cover
Contact Name
Gusma Harfiana Abbas
Contact Email
gusma.harfiana@unm.ac.id
Phone
+6289694990900
Journal Mail Official
chemedu@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan Kimia FMIPA, Universitas Negeri Makassar, Jl. Daeng Tata Raya, Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Chemedu: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kimia
ISSN : 28081226     EISSN : 28081218     DOI : https://doi.org/10.35580/chemedu.v4i2
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Chemedu merupakan wadah untuk bertukar informasi ilmiah mengenai ilmu pendidikan kimia yang meliputi perkembangan teori, media dan metode pembelajaran dari hasil penelitian, telaah pustaka, opini, makalah teknis dan kajian buku.
Articles 193 Documents
Pengaruh Media Question Box pada Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI SMAN 14 Makassar pada Materi Pokok Larutan Penyangga Serli, Serli; Anwar, Muhammad; Majid, Ahmad Fudhail
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.84171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media question box pada model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI SMAN 14 Makassar pada materi pokok larutan penyangga. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI Kimia SMAN 14 Makassar yang terdiri dari empat kelas. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling dan terpilih kelas XI.1 dengan jumlah peserta didik sebanyak 33 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI.2 dengan jumlah peserta didik sebanyak 36 orang sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen tes hasil belajar yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen sebesar 84,59 dengan persentase ketuntasan 90%, sedangkan kelompok kontrol rata-rata sebesar 76,86 dengan persentase ketuntasan 77%. Hasil analisis uji prasyarat terhadap hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa data kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berasal dari populasi yang terdistribusi normal dan homogen sehingga pengujian hipotesis menggunakan uji parametrik (uji-t). Hasil uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel (3,18 > 1,66). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media question box pada model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI SMAN 14 Makassar pada materi pokok larutan penyangga. Kata kunci: question box, discovery learning, hasil belajar, larutan penyangga
Pengaruh Jurnal Belajar pada Model Direct Instruction secara Daring terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIA SMA Negeri 4 Takalar (Studi pada Materi Pokok Larutan Penyangga) Dewi, Novi Aulia; Yunus, Muh.; Anwar, Muhammad
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.27787

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jurnal belajar pada model direct instruction secara daring terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 4 Takalar pada materi larutan penyangga. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 4 Takalar yang terdiri dari enam kelas. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Kelas XI MIA 4 sebagai kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan menggunakan jurnal belajar pada model direct instruction dan kelas XI MIA 5 sebagai kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan model direct instruction yang masing-masing berjumlah 36 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes akhir hasil belajar pada kelompok eksperimen dan kontrol. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen 82,30 dan rata- rata kelompok kontrol yaitu 76,40. Hasil analisis statistik inferensial terhadap hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa data kelompok eksperimen dan kontrol berasal dari populasi yang homogen tetapi tidak terdistribusi normal sehingga uji hipotesis yang digunakan adalah uji Mann-Whitney dengan ? = 0,05 diperoleh Zhitung > Ztabel (2,43 > 1,64). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan jurnal belajar pada model direct instruction secara daring memberikan pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 4 Takalar pada materi larutan penyangga.
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Virtual Lab Dalam Pembelajaran Kimia Siska, Novia Dara; Amsal, Azhar
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.83680

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran berbasis virtual lab dalam pembelajaran kimia serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan Systematic Literature Riview (SLR). Data diperoleh dari 20 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020-2025 yang diperoleh melalui pencarian di basis data akademik digital Google Scholar, jurnal internasional, serta Science and Technology Education (SINTA). Analisis data dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada faktor yang dipengaruhi, hasil penelitian, serta respon siswa terhadap penggunaan virtual lab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media virtual lab didominasi oleh orientasi kognitif, di mana faktor yang banyak ditemukan adalah pemahaman konsep (4 dari 20 artikel) dan hasil belajar siswa (3 dari 20 artikel). Virtual lab efektif membantu siswa memvisualisasikan konsep kimia yang abstrak dan mikroskopis melalui simulasi intraksi. Namun, ada beberapa faktor yang masih sedikit ditemukan oleh peneliti seperti pada kemandirian belajar, efikasi diri, litrasi sains, sikap ilmiah, efisiensi waktu, keterampilan digital, partisipasi siswa, berpikir ilmiah, keterampilan praktikum, ketuntasan belajar siswa dan pemanfaatan teknologi (masing-masing 1 dari 20 artikel) mengisyaratkan adanya celah dalam tren penelitian saat ini. Fokus penelitian cenderung lebih menekankan pada output (hasil) dibandingkan dengan kesiapan proses dan faktor psikologis pengguna dalam mengoperasikan teknologi tersebut.