cover
Contact Name
Bambang Kholiq Mutaqin
Contact Email
kholiq@unpad.ac.id
Phone
+6285318398908
Journal Mail Official
kholiq@unpad.ac.id
Editorial Address
PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran. Dsn. Sukamanah Ds. Cintaratu Kec. Parigi, Pangandaran 46393 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Farmers: Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 27236994     DOI : https://doi.org/10.24198/fjcs
Farmers: Journal of Community Services is a journal managed by PSDKU Pangandaran Universitas Padjadjaran and published in the open journal system (OJS) at August and January. This journal is intended to publish the result of community service activities in the Agriculture, Animal Husbandry, Fisheries, and Agricultural Product Tecnology which include concepts, models, and implementation as an effort increase development.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2022)" : 11 Documents clear
KESEHATAN LINGKUNGAN DAN MANUSIA DI MASA PANDEMI COVID-19: STUDI KASUS DESA CIBODAS, MAJALAYA, JAWA BARAT Noir P Purba; Ibnu Faizal; Putri Gita Mulyani
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.41120

Abstract

COVID-19 terdeteksi di Indonesia pada tahun 2020, dan merupakan awal pandemi di Indonesia yang ditandai dengan penyebaran virus tersebut ke seluruh daerah. Pandemic COVID-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap aktivitas manusia. Selain itu, dampak lainnya adalah adanya degradasi lingkungan. Kegiatan survey dan monitoring dilakukan pada Bulan November-Desember 2021 dengan melibatkan 12 mahasiswa serta satu asisten pendamping. Setiap hari, surveyor/observer melakukan pengamatan di tempat umum seperti sekolah, kantor pemerintahan, pasar, kafe dan toko. Kegiatan yang diamati meliputi pengamatan kondisi lingkungan, kebiasaan masyarakat terhadap protokol kesehatan, serta pola hidup sehat. Hasil pemantauan 3M adalah berkisar lebih dari 60% warga Desa Cibodas kurang memperhatikan protokol kesehatan yang ada. kasus COVID-19 yang rendah di Desa Cibodas menjadi alasan utama kenapa kepedulian terhadap pemakaian masker menurun. Disisi lain, menjaga jarak dan fasilitas mencuci tangan di Desa Cibodas sudah sangat baik. pola hidup sehat sudah dilakukan di Desa Cibodas antara lain melalui olahraga rutin, senam sehat, bersepeda, dan kejuaraan olah raga seperti badminton dan volley ball. Salah satu acara yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah dengan senam sehat. Sampah di cibodas masih sama aja jenisnya. Sekarang tambah ada sampah masker selama covid ini. Untuk sampah bekas vaksin seperti jarum dan bekas medis lainnya biasanya dibawa lagi.
Diseminasi Metode Bathing untuk Pencegahan Parasit Penyakit pada Budidaya Ikan Gurame di Pokdakan Kawungsari, Pangandaran Yuli Andriani; Zahidah Hasan; Herman Hamdani; Rusky Intan Pratama
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.39868

Abstract

Keberhasilan usaha budidaya ikan yang dilakukan oleh masyarakat bergantung pada beberapa faktor diantaranya ialah seperti keterbatasan lahan, kualitas air serta pengendalian hama dan penyakit. Proses bathing bermanfaat untuk meningkatkan laju sintasan dalam pemeliharaan benih ikan dari hama dan penyakit. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pembudidaya ikan gurame di Pokdakan Kawungsari, Kabupaten Pangandaran tentang cara mengaplikasikan bathing benih ikan sehingga diharapkan dan meningkatkan produksi ikan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini meliputi observasi, demonstrasi, temu teknis dan temu lapang secara hybrid dengan lokasi kegiatan di Pokdakan Kawungsari, Kabupaten Pangandaran. Kelompok sasaran dari kegiatan ini adalah pembudidaya yang melakukan budidaya ikan gurame di lokasi tersebut. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 19 November 20121, bertempat di Pokdakan Kawungsari, Kabupaten Pangandaran.Pengetahuan yang disampaikan dalam kasus ini adalah metode bathing pada kegiatan budidaya ikan gurame. Kegiatan diseminasi yang dilaksanakan mampu menambah pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam menggunakan metode bathing untuk menangani parasit dan penyakit pada ikan.
Pendampingan kepada Kelompok Peternak Sukahayu di Desa Kertayasa Cijulang Pangandaran sebagai Upaya Identifikasi Masalah Produktivitas Ternak Endah Yuniarti; Muhammad Rifqi Ismiraj; Bambang Kholiq Mutaqin; Mansyur Mansyur; Heni Indrijani; Denie Heriyadi; Didin S Tasripin; Andry Pratama
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.41222

