cover
Contact Name
Rudi Kurnianto
Contact Email
rudi.kurnianto@ee.untan.ac.id
Phone
+6285252665807
Journal Mail Official
j3eit@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
ISSN : -     EISSN : 30261856     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/j3eit.v11i2
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the topics covered by the journal, encompassing the fields of electrical engineering, energy, and information technology. With the establishment of J3EIT, it is expected to become a significant resource for the academic and research community in this discipline, fostering the exchange of knowledge and innovation among professionals in the field of electrical engineering and related areas. By consistently publishing high-quality scientific papers, this journal is expected to play a vital role in advancing knowledge in its field. J3EIT is published three times a year, April, August and December.
Articles 513 Documents
RANCANG BANGUN AVR PADA SISI TEGANGAN RENDAH (TEGANGAN KONSUMEN) BERBASIS ATMEGA8 Syamsir .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.18991

Abstract

Abstrak— Tugas akhir ini membahas system pengaturan jala- jala listrik terhadap perubahan beban pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Saat ini pengaturan jala-jala pada PLTMH dilakukan secara manual yang melibatkan tenaga operator   sebagai   pengendali   hidup   -   mati   lampu   beban pengatur.. Metode yang digunakan untuk mengatasi naik turun tegangan dengan cara mengendalikan lampu beban pengatur secara otomatis. Alat akan bekerja secara otomatis apabila terjadi perubahan beban pada konsumen. Naik-turun tegangan pada PLTMH disebabkan oleh perubahan beban  pada konsumen. Tegangan pada beban konsumen naik, tengan jala- jala   turun,   sebaliknya   tegangan   beban   konsumen   turun, tegangan jala-jala naik. Perubahan pada tegangan PLTMH menjadi input untuk mikrokontroller ATMega 8 untuk mengendalikan lampu  pengatur.  Berdasarkan  hasil  pengujian alat ini mampu menjaga kestabilan tegangan antara 218,1 Volt sampai dengan 221,7 Volt.   Kata kunci— Beban, Tegangan, Rangkaian Sistem Kendali dan
EVALUASI RUGI-RUGI JARINGAN YANG DILAYANI OLEH JARINGAN PLTS TERPUSAT SIDING Didik Martono .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 4, No 2: Juli 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v4i2.16528

Abstract

Abstrak- Indonesia secara geografis sebagai Negara tropis, melintang garis katulistiwa berpotensi energi surya yang cukup baik. Bagi masyarakat yang tinggal di daerah kabupaten dan pedesaan, penyedian energi listrik merupakan masalah utama. Karena jaringan listrik PLN belum menjangkau pada daerah tersebut. Solusi yang tepat untuk mengatasi ketiadaan energi listrik di daerah tersebut adalah mengubah cahaya matahari yang melimpah menjadi energi listrik menggunakan teknologi  photovoltaic. Sistem penyediaan listrik seperti ini disebut Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). PLTS terpusat 40 KW di Desa Siding Kecamatan Siding Kabupaten Bengkayang merupakan salah satu pembangkit listrik yang mendukung penyedian energi listrik PLN. Analisis rugi-rugi pada jaringan perlu dilakukan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan sistem distribusi di masa yang akan datang. Dari hasil analsis yang telah dilakukan, diketahui bahwa :  persentase jatuh tegangan terbesar pada fasa R sebesar 3,215% atau 212,93 Volt, fasa S sebesar 2,930% atau 213,55 Volt, dan fasa T sebesar 3,258% atau 212,83 Volt. Dari persentase jatuh tegangan terbesar pada masing-masing fasa, sistem distribusi jaringan tegangan rendah PLTS Siding masih dalam ketentuan SPLN No.72 Tahun 1987, karena masih dibawah toleransi yaitu 4%. Sedangkan total rugi-rugi daya aktif sistem distribusi jaringan tegangan rendah PLTS Siding merupakan penjumlahan dari total rugi-rugi daya aktif pada masing-masing fasa sebesar 596,87 Watt atau sebesar 1,49%. Kata kunci : photovoltaic, PLTS terpusat, persentase jatuh tegangan, rugi-rugi daya aktif
EVALUASI KEANDALAN SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV DAN RUGI-RUGI ENERGI YANG TIDAK TERSALURKAN PADA FEEDER RAYA 10/ADISUCIPTO Ya' M Randa; Hardiansyah -; Purwoharjono -
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 1: Januari 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i1.40557

