Sabangka Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
urnal Pengabdian Masyarakat Sabangka adalah jurnal yang diterbikan oleh PUSAT STUDI EKONOMI, PUBLIKASI ILMIAH DAN PENGEMBANGAN SDM AZRAMEDIA INDONESIA untuk mempublikasikan dan meyebarluaskan tulisan dan artikel Pengabdian Masyarakat yang telah dilakukan oleh akademisi, praktisi dan mahasiswa dengan tujuan agar dapat menginspirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. Jurnal ini akan terbit enam (6) kali setahun yaitu bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September dan November. Topik penulisan artikel ilmiah termasuk: 1. Pengabdian kepada Masyarakat. 2. Ipteks bagi Masyarakat. 3. Pendidikan
Articles
308 Documents
PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS LIMBAH PETERNAKAN DI DESA NGAWUN KABUPATEN TUBAN
Rastono, Adi;
Muzadi, Masrur;
Siswara, Hamzah Nata
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/sabangka.v2i01.473
Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Ngawun Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban dalam memanfaatkam limbah peternakan menjadi kompos. Warga masih memiliki beberapa keterbatasan dalam pengolahan antara lain, 1) pemahaman tentang teknologi pengolahan limbah ternak masih kurang, 2) belum memiliki keterampilan dalam mengelola limbah peternakan sehingga perlu adanya pendampingan dan pelatihan. Metode yang dilakukan dalam program pengabdian masyarakat adalah observasi melalui preetest dan postest, sosialisasi, pendampingan dan pelatihan pembuatan pupuk. Hasil dari kegiatan ini adalah Program ini berhasil dalam memotifasi warga untuk memanfaatkan limbah ternak menjadi kompos yang ditujukan prosentase preetest yang menjawab “Ya” adalah 31,3% dan “Tidak” 61,7%, namun setelah dilakukan kegiatan pendampingan dan pelatihan dalam pembuatan pupuk kompos prosentase pada posttest meningkat yaitu dengan jawaban “Ya” 80% sedangkan “Tidak” 20%.
PENDAMPINGAN UMKM GITA LARAS TAWANGMANGU DALAM MANAJEMEN PRODUK UNTUK OPTIMALISASI PENJUALAN
Edy, Irwan Christanto;
Rahady, Teddy;
Adinugroho, Suryo;
Faskahariyanto, Kristian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/sabangka.v2i01.474
Pendampingan UMKM Kuliner Gita Laras di Kalisoro Tawangmangu merupakan salah satu kegiatanpengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh anggota UMKM kuliner yang terdiri dari usaharumah tangga. Produk UMKM ini antara lain adalah keripik kacang, keripik pisang, keripik tempe, jadah,wingko, aneka roti kering dan basah. Anggota UMKM Gita Laras ini berjumlah sekitar 30 orang.Permasalahan dalam UMKM ini antara lain adalah rendahnya kreatifitas dan inovasi produk kuliner,terbatasnya jaringan pemasaran, rendahnya akses permodalan. Pendampingan UMKM Gita Laras dilakukansalah satunya untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam inovasi produk. Kegiatan pertama padabulan nopember 2022 dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang inovasi produk kuliner. Inovasimenjadi fokus pertama untuk peningkatan kualitas dan kuantitas produk kuliner kelompok UMKM GitaLaras Tawangmangu. Kegiatan ini mendapat respon yang positif dari peserta yang terdiri dari mayoritaskaum perempuan sebagai pelaku UMKM. Hasil kegiatan pertama telah merumuskan adanya kesepakatanantara tim pengabdi dengan kelompok UMKM Gita Laras bahwa tim pengabdian akan menjadi pendampingdalam peningkatan kapasitas UMKM bagi dari sisi produksi maupun pemasaran
PENDAMPINGAN LITERASI KEUANGAN BAGI UMKM DI RUKUN WARGA (RW) 003 KELURAHAN KALISARI
Sukaesih, Uuh;
Miswan, Miswan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/sabangka.v2i02.510
More than 90 percent of business activities in Kalisari Village can be categorized as Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). MSME actors in the Kalisari Village generally experience problems in terms of financial management (financial literacy), even though MSME actors must be able to manage their finances well so that their business activities are successful. efforts regarding financial literacy with the aim of increasing knowledge and being able to overcome financial problems faced. Partners in the activity are 3 business actors in the Rukun Warga area (RW 003 Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo District, East Jakarta. Partners are very enthusiastic in participating in business assistance and consulting which is marked by frequent regular consultations. The result of community service activities is partner knowledge regarding literacy financial literacy has increased by 33.81 percent, and problems faced by partners regarding literacy or financial management can be overcome. Assistance activities for partners still need to be continued with material adapted to the problems faced by partners.
