cover
Contact Name
Widayat Widayat
Contact Email
widayat@live.undip.ac.id
Phone
+6281329163105
Journal Mail Official
pspi@live.undip.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275 Semarang Jawa Tengah Indonesia www. pspi.undip.ac.id; Email pspi@live.undip.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 29858100     DOI : 10.14710/jpii.xxxx.xxxxx
Fokus dari JPII ini adalah mempublikasikan setiap artikel ilmiah dari dari para peneliti, insinyur, Insinyur Profesional. Artikel yang diterbitkan dapat berbentuk Artikel Riset, Artikel Review, Artikel dari Studi Kasus, Review Artikel baik Singkat maupun Lebar. Pekerjaan Keinsinyuran diantaranya dalam bidang keteknikan /rekayasa, pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan. Ruang lingkup dari jurnal ini adalah: - Teknik Industri yang meliputi teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik industri - Teknik Sipil dan Rekayasa Bangunan yang meliputi perairan, sungai dan bendungan - Teknik Informatika, Komputer dan Sistem Informasi - Rekayasa Sumber Daya Hayati yang meliput pertanian, peternakan dan perikanan
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 6 (2024): JPII:" : 7 Documents clear
Rancang Bangun Sistem Monitoring Daya Listrik pada Motor Induksi 3 Fase Berbasis Internet of Things dengan NodeMCU ESP8266 Mubarok, Rizky; Ismadi, Vitus Dwi Yunianto Budi; Syafrudin, S
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.25209

Abstract

Penggunaan energi listrik pada saat ini sangat tinggi, pada sektor industri penggunan motor induksi 3 fase sangat membantu dalam kegiatan produksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melakukan monitoring daya listrik pada motor induksi 3 fase berbasis internet of things dengan NodeMCU ESP8266. Pada penelitian ini menggunakan metode ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Perancangan ini menggunakan modul NodeMCU ESP8266, sensor PZEM-004T, LCD 16Í2 I2C dan aplikasi Blynk. Pada monitoring motor induksi 3 fase diperoleh persentase kesalahan saat pengukuran dengan multimeter dan pembacaan sensor PZEM-004T dengan nilai rata-rata yaitu untuk persentase pengukuran kesalahan arus sebesar 1,6%, persentase kesalahan tegangan sebesar 15,0%, dan persentase pengukuran kesalahan daya sebesar 10,9%. Kata kunci: motor induksi 3 fase, internet of things, NodeMCU ESP8266, PZEM-004T, daya listrik
Analisis Perubahan Response Time dan Recovery Time pada Penanganan Gangguan kWh Meter Prabayar 1 Phasa Melalui Penerapan Virtual Command Center (VCC) di PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB Prawira, Komang Yehuda; Syakur, Abdul; Habibi, Muhammad
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24595

Abstract

Gangguan di sisi instalasi listrik pelanggan, kesalahan wiring atau penyalahgunaan energi listrik dapat menyebabkan meter prabayar mengalami gangguan, salah satunya adalah munculnya tulisan PERIKSA/CALL yang berakibat kWh meter tidak dapat dilakukan pengisian token listrik. Kondisi ini dapat diatasi menggunakan Clear Temper Token (CTT). Sebelumnya Clear Temper Token (CTT) dikeluarkan dengan permohonan secara manual melalui serangkaian proses approval manual. Seiring dengan implementasi Outage Management dan implementasi PLN Mobile dan Virtual Command Center (VCC) yang mampu mengkonsolidasi semua elemen untuk mengatasi gangguan kWh meter periksa. Melalui implementasi Virtual Command Center penanganan gangguan kWh meter periksa dapat memangkas waktu layanan ke pelanggan. Hal ini terbukti dari perbaikan angka Response Time (RPT) dan Recovery Time (RCT). Angka rata-rata Response Time (RPT) gangguan penurunan sebesar 30,44% dan angka rata-rata Recovery Time (RCT) mengalami penurunan sebsar 9,39%. Kata kunci: Clear Temper Token, prabayar, Virtual Command Center
Potensi Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) di Kawasan Transmigrasi Ponu dalam Rangka Mendukung Pengembangan Kawasan Strategis Nasional (PKSN) Perbatasan Melati, Emilla; Silviana, Silviana; Widayat, Widayat
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.25483

