cover
Contact Name
Rudi Abdullah
Contact Email
info@azramediaindonesia.com
Phone
+6285277555155
Journal Mail Official
rudiazra9140@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kijang Perumnas Poasia Blok B 31, Kelurahan Rahandouna. Kecamatan Poasia. Kota Kendari. Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
ISSN : -     EISSN : 26296362     DOI : -
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research with e-ISSN : 2829-6362 (Online) is an electronic scientific journal published online twice (June and December) a year by Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM. JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research seeks Review articles, Case reports and original contributions from all areas of: Social Science and Humanities, Life Sciences, Health Science, Physical, Chemical Science and Engineering.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 137 Documents
PENGARUH E-LIBRARY TERHADAP MINAT BACA PESERTA DIDIK KELAS 5 PADA MI MU’AWANAH Fajarwati, Athiyatul Muharromah; Syamsiyah, Cicik; Wulandari, Dewi Irma; Amelia Ali, Shenny Ratna; Latifah, Eny
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 02 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i02.450

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan E-Library dalam meningkatkan minat baca peserta didik yang di Kelas 5 MI Muawanah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan statistik sederhana yang mempergunakan sampel siswa kelas % MI Muawanah dengan Metode pengumpulan data dengan mengedarkan angket secara offline atau langsung . Hasil analisis menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan “E-Library memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Minat Baca Peserta Didik kelas 5 di MI Mu’awanah Banjaranyar Paciran Lamongan” diterima. Dibuktikan dengan perhitungan rata-rata dan standar deviasi, pada tabel 3. Yang menunjukkan bahwa variabel E-Library memiliki standar deviasi yang lebih besar daripada variabel minat baca dengan selisih 2,31. Semakin tinggi nilai nya, maka semakin tinggi pengaruh E-Library terhadap minat baca peserta didik.
PERANAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGELOLAAN DAN PENDAYAGUNAAN HASIL HUTAN DI DESA WASUAMBA KABUPATEN BUTON BERDASARKAN PERATURAN MENTERI KEHUTANAN NOMOR P.88/MENHUT-II/2014 TENTANG HUTAN KEMSYARAKATAN Jamil, Jamil
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 02 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i02.454

Abstract

Masalah yang diteliti yakni Bagaimana peranan pemerintah daerah dalam pengelolaan dan pendayagunaan hasil hutan dalam status hukum kemasyarakatan? Dan bagaiamana peran pemerintah daerah dalam menindaklanjuti Peraturan Menteri Nomor P.88/Menhut-II/2014 tentang Hutan Kemasyarakatan. Metode penelitian ini adalah yuridis empiris. Hasil penelitian penulis adalah masalah kehutanan, pemerintah daerah bukan hanya termasuk dalam pelayanan dasar, akan tetapi termasuk dalam fungsi wajib, sebagaimana diatur dalam Pasal 12, yang menyatakan  bahwa : urusan pemerintah yang dipilih sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 ayat (1) meliputi : Kelautan dan perikanan; Pariwisata; Pertanian; Kehutanan; Energy dan sumber daya mineral; Perdagangan; Industry; dan Transmigrasi. Masalah utama dalam pengelolaan hutan berasal dari masalah tata pemerintahan yang lemah dan terjadi dalam semua aspek. Termasuk hukum dan peraturan, sehubungan pusat regional, lemah kapasitas lembaga ditingkat pusat dan daerah yang bertugas dibidang kehutanan. Dari berbagai masalah, salah satu sumber masalah berasal dari disfungsi pengelolaan hutan ditingkat situs/lapangan.berbagai masalah kehutanan munculkarena lemahnya sentuhan lembaga yang bertugas dibidang kehutanan. Beberapa faktor yang menyebabkan pemerintah daerah enggan mendorong hutan kemasyarakatan dan hutan desa secara umum adalah persepsi bahwa program ini tidak membuka peluang investasi untuk meningkatkan pendapatan daerah dan identik sebagai proyek pemerintah pusat, terutama Kementrian Kehutanan.
ANALISIS PENERAPAN PRINSIP 5R PADA BAGIAN STASIUN KERJA PACKER DI PT.SEMEN BATURAJA (PERSERO) Tbk. Anggraini, Sela; Safarudin, Safarudin; Octovindo, Mulyadi; Rohman, Bayu
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 02 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i02.455