PEMBUATAN NUGGET KANGKUNG SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA MARIO KECAMATAN KULO KABUPATEN SIDRAP
Utama, Rukmelia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/sabangka.v2i02.540
Abstrak Desa Mario memiliki tingkat pendapatan yang rata-rata masih rendah. Sekalipun memiliki lahan pertanian yang luas tetapi masyarakat masih menggarap lahannya secara sederhana. Disamping itu tingkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan hasil-hasil pertanian masih relatif rendah. Untuk itu sangat dibutuhkan sumber pengetahuan dan kemampuan dalam memanfaatkan hasil-hasil pertanian sehingga bisa meningkatkan kesejahterannnya. Nugget kangkung merupakan salah satu inovasi yang dapat dijadikan peluang usaha. Disamping itu nugget kangkung juga dapat dijadikan sebagai makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari- hari utamanya anak-anak. Kegiatan ini terbagi atas dua tahap yaitu penyuluhan pemanfaatan tanaman kangkung dan pelatihan pembuatan nugget kangkung. Dari kegiatan ini masyarakat desa Mario dapat memiliki keterampilan dalam mengolah sayuran menjadi produk yang lebih baik dan memiliki nilai jual yang tinggi. Diharapkan nantinya masyarakat desa Mario menjadi masyarakat yang berwawasan berkelanjutan untuk kemandirian. Kata Kunci : Mario, Nugget, Kangkung, Inovasi Abstract Mario Village has an average income level that is still low. Even though they have large agricultural land, the community still manages their land in a simple way. Besides that, the level of knowledge and skills of the community in managing and utilizing agricultural products is still relatively low. For this reason, a source of knowledge and skills is needed in utilizing agricultural products so that they can increase their welfare. “nugget kangkung” are one of the innovations that can be used as a business opportunity. Besides that, “nugget kangkung” can also be used as food to meet daily nutritional needs, especially children. This activity was divided into two stages, namely counseling on the use of ‘kangkung’ plants and training on making “nugget kangkung”. From this activity the people of Mario village can have skills in processing vegetables into better products and have a high selling value. It is hoped that in the future the Mario village community will become a society with a sustainable outlook for independence. Key words : Mario, Nuggets, ‘kangkung’, innovation
PENGUATAN STRATEGI PEMASARAN KELOMPOK SADAR WISATA DI NANGSRI, CANDIREJO, SEMANU, GUNUNGKIDUL
Khoirudin, Rifki;
Khasanah, Uswatun;
Salim, Agus;
Nasir, Muhammad Safar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/sabangka.v2i02.546
Pariwisata di Gunungkidul berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, sebagai akibat dari upaya promosi dan pengembangan destinasi wisata yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan pengelola wisata setempat. Peningkatan aksesibilitas juga menjadi faktor yang penting dalam perkembangan pariwisata di Gunungkidul. Metode Kegiatan pengabdaian di lakukan melalui rangkain kegiatan yang pangkalnya berorientasi pada penguatan kapasitas masyarakat. Namun pelaksanaanya dilakukan melalui rangkaian, yaitu: Survey dengan maksud memperoleh informasi tentang kegiatan pokdarwis, untuk disesuaikan dengan pendekatan yang bisa dilakukan dan workshop dan FGD, yang dilakukan bersama pokdarwis. Pembuatan paket wisata memiliki peran penting dalam kemajuan obyek wisata dan kesejahteraan masyarakat. Hasil yang dilakukan kepada mitra, pada saat sebelum kegiatan pengabdian masyarakat ini belum dilakukan, mitra pengabdian yaitu Pokdarwis Tirta Kencana belum ada rencana terkait dengan pengembangan obyek wisata yang dikelola. Berikut adalah beberapa hal yang menjelaskan mengapa pembuatan paket wisata memiliki peran penting tersebut. Dalam kesimpulannya, pengelolaan wisata yang baik dan terencana memerlukan peran serta masyarakat setempat. Dengan menerapkan saran-saran yang telah disebutkan di atas, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keberlanjutan wisata serta memberikan.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BAGI PARA PELAKU UMKM KOTA BAUBAU
