cover
Contact Name
Rudi Kurnianto
Contact Email
rudi.kurnianto@ee.untan.ac.id
Phone
+6285252665807
Journal Mail Official
j3eit@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
ISSN : -     EISSN : 30261856     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/j3eit.v11i2
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the topics covered by the journal, encompassing the fields of electrical engineering, energy, and information technology. With the establishment of J3EIT, it is expected to become a significant resource for the academic and research community in this discipline, fostering the exchange of knowledge and innovation among professionals in the field of electrical engineering and related areas. By consistently publishing high-quality scientific papers, this journal is expected to play a vital role in advancing knowledge in its field. J3EIT is published three times a year, April, August and December.
Articles 513 Documents
RANCANG BANGUN INVERTER SATU FASA LIMA LEVEL Victor Doan Imatua Sinaga; Ayong Hiendro; Syaifurrahman -
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 2: Juli 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i2.42504

Abstract

Dewasa ini, perkembangan teknologi terus mengalami peningkatan, hal ini terlihat semakin banyaknya peralatan elektronika yang digunakan dalam keperluan sehari - hari, salah satunya dalam ranah ilmu konversi energi listrik, yaitu inverter. Inverter merupakan alat perubahan tegangan listrik yang dapat merubah listrik DC menjadi listrik AC.Telah banyak penelitan – penelitan yang dilakukan dalam rangka mendapatkan sebuah hasil keluaran gelombang tegangan inverter yang sinusoidal. Namun teknik baru yang diteliti akademisi UNTAN belum direalisasikan dalam bentuk perangkat inverter yang nyata. Teknik eliminasi harmonisa adalah sebuah teknik pengolahan sinyal inverter untuk pola pensaklaran maksimum agar didapatakan gelombang keluaran yang sinusodal dan nilai THD seminimal mungkin dengan kombinasi rangkaian pembangkit sinyal kendali mikrokontroler  ARDUINO UNO  dan rangkain Driver Mosfet, inverter diharapkan memiliki gelombang keluaran yang sinusoidal.Dari hasil pengujian dan perhitungan terdapat selisih yang tidak begitu siknifikan pada tegangan output AC Puncak ke puncak adalah 48 Vac.
RANCANG BANGUN SOLAR SEL PADA GEDUNG PERKANTORAN SEBAGAI ENERGI LISTRIK ALTERNATIF ( Studi Kasus : Gedung Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat ) Wempi Noviandi .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 7, No 1: Januari 2019
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v7i1.32141

Abstract

PLTS atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya adalah peralatan pembangkit listrik yang merubah cahaya matahari menjadi listrik. PLTS sering juga disebut Solar Cell, atau Solar Photovoltaic, atau Solar Energi. Dengan konsep yang sederhana yaitu mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik yang mana cahaya matahari adalah salah satu bentuk energi dari Sumber Daya Alam. Cahaya matahari sudah banyak digunakan untuk memasok daya listrik melalui sel surya. Sel surya ini dapat menghasilkan energi yang tidak terbatas langsung diambil dari matahari, tidak memerlukan  bahan bakar. Sehingga sel surya sering dikatakan bersih dan ramah lingkungan. Pada tugas akhir ini akan membahas mengenai merancang sistem PLTS sesuai dengan kebutuhan dan melakukan uji pembebanan PLTS. Adanya tugas akhir ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan mengenai PLTS dan bagaimana PLTS itu bekerja. Dari hasil pengujian dan pembahasan “Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya” Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang telah dirancang dengan spesifikasi panel surya 100 WP sebanyak 44 Buah, Baterai 100 Ah sebanyak 30 buah, solar charge controller 250 A, serta inverter 3000 W/220VAC telah berhasil diuji coba. PLTS ini juga dilengkapi dengan indikator tegangan yang dihasilkan panel surya dan tegangan output inverter. Berdasarkan  hasil pengujian PLTS ini mampu  menghasilkan rata-rata daya sebesar 827 Wh dala satu hari.
DESIGN AND REALIZATION OF DIRECTIONAL BIQUAD AND OMNIDIRECTIONAL BIQUAD ANTENNAS AS FIRST PERSON VIEW (FPV) RECEIVER ANTENNAS Sufa, Sufa; Marpaung, Jannus; Yacoub, Redi Ratiandi
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 2: August 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i2.68564

