cover
Contact Name
Rudi Abdullah
Contact Email
info@azramediaindonesia.com
Phone
+6285277555155
Journal Mail Official
rudiazra9140@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kijang Perumnas Poasia Blok B 31, Kelurahan Rahandouna. Kecamatan Poasia. Kota Kendari. Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
ISSN : -     EISSN : 26296362     DOI : -
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research with e-ISSN : 2829-6362 (Online) is an electronic scientific journal published online twice (June and December) a year by Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM. JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research seeks Review articles, Case reports and original contributions from all areas of: Social Science and Humanities, Life Sciences, Health Science, Physical, Chemical Science and Engineering.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 137 Documents
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS 4 SEKOLAH DASAR NEGERI 1 KAHIANGA KECAMATAN TOMIA TIMUR KABUPATEN WAKATOBI Jalil, Abdul
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 01 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i01.212

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar muatan IPA kelas IV yang merupakan sekolah inti dan berprestasi namun memiliki hasil belajar yang masih dirasa kurang memuaskan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dan dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah group investigation. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes formatif, lembar observasi, dokumentasi, dan wawancara. Pada pelaksanaan tindakan siklus I terjadi perubahan peningkatan hasil belajar kognitif setelah dilaksanakan tindakan pada siklus II. Dengan dilaksanakan tindakan menggunakan model group investigation pada pembelajaran IPA terjadi peningkatan hasil belajar psikomotor melalui pengamatan kerja sama siswa. Selain itu juga terjadi peningkatan hasil belajar Afektif pada perilaku siswa. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan pembelajaran model group investigation dapat meningkatkan hasil belajar kognitif, afektif maupun psikomotor pada muatan pembelajaran IPA.
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA VISUAL PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 TOMIA TAHUN AJARAN 2020/2021 Sabri, Sabri
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 01 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i01.213

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini, yakni; 1) Bagaimana proses pembelajaran menggunakan media visual pada mata pelajaran IPS Siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tomia, 2) Bagaimana peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII SMP Negeri 4 Tomia setelah menggunakan media visual. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini, yakni; 1) Mendeskripsikan proses pembelajaran menggunakan media visual pada mata pelajaran IPS Siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tomia, 2) Mengetahui peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tomia setelah menggunakan media visual. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research), Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan pengamatan, wawancara mendalam, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif. Teknik analisis data kualitatif ini digunakan untuk menganalisis data kinerja guru dan minat belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 (dua) siklus, setiap siklus dilakukan satu kali pertemuan. Berdasarkan penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan oleh peneliti pada setiap siklusnya mengalami peningkatan, Adapun rinciannya sebagai berikut: Hasil observasi kinerja guru dalam pembelajaran IPS menggunakan media visual terlaksana dengan baik dan terealisasi dengan angka pencapaian mencapai 50% pada siklus I. Sedangkan hasil observasi penilaian untuk kategori Sangat Baik mencapai prosentase 7.14%. kategori Baik mencapai prosentase 42.85%, kategori Cukup mencapai prosentase 50%, sedangkan kategori Kurang 0%. Hasil observasi kinerja guru dalam pembelajaran IPS menggunakan media visual terlaksana dengan baik dan terealisasi dengan angka pencapaian mencapai 100% pada siklus II. Sedangkan hasil observasi penilaian untuk kategori Sangat Baik mencapai prosentase 57.14%, dan kategori Baik mencapai prosentase 42.86%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 TOMIA M , Sulastri
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 01 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i01.214

Abstract

Strategi pembelajaran merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi ketercapaian hasil belajar siswa. Salah satu strategi pembelajaran yang dapat digunakan pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah strategi pembelajaran PQ4R. Rumusan masalah penelitian ini adalah "Apakah penerapan strategi pembelajaran PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tomia Tahun Pelajaran 2018/2019?" Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa melalui penerapan strategi pembelajaran PQ4R di kelas VIII SMP Negeri 2 Tomia Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian dilaksanakan menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Prosedur penelitian setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tomia yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sedangkan teknik analisa data menggunakan teknik holberman yaitu reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini adalah pertama; hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa sebelum penerapan strategi pembelajaran PQ4R di kelas VIII SMP Negeri 2 Tomia Tahun Pelajaran 2018/2019 adalah rendah yaitu dari 21 siswa hanya terdapat 6 siswa atau 28,57% yang mencapai ketuntasan, sedangkan 15 siswa atau 71,43% lainnya memperoleh nilai di bawah kriteria ketuntasan minimal dengan nilai rata-rata siswa sebesar 52,86. Kedua, hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa setelah penerapan strategi pembelajaran PQ4R di kelas VIII SMP Negeri 2 Tomia Tahun Pelajaran 2018/2019 mengalami peningkatan setiap siklusnya. Pada siklus 1 persentae ketuntasannya adalah 47,62% dan masuk ke dalam ketegori rendah. Pada siklus 2 prosentase ketuntasannya adalah 71,43% dan masuk ke dalam kategori baik. Pada siklus 3 persentae ketuntasannya adalah 100% dan masuk ke dalam kategori baik. Ketiga, Penerapan strategi pembelajaran PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tomia Tahun Pelajaran 2018/2019 setiap siklus sebesar 23,81%.
MANAJEMEN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI KELOMPOK BERMAIN AR RAHMAN GALANG TINGGI Yulyanti, Yulyanti; Delfina, Zarah; Wulandari, Retno
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 01 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i01.231