Adan, Laode Muhammad Hasrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/sabangka.v2i02.549
Pengabdian ini dilatarbelakangi atas kebutuhan para pelaku UMKM kota Baubau. Sebagian Para pelaku UMKM adalah para remaja, ibu rumah tangga dan wirausahawan yang berpendidikan tidak dibidang Akuntansi. Para pelaku UMKM membutuhkan sedikit banyak pengetahuan tentang pengelolaan laporan keuangan dalam akuntansi terkait usaha yang dijalankan. Pelatihan ini dilakukan oleh para UMKM atas bantuan dari pemerintah kota melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Baubau. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan berbasis akuntansi bagi pelaku UMKM. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu 1) Pemahaman Akuntansi bagi UMKM; 2) Pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan; 3) Diskusi dan Evaluasi. Kegiatan ini juga melakukan pendampingan secara intensif dan berkelanjutan kepada pelaku UMKM. Dengan diadakannya kegiatan ini, menambah pengetahuan dan pengalaman para pelaku UMKM dalam mengolah dan menyusun laporan keuangan. Selain itu para pelaku UMKM memahami kelemahan usaha yang dijalankannya, namun meningkatkan kemampuannya dalam menyusun laporan keuangan berbasis akuntansi
PKM PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PERTOLONGAN PERTAMA KEPADA ANGGOTA BARU PMR UNIT SMP NEGERI 1 PAJARAKAN
Fahrudin, Fahrudin;
Kosim, Mohammad Nanang;
Amarullah, Moh.;
Haqiqi, M. Deni;
Fathoni, Ilham
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/sabangka.v2i05.550
Kegiatan pengabdian bertujuan untuk membantu siswa dalam melakukan tindakan pertolongan pertama kepada yang membutuhkan pertolongan medis dasar. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada pemberian pelatihan dan pendampingan pertolongan pertama kepada anggota baru unit Palang merah Remaja (PMR) di SMP Negeri 1 Pajarakan, Probolinggo. Pelatihan dan pendampingan dalam pertolongan pertama sangat penting untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk memberikan bantuan segera kepada mereka yang membutuhkan. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan ini bagi siswa SMP Negeri 1 Pajarakan sebagai membentuk kepercayaan diri siswa dalam menerapkan di kalangan masyarakat luar dengan apa yang sudah di peroleh dari pelatihan. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini menggunakan tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan fokus pada dampak positif dari partisipasi dalam pelatihan pertolongan pertama. Dapat disimpulkan kegiatan pendampingan ini sebagai langkah awal kepada siswa dalam bertindak pertolongan pertama sehingga dapat dikembangkan dalam pengetahuan dan keterampilan bagi individu yang dapat berguna bagi masyarakat untuk menerapkan kesukarelawan remaja terhadap lingkungan sekitar. Ketercapaian dalam pengabdian ini yaitu pertama, 100% peserta hadir dan mengikuti kegiatan, kedua praktek siswa lebih 70% dapat melakukannya dengan sesuai. Kegiatan ini didukung partisipasi dari siswa sekolah, karena partisipasi siswa sangat penting untuk keberhasilan kegiatan pelatihan da pengabdian. Peserta dalam pelatihan sangat antusias dalam melaksanakannya dengan bukti semua siswa dapat hadir dan mengikuti arahan panitia pelaksanaan.