Abstract

UAV is an unmanned aerial vehicle controlled remotely by a pilot or automatically by pre-programmed instructions. UAVs are equipped with First Person View (FPV) technology, which facilitates user monitoring. FPV monitoring can be done using with goggles and a monitor screen. The monitor screens available in the market typically use dipole antennas as their default antennas. However, the drawback of the default monitor screen antenna is its limited range, typically only reaching up to 200-300 meters. This research focuses on the design and implementation of biquad antennas for FPV receivers in UAV systems operating at a frequency of 5.8 GHz. The aim is to create antennas with a larger reception range from the transmitter compared to the default FPV monitor screen antenna. Simulation results from CST Studio show that the directional biquad antenna has a VSWR value of 1.508, a return loss of -13.867 dB, and a gain of 3.416 dBi. On the other hand, the omnidirectional biquad antenna with 4 lobes has a VSWR value of 1.7065, a return loss of -11.666 dB, and a gain of 1.973 dBi. Meanwhile, the omnidirectional biquad antenna with 6 lobes has a VSWR value of 1.226, a return loss of -19.863 dB, and a gain of 1.865 dBi. In practical testing on the FPV monitor screen, all three types of antennas were successfully realized and able to capture real-time images from the UAV transmitter. The maximum distances achieved are 634 meters for the directional biquad antenna, 352 meters for the omnidirectional biquad 4 lobes antenna, and 545 meters for the omnidirectional biquad 6 lobes antenna.
ANALISA KECEPATAN TRANSMISI DATA DAN DAYA TERIMA ANTENA ROCKET M5 CCTV NIRKABEL DI DISKOMINFO KOTA SINGKAWANG Widi Agezi; Fitri Imansyah; F. Trias Pontia W; Redi Ratiandi Yacoub; Dedy Suryadi
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 1: Januari 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i1.52592

Abstract

Diskomifo Kota Singawang merupakan lembaga yang bertugas dalam melaksanakan urusan pemerintan di bidang konunikasi, dan informatika yang mana salah satu tugas dari Diskominfo adalah memberi rasa aman kepada masyarakat. Memberi rasa aman pada masyarakat salah satunya adalah dengan pengawasan di titik yang rawan, untuk melakukan pengawasan yang stanby setiap saat maka Dikominfo Kota Singkawang menggunakan kemajuan teknologi untuk melakukan hal ini yaitu dengan memanfaatkan CCTV nierkabel antena Rocket M5 yang di pasang di setaip titik yang rawan, tentunya di haruskan menjaga kualitas jaringan internetnya dengan melihat parameter yaitu daya terima antena dan kecepatan jaringan. Dalam penelitian ini akan mengamalisa beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas daya pancar antena dan kecepatan jaringan pada antena Rocket M5. Pada penelitian ini peneliti menggunakan 4 client untuk mewakili client yang lainya, yang mana keempat client ini dalam kondisi LOS dan NLOS dan memiliki jarak yang berdeda beda kepada antena pemancar. Rata-rata kualitas daya pancar antena yang berada di Diskominfo Kota Singkawang dalam kondisi cukup, pada client 1 dan 3 kondisi NLOS memiliki kualitas daya terima antena sebesar -74 dBm dan -76dBm yang mana berarti kategori cukup dan untuk Tx/Rx ratenya 79.5% dan 70.8% dan pada client 2 dan 4 kondisi LOS memiliki kualitas daya pancar antena sebesar    -65dBm dan -59dBm yang mana berarti kategori baik dan sangat baik dan untuk Tx/Rx ratenya 98,7 dan 96.9%.
ANALISIS QOS (QUALITY OF SERVICE) PADA LAYANAN VOD (VIDEO ON DEMAND) USEETV JARINGAN INDIHOME DI KOTA BENGKAYANG Delsy Zarnavannie Sagita; Fitri Imansyah; F. Trias Pontia W; Jannus Marpaung
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 2: Juli 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i2.44110