Abstract

Target energi baru terbarukan (EBT) pada akhir tahun 2025 adalah 23%, sedangkan pada tahun 2023 bauran energi EBT masih berada pada angka 13,09%. Studi ini bertujuan untuk menganalisa potensi pengembangan PLTBm di Kawasan Transmigrasi Ponu dalam upaya pencapaian target EBT sebagai pembangkit listrik. Penyediaan listrik melalui EBT merupakan solusi pemenuhan kebutuhan listrik pada daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), seperti Kawasan Transmigrasi Ponu yang berada di PKSN perbatasan Kefamenanu. Alternatif sumber EBT adalah dari panas bumi, tenaga air, surya, bayu, biomassa dan sampah. Dalam hal pemenuhan melalui biomassa, para transmigran memperoleh hak lahan pekarangan dan lahan usaha sekitar 2 ha yang dapat ditanami biomassa yang sesuai. Dari hasil penelitian didapatkan beberapa alternatif tanaman biomassa yang ada di Ponu, yaitu bambu, gamal, gewang, lontar dan pohon duri. Gamal sangat cocok dijadikan bahan baku PLTBm karena masyarakat sudah familiar dan dapat tumbuh dengan mudah di Ponu yang mempunyai curah hujan minim, serta nilai kalori dari kayu bakar gamal adalah 4.900 kkal/kg. Dengan luasan eksisting sekitar 5.222 ha bisa digunakan untuk gasifikasi PLTBm sebesar 1 MW. Kata kunci: kawasan transmigrasi, energi baru terbarukan, PLTBm
Analisis Fluktuasi Radiasi Matahari dan Implikasinya Terhadap Penempatan PLTS Salile, Ahmad Yusuf; Nisworo, Sapto; Sumardi, Sumardi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24596

Abstract

Radiasi matahari di Indonesia sangat berfluktuasi. Hal ini berdampak langsung pada keluaran daya dari PLTS yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah operasional seperti fluktuasi frekuensi pada jaringan listrik. Untuk mengatasi hal ini, diusulkan pengukuran dan analisis fluktuasi radiasi matahari secara independen di berbagai lokasi, serta membandingkannya dengan pengukuran secara koinsiden (gabungan beberapa lokasi). Hipotesis menyatakan bahwa semakin banyak titik pengukuran secara koinsiden akan menghasilkan persentase fluktuasi yang lebih kecil. Dengan memahami data statistik mengenai fluktuasi radiasi matahari, para insinyur dapat merencanakan kapasitas sistem PLTS secara strategis dan mengoptimalkan penempatannya. Informasi ini memungkinkan pemanfaatan energi surya yang efisien sambil tetap menjaga stabilitas sistem. Selain itu, temuan penelitian ini dapat membuka peluang untuk investigasi lebih lanjut mengenai sifat intermiten sistem PLTS. Pada akhirnya, penelitian ini secara tidak langsung berkontribusi pada transisi menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Kata kunci: radiasi matahari, fluktuasi, statistik, PLTS, Pulau Jawa
Penilaian Kualitas Lingkungan Perairan Berbasis Bioindikator (Gastropoda) di Area Dampak Pertambangan Nikel Kecamatan Pomalaa, Sulawesi Tenggara Purnama, Muhammad Fajar; Suprihanto, Agus; Hadiyanto, Hadiyanto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pertambangan nikel terhadap ekosistem perairan di Kecamatan Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan adalah pengambilan sampel gastropoda sebagai bioindikator kualitas air di beberapa titik yang terkena dampak aktivitas pertambangan. Pemilihan gastropoda sebagai indikator didasarkan pada sensitivitas organisme ini terhadap perubahan kondisi lingkungan perairan. Pengambilan sampel dilakukan di berbagai lokasi, termasuk area kontrol yang relatif tidak terganggu oleh aktivitas pertambangan. Parameter fisika-kimia air juga diukur untuk memberikan data pendukung. Hasil analisis menunjukkan adanya perubahan komposisi dan kelimpahan gastropoda di area yang terkena dampak (7 spesies) dibandingkan dengan area kontrol (39 spesies). Perubahan ini meliputi penurunan keanekaragaman spesies (H’ kontrol 3,10 (tinggi) dan terdeklinasi di area dampak menjadi 1,73), dominasi beberapa jenis gastropoda yang toleran terhadap polusi (C = 0,52), serta hilangnya beberapa spesies yang sensitif terhadap perubahan kualitas air (Sphaerassiminea miniata). Selain itu, ditemukan korelasi antara tingkat pencemaran logam berat di perairan dengan perubahan struktur komunitas gastropoda. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas pertambangan nikel di Kecamatan Pomalaa memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan ekosistem perairan di sekitarnya. Implikasi dari penelitian ini mencakup pentingnya pengelolaan lingkungan yang lebih ketat di area pertambangan, serta kebutuhan untuk melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap kualitas ekosistem perairan di wilayah tersebut. Kata kunci: assesment, kesehatan lingkungan, bioindikator, pertambangan nikel
Analisis Kondisi Drainase dalam Manajemen Risiko Pengelolaan Lereng Jalan Pamungkas, Goji; Huboyo, Haryono Setiyo; Windarta, Jaka
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.25104

