cover
Contact Name
Muhammad Fuad Anshori
Contact Email
ahsanyunus@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fuad.anshori@unhas.ac.id
Editorial Address
Departemen Budidaya Pertanian, Kampus UNHAS Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 10, Makassar Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL AGRIVIGOR
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : -     EISSN : 27985458     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
JURNAL AGRIVIGOR (JA) merupakan salah satu jurnal yang dimiliki oleh departemen budidaya pertanian, fakultas pertanian, Universitas Hasanuddin. Jurnal ini telah terbit pertama kali pada tahun 2001 hingga sekarang, walaupun dalam masa kepengurusan terdapat penundaan penerbitan. Jurnal agrivigor menghimpun seluruh penelitian di bidang agrokompleks yang meliputi agronomi, hortikultura, fisiologi, ekologi, benih, bioteknologi, dan pemuliaan tanaman ataupun bidang yang terkait dengan sistem pertanian secara kompleks. Jurnal ini terbit dua kali pada setiap tahunnya. Adapun, jenis jurnal yang diterima dapat berupa jurnal penelitian, jurnal review, dan short communication.
Articles 48 Documents
Efek Inokulasi Konsorsium Mikoriza+Actinomycetes dan Berbagai Dosis NPK Terhadap Pertumbuhan Stek Sulur Tanaman Lada (Piper nigrum L.) Nufita, Nufita; Nasruddin, Nasruddin; Widiayani, Nuniek
Jurnal Agrivigor VOLUME 15 NOMOR 2, DESEMBER 2024
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v15i2.43240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari efek inokulasi konsorsium mikoriza + actinomycetes dan berbagai dosis NPK terhadap pertumbuhan stek sulur tanaman lada. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Oktober sampai Januari 2023, di lahan Plantation Nursery, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan dengan menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT). Faktor pertama pupuk NPK yang terdiri dari 3 taraf yaitu kontrol, 20 g/pohon, 30 g/pohon. Faktor kedua adalah konsorsium mikoriza + Actinomycetes sp dengan kerapatan 106 CFU/mL yang terdiri atas 4 taraf yaitu kontrol, mikoriza 20 g/pohon, mikoriza 20 g/pohon + 30 mL/pohon actinomycetes, mikoriza 20 g/pohon + 60 mL/pohon actinomycetes, dengan demikian terdapat 12 kombinasi perlakuan yang di ulang sebayak 3 kali, setiap unit percobaan terdiri dari 2 tanaman sehingga terdapat 72 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara perlakuan NPK dan Konsorsium Mikoriza + Actinomycetes terhadap luas daun dengan perlakuan terbaik yakni 40 g/pohon dan Konsorsium Mikoriza + Actinomycetes (190,20 cm2), luas bukaan stomata dan klorofil a pada perlakuan 20 g/pohon dan konsorsium mikoriza + 20 g/pohon dan 30 mL/pohon actinomycetes mencapai hasil tertinggi (220,80). Perlakuan Konsorsium Mikoriza 20 g/pohon + 60 mL/pohon Actinomycetes menghasilkan intersepsi cahaya tertinggi (3124,00) dan pada pada perlakuan Konsorsium Mikoriza 20 g/pohon + 30 mL/pohon Actinomycetes menghasilkan luas bukaan stomata tertinggi (82,95) dan klorofil b tertinggi (159,09).
Pertumbuhan Jamur Tiram Coklat (Pleurotus cystidiosus) pada Berbagai Jenis Media Tanam F1 dan Baglog Nurhayati, Nurhayati; Dachlan, Amirullah; Yassi, Amir; Tambung, Astina
Jurnal Agrivigor VOLUME 15 NOMOR 2, DESEMBER 2024
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v15i2.43241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis komposisi media produksi bibit dan komposisi media produksi jamur yang terbaik terhadap jamur tiram coklat (Pleurotus cystidiosus). Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Jamur Mycotopia.id, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan yang terdiri dari dua tahap pelaksanaan dengan 3 kali ulangan. Tahap 1 dilaksanakan dalam bentuk rancangan acak lengkap dengan perlakuan jenis media produksi bibit yang terdiri dari dari 5 taraf yaitu: 100% jagung, 100% sorgum, 50% jagung 50% sorgum, 75% jagung 25% sorgum, 27% jagung 75% sorgum. Tahap 2 dilaksanakan dalam bentuk rancangan acak lengkap dengan perlakuan komposisi media produksi jamur yang terdiri dari 4 taraf yaitu: Serbuk kayu 85% Dedak 0% Tepung jagung 13% Kapur 2%, Serbuk Kayu 85% Dedak 13% Tepung jagung 0% Kapur 2%, Serbuk kayu 85% Dedak 2% Tepung jagung 13% Kapur 0%, Serbuk Kayu 85% Dedak 13% Tepung Jagung 2% Kapur 0%. Hasil penelitian tahap 1 menunjukkan bahwa perlakuan media 100% sorgum berpengaruh nyata terhadap persentase pertumbuhan miselium dan kepadatan miselium. Tahap 2 Perlakuan media produksi jamur serbuk kayu 85%, dedak 13%, tepung jagung 2% memberikan hasil terbaik pada parameter waktu pemenuhan miselium (29,11 hari) waktu munculnya tubuh buah (18,55 hari) dan bobot segar jamur tiram (830,00 gram). Perlakuan serbuk kayu 85%, dedak 13%, kapur 2% memberikan hasil terbaik pada pameter jumlah badan buah (7,22).