Abstract

Video on Demand merupakan fitur pada layanan UseeTv IndiHome yang diluncurkan PT.Telekomunikasi Indonesia, Tbk berbasis Internet Protocol. Video on Demand merupakan penyedia layanan yang memungkinkan pelanggan untuk dapat melakukan perekaman, penyimpanan dan penayangan kembali acara televisi tertentu. Untuk mendapatkan kinerja yang baik, maka layanan ini membutuhkan bandwidth yang cukup besar. Teknologi Gigabyte-Capable Passive Optical-Network (GPON) menjadi teknologi yang dapat mendukung layanan ini. Dalam layanan UseeTv, aktivitas kecepatan transfer data sangat mempengaruhi laju trafik agar menghasilkan parameter (QoS) Quality of Service yang baik. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah membandingkan kualitas kecepatan transfer data pada paket IndiHome saat menggunakan fitur Video on Demand dengan menggunakan aplikasi wireshark berdasarkan parameter throughput, packet loss, delay dan jitter. Penelitian ini membahas tentang analisis kualitas kecepatan transfer data pada layanan UseeTV IndiHome di Kota Bengkayang berdasarkan parameter Quality of Service pada layanan IndiHome menggunakan aplikasi Wireshark, dari hasil penelitian ini merupakan data pengukuran QoS pada layanan IndiHome per masing-masing layanan 10 Mbps, 20 Mbps, dan 50 Mbps. Keunikan dari tugas akhir ini adalah pengambilan layanan sampel penelitian khususnya beberapa cafe yang menggunakan 10 Mbps atau 20 Mbps dengan 2 jalur layanan sebagai backup saat terjadi gangguan pada salah satu jalur layanan sebagai upaya kestabilan layanan sistem koneksi internet di cafe tersebut. Dari semua rekapitulasi kualitas kecepatan transfer data pada paket 10 Mbps, 20 Mbps dan 50 Mbps pada UseeTv IndiHome dapat disimpulkan bahwa nilai setiap parameter Quality of Service dapat berbeda-beda pada setiap paket yang meliputi kategori buruk, sedang, bagus dan sangat bagus walaupun pada paket yang sama.
RANCANG BANGUN KENDALI MANUAL DAN OTOMATIS PADA ROBOT SKUTER DENGAN INTERNET OF THINGS Gafi .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 7, No 2: Juli 2019
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v7i2.33775

Abstract

Mobile robot merupakan jenis robot yang ciri khasnya memiliki aktuator berupa roda untuk menggerakkan keseluruhan badan robot sehingga robot dapat melakukan perpindahan posisi dari satu titik ke titik yang lain. Skuter elektrik adalah salah satu jenis mobile robot yang nyaman dan praktis digunakan sebagai alat transportasi jarak dekat. Dalam tugas akhir ini merancang sebuah robot skuter yang dapat dikendalikan secara manual dan otomatis. Kendali manual dikendalikan secara langsung oleh operator dengan mengendarai robot skuter ini. Sedangkan kendali otomatis menggunakan IoT (Internet of Things) dimana robot skuter dapat bergerak sesuai perintah saat berada jauh dari pengguna.             Dari hasil penelitian, didapat bahwa pada sistem kendali manual berhasil berjalan lurus, belok kanan dan belok kiri dengan baik pada sepuluh kali percobaan dengan kecepatan 1 meter/detik. Pada kendali otomatis robot skuter sepenuhnya berhasil menerima perintah dari Blynk dengan PING (packet internet gropher) 30 ms dan berjalan tanpa dikendarai menuju setpoint1 dengan jarak tempuh 36 meter membutuhkan waktu tempuh rata-rata 1,528 menit dari lima kali pengujian dan menuju setpoint2 dengan jarak 33 meter membutuhkan waktu tempuh rata-rata 1,426 menit dari lima kali pengujian.
MODEL KUANTISASI CITRA PERUBAHAN WARNA RGB SISIK IKAN ARWANA Kristian Umbu Lakinau; Redi Ratiandi Yacoub; Leonardus Sandy Ade Putra; Jannus Marpaung; Fitri Imansyah
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 1: Januari 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i1.55870