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang perencanaan ekstrakurikuler Perencanaan hendaknya menetapkan rencanastrategi, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Yang melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler adalah guru kelas dan guru bidang studi atas perintah dan pengawasan serta dibawah pertanggung jawaban Kepala Sekolah, pengorganisasian ekstrakurikuler,pelaksanaan ekstrakurikuler, pengawasan dan evaluasi ekstrakurikuler, faktor pendukung manajemen ekstrakurikuler, serta hambatan dan solusi manajemen ekstrakurikuler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Peneliti menggunakan informan atau nara sumber untuk memperoleh informasi yang diperlukan oleh peneliti. Peneliti fokus pada satu tempat penelitian di KB Galang Tinggi dengan tujuan dapat membahas dan mengungkap masalah dengan lebih mendalam dan rinci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam manajemen kegiatan ekstrakurikuler terdapat proses yaitu perencanaan. Manajemen merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, mengawasi dan mengevaluasi pekerjaan anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi yang tersedia untuk mencapai tujuan organisasi yang dinyatakan denganjelas. Yang meliputi jenis kegiatan, latar belakang, manfaat, tujuan, anggaran, materi, kriteria pembina, dan target kompetensi; pengorganisasian meliputi pembagian tugas, orang yang terlibat, dan perekrutan anggota; pelaksanaan meliputi pelaksanaan kegiatan, peralatan, sarana dan prasarana, kegiatan yang diminati, dan prestasi; pengawasan dan evaluasi; faktor pendukung; hambatan dan solusi dalam manajemen ekstrakurikuler kelompok bermain ar rahman galang tinggi.Kegiatan ekstrakurikuler ini selain merupakan kegiatan rutinitas sekolah diluar jam pelajaran, juga merupakan ajang penggemblengan peserta didik didik sesuai minat dan bakat peserta didik masing-masing tanpa tekanan, namun bersifat sukarela. Sekolah memiliki misi yang seimbang antrara akademik dan non akademik. Bidang akademik mengharapkan ketuntasan pembelajaran sementara non akademik sekolah mempunyai target berkembangnya bakat pribadi peserta didik serta mampu bersaing dalam lomba-lomba non akademik antar Lembaga Kelompok Bermain minimal sampai tingkat kecamatan, kabupaten atau kota.
KONSEP DASAR PENGELOLAAN DI KELOMPOK BERMAIN (KB) Yulisa, Sindi; Halimah, Siti; Susana, Susana; Wulandari, Retno
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 01 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i01.232

Abstract

Masa anak usia dini adalah masa keemasan anak atau yang sering disebut dengan golden age dimana pada masa ini pikiran anak mulai mengalami perkembangan yang cepat secara langsung pada saat anak dalam kandungan hingga usia dini yaitu dari usia 0-6 tahun. Oleh karena itu perkembangan pada masa awal ini akan menjadi penentu bagi perkembangan selanjutnya, keberhasilan dalam menjalankan tugas perkembangn pada suatu masa akan menentukan keberhasilan pada masa perkembangan berikutnya. Pendidikan anak usia dini (early child education/PAUD) ini sangatlah penting dilaksanakan sebagai dasar untuk pembentukan kepribadian manusia secara utuhdan keseluruhan, yaitu untuk pembentukan karakter, budi pekerti luhur, cerdas, ceria, terampil, dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Pendidikan anak usia dini tidak harus selalu mengeluarkan biaya mahal atau melalui suatu wadah tertentu, melainkan pendidikan anak usia dini dapat dimulai di rumah atau dalam pendidikan keluarga. Adapun jenis pendidikan paud terbagi menjadi dua yaitu paud formal dan non formal. Pada Pendidikan jalur formal merupakan Pendidikan terstruktur dan berjenjang yang terdiri dari Pendidikan dasar, Pendidikan menengah, dan Pendidikan tertinggi. Sedangkan Pendidikan pada jalur non forml yaitu suatu Pendidikan yang dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang yang diselenggarakan untuk masyarakat yang membutuhkan layanan yang digunakan untuk penambah, pengganti dan pelengkap. Dalam penyelenggaraan paud ini pada jalur non formal ini mempunyai ciri antara lain meliputi kelompok bermain dan tempat penitipitan anak. Pada pelaksanaan kelompok bermain dalam setiap hari minimal 3 hari dalam setiap 1 minggu dalam estimasi minimal 3 jam perhari. Kelompok bermain atau play group merupakan Lembaga permainan-permainan edukatif bagi anak-anak dan orang tua hanya sebagai pengantar transpormasi semata.
PENGELOLAAN ANAK DIDIK DI KELOMPOK BERMAIN DIRGANTARA PALEMBANG Wulandari, Retno; Ramona Lisab, Hellya; Riska, Fatia Anta
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 01 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i01.233