PELATIHAN MANAJEMEN PENGELOLAAN BUMDES
Malik, Ernawati;
Mahmuda, Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/sabangka.v2i02.553
Desa memiliki banyak potensi yang diharapkan dapat dicapai dengan pengelolaan yang optimal oleh masyarakat. Pemanfaatan potensi desa tentunya memberikan manfaat dan kepentingan masyarakat bagi kesejahteraan hidup warga setempat. Potensi awal yang dapat dijadikan sebagai penggerak ekonomi desa adalah pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) adalah badan hukum yang didirikan oleh Desa dan/atau bersama desa untuk mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, memberikan pelayanan dan/atau menyediakan jenis usaha lain untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat desa. Kurangnya kapasitas manajerial memang menjadi persoalan yang perlu dibenahi, antara lain dengan melakukan kegiatan pelatihan, baik secara internal maupun melalui pihak ketiga maupun eksternal. Minimnya keterlibatan generasi muda dalam pengelolaan BUMDes juga perlu dipertanyakan secara hati-hati, mengingat peran pemuda desa bisa lebih inovatif, kreatif dan produktif, kehadiran BUMDes tidak terlalu menarik minat generasi muda sebagai pengelola. Masih sulit meyakinkan generasi muda bahwa BUMDes dapat menjamin manfaat bagi kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat desa. Dapat dikatakan bahwa masih banyak BUMDes di berbagai desa di Indonesia yang sebagian besar pemudanya tidak berminat untuk bekerja. Pelaksanaan Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan metode diskusi. Keberhasilan suatu BUMDes sangat bergantung pada pelaksanaan pengelolaannya operasional BUMDes. Selain itu, pelaksana operasional BUMD wajib membuat laporan Pembiayaan BUMDes sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana operasional BUMDes. Secara umum, pembukuan yang disiapkan oleh para pelaksana operasional BUMDes terkesan dilakukan secara seadanya (untuk menghilangkan tugas-tugas manajerial). Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain rendahnya kualitas sumber daya manusia untuk pelaksanaan operasional, standar pedoman pemerintah yang tidak memadai untuk pencatatan keuangan BUMDes, dan kurangnya pelatihan yang memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk pencatatan dan pelaporan pengelolaan keuangan BUMDes.
PENGEMBANGAN KAWASAN PESISIR DENGAN MEMANFAATKAN RUANG TERBUKA SEBAGAI TAMAN REKREASI DAN SISTEM PENGELOLAAN JARINGAN PERSAMPAHAN YANG LAYAK PADA RT 8 KELURAHAN MANGGAR BARU
Lhara Sari, Oryza;
Putri, Andina Prima;
Yanti, Rossana Margaret Kadar;
Apriani, Dyah Wahyu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 03 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/sabangka.v2i03.573
Manggar Baru is one of the sub-districts in East Balikpapan District, Balikpapan City. According to the 2012-2032 RTRW of Balikpapan City, Manggar Baru is planned to become a minapolitan and tourism area based on the geographical conditions which are located along the coast. Optimizing the potential of coastal areas is carried out by developing existing land or open spaces into proper beach tourism and can be enjoyed by residents and visitors. Based on the results of a survey that has been conducted, Kampung Nelayan RT 8 Kelurahan Manggar Baru has unfavorable solid waste conditions. Overcoming this problem regarding waste regulations, several things can be done, namely managing existing waste conditions through the provision of infrastructure such as garbage dumps in front of every house in RT 8 to make it easier to collect and sort waste. Then, conduct outreach to the surrounding community regarding education on waste management based on its type and utilization. One of the uses of waste that can be developed is to use plastic bottles or other plastic waste to make eco bricks. In addition, the results of the ecobrick that has been made can be used as material to build a vertical garden. The garden area can be used to develop toga plants for the local community. Seeing the waste problems that occur in RT 8, it is necessary to empower the community in managing waste. Community empowerment can be carried out using the Asset-Based Community Development (ABCD) approach which first takes inventory of assets owned by the community to be used as resources in waste management. The community empowerment methods that require participation include Rapid Rural Appraisal (RRA), Participatory Rapid Appraisal (PRA), Participatory Learning and Action (PLA) and Participatory Training. It is hoped that some of the solutions described above can be a way out of existing problems and can have an impact on both the surrounding community and the people who come to use these facilities.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM MENDORONG JIWA BERWIRAUSAHA DI ERA SOCIETY 5.0
Azis, Muhammad;
Waliyullah, Akbar;
Azis, Fajriani;
Rusdi, Nur Risma;
Ashari, Elza Rahayu;
Munawarah, Nita Madinatul;
Arwadi, Fajar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 03 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/sabangka.v2i03.597
The rapid advancement of information technology, particularly the internet, has had a significant impact on various aspects, including business and marketing. Nowadays, numerous companies and individuals utilize the internet as a platform for marketing and conducting business. Consequently, this trend influences the purchasing behavior of individuals within the community, as they rely on the internet to fulfill their goods and services needs. To address this evolving landscape, the KKNT UNM Team in Lerang Village organized an Entrepreneurship Seminar aimed at young people and parents. The purpose of this seminar was to promote entrepreneurship and establish better communication and camaraderie among the Lerang Village community. It served as a platform to revitalize the entrepreneurial spirit in the era of Society 5.0. The seminar, titled "Utilizing Technology to Foster Entrepreneurial Spirit," took place at MI DDI Kaloang, a venue capable of accommodating a large audience. The event primarily attracted young individuals and the elderly from Lerang Village.