Abstract

Kestabilan lereng pasca konstruksi sangat ditentukan oleh besarnya gaya pendahan dibandingkan gaya pendorong. Salah satu gaya pendorong yang umum terjadi di wilayah tropis adalah curah hujan. Perkembangan perubahan iklim semakin mengarah pada perubahan trend curah hujan yang semakin lebat dalam waktu singkat. Pada lereng Jalan Tol Ruas XY, telah terjadi 30 kali kejadian longsoran selama 4 tahun terakhir. Untuk menanggulangi kejadian longsoran selanjutnya, maka dilaksanakan inspeksi sesuai dengan metode Geo Office Hongkong. Insepksi dilaksanakan di sepanjang 100 km jalan dengan durasi 2 bulan. Kegiatan inspeksi ini merupakan bagian dari Sistem Manajemen Lereng. Hasil Inspeksi tahun 2024 menunjukkan bahwa sejumlah 88 lereng telah mengalami erosi tingkat ringan hingga berat. Berkaitan dengan kondisi sistem drainase lereng, semua lereng mempunyai nilai kerentanan 8. Setelah kegiatan inspeksi selesai dilakukan dan diperoleh kondisi masing-masing lereng, maka dapat disusun strategi pencegahan kejadian longsor. Strategi pencegahan yang diusulkan yaitu pengendalian vegetasi, pembersihan saluran drainase dan perbaikan saluran. Pemantauan rutin saluran drainase baik pada kondisi biasa dan hujan ekstrim harus dilakukan untuk memastikan performa drainase tetap bekerja dengan optimal. Kegiatan pemeriksaan saluran drainase yang rutin sesuai dengan sistem manajemen lereng dapat membantu pengelola lereng untuk meminimalkan risiko instabilitas yang disebabkan aliran air hujan. Kata kunci: longsor, erosi, hujan, drainase, lereng AbstractThe stability of a slope at post-construction stage is largely depend on the resistance force of the soil to whitsand againts the driving force. One of the most common driving forces found in tropical climates is rainfall. The progression of climate change leads to the change of rainfall pattern with the occurrence of heavy precipitation in shorter periods of time. Over the past four years, 30 landslides have occurred on the XY Toll Road. To prevent further landslide, an inspection was conducted in accordance with the Hong Kong Geo Office Guide for drainage inspection and maintenance. The inspection was conducted in 2 months along 100 km of toll road. The inspection result in 2024 indicate that 88 slopes have undergone varying degrees of erosion, varies from mild to severe. Reffering to the inspection result on existing slope drainage condition, all slopes have a vulnerability value of 8. Once the inspection activities are completed and the condition of each slope is determined, a landslide prevention strategy can be developed. Proposed prevention strategies include vegetation control, drainage channel cleaning, and channel repairs. It is essential to conduct routine monitoring of the drainage channels under both normal and extreme rainfall conditions to guarantee optimal drainage performance. Regular inspections of drainage channels as stated in the slope management system can help slope managers to minimize the risk of instability caused by rainwater.Keywords: landslide, erosion, rainfall, drainage, slope 
Sistem Pengolahan Air Limbah Hybrid (Koagulasi, Moving Bed Biofilm Reactor, Elektrokoagulasi dan Ultrafiltrasi) dalam Pemenuhan Baku Mutu Air Limbah Industri Farmasi Berbasis Non-Beta-Laktamase Ardhianto, Rachmad; Hadiyanto, H; Hemawan, Ferry
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.25119

Abstract

Air limbah farmasi merupakan salah satu air limbah yang masuk dalam kategori pharmaceuticals and personal care products (PPCPs). Air limbah yang dihasilkan merupakan dari aktivitas proses produksi pembuatan obat. Satu aspek penting dalam penentuan proses pengolahan air limbah farmasi adalah menentukan proses pengolahan yang didasari dari nilai BOD/COD. Nilai BOD/COD air limbah farmasi mempunyai nilai <0.3 sehingga diperlukan suatu proses pre-treatment. Dalam studi ini sistem pengolahan hybrid (koagulasi, MBBR, EC dan ultrafiltrasi) digunakan sebagai proses pengolahan air limbah dengan target baku mutu Peraturan Gubernur Nomor 69 Tahun 2013. Proses pre-treatment dalam sistem ini dibagi menjadi dua fungsi, yaitu fungsi pre-treatment untuk proses biologis dan pre-treatment untuk proses ultrafiltrasi. Efisiensi dari sistem hybrid ini adalah sebesar 96,85% TSS, 97,49% COD, 97,53% BOD, 89,63% nitrogen dan 92,83% feenol. Hasil aplikasi teknologi hybrid ini menghasilkan hasil keluaran pengolahan yang sesuai baku mutu yang distandarkan. Kata kunci: hybrid sistem, pre-treatment, koagulasi, MBBR, elektrokoagulasi, ultrafiltrasi

Page 1 of 1 | Total Record : 7