Abstract

Ikan Arwana merupakan salah satu spesies endemik Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat yang populer  di  pasaran internasional.  Sehingga  nilai  ekonomis  dari  ikan  Arwana  ini  sangat  dipengaruhi  oleh warnanya. Corak warna yang semakin kuat pada ikan Arwana, akan membuat ikan ini bernilai ekonomis tinggi. Kondisi warna pada ikan Arwana bisa berubah secara alami maupun melalui rekayasa. Rekayasa ini dilakukan untuk memperindah warna pada ikan arwana yaitu rekayasa Tanning. Hasil dari rekayasa tanning ini untuk pengamatan jangka pendek, bisa saja sulit  diamati secara akurat dengan skala warna. Sehingga diperlukan metode kuantisasi citra, untuk menentukan hasil dari perubahan warna pada ikan Arwana untuk pengamatan jangka pendek. Dengan cara melakukan model kuantisasi citra perubahan warna RGB sisik ikan Arwana untuk mengetahui perubahan-perubahan kecil pada warna sisik ikan Arwana setelah mengalami rekayasa tanning. Berdasarkan hasil analisa Kepala, Tubuh dan Ekor ikan sebelum dan sesudah tanning, didapat nilai rata-rata red, green dan blue seperti berikut ini. Kepala ikan dengan nilai red 35,0256 menjadi 45,2231. Warna green kepala ikan yaitu 37,0058 menjadi 46,8845, serta warna blue kepala ikan yaitu 36,6515 menjadi 45,3392. Selanjutnya tubuh ikan yaitu, warna red bernilai 84,3274 menjadi 87,0999, kemudian warna green tubuh ikan yaitu 87,5403 menjadi 89,1051. Selanjutnya warna blue tubuh ikan yaitu 90,6722 menjadi 96,5141. Selanjutnya ekor ikan yaitu, warna red bernilai 55,1975 menjadi 45,6130, kemudian warna green ekor ikan yaitu 54,4545 menjadi47,1271. selanjutnya warna blue ekor ikan yaitu 54,2444 menjadi 50,8104. Hal ini dapat dinyatakan bahwa,perubahan tertinggi terjadi pada kepala ikan.
Perancangan Kendali Trayektori Terbang Drone pada Lokasi Pertanian Suhendra, -; Panjaitan, Seno D; Pontia W, F. Trias
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.56557

Abstract

Indonesia adalah negara agraris yang memiliki potensi alam yang mendukung statusnya sebagai negara agraris, dimana sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani. Permasalahan yang selalu dihadapi oleh para petani salah satunya adalah masalah penyemprotan pada tanaman. Selama ini petani menggunakan sistem penyemprotan pupuk dengan cara manual yang membutuhkan tenaga yang cukup besar dan juga waktu yang cukup lama, sehingga hasil penyemprotan yang dilaksanakan tergantung pada tenaga manusia dan hal ini dirasa kurang efisien. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan inovasi yang salah satunya adalah dengan peran teknologi yaitu pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle, UAV) yang merupakan salah satu pengembangan teknologi pada bidang robot. Tujuan dari penelitian ini adalah menerbangkan drone dengan sistem penerbangan otomatis dengan trayektori yang sudah di rencanakan pada misi, kemudian menganalisa data penerbangan dan mendapatkan akurasi horizontal penerbangan drone yang bagus dengan nilai error yang kecil, usaha untuk mendapatkan akurasi horizontal yang bagus didapatkan dengan mengubah nilai parameter PID pada drone dengan nilai yang terbaik dan mendapatkan akurasi horizontal yang bagus untuk drone.   Penelitian ini menggunakan pesawat tanpa awak jenis hexacopter dan proses analisanya dengan menggunakan software Matlab.   Hasil dari penelitian ini memberikan gambaran estimasi perhitungan nilai rata-rata dari jumlah kuadrat kesalahan atau RMSE pada perbedaan jarak posisi terbang drone sebenarnya dengan trayektori yang telah ditentukan pada misi penerbangan, usaha peningkatan akurasi horizontal posisi drone tersebut dilakukan dengan tuning PID yang terus ditingkatkan, dan hasil perhitungannya adalah saat dilakukan tuning pada sawah didapatkan RMSE akurasi horisontal posisi drone sebesar 0,899651 meter dan hasil uji pada tuning yang lebih baik di GOR Untan dengan RMSE akurasi horisontal posisi drone sebesar 0,52539 meter.  
Analisis Ekonomi Penggunaan Lampu Led Sebagai Alternatif Pengganti Lampu Konvensional Pada PJU Di Kota Pontianak Hendri Apridzal .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.28244

