cover
Contact Name
Agus Sudaryanto
Contact Email
agus_sudaryanto@ums.ac.id
Phone
+6289612337889
Journal Mail Official
jurnal.bik@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Tromol Pos I Pabelan Kartasura Sukoharjo Telp. (0271)717417 Ext. 140, 141, 146 Fax (0271) 715448
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan
ISSN : 19792697     EISSN : 27211797     DOI : https://doi.org/10.23917/bik
Core Subject : Health,
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan focuses on sharing data and information to support evidence-based practice. Articles with focus on evidence-based nursing will be considered, including nursing education, medical and surgical nursing, pediatric nursing, mental health nursing, management and leadership in nursing, family and community nursing, and specialist nursing topics
Articles 152 Documents
Peningkatan Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Jantung: A Narrative Review Article Nursita, Hemi; Pratiwi, Arum
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v13i1.11916

Abstract

Gagal jantung merupakan penyakit kardiovaskuler yang mengakibatkan tingginya angka mortalitas, morbiditas, dan berdampak secara finansial. Pengalaman pasien gagal jantung menunjukkan sikap yang beragam dalam melaksanakan perawatan mandiri. Pentingnya perawatan mandiri yang dilakukan oleh pasien merupakan faktor pendukung dalam proses pengobatan, lingkungan sosial seperti keluarga dan masyarakat juga memiliki peran penting untuk meningkatkan motivasi bagi pasien selain informasi yang didapatkan dari pelayanaan kesehatan. Studi literatur ini bertujuan untuk mengambarkan perawatan diri yang dapat dilakukan pada pasien gagal jantung untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik. Kualitas hidup dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, derajat NYHA, dan manajemen diri. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara perawatan diri dengan peningkatan kualitas hidup. Perawatan diri yang dapat dilakukan pada pasien gagal jantung antara lain teratur minum obat, olahraga secara rutin, dan menurunkan konsumsi garam dalam diet. Terdapat peningkatan kualitas hidup pada pasien gagal jantung yang melakukan perawatan diri secara mandiri. Pasien gagal jantung perlu diberikan metode perawatan diri yang beragam, agar kualitas hidup pasien gagal jantung dapat meningkat sehingga pasien memiliki harapan hidup yang lebih baik.
Pola Asuh Permisif dan Otoriter Orang Tua terhadap Perilaku Seks Bebas pada Remaja di SMK Prima Bakti Citra Raya Kusumastuti, Nurry Ayuningtyas
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2021): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.11995

Abstract

Perilaku seks bebas di kalangan remaja menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan reproduksi remaja, khususnya kehamilan di luar nikah. Penyebab utama dari perilaku seks bebas adalah pola asuh orang tua yang salah. Terdapat tiga macam pola asuh orang tua. Pola asuh permisif membuat anak menjadi lebih bebas melakukan hal-hal negatif karena memberikan kebebasan pada anak tanpa pengawasan. Sedangkan, pola asuh otoriter dapat menyebabkan anak menjadi merasa tertekan dan ketakutan karena membatasi pergaulan anak dan memaksakan kehendak orang tua. Pola asuh yang mengkombinasikan keduanya adalah pola asuh demokratis yang menerapkan komunikasi dan kerjasama yang baik antara anak dan orang tua, sehingga anak menjadi lebih terbuka dan memiliki rasa tanggung j awab. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan antara pola asuh permisif dan otoriter orang tua terhadap perilaku seks bebas pada remaja di SMK Prima Bakti Citra Raya tahun 2020. Metode penelitian: Menggunakan desain Komparatif dengan j umlah sampel 100 responden yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang dimasukkan ke dalam google formulir, dan menggunakan uji Ch i Square. Hasil penelitian: Menunjukkan nilai (p = 0.014 < 0.05), perbedaan tersebut terlihat dari pola asuh permisif yang lebih rendah 0.813 dibandingkan pola asuh otoriter 5.8. Kesimpulan: ada perbedaan yang signifikan antara pola asuh permisif dan otoriter orang tua terhadap perilaku seks bebas pada remaja di SMK Prima Bakti Citra Raya tahun 2020.
Pengaruh Terapi Musik Instrumental Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Kholifah, Nur; Sutanta, S
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2021): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.11628