Abstract

Anak usia dini merupakan manusia kecil yang memiliki potensi yang masih harus dikembangkan maka sering disebut Golden Age atau usia ke emasan. Peran utama dari seorang anak didik adalah belajar. Sedangkan seorang guru sebagai pendidik memiliki peran untuk mendidik, melatih dan mengajar siswa nya. Anak didik pada Kelompok Bermain adalah anak yang memiliki rentang usia 3 tahun. Hal ini ditegaskan dalam PP No. 27/ 1999 pasal 6 (ayat 2) yaitu: “Kelompok Bermain adalah bentuk pendidikan prasekolah yang menyelenggarakan pendidikan dini bagi anak usia sekurang-kurangnya 3 tahun sampai memasuki pendidikan dasar. Dalam penelitian ini membahas mengenai pengelolaan anak didik pada Kelompok Bermain Dirgantara Palembang yang mencakup pengertian pengelolaan anak didik, tujuan dan fungsi pengelolaan anak didik, tahap pengelolaan anak didik, serta peran guru dalam pengelolaan anak didikpada Kelompok Bermain Dirgantara Palembang.Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, adapun subjek penelitian ini berkenaan dengan: pengelolaan dan anak didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara, dan pendokumentasian. Sedangkan, tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui lebih dalam mengenai pengelolaan anak didik pada Kelompok Bermain (KB) yang tentunya sangat penting dilakukan guna mendorong terwujudnya tujuan Pendidikan suatu lembaga, agar dapat tercapai dengan baik.
PENGELOLAAN KURIKULUM KELOMPOK BERMAIN Karmila Putri, Nia; Hayati, Zalmi; Wulandari, Retno
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 01 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i01.234

Abstract

Kurikulum yang disusun untuk keperluan kelompok bermain sama dengan kurikulum di lembaga diatasnya untuk anak-anak yang lebih besar hendaklah berpegang pada prinsip kurikulum berpusatkan anak (Childcentered curriculum). Dengan menggunakan kurikulum seperti ini dapat membantu anak dalam bertumbuh kembang. Kurikulum dilaksankan hendaknya juga mengenai anak seutuhnya yaitu manusia kesatuan jiwaraga, manusia dengan ranah berpikir (cipta-kognitif), merasa (rasa-afektif), dan berkehendak (karsa-psikomotorik). Proses dalam pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik yang bertumpu pada perencanaan yang telah disusun oleh satuan pendidik dan pendidik. Kegiatan ini bersumber dari keberadaan silabus dan rancangan proses dalam pembelajaran. Kegiatan pelaksanaannya akan terlihat jelas didalam kelas, baik dalam bentuk interaksi dengan peserta didik maupun dalam susunan yang menyenangkan. Pendidikan pada Kelompok Bermain ditekankan pada sistem penyajian melalui keteladanan, melali sedikit pelatihan keterampilan tertentu, dan melalui pengajaran. Kelompok Bermain merupakan persiapan bagi anak-anak agar lebih matang untuk memasuki pendidikan dasar jadi prose pendidikan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis Pengelolaan Kurikulum Kelompok Bermain. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif Kualitatif, yang identik dengan deskripsi serta intrepestasi yang mendeskripsikan data tersebut melalui beberapa pendapat ahli. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan, studi kepustakaan yaitu kegiatan mengumpulkan bahan-bahan yang berkaitan dengan penelitian yang berasal dari buku, jurnal ilmiah, literatur dan publikasi lainnya yang dikira layak untuk sumber penelitian.
PENGELOLAAN DESAINLINGKUNGAN KELOMPOK BERMAIN (KB) AMALIA PALEMBANG Nining Siti Hamidah; Ismi Haromiah; Retno Wulandari
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 01 Juni (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini dibahas mengenai pengelolaan desain lingkungan kelompok bermian yang mencakup konsep pengelolaan desain kelompok bermain, optimalisasi pemanfaatan lingkungan kelompok bermain, pengelolaan lingkungan belajar indoor di kelompok bermain, dan pengelolaan lingkungan belajar outdoor dalam Kelompok Bermain (KB).Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan bahwa pengelolaan desain lingkungan belajar kelompok bermain (KB) sangat penting dalam hal mewujudkan tujuan pendidikan suatu lembaga agar tercapai dengan baik. Dengan adanya pengelolaan desain lingkungan belajar di kelompok bermain yang baik maka proses pembelajaran dan hal lainnya yang berkaitan dengan proses belajar memgajar di sekolahakan berjalan dengan baik dan lancar tanpa adanya hambatan. Penerapan permainan indoor di KB Amalia Sekip dilakukan melalui sentra atau sudut dan anak dapat bermain sesuai sudut yang telah ditentukan terkadang bermain bebas terkadang dipandu guruoutdoor pada saat anak bermain pada saat istirahat atau sebelum masuk sekolah. Optimalisasi yaitu mengadakan peralatan permainan sesuai tingkat usia anak. Dan diadakannya SOP penjemputan dan SOP pengantaran serta penjagaan oleh guru kelas dan dilingkungan penduduk aman dari jalan raya. Terdapatekskul menari penerapannya 1 bulan sekali anak berlatih menari namun jika dalam waktu dekat terdapat kegiatan perpisahan ataupun ingin mengikuti lomba latihannya akan lebih ditingkatkan lagi yakni satu minggu sekali untuk superpivisi dilakukan oleh diknasterkait yaitu penilik selama 6 bulan sekalisedangkan kepsek supervisi akademi satu tahun tiga kali. Penulisan artikel ini menggunakan penelitian kepustakaan. Libraryresearch adalah salah satu jenis penelitian yang digunakan oleh seorang peneliti dengan cara mengumpulkan data-data yang bersumber dari, jurnal, artikel, buku serta tulisan-tulisan tertentu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode penelitian kualitatif merupakan penelitian yang memganalisis dan mendeskripsikanperistiwa, aktivitas sosial, fenomena, kepercayaan dan sikap serta pemikiran kelompok maupun individualPada penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan yang mengarah dan menjelaskan mengenai pembahasan judul artikel ini. Adapun bentuk penelitian bertujuan bertujuan hanya untuk menggambarkan keadaan desain lingkungan main indoor dan outdoor di lembaga KB Amalia
PROGRAM PARENTING : KONSEP DAN TAHAPAN PEMBENTUKAN PROGRAM PARENTING Zahidah, Ummi; Rizki Afifa, Fika; Trisia, Enda; Nopita Sari, Sinta; Putri, Yecha Febrieanitha
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 01 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i01.236