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah kepentingan pengusaha, pekerja dan pemerintah. Berdasarkandata Nasional Academy of Social Insurance tahun 2011, biaya perusahaan untuk menanggulangi kecelakaaandan penyakit akibat kerja mencapai $73,9 billion pada tahun 2009.Ketika kesehatan kerja di sector informalbelum terakses dengan baik maka akan menjadi penghambat terhadap aplikasi K3. 5R diartikan ke dalambahasa Indonesia menjadi 5R yaitu: Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin. Sistem Housekeeping diterapkankarena terjadi ketidak teraturan penempatan tools di tempat kerja, khususnya departemen produksi. MenurutJahja dalam Nusannas (2018) Metode 5R merupakan tahap untuk mengatur kondisi tempat kerja yangberdampak terhadap efektifitas kerja, efisiensi, produktifitas dan keselamatan kerja. Salah satu caramenciptakan suasana kerja yang nyaman adalah perusahaan menerapkan sikap kerja 5R. Berdasarkanpengamatan yang telah dilakukan pada bagian packer terdapat beberapa faktor yang mampu menghambatterciptanya budaya 5R, diantaranya yaitu masih buruknya pekerja dalam penerapan 5R, kurang nya kesadaranpekerja mengenai 5R, kurangnya kerjasama antar pekerja, kurangnya pengetahuan dan pemahaman mengenai5R. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis berencana mengambil studi kasus mengenai “Analisispenerapan prinsip 5R pada bagian packer di PT.Semen Baturaja (Persero).”
PROSES CRUSHING MATERIAL LIMESTONE UNTUK BAHAN BAKU DALAM PROSES PRODUKSI SEMEN DI PT SEMEN BATURAJA (PERSERO) TBK Alnando Yuandi; Safaruddin
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 02 Desember (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cement is the main raw material in infrastructure development. Good infrastructure is supported by a good cement production process, so competent engineers are needed in the cement production process. This activity aims to understand the workings of the limestone crusher used in the cement manufacturing process at PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. The data collection methodology in this activity, namely taking references from journals and books about the cement production process (secondary data), as well as interviews and direct observation with field supervisors and equipment operators in the cement production process (primary data). The data that has been obtained is then showed so that it is known that in the process of crushing the limestone material at PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, the crusher used is a hammer crusher type hydraulic unit with 2 hammers flanking each other to crush the material. Limestone is the most important raw material in the process of making cement.
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENDATAAN PERMINTAAN ZOOM MEETING BERBASIS MOBILE PADA PT SEMEN BATURAJA (Persero) Tbk Sanjaya, Riska Amelia; Safaruddin, Safaruddin; Ismi, Achmad
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 02 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i02.483

Abstract

Analisis dan perancangan sistem informasi merupakan proses penguraian suatu pokok dan menyelidiki keadaan yang sebenarnya dalam sebuah entitas atau guna mencari indikasi komponen dan unsur-unsur penting dalam membangun sebuah sistem informasi. Didalam menganalisa rancangan sistem informasi, diperlukan survey proyek sistem guna mengumpulkan data awal kemudian diolah menjadi kesimpulan informasi rencana, menganalisa informasi yang sedang berjalan guna mencari indikasi dan potensi-potensi subsistem yang bisa diciptakan atau revisi, dan mendefinisikan kebutuhan komponen-komponen sistem guna untuk memprioritaskan komponen penting. Dalam menganalisa dan merancang sebuah sistem informasi baru ada tahapan-tahapan analisis, kebanyakan analisis dilakukan untuk pengembangan system, yaitu : Mengidentifikasi Masalah, Identifikasi Batasan Masalah, Implementasi Analisis PIECES, Implementasi Diagram, dan Analisa Kebutuhan Sistem.
EVALUASI KINERJA UNIT CALCINER DITINJAU DARI EFESIENSI THERMAL PADA PT SEMEN BATURAJA (PERSERO) Tbk: Ardiani, Fadila; Safaruddin, Safaruddin; Robiansyah, Robiansyah
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 02 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i02.490