Abstract

Hipertensi dapat terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita di segala usia. Lansia berisiko tinggi terkena penyakit degeneratif usia seperti hipertensi, salah satu cara menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi menggunakan terapi musik instrumental. Mengetahui pengaruh terapi musik instrumental terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Panti Werdha Budhi Dharma Umbulharjo Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pra eksperimen dengan One Group Pretest-Pos.
Pengetahuan dan Keterampilan Bantuan Hidup Dasar Serta Penanganan Tersedak Pada Siswa SMA Purnomo, Edi; Nur, Akbar; Pulungan, Zulhaini Sartika A; Nasir, Andi
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2021): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.13008

Abstract

Gawat darurat merupakan suatu kejadian yang terjadi secara mendadak sehingga mengakibatkan seseorang memerlukan penanganan dan pertolongan secara cepat dan tepat. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan masyarakat awam dan tenaga medis dalam menangani kasus gawat darurat yaitu dengan memberikan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Basic Life Support (BLS) yang merupakan suatu usaha mencegah terjadinya henti j antung dan henti napas. Tujuan: penelitian ini dilakukan guna untuk mengetahui pengaruh edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa SMAN 3 Mamuju. Penelitian ini menggunakan One-Group pre test-post test design guna untuk mengetahui pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak pada siswa SMAN 3 Mamuju. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 3 Mamuju dengan total responden sebanyak 35 siswa. Analisis data penelitian menggunakan SPSS dan uji hipotesis menggunakan Paired t-test. Ha sil uji statistic dengan Paired t-test terdapat pengaruh signifikan sebelum dan setelah diberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak dengan nilai signifikansi p value=0 ,001 pengetahuan, keterampilan BHD P Value = 0,002 dan keterampilan penanganan tersedak P Value =0,001 dengan taraf signifikansi 0,05 (P<0,05). Kesimpulan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak efektif untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan Bantuan Hidup Dasar dan keterampilan penanganan tersedak siswa SMAN 3 Mamuju sehingga diharapkan penanganan kasus gawat darurat yang dapat ditemui dilapangan dapat diatasi dengan cepat dan tepat.
Gambaran Kualitas Hidup Pada Lansia Pada Aspek Hubungan Sosial Penderita Hipertensi di Wilayah Puskesmas Pajang Surakarta Putri, Mila Setyowati; Supratman, S
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i2.10441

Abstract

Hipertensi merupakan suatu penyakit yang tergolong kronis akan tetapi penyakit ini sering tidak memunculkan gejala yang khas. Kesehatan yang berkaitan dengan gaya hidup sering menjadi salah satu faktor bagi seseorang mengidap penyakit hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pada aspek hubungan sosial penderita hipertensi di Wilayah Puskesmas Pajang Surakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif sederhana. Sampel penelitian adalah lansia penderita hipertensi yang terdapat di posyandu Wilayah Puskesmas Pajang Surakarta dan dipilih berdasarkan kriteria sampel. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kualitas hubungan sosial menggunakan 5 pertanyaan kuesioner WHOQOL-BREF yang 3 diantaranya mengenai domain kualitas hidup pada aspek hubungan sosial dan 2 lainnya mengkaji tentang kualitas hidup secara menyeluruh dan kesehatan secara umum. Hasil penelitian ini menunjukkan dari total 48 responden terdapat 25 responden (52,1%) yang memiliki kualitas hidup hubungan sosial baik, responden yang memiliki kualitas hidup aspek hubungan sosial cukup sebesar 22 responden (45,8%) dan responden yang memiliki kualitas hidup aspek hubungan sosial kurang sebesar 1 responden (2,1%).
Hubungan Usia Anak Penderita Thalasemia Dengan Frekuensi Transfusi Irdawati, I; Syaiful, Afifah Ayu; Haryani, Anis
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i2.11424