Abstract

Kelompok Peternak Sukahayu (KPS) merupakan organisasi yang menghimpun para peternak yang membudidayakan sapi potong, dengan tujuan utama pembiakan atau produksi bibit sapi potong, yang berlokasi di Desa Kertayasa, Kec. Cijulang, Kab. Pangandaran. Berdasarkan hasil survey, permasalahan yang terjadi di KPS meliputi kurang baiknya performa reproduktif indukan sapi potong, rendahnya kualitas hijauan makanan ternak yang diberikan selama ini, dan akses transportasi pakan yang rendah dikarenakan lokasi yang terjal. Kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM) ini dilaksanakan dengan metode focus group discussion (FGD), yaitu metode yang langsung mendiskusikan dan menghasilkan rekomendasi terhadap permasalahan yang ada. Hasil dari kegiatan PPM ini adalah berupa rekomendasi kepada para anggota KPS meliputi perbaikan kualitas indukan dan kecocokan bangsa sapi yang digunakan sebagai indukan di wilayah KPM, dan peningkatan pemberian hijauan berkualitas dengan suplementasi tanaman gamal pada ternak sapi potong. Kegiatan ini memerlukan kegiatan lanjutan berupa pendampingan untuk mengetahui apakah rekomendasi yang diberikan telah diaplikasikan oleh para anggota KPS, sekaligus untuk mengukur ketepatan dan keberhasilannya.
Penyuluhan dan Aksi Coastal Clean Up dalam Rangka World Ocean Day 2022 di Pantai Timur Pangandaran Nora Akbarsyah; Dwi Masrina; Rega Permana; Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Putra; Aulia Andhikawati; Luthfi Thirafi
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.41241

Abstract

Sebagai upaya untuk membantu menanggulangi permasalahan sampah di Kabupaten Pangandaran khususnya di wilayah wisata Pantai Pangandaran, PSDKU Unpad di Pangandaran bekerjasama dengan NGO “CLEAR Community Indonesia” menggelar kegiatan coastal clean-up. Pada kegiatan PPM ini dilakukan dua agenda. Agenda pertama yaitu penyuluhan mengenai dampak pencemaran dan pengelolaan sampah plastik oleh perwakilan dari NGO “CLEAR Community Indonesia”. Agenda kedua yaitu memunguti sampah plastik di sepanjang Pantai Timur Pangandaran. Dari kegiatan aksi langsung berupa pemungutan sampah ditemukan bahwa kharakteristik sampah di pesisir Pantai Pangandaran adalah bungkus plastik makanan, sedotan, botol, dan tutup plastik yang merupakan limbah rumah tangga dan industri rumah makan.
Pelatihan Manajemen Penerapan Konsep Biosecurity Di Peternakan Sapi Perah Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi Jawa Barat Raden Febrianto Christi; Lia Budimulyati Salman; Ajat Sudrajat
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.40471