Abstract

Penelitian evaluasi keandalan sistem jaringan distribusi 20 kV dan rugi-rugi energi yang tidak tersalurkan pada Feeder Raya 10 dilakukan berdasarkan tinjauan gangguan yang dialami seperti  JTM putus fasa trip, beban bus4, BC 4-3 berdesir, LBS trip ssaat penambahan SSO, gangguan temporer. Demi menjaga kualitas sistem dibutuhkan pemeliharaan, penanganan cepat agar dapat mengurangi gangguan tersebut. Metode perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan indek keandalan SAIFI, SAIDI, ENS, AENS. Berdasarkan hasil perhitungan SAIFI diperoleh dengan nilai 0,7960 kali/tahun. SAIDI diperoleh 0,7777 jam/tahun. Jika ditinjau dari indek keandalan SAIFI dan SAIDI  terbilang handal  untuk SPLN  68-2  :  1986.  Berdasarkan hasil  perhitungan ENS  sebesar  7,5130 kWh. Sedangkan AENS sebesar 8,3944 kWh. Rugi-rugi energi dari perhitungan total ENS/AENS jika harga listrik PLN per kWh tahun 2018 adalah 1.467.28/kWh, maka kerugian PLN akibat gangguan pada Feeder di PT. PLN Raya 10 tahun 2018 adalah sebesar Rp. 1,241,672/kWh
PERENCANAAN REKONFIGURASI JARINGAN DISTRIBUSI UNTUK MENURUNKAN SUSUT ENERGI TEKNIS PENYULANG DURIAN 3 DAN 4 ULP RASAU JAYA Rwanita Anggar Dewi .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 7, No 1: Januari 2019
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v7i1.30803

Abstract

Penelitian ini adalah untuk menurunkan susut energi yang terjadi pada jaringan tegangan menengah (JTM) 20kV Penyulang Durian 3 dan 4 di PT PLN (Persero) UP3 Pontianak ULP Rasau Jaya. Panjang jaringan Penyulang Durian 3 adalah 72 kms, terdapat 82 gardu distribusi dengan total daya terpasang  6.170 kVA. Pada Penyulang Durian 4, panjang jaringan 310 kms, terdapat 155 buah gardu distribusi dan daya terpasang 5.582 kVA. Penyulang Durian 3 dan 4 menggunakan penampang jenis AAAC (All Aluminium Alloy Conductor) dengan diameter bervariasi mulai 35 mm2 sampai 150 mm2. Susut energi Penyulang Durian 3 saat ini terhitung sebesar 1.38% atau sama dengan 220,595.4 kWh. Pada Penyulang Durian 4, susut energi saat ini terhitung 24.45% atau 5,279,693.4 kWh. sehingga total susut pada PT PLN (Persero) UP3 Pontianak ULP Rasau Jaya yang disebabkan oleh Penyulang Durian 3 dan 4 tersebut sebesar 14.65% atau 5,500,289 kWh. Skenario rekonfigurasi dilakukan pada Penyulang Durian 3 dan 4 dengan cara membagi sebagian beban Penyulang Durian 4 ke Penyulang Durian 3 dan Penyulang Kobar 3. Pada skenario rekonfigurasi 1, beban Penyulang Duria 4 sebagian dialihkan ke Penyulang Durian 3, sedangkan pada skenario rekonfigurasi 2 dan 3 selain dialihkan ke Penyulang Durian 3, beban Penyulang Durian 4 juga dialihkan ke Penyulang Kobar 3. Diperoleh hasil menggunakan skenario rekonfigurasi 1 susut energi pada Penyulang Durian 3 dan 4 adalah 7.66% atau 1,823,753.88 kWh. Pada rekonfigurasi 2 susut energi terhitung 7.62% atau 2,621,478 kWh, sedangkan pada skenario rekonfigurasi 3 susut energi terhitung 5.56% atau 1,865,670 kWh. Melihat hasil perhitungan yang diperoleh dari teknik rekofigurasi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa teknik rekonfigurasi yang menghasilkan susut energi paling kecil adalah pada skenario rekonfigurasi 3. Dan dikarenakan nilai yang belum sesuai standar IEEE, maka perlu dilakukan kajian ulang pada obyek yang sama dengan menggunakan teknik rekonfigurasi lain.
RANCANG BANGUN PROGRAM RUGI-RUGI LINTASAN GELOMBANG RADIO JARINGAN INDOOR BERBASIS GRAPHICAL USER INTERFACE (GUI) MATLAB Budi .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 5, No 1: Januari 2017
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v5i1.19820

Abstract

The loss was parameters influence in determining the site of its. This research designing programs path loss that can be used to a match model analysis .The program is based on Graphical User Interface designed in the platform of a GUIDE matlab .Platform consisted of the outdoor Cost231 Walfisch Ikegami and Models indoor Paulsen , Cost231 Multi Wall and One Slope , for analysis match model that Mean Error and Standard Deviation , the four this model will combined in forecasting losses the radio waves of an antenna transmitter outdoor up with the recipient in building , namely partner mart on Jl. Sultan Abdurahman Number 5-6 Pontianak City .The result of comparisons match the model used shows that the combination model Cost231 Walfisch Ikegami and Cost231 Multi Wall is model suitable than either combination other. The results of its value