Abstract

Salah satu penyakit genetic yang biasa terdeteksi pada usia anak anak adalah thalasemia. Akibat dari thalasemia ini maka anak anak tidak dapat lepas dari transfusi darah sebagai salah satu bentuk perawatan. Transfusi darah merupakan satu-satunya cara bentuk perawatan untuk mencegah kematian pada anak anak, perawatan transfusi darah ini dilakukan di rata-rata 2 sampai 3 kali setiap bulan yang dilakukan secara rutin dan teratur untuk tetap bisa menjaga stamina dan beraktifitas bagi penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kaitan antara usia anak anak penderita thalasemia dengan frekuensi transfuse. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional yakni metode penelitian yang meneliti hubungan antara faktor kausa dan efek pada satu waktu penelitian. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling dan mendapatkan sampel sejumlah 30 sampel. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan signifikan antara usia anak anak penderita thalasemia dengan frekuensi transfusi darah dengan nilai p-value = 0,036. Kesimpulan dari penelitian bahwa ada kaitan antara usia dengan frekuensi transfusi darah pada anak anak penderita thalassemia.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Perawat Dalam Penerapan Surgical Safety Checklist Di Instalasi Bedah Sentral Risanti, Rahmah Dyla; Purwanti, Ery; Novyriana, Eka
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i2.14268

Abstract

Angka terjadinya kasus kecelakaan di kamar bedah sangat tinggi, karena dalam pelaksanaannya tidak memperhatikan pasien, dan prosedur operasi. Hal ini dapat dicegah dengan diterapkannya Surgical Safety Checklist, dimana tim bedah harus patuh melaksanakan setiap poin di dalam checklist sehingga dapat meminimalkan setiap risiko yang tidak diinginkan. Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat terhadap penerapan Surgical Safety Checklist di Instalasi Bedah Sentral RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo. Penelitian ini menggunakan jenis analitik korelatif dengan pendekatan cross- sectional, dengan sampel 24 orang, teknik total sampling dan dilaksanakan pada tanggal 24-30 Juni 2019. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan Chi-square untuk analisis bivariat. Terdapat hubungan yang signifikan (nilai p <0,05) antara usia (p = 0,005), pendidikan (p = 0,028), masa kerja (p = 0,039), motivasi (p = 0,000), sikap (p = 0,005), dan pengetahuan (p = 0,026) dengan kepatuhan perawat dalam penerapan Surgical Safety Checklist. Sedangkan tidak ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan kepatuhan perawat dalam penerapan Surgical Safety Checklist (p = 0,808). Ada hubungan antara usia, pendidikan, masa kerja, motivasi, sikap, dan pengetahuan dengan kepatuhan perawat terhadap penerapan Surgical Safety Checklist di Instalasi Bedah Sentral RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo, serta tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kepatuhan perawat terhadap penerapan Surgical Safety Checklist di Instalasi Bedah Sentral RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo. Perawat diharapkan lebih meningkatkan pendidikan, motivasi, sikap, dan pengetahuan tentang kepatuhan terhadap penerapan Surgical Safety Checklist.
The Effects of Chromotherapy on the Stress Level of Patients with Hypertension Hoda, Ferdinandus Suban; Mahoklory, Serly Sani
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 15 No. 1 (2022): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v15i1.14812