Abstract

Biosecurity merupakan upaya tindakan terhadap suatu peternakan khususnya sapi perah untuk pengendalian penyakit yang bersifat menular sehingga dapat meminimalisirkan rantai penyebarannya. Keberhasilan suatu peternakan akan baik bila konsep ini diterapkan. Tujuan pengabdian adalah mampu mengetahui dan menerapkan biosecurity di peternakan sapi perah Kecamatan Sukalarang Kabupaten  Sukabumi. Metode yang digunakan dalam kegiatan  ini adalah pemberian materi konsep biosecurity kemudian diikuti dengan penerapan praktik secara langsung oleh 30 peserta ibu-ibu yang berperan sebagai istri peternak. Pemberian konsep biosecurity inti utama pembicaraan dalam kegiatan ini yang membahas tentang seberapa penting biosecurity di dalam usaha peternakan sapi perah mulai ternaknya, peternaknya, kandang sebagai tempat tinggal serta aspek lingkungan lainnya. Keseluruhan yang merupakan bagian dari faktor penting dalam konsep biosecurity tersebut menjadi perhatian khusus hal ini karena berpengaruh atau menunjang terhadap produktivitas individu ternak. Kegiatan pengabdian ini peserta dapat mengikuti dengan baik sehingga dapat diterapkan dan dipraktekan setiap hari dalam pemeliharaanya untuk mewujudkan peternakan yang sehat dan jauh dari penyakit sehingga yang diharapkan dapat tercapai.Kata Kunci : manajemen, biosecurity, sapi perah, sukalarang, sukabumi
PENYULUHAN DALAM PEMANFAATAN IKAN TENGGIRI MENJADI BAKSO IKAN DI DESA CINTARATU, PENGANDARAN Aulia Andhikawati; Rega Permana; Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Putra; Nora Akbarsyah
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.41031

Abstract

Luasnya wilayah perairan Indonesia, terutama wilayah Kabupaten Pangandaran, menjadikan hasil perikanan menjadi sektor utama dalam peningkatan nilai ekonomi daerah. Hasil perikanan tangkap di wilayah Jawa Barat sebesar 7.319 ton pada tahun 2020. Hasil perikanan laut sangat berpotensi untukdimanfaatkan menjadi produk yang bernilai tambah. Pengolahan hasil perikanan yang banyak digemari di Masyarakat yaitu Bakso Ikan. Pengolahan ikan yang dibuat dalam bentuk bakso orang akan lebih tertarik dan juga berminat dalam mengkonsumsinya. Hal ini juga merupakan salah satu tujuan tercapainya salah satu program yang telah dicanangkan oleh pemerintah agar dapat meningkatkan konsumsi daging ikan terhadap masyarakat. Ada empat tahap dalam kegiatan ini yaitu tahap perisiapan, pemberian materi, praktek, dan evaluasi. Hasil kegiatan PPM secara garis besar mencakup beberapa komponen yaitu keberhasilan target jumlah peserta pelatihan, ketercapaian tujuan pelatihan, ketercapaian target materi yang telah direncanakan, kemampuan peserta dalam penguasaan materi, kemampuan peserta dapat dilihat dari penguasaan materi dan keterampilan dalam membuat bakso ikan selama proses penyuluhan berlangsung. Penilaian mengenai dapat di lihat pada Gambar 1. Peserta cukup memahami materi yang diberikan. Ada sebanyak 66% peserta yang paham dengan sangat baik dan paham dengan baik.
Perilaku Masyarakat Dalam Penanganan Sampah Di Pasar Oesapa Kota Kupang Ryan Sudrajat Permana; Ni Luh C.C. Rahayu
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.38484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku masyarakat dalam penanganan sampah di Pasar Oesapa Kota Kupang. Penelitian  ini yang dilaksanakan  dengan pendekatan  kualitatif.  Informan yang digunakan dalam sebanyak 8 orang yang dipilih secara proporsive yang terdiri atas perangkat kelurahan Oesapa dan masyarakat yaitu penjual di Pasar Oesapa.  Yang menjadi  fokus dari penelitian  ini adalah  perilaku  masyarakat  yang dilihat  dari pengetahuan dan sikap masyarakat dalam menangani sampah yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan masyarakat masih rendah karena masih kurangnya pemahaman masyarakat terhadap kegiatan pemilahan maupun pengumpulan  sampah secara aman bagi kesehatan  dan lingkungan artinya tidak mengganggu kesehatan dan lingkungan, sedangkan sikap yang ditunjukan melalui respons masyarakat yang masih kurang   baik terhadap  kegiatan  penanganan   sampah karena masyrakat  belum melakukan kewajibannya  untuk melakukan pemilahan sampah antara sampah basah dan sampah kering dan ditempatkan dalam wadah yang berbeda.Ilmu 
Edukasi Keamanan Produk Pangan Kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Desa Cintaratu, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat Rega Permana; Aulia Andhikawati
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.41050

