini. Penulis melakukan review literatur menggunakan pendekatan review jurnal. Review jurnal adalah suatu kegiatan menulis untuk memberikan ulasan atau tinjauan pada sebuah artikel yang diterbitkan dalam jurnal dengan tujuan untuk menentukan kelebihan, kekurangan, dan kualitas artikel tersebut memberikan informasi, gambar, ide, atau gagasan tentang artikel jurnal yang telah ditulis untuk membantu orang memahami topik tertentu dengan lebih baik. Hasil review menunjukkan bahwa hidroponik baik sistem wick atau NFT ini dapat digunakan pada berbagai komoditas, seperti selada, sawi, pakcoy dan kailan. Nutrisi-nutrisi yang digunakan untuk hidroponik salah satunya adalah AB Mix yang membantu tanaman untuk memperoleh nutrisi yang diperlukan bagi tanaman. Berbagai media selain air untuk hidroponik adalah rockwoll, serabut kelapa dan sumbu. IoT atau Internet of Things juga sangat membantu dalam kemajuan budidaya sistem hidroponik ini, seperti membantu dalam pengukuran suhu dan pH secara otomatis.
Aplikasi Kompos Kipahit (Tithonia diversifolia) Dan Plant Growth Promotion Rhizobacteria Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Besar (Capsicum annuum L.): The Application of Mexican Sunflower (Tithonia diversifolia) Compost and Plant Growth Promoting Rhizobacteria on the Growth and Chili Peppers (Capsicum annuum L.) Andi Nur Aini Andi Amir; Ifayanti Ridwan; Katriani Mantja; Vera Safitri Mappeasse Marba
Jurnal Agrivigor Vol. 17 No. 1 (2026): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 17 NO. 1, JUNI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v17i1.51634

Abstract

Cabai adalah salah satu bumbu utama dalam banyak masakan di seluruh dunia, terutama di Asia dan Amerika Latin. Permintaan yang konsisten tinggi membuat penelitian untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas cabai menjadi sangat penting. Kompos kipahit (Tithonia diversifolia) dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) telah terbukti memberikan efek positif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai, memperbaiki sifat tanah, serta mengurangi kebutuhan pupuk kimia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen faktorial dua faktor dengan Rancangan Acak Kelompok sebagai rancangan lingkungan. Faktor pertama adalah kompos kipahit dengan tiga taraf: 0 t/ha, 5 t/ha, dan 10 t/ha. Faktor kedua adalah PGPR dengan empat konsentrasi: 0 g/L, 4 g/L, 8 g/L, dan 12 g/L. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA). Kombinasi kompos kipahit 10 t/ha dan PGPR 12 g/L memberikan hasil terbaik pada berbagai parameter pertumbuhan dan produksi. Kombinasi ini menghasilkan bobot per buah (17,17 g). Secara individual, dosis kompos kipahit 10 t/ha memberikan hasil tertinggi pada bobot buah per pohon (190,08 g), Konsentrasi PGPR 12 g/L terbukti paling efektif dalam mempercepat umur berbunga (52 hari), panjang buah (14,64 cm). Kesimpulannya, dosis tertinggi dari kompos kipahit dan PGPR menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman cabai yang optimal.
Viabilitas dan Vigor Benih Padi yang Ditanam secara Transisi Organik dan Konvensional : Viability and Vigor of Rice Seeds Planted in Organic and Conventional Transitions Mara Malpila; Dadi Nurdiana; Isna Tustiyani
Jurnal Agrivigor Vol. 17 No. 1 (2026): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 17 NO. 1, JUNI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v17i1.52248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah padi yang ditanam secara transisi organik dan konvensional berpengaruh nyata terhadap viabilitas dan vigor benih padi varietas Rojolele dan Ciherang setelah disimpan selama tiga bulan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Garut pada bulan September sampai Oktober 2018. Penelitian mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor (varietas dan sistem tanam) dan 6 kali ulangan.  Faktor varietas yaitu Rojolele dan Ciherang. Faktor sistem tanam yaitu transisi organik dan konvensional. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan varietas dan sistem tanam terhadap kecepatan perkecambahan benih padi. Perlakuan terbaik adalah varietas ciherang yang ditanam secaraa transisi organik.
Pengaruh Pemberian Biochar dan Dosis Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.): Effects of Biochar Application and Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) Doses on the Growth of Cocoa (Theobroma cacao L.) Seedlings Rusnadi Padjung; Rafiuddin Rafiuddin; Firda Anwar
Jurnal Agrivigor Vol. 17 No. 1 (2026): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 17 NO. 1, JUNI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v17i1.52749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari penggunaan biochar dan dosis Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Plantation Nursery, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Kota Makassar pada Desember 2022-April 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT). Petak utama adalah jenis biochar terdiri dari 3 (tiga) jenis, yaitu = biochar kulit kakao, biochar tempurung kelapa, dan biochar sekam padi, sedangkan anak petak adalah dosis Mikoriza terdiri atas 4 (empat) taraf, yaitu: 0 g/polybag, 4 g/polybag, 8 g/polybag, dan 12 g/polybag. Berdasarkan kedua faktor tersebut terdapat 12 kombinasi perlakuan, dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri atas 3 (tiga) tanaman sehingga jumlah keseluruhan adalah 108 tanaman percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara biochar sekam padi dengan 8 g mikoriza vesikular arbuskular memberikan hasil terbaik terhadap kadar klorofil a (283,51 mmol.m−2), kadar klorofil total (407,03 mmol.m−2), dan kerapatan stomata (886,62 mm2), interaksi antara biochar sekam padi dengan 12 g mikoriza vesikular arbuskular memberikan hasil terbaik untuk jumlah daun (13,19 helai). Biochar sekam padi memberikan hasil terbaik pada jumlah stomata (141,75 stomata) dan luas daun tanaman kakao (280,40 mm2). Dosis 8 g mikoriza vesikular arbuskular memberikan hasil terbaik pada klorofil b (112,76 mmol.m−2), volume akar (17,33 ml), panjang akar (39,62 cm), luas daun (280,40 mm2), dan intersepsi cahaya (144,37 lux).
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum) pada Berbagai Dosis Pupuk NPK dan Pupuk Kandang Sapi: Growth and Yield of Tomato (Solanum lycopersicum L.) as Affected by Different Rates of NPK Fertilizer and Cattle Manure Syatrianty A. Syaiful; Amirullah Dachlan; Anindita Pratiwi
Jurnal Agrivigor Vol. 17 No. 1 (2026): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 17 NO. 1, JUNI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v17i1.52750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman tomat (Lycopersicum esculentum) pada pemberian berbagai dosis pupuk NPK dan pupuk kandang sapi. Penelitian ini dilaksanakan di Ex-Farm Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, yang berlangsung dari Agustus – Oktober 2022. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk rancangan acak kelompok faktorial dua faktor dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah pemberian berbagai dosis pupuk NPK yang terdiri dari 3 taraf yaitu kontrol, 25% dosis pupuk NPK, 50% dosis pupuk NPK dan faktor kedua adalah pemberian berbagai dosis pupuk kandang sapi yang terdiri dari 4 taraf yaitu 25% pupuk kandang sapi, 50% pupuk kandang sapi, 75% pupuk kandang sapi, dan 100% pupuk kandang sapi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi perlakuan N2K4 pada parameter pengamatan jumlah dan bobot buah per tanaman masing-masing menghasilkan rata-rata sebanyak  1,70 buah dan 9,00 gram.
Studi Morfofisiologi Pertumbuhan Beberapa Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Terhadap Ketersediaan Air: Morphophysiological Study of the Growth of Cocoa (Theobroma cacao L.) Seedlings under Different Water Availability Conditions Nasaruddin Nasaruddin; Rahmansyah Dermawan; Novianti Boroallo
Jurnal Agrivigor Vol. 17 No. 1 (2026): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 17 NO. 1, JUNI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v17i1.52777