Abstract

Kalciner merupakan alat bantu pemanasan yang digunakan semua produk rotary kiln modern. Kalciner merupakan alat pemanasan awal dan tempat terjadinya reaksi kalsinasi awal sebelum masuk ke kiln. Kalciner telah beroperasi pada waktu yang cukup lama, mengingat penggunaannya maka diperlukan analisa mengenai efisiensi kinerja alat Kalciner. Alat Kalsiner yang merupakan alat yang digunakan sebagai tempat terjadinya proses kalsinasi batu kapur dan pembakaran bahan bakar secara simultan di suatu pabrik semen. Penambahan kalsiner pada pabrik semen bertujuan untuk mengurangi burning zone load di kiln karena bahan bakar ke kalsiner mencapai 60%, meningkatkan kapasitas produksi kiln, serta membuat pengoperasian kiln lebih stabil. Kalciner menggunakan batubara sebagai bahan bakar yang kontak dengan udara panas dari kiln (udara tersier) yang berasal dari grate cooler. Dalam pengembangan sistem calciner ini, masing-masing pabrik semen mempunyai desain yang berbeda-beda, namun mempunyai tujuan yang sama yaitu menaikkan derajat kalsinasi dan meningkatkan kapasitas produksi serta menurunkan konsumsi energi, terutama energi panas yang digunakan pada kiln. Tujuan dari penggunaan Kalciner adalah mengurangi beban pembakaran dari rotary kiln. Pada PT Semen Baturaja (Persero). menggunakan preheater dengan 5 tingkat, dimana calciner ditempatkan setelah siklon IV kemudian hasil Kalciner ke siklon V. Kalciner memiliki tinggi total 59,75 meter dengan diameter dalam 7,6 meter. Pada bagian atas dan bawah berbentuk cone dimana cone atas lebih besar diameter dari pada cone bagian bawah. Hal ini, karena feed berupa padatan dan pada bagian bawah masuk udara tersier yang berupa gas pada PT Semen Baturaja Tbk. 
EVALUASI KINERJA ALAT MILL FAN PADA CEMEN MIL 05 DI PABRIK BATURAJA II PT SEMEN BATURAJA Tbk Sari, Lufita; Safaruddin, Safaruddin; Robiansyah, Robiansyah
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 02 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i02.494

Abstract

Abstrak PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, adalah perusahan yang memproduksi semen yang terletak di beberapa daerah di pulau Sumatera Selatan dan salah satu pabrik terbesarnya yaitu berada di daerah Baturaja, Ogan Komering Ulu. PT Semen Baturaja memiliki beberapa tahapan, yaitu: proses penambangan, proses penggilingan dan pengeringan bahan mentah, proses pembakaran raw meal, proses penggilingan klinker, dan proses pengantongan semen. Pada tahap penggilingan klinker terjadi di alat cement mill. Alat cement mill dibantu oleh mill fan yang berfungsi untuk mengenerate air flow dalam mill air flow sistem sehingga proses penggilingan, pengurangan moisture, pemisahan, dan transport material berlangsung dengan sempurna. Untuk mengetahui dan memastikan kinerja alat yang beroperasi yaitu alat mill fan berfungsi dengan baik maka dilakukan perhitungsn efisiensi. Perhitungan efisiensi mill fan yang didapatkan dari data 10 hari berturut-turut dari Central Control Room (CCR) adalah 70,01%,72,00%,70,88%,72,00%,73,14%. Terjadi kenaikan dan penurunan efisiensi ini disebabkan oleh bedanya jumlah produksi semen tiap hari dan speed impeller yang rendah. Abstract PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, is a company that produces cement located in several areas on the island of South Sumatra and one of its largest factories is located in the Baturaja area, Ogan Komering Ulu. PT Semen Baturaja has several stages, namely: the mining process, the grinding and drying process of raw materials, the raw meal burning process, the clinker grinding process, and the cement bagging process. At the stage of grinding the clinker occurs in the cement mill. The cement mill tool is assisted by a mill fan which functions to generate air flow in the mill air flow system so that the milling process, moisture reduction, separation, and material transport take place perfectly. To find out and ensure the performance of the operating tool, namely the mill fan, is functioning properly, an efficiency calculation is carried out. The calculation of mill fan efficiency obtained from 10 consecutive days of data from the Central Control Room (CCR) is 70,01%,72,00%,70,88%,72,00%,73,14% The increase and decrease in efficiency is caused by the difference in the amount of cement production each day and the low impeller speed
PENGELOLAAN KURIKULUM KELOMPOK BERMAIN Yuliana, Ema; Wulandari, Retno
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 2 No 01 (2023): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v2i01.591