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan penggiat industri pangan baik skala kecil maupun menengah agar mereka mendapat pembinaan dalam manajemen mutu produk yang baik dengan mengedepankan keamanan pangan sehingga produk yang dihasilkan lebih baik lagi. Selain itu dilakukan pembinaan mengenai pentingnya perizinan dalam produksi pangan dan kerjasama antar penggiat industri pangan. Tujuan jangka panjang dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah terciptanya iklmi penerapan manajemen mutu yang baik dan terstandarisasi di Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran khususnya Desa Cintaratu sehingga produk yang dihasilkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan dapat menjadi komoditas unggulan dalam mendukung perkembangan ekonomi maupun sektor pariwisata. Metode yang dilaksanakan untuk mencapai tujuan tersebut diawali dengan penyuluhan atau sosialisasi kepada kelompok penggiat industri pangan di sekitar Desa Cintaratu dalam bentu tanya jawab, curah pendapat, bermain peran, presentasi, menyusun rencana tindak lanjut untuk masing-masing usahanya, dan melakukan praktik lapangan diikuti dengan monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, yang diselenggarakan oleh Program Studi Perikanan Pangandaran, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran.
PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI PULAU KOMODO KAB. MANGGARAI BARAT ryan sudrajat permana
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.41487

Abstract

Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara, berada di sebelah timur Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau Komodo ini memiliki daya tarik untuk dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata baik untuk pasar wisata nusantara maupun mancanegara. Objek wisata ini mempunyai potensi yang sangat besar untuk di kembangkan yaitu seperti pesona alam pantai yang sangat indah dengan pasir putih dan tekstur alam yang berbukit-bukit. Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan pandangan masyarakat lokal tentang partispasi mereka dalam pengembangan pariwisata berkelajutan dan untuk merancang model partisipasi masyarakat dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Pulau Komodo Kabupaten Manggarai Barat .Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-kuantitatif dengan analisis deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu meotde kuisioner, wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa karakteristik masyarakat mempengaruhi bentuk dan tingkatan partisipasi yang dilakukan masyarakat. Hal tersebut juga berkaitan dengan mata pencaharian dan tingkat pendidikan masyarakat, rendah tingginya pendidikan masyarakat akan mempengaruhi mata pencaharian masyarakat.Dan untuk tanggapan masyarakat dilihat dari skala peran serta masyarakat yang didukung oleh peran pemerintah desa dan wisatawan, masyarakat menanggapi secara positif tentang adanya pengembangan kawasan objek wisata Di Pulau Komodo dan juga dapat meningkatkan perekonomian warga di sekitar lokasi wisata tersebut. Sedangkan bentuk-bentuk dan tingkatan partisipasi yang diberikan masyarakat dalam pengembangan kawasan wisata Pulau Komodo Kecamatan Komodo meliputi : Partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, buah pikiran, serta keterampilan dan kemahiran. Tingkatan partisipasi tersebut dapat dikategorikan dalam tingkat partisipasi insentif, inisiatif, dan interaktif. Kata Kunci :Partisipasi Masyarakat, Pariwisata, Pengembangan, Pariwisata Berkelanjutan, Pulau Komodo. 
Pemanfaatan Alga (Seaweed) dalam Pakan Budidaya Ikan di Kabupaten Pangandaran Fittrie Meyllianawaty Pratiwy; Rosidah Rosidah; Dian Yuni Pratiwi; Waheedatul Husna; Juli A Sinaga
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.38597

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) di Indonesia merupakan jenis ikan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan telah menjadi salah satu komoditas yang disukai, dan harga relatif terjangkau serta budidayanya yang cukup mudah. Ikan yang dibudidayakan sering mengalami penyakit yang menyebabkan kematian dan tentunya merugikan para petani ikan. Potensi yang ada di daerah Pangandaran tidak lepas dari darah lautnya yang yang sangat beragam, salah satunya adalah alga cokelat. Alga coklat (Sargassum cristaefolium) merupakan salah satu jenis rumput laut yang dapat dimanfaatkan sebagai feed suplement dalam pakan ikan dan memiliki zat imunostimulan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh ikan dan meningkatkan nafsu makan ikan sehingga berpengaruh pada pertumbuhan ikan. 

Page 1 of 2 | Total Record : 11