Abstract

Hypertension contributes to 7.5 million deaths or 12.8% of the total mortality rate globally, making it one of the major health problems and is the leading cause of death every year. The high mortality and morbidity rate of hypertension are related to depression and stress. Hence, preventive actions in reducing the stress levels and blood pressure are required. Chromotherapy is a non-pharmacological therapy option to lower blood pressure that has several advantages; inexpensive, easy implementation, and minimal side effects. This research aimed to determine the effectiveness of chromotherapy on the stress level of patients with hypertension. This is a pre-andpost- test quasi-experimental study involving 120 patients with hypertension. The chromotherapy effectively reduce stress level and blood pressure of the treatment group (p<0.05). Moreover, the mean score of stress level of treatment group was decreased to 40.10 (± 10.516), while the control group experienced the opposite; an increased mean score to 80.90 (± 12.288). Furthermore, the decreased blood pressure of treatment group was observed by 10-14 mmHg after chromotherapy treatment was given. The chromotherapy is a new innovation in complimentary therapy and can be used as an alternative non-pharmacological treatment that effectively reduces stress level and blood pressure.
Pengaruh Murotal Al-Qur'an Terhadap Kecemasan Pada Pasien Pre- Percutaneous Coronary Intervention Hudiyawati, Dian; Aji, Prima Trisna; Syafriati, Ani; Jumaiyah, Wati; Tyawarman, Ady
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 15 No. 1 (2022): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v15i1.17049

Abstract

Kecemasan merupakan gejala yang sering muncul pada pasien Acute Coronary Syndrome yang akan menjalani Percutaneous Coronary Intervention. Kecemasan yang tidak tertangani dengan baik dapat menimbulkan perburukan kondisi dan penundaan prosedur kateterisasi jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murotal Al-qur'an terhadap kecemasan pasien yang akan menjalani PCI. Metode yang digunakan dalam studi melalui pendekatan quasi eksperimental. Jumlah sampel sebanyak 30 responden, yaitu pasien ACS yang akan mendapatkan terapi PCI. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Kecemasan diukur menggunakan Visual Analogue Scale (1-10). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil didapatkan terdapat pengaruh pemberian terapi murotal Al-quran terhadap kecemasan (p<0.05). Adanya perbedaan yang signifikan pada skor kecemasan sebelum dan setelah diberikan intervensi. Kesimpulan, terapi murotal merupakan terapi yang mudah dilaksanakan serta secara signifikan dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien yang akan menjalani PCI.
Hubungan Karakteristik Keluarga terhadap Frekuensi Kekambuhan pada Pasien dengan Skizofrenia Prabhawidyaswari, Ni Made Cintia; Darmawan, I Putu Edi; Yanti, Ni Putu Eka; Saraswati, Ni Wayan Sarah; Puspitasari, Ni Putu Rina; Suari, Desak Ayu Wulan Mas; Dwipayana, I Made Parayoga
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 15 No. 1 (2022): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v15i1.16947

Abstract

Skizofrenia termasuk dalam gangguan jiwa berat yang ditandai dengan terganggunya kemampuan menilai realita, bersifatkronis, sering kambuh atau berulang yang memerlukan pengobatan jangka panjang. Kekambuhan pada skizofrenia dapat dipengaruhi oleh karakteristik keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik keluarga dengan frekuensi kekambuhan pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelatif dengan jenis penelitian non eksperimental menggunakan rancangan crosssectional. Sampel terdiri dari 35 responden keluarga pasien dengan skizofrenia yang dipilih dengan cara purposive samplingyang memenuhi kriteria inklusi antara lain pasien ulangan dengan indikasi rawat inap, pasien yang didampingi oleh keluarga/penanggungjawab, pasien dengan diagnosis skizofrenia. Pengumpulan data menggunakan kuesioner karakteristik keluarga dan rekam medis pasien skizofrenia yang mengalami kekambuhan. Uji statistik menggunakan uji Spearman Rank, didapatkan hasil bahwa karakteristik keluarga tingkat pendidikan (p value = 0.01), pekerjaan (p value = 0.03), dan penghasilan (p value = 0.03) memiliki hubungan yang signifikan (p value < 0.05) dengan frekuensi kekambuhan pasien dengan skizofrenia. Bagi peneliti lainyang akan melakukan penelitian sejenis, diharapkan mencari intervensi yang diterapkan untuk keluarga dengan skizofrenia sehingga dapat mengurangi frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia.

Page 9 of 16 | Total Record : 152