Abstract

Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komoditas unggulan disektor perkebunan yang memeliki nilai ekonomi tinggi di Indonesia. Bibit yang unggul menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan produksi tanaman kakao. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar air kapasitas lapang terhadap morfofisiologi perakaran dan pertumbuhan beberapa klon bibit kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Green House Kebun Buah Naga, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan pada kordinat 507’37.48” LS dan 119029’8.94” BT. Penelitian ini berlangsung pada bulan Oktober 2024 - Januari 2025. Penelitian ini menggunakan pola factorial 2 faktor dan Rancangan Acak Kelompok sebagai rancangan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi yang signifikan antara pertumbuhan klon kakao MCC 02 dengan kadar air 80-100% kapasitas lapang dengan memberikan hasil terbaik pada pengamatan diameter batang (6,91 mm), bobot basah akar (3,67 g), bobot basah tajuk (12,00 g), bobot kering tajuk (4,49 g), dan kelembaban tanah (88.00%). Kakao klon 25 menghasilkan kelembaban tanah tertinggi (86,22%)
Efektivitas Pupuk NPK dan Biochar Sekam Padi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L.): Effectiveness of NPK Fertilizer and Rice Husk Biochar on the Growth and Yield of Eggplant (Solanum melongena L.) Ifayanti Ridwan; Nurul Ubaidillah
Jurnal Agrivigor Vol. 17 No. 1 (2026): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 17 NO. 1, JUNI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v17i1.52787

Abstract

Tanaman terung merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang umumnya dibudidayakan pada saat musim kemarau. Tanaman terung dapat tumbuh dan berproduksi secara optimal ketika kebutuhan nutrisi terpenuhi, seperti unsur hara makro utama N, P, dan K untuk menunjang pertumbuhan pada fase vegetatif dan generatif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk NPK dan biochar sekam padi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terung ungu. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan dengan titik koordinat 5021’13’’ sampai 5035’26’’S 119051’42 sampai 120005’27’’E yang berada pada ketinggian 1.058 mdpl, rata-rata curah hujan sekitar 2.000-2.600 mm/tahun, kelembaban mencapai 81% dengan suhu rata-rata 22 0C – 32 0C. Pelaksanaan penelitian ini mulai dari bulan Juli hingga November 2025. Penelitian disusun dalam percobaan faktorial 2 faktor (F2F) dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama pemberian dosis pupuk NPK 16:16:16 yang terdiri dari 4 taraf yaitu, tanpa pemberian pupuk NPK (kontrol), 5 gr pupuk NPK/tanaman, 10 gr pupuk NPK/tanaman, 15 gr pupuk NPK/tanaman. Faktor kedua yaitu kombinasi biochar sekam padi yang terdiri dari 3 taraf yaitu, tanah:biochar sekam padi (1:1), tanah:biochar sekam padi (1:2) dan tanah:biochar sekam padi (2:1). Interaksi perlakuan pupuk NPK 10 g/tanaman dan komposisi tanah biochar sekam padi 1:2 memiliki pengaruh terbaik pada parameter tinggi tanaman (193,67 cm), diameter batang (35.00 mm), jumlah daun (76,10 helai), luas daun (615,12 mm), diameter buah (125,20 mm), berat buah pertanaman (805,00 g), berat kering akar (31,80 g), dan berat basah akar (50,67g). Pemberian pupuk NPK dan komposisi biochar sekam padi dapat mendukung pertumbuhan dan produksi tanaman terung.