Abstract

Dengan semakin berkembangnya teknologi, saat ini telah ditemukan lampu hemat energi yang menggunakan Light Emitting Diode (LED). Lampu jenis ini memiliki masa hidup (life time) yang sangat lama yaitu sekitar 50.000 – 100.000 jam dan menggunakan daya listrik yang rendah yaitu sekitar 20W-100W. Penggunaan Lampu LED sebagai alternatif pengganti lampu konvensional pada PJU di Kota Pontianak, berdasarkan hasil perhitungan penggantian lampu SON-T 250 Watt menjadi lampu LED 100 Watt diprediksi akan meniminalkan besarnya tagihan listrik menjadi Rp.221.996.736,00 tiap tahunnya. Selisih besarnya tagihan listrik terhadap penggantian lampu sebesar Rp.332.779.104,00 atau terjadi penurunan tagihan listrik sebesar 60%. Nilai Present Worth/Value of an Annuity investasi PJU lampu LED dengan biaya pemeliharaan pada suku bunga sebesar 4,25% penggantian lampu PJU dengan LED akan memberikan keuntungan (laba) pada akhir periode sebesar Rp. 883.838.130,13 dengan periode pengembalian modal selama 5,90 tahun. Dengan mempertimbangkan aspek biaya secara keseluruhan penggantian PJU lampu SON-T dengan lampu LED layak sangat direkomendasikan. Kata kunci : Light Emitting Diode, SON-T, Present Worth/Value of an Annuity investasi.
EVALUASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) KAPASITAS 40 kVA DESA RIRANG JATI KECAMATAN NANGA TAMAN KABUPATEN SEKADAU Asyad Nugroho .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.18033

Abstract

Abstrak -         Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Desa Rirang jati Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau terletak di daerah  Dusun  Nuak  di  Desa  Rirang Jati Kecamatan Nanga Taman Kabupaten  Sekadau.  PLTMH langsung dikelola oleh masyarakat setempat dan PLTMH ini beroperasi memanfaatkan   aliran   sungai   nuak yang  merupakan  sungai  kecil  di daerah tersebut.   Dalam penelitian ini menggunakan metode apung yang digunakan   untuk   mengambil   data debit air. Pengambilan data dilakukan dalam  waktu  2  hari  berturut  -  turut dari jam 07.00 – 17.00 WIB dan dilakukan pada musim hujan.   Hasil evaluasi menunjukan bak penenang tidak mempunyai saluran pelimpah   (spillway) dan   pada   pipa pesat tidak memiliki pipa nafas pada ujungnya seperti yang sudah ditetapkan pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 08 Tahun 2011. Hasil perhitungan potensi daya yang dapat dibangkitkan adalah 54,48 kW dengan debit air 2,04 m3/s dan tinggi efektif 4,126 m. Sedangkan daya maksimal yang dimanfaatkan masyarakat hanya 8,244 kw dan daya yang tertera pada generator 35 kw. Perbandingannya adalah 15%, itu dikarenakan mayoritas masyarakat disana mempunyai tingkat ekonomi rendah dan tidak adanya industri – industri kecil yang memerlukan listrik. Namun, dilihat dari kondisi masyarakat yang menggunakan   listrik   dari   PLTMH yang  menggunakan  generator  ini sudah   tepat,   namun   masih   banyak daya yang tidak digunakan karena beban maksimal yang digunakan masyarakat 8,1524 kW.   Untuk frekuensi yaitu 50 Hz, namun range yang ada pada kontrol panel selalu tidak konstan, itu karena sistem PLTMH tergantung pemakaian beban yang digunakan sesuai dengan kebutuhan mereka. Sistem kontrol menggunakan sistem sederhana yaitu dengan menghidupkan lampu berkapasitas 4200 watt pada malam hari mulai pukul 22.00 wib sampai pukul 05.00 WIB. Tetap saja belum efektif, hanya saja karena harga untuk sistem kontrol beban elektronik cukup mahal   kurang   lebih   sama   dengan harga generator atau turbin, penggunaan   sistem   kontrol   manual dengan menggunakan lampu menjadi langkah yang dilakukan masyarakat.   Kata kunci - PLTMH,     generator,     dan