Abstract

Pendidikan adalah sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran untuk peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan anak. anak usia dini memiliki batasan usia dan pemahaman yang beragam tergantung dari sudut pandang yang digunakan. Teori lama mengatakan bahwa yang disebut anak usia dini adalah anak usia dewasa mini masih polos dan belum bisa apa-apa atau dengan kata lain belum mampu berfikir. Jadi pendidikan anak usia dini adalah suatu pembinaan anak sejak lahir sampai usia enam tahun, pada masa ini pendidikan menjadi pondasi awal anak untuk tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik sesuai dengan potensi yang dimilikinya, yang mampu mengantarkan anak kepada tahap pendidikan selanjutnya. Dalam artikel ini akan membahas tentang bagaimana konsep program parenting, macam-macam materi kegiatan program parenting, tahapan pembentukan program parenting, jenis-jenis program parenting, peran orangtua dalam pelaksanaan program parenting, serta bentuk-bentuk kegiatan parenting.
PENGELOLAAN PESERTA DIDIK DI KELOMPOK BERMAIN Evi Sri Raudho; Putri Farah Salsabila; Retno Wulandari
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 01 Juni (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penetilian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pengelolaan peserta didik di kelompok bermain. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, yang identik dengan deskripsi serta interpretasi berdasarkan sumber yang ada. Sumber data dalam penelitian ini berupa jurnal yang telah dikutip. Data dalam penelitian ini berupa kata dan kalimat. Data disimpulkan dengan teknik mengalisis, analisis ini menggunakan tiga tahap. Pertama,reduksi data seperti menyeleksi, meringkas, dan mengklasifikasi. Kedua, menyajikan data dengan klasifikasi fokus penelitian. Ketiga, membuat kesimuplan berdasarkan data yang telah dikumpulkan berdasarkan penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan peserta didik ialah penaaan seluruh aktivitas yang berhubungan dengan peserta didik dari awal masuknya peserta didik hingga peserta didik lulus dari lembaga pendidikan tertentu. Tujuan pengelolaan peserta didik yaitu untuk mengatur seluruh aktivitas yang dilakukan oleh peserta didik supaya kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik. Seluruh aktivitas pegelolaan peserta didik harus memberikan dampak positif, bermanfaat serta sesuai dengan tujuan pendidikan yang telah dirumuskan oleh pemerintah.

Page 2 of 14 | Total Record : 137