Respons Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal Biji Botani (True Shallot Seed) yang Diaplikasi Biochar Batang Jagung dan Pupuk Organik Cair: Growth and Production Responses of Shallot (Allium ascalonicum L.) Plants of Botanical Seed Origin (True Shallot Seed) Applied with Corn Stalk Biochar and Liquid Organic Fertilizer Kasim, Nurlina; Syam'un, ‪Elkawakib; Qibthiyah, Waode A.
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 1, JUNI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i1.43298

Abstract

Bawang merah salah satu produk pertanian yang bernilai ekonomi tinggi dan menjadi fokus pengembangan utama oleh para petani. Oleh karena itu, perlu penerapan teknologi dan cara budidaya yang baik serta berkelanjutan untuk memastikan kelangsungan pasokan bawang merah. Dalam hal ini penggunaan biji botani, biochar batang jagung dan pupuk organik cair dapat menjadi solusi yang potensial. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari dosis biochar batang jagung dan pupuk organik cair yang memberi pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah asal biji botani. Penelitian dilaksanakan di Experimental Farm, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada bulan Juli – November 2023. Penelitian disusun dalam bentuk rancangan percobaan faktorial 2 faktor (F2F) dalam rancangan acak kelompok (RAK). Faktor pertama yaitu dosis biochar batang jagung yang terdiri atas 3 taraf yaitu tanpa biochar; 5 t ha-1; dan 10 t ha-1 biochar. Sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk organik cair yang terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa POC; 1 mL L-1; 2 mL L-1; dan 3 mL L-1 pupuk organik cair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara biochar batang jagung dan pupuk organik cair pada seluruh parameter pengamatan. Biochar batang jagung 10 t ha-1 memberikan pengaruh terbaik pada jumlah daun (11 helai), jumlah umbi (1,25), bobot segar tanaman (30,50 g), bobot kering tanaman (26,12 g), bobot umbi segar (27,22 g) bobot umbi kering (24,65 g), diameter umbi kering (3,86 cm) dan susut bobot umbi (8,11%), berat per petak (1,43 kg) dan produksi per hektar (13,73 t). Pupuk organik cair 3 mL L-1 memberikan pengaruh terbaik pada parameter jumlah daun (11,32 helai), berat per petak (1,33 kg) dan produksi per hektar (12,80 t).
Respon Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Paitan (Tithonia diversifolia) dan Pupuk Kandang Ayam: Respon Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Paitan (Tithonia diversifolia) dan Pupuk Kandang Ayam Growth Response of Arabica Coffee Seedlings (Coffea arabica L.) to the Application of Mexican Sunflower (Tithonia diversifolia) Liquid Organic Fertilizer and Chicken Manure Widiayani, Nuniek; Ridwan, Ifayanti; Riani, Festy
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 1, JUNI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i1.45295

Abstract

Kopi arabika merupakan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi. Kabupaten Mamasa menjadi salah satu wilayah yang berpotensi untuk pengembangan kopi arabika. Namun, ketersediaan bibit kopi arabika di kabupaten ini masih sangat minim sehingga diperlukan upaya pengembangan bibit kopi arabika yang terjangkau oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian POC paitan dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan bibit kopi arabika. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Pa’la’, Desa Kariango, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa pada bulan Oktober 2022 sampai Januari 2023, penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dua faktor dengan rancangan acak kelompok sebagai rancangan lingkungannya. Faktor pertama adalah dosis POC paitan yang terdiri atas empat taraf (0 ml/L, 30 ml/L, 60 ml/L, dan 90 ml/L). Faktor kedua adalah pemberian pupuk kandang ayam (0 kg, 2:1, dan 1:1). Adapun hasil dari penelitian yaitu kombinasi perlakuan 60 ml POC paitan dan pupuk kandang ayam 2:1 (p2q1) memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi tanaman (12,88 cm). Pemberian POC paitan 90 ml menunjukkan hasil yang lebih baik pada parameter tinggi tanaman, panjang akar dan volume akar. Campuran top soil dan pupuk kandang ayam 1:1 memberikan hasil yang lebih baik pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, jumlah daun, panjang akar dan volume akar. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pemberian POC paitan dan pupuk kandang ayam dapat menunjang pertumbuhan bibit kopi arabika.