Abstract

Pengelolaan kurikulum adalah suatu proses atau rencana dalam mengelola kurikum yang disusun secara sistematik dengan mencakup perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi agar seluruh kegiatan pembelajaran dapat tercapai sepenuhnya dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan. Proses pembelajaran dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi sekolah akan berjalan dengan lancar apabila pengelolaan kurikulum pada suatu lembaga terlaksana dengan baik. Kurikulum membantu anak didik dalam mengembangkan berbagai potensi baik psikis dan fisik yang meliputi moral dan nilai-nilai agama, sosial emosional, kognitif, bahasa, fisik motorik, kemandirian dan seni . Tujuan Penelitian ini adalah mendefinisikan dan menganalisis mengenai pengelolaan kurikulum yang mencakup dari pengertian pengelolaan kurikulum dan ruang lingkup pengelolaan kurikulum. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan menelusuri kajian-kajian dari berbagai sumber. Pengelolaan Kurikulum mengatur dan mengarahkan agar suatu tujuan pembelajaran dapat tercapai sehingga membantu anak untuk mencapai tahapan-tahapan perkembangnya.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA KELOMPOK BERMAIN (KB) DI INDONESIA Indahsari, Lilin Nur; Wulandari, Retno
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 2 No 01 (2023): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v2i01.592

Abstract

Tulisan ini membahas tentang Analisis Pengelolaan Sarana dan Prasarana umum yang terdapat pada suatu lembaga pendidikan anak usia dini dengan jalur pendidikan non-formal, yaitu Kelompok Bermain. Dalam pengelolaan, diperlukan komitmen dan kerja sama yang baik dari semua pihak. Lembaga kelompok bermain yang dikelola oleh desa biasanya kurang mendapat perhatian dari pemerintah desa. Oleh sebab itu diperlukan kerja sama dan komitmen yang baik antara pendidik dan kepala desa untuk mempermudah tenaga pendidik dalam memperoleh sarana dan prasarana, sehingga lembaga dapat berkembang dan mencapai tujuan pendidikan. Data pada artikel ini diperoleh melalui kegiatan analisis dari berbagai sumber bacaan yang terdapat baik pada buku, artikel, jurnal, internet maupun sumber-sumber lain yang berhubungan dengan Pengelolaan Sarana Dan Prasarana Di lingkungan Kelompok Bermain.
PERAN GURU SEBAGAI FASILITATOR BAGI SISWA KELAS 1 DI SD NEGERI 230 PALEMBANG Jadidah, Ines Tasya; Sekar Putri, Aprilia; Darma, Ain Doe; Wijaya, Henni
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 2 No 01 (2023): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v2i01.609

Abstract

Penulis memilih penelitian kualitatif untuk penelitian ini. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Peran guru sebagai fasilitator; selain mendidik siswa agar menjadi pribadi yang cerdas, peran guru juga sebagai teladan bagi siswa. 2) Peran guru sebagai fasilitator mencakup memberikan layanan kepada siswa untuk memfasilitasi kegiatan yang berkaitan dengan proses pembelajaran, seperti merancang kegiatan pembelajaran yang selaras dengan perkembangan siswa dan memastikan terjadinya interaksi antara pengajaran dan pembelajaran. proses pembelajaran berjalan lancar. Guru penuh perhatian dan sabar, ramah saat berinteraksi dengan siswa, serta berwibawa dan tidak memihak; (3) Faktor-faktor yang menghambat kemampuan guru dalam menjalankan perannya sebagai fasilitator dan faktor yang membantunya: faktor-faktor yang mempersulit guru dalam belajar, seperti kurangnya sarana prasarana, metode pengajaran yang beragam, kurikulum yang menantang, disiplin yang toleran , dan pekerjaan rumah yang diberikan kepada siswa agar mereka bosan; Sumber belajar seperti buku cetak dan LKS, serta bahan yang digunakan guru dari beberapa mainan yang ada sudah memadai, meskipun faktor pendukung guru adalah hubungan yang baik dan akrab dengan siswa.

Page 4 of 14 | Total Record : 137