Respon Microgreens Selada Merah (Lactuca sativa L. Var. Olga Red) Terhadap Berbagai Media Tanam dan Konsentrasi Air Kelapa: Response of Red Lettuce Microgreens (Lactuca sativa L. Var. Olga Red) to Various Planting Media and Coconut Water Concentration Ulfa, Fachirah; Dungga, Novaty E.; Hamzah, Nurhanafia
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 1, JUNI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i1.45297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh berbagai media tanam dan konsentrasi air kelapa terhadap pertumbuhan dan kualitas produksi microgreens selada merah. Penelitian ini dilaksanakan di Green House CoE Teaching Farm Fakultas Pertanian pada ketinggian tempat 9 mdpl dengan suhu rata-rata 26,5o C. Analisis kandungan klorofil, karotenoid, dan flavonoid dilaksanakan di Laboratorium Jamur Pangan dan Pupuk Hayati, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Makassar, pada bulan Februari hingga April 2023. Penelitian ini dirancang menggunakan percobaan Faktorial 2 Faktor (F2F) dengan Rancangan Acak kelompok (RAK) sebagai rancangan lingkungan. Faktor pertama media tanam yang terdiri atas 3 taraf yaitu: cocopeat, arang sekam, rockwool. Faktor kedua konsentrasi air kelapa yang terdiri atas 4 taraf yaitu: 0%, 15%, 30%, dan 45%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara berbagai media tanam dengan konsentrasi air kelapa terhadap pertumbuhan dan kualitas produksi microgreens selada merah. Perlakuan media tanam arang sekam memberikan hasil tertinggi pada tinggi tanaman (2.83 cm), panjang akar (5.95 cm), bobot segar tajuk (8.69 g), dan kandungan flavonoid (2.991 mg L-1), media tanam cocopeat memberikan hasil tertinggi pada kandungan klorofil a (25.62 mg L-1), klorofil b (12.30 mg L-1), klorofil total (37.91 mg L-1) dan karotenoid (238.94 µmol L-1). Konsentrasi air kelapa 15% memberikan hasil tertinggi pada panjang akar (5.58 cm), bobot segar tajuk (8.52 g), kandungan klorofil a (25.11 mg L-1), klorofil b (12.10 mg L-1) dan klorofil total (36.49 mg L-1) dan konsentrasi air kelapa 30% memberikan kandungan vitamin C tertinggi yaitu 782.08 mg kg-1.  
Pengaruh Aplikasi Berbagai Dosis PGPR dan Biochar Tongkol Jagung pada Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.): Effect of Application of Various Doses of PGPR and Corn Cob Biochar on the Growth and Production of Cayenne Pepper Plants (Capsicum frustescens L.) Syaiful, Syatrianty A.; Rafiuddin, Rafiuddin; Badaruddin, Fadhilla Azzahra
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 1, JUNI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i1.45299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi berbagai dosis PGPR dan biochar tongkol jagung pada pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit (Capsicum frustescens L.). Penelitian ini dilaksanakan di Experimental Farm, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, berlangsung dari Desember 2022 - Mei 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah, petak utama yaitu biochar tongkol jagung yang terdiri dari 3 taraf yaitu: tanpa pemberian biochar tongkol jagung (kontrol), biochar tongkol jagung 7,5 ton/ha, dan biochar tongkol jagung 15 ton/ha, sedangkan anak petaknya yaitu PGPR yang terdiri dari 3 taraf yaitu: tanpa pemberian PGPR (kontrol), PGPR 10 g/L, dan PGPR 20 g/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara biochar tongkol jagung 15 ton/ha dan PGPR 20 g/L memberikan jumlah buah per tanaman tertinggi (69.17 buah), bobot segar buah per tanaman tertinggi (72.30 g), produksi per hektar tertinggi (1.97 ton/ha), dan hasil uji kepedasan tertinggi.
Pengaruh Media Tumbuh dan BAP terhadap Keberhasilan dan Pertumbuhan Stek Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.): Effect of Growth Media and BAP on the Succes and Growth of Cocoa Plant Cuttings (Theobromae cacao L.) Nasaruddin, Nasaruddin; Anshori, Muhammad Fuad; Jasadin, Isma Muliani
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 1, JUNI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i1.45303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tumbuh dan BAP terhadap keberhasilan pertumbuhan stek tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, berlangsung dari Oktober 2022 sampai Januari 2023. Penelitian  ini disusun dalam bentuk percobaan menggunakan rancangan faktorial dua faktor dengan rancangan acak kelompok sebagai rancangan lingkungan. Faktor pertama adalah komposisi media tumbuh yang terdiri dari 3 taraf yaitu: Cocopeat,  kompos : cocopeat (1 : 1),  kompos : cocopeat (2 : 1). Faktor kedua adalah penggunan BAP yang terdiri dari 4 taraf yaitu  tanpa pemberian BAP (kontrol),  BAP 150 ppm, BAP 300 ppm, dan BAP 450 ppm yang diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara komposisi media tumbuh dengan konsentrasi BAP terhadap keberhasilan dan perkembangan stek tanaman kakao. Perlakuan kompos : cocopeat ( 2 : 1) memberikan hasil yang lebih baik terhadap panjang akar (3,16 cm), jumlah tunas stek pada bulan kedua setelah tanam (2,40 tunas) dan pada bulan keempat setelah tanam (2,50 tunas), kerapatan stomata (427,60 mm2), dan klorofil total (286,69 μmol.m-2). Konsentrasi BAP 450 ppm memberikan hasil yang lebih baik terhadap keberhasilan stek kakao yaitu (81,48%) dan jumlah tunas pada bulan keempat setelah tanam (2,85 tunas).
Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Melon Terhadap Pemberian Vermikompos dan Pupuk KNO3: Growth and Production of Melon Plants in Response to the Application of Vermicompost and KNO3 Fertilizer Sasmitha, Alifyah Nahdah; Bahrun, Abdul Haris; Mantja, Katriani; Yanti, Cri Wahyuni Brahmi; Dariati, Tigin
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 1, JUNI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i1.45307

Abstract

Penelitian berikut tujuannya guna menganalisis respon pemberian pupuk KNO3 dan vermikompos pada produksi dan pertumbuhan tanaman melon (Cucumis melo L. ) yang dilaksanakan di Experimental Farm, Universitas Hasanuddin, Makassar yang dimulai pada bulan Oktober hingga Desember 2023 dengan memakai percobaan faktorial 2 faktor pada Rancangan Acak Kelompok sebagai rancangan lingkungan. Faktor pertama yaitu dosis vermikompos yang tersusun atas 3 taraf yakni tanpa vemikompos, vermikompos 5 t.ha-1, dan vermikompos 10 t.ha-1. Faktor kedua yakni dosis pupuk KNO3 yang tersusun atas 4 taraf yakni tanpa pupuk KNO3, pupuk KNO3 75 kg.ha-1, pupuk KNO3 150 kg.ha-1, dan pupuk KNO3 225 kg.ha-1. Hasil riset memaparkan bahwasanya terjadi hubungan diantara perlakuan dosis vermikompos 10 t.ha-1 dan pupuk KNO3 225 kg.ha-1 memberikan hasil terluas pada luas daun ke-7 (468 cm2), luas daun ke-9 (459 cm2) dan terbesar pada bobot buah (1.43 kg), lingkar buah (43.50 cm), diameter buah (15.93 cm), produksi per petak (10.571 kg) dan produksi per hektar (58.26 t.ha-1). Perlakuan dosis vermikompos 10 t.ha-1 memberi hasil tercepat pada umur berbunga (22.31 hari). Perlakuan dosis pupuk KNO3 225 kg.ha-1 memberi hasil tertinggi pada parameter rasio bunga jantan dan betina (0,54), indeks klorofil daun ke-7 (59,65), indeks klorofil daun ke-9 (63,61), padatan terlarut (9,730brix) dan terbesar pada ketebalan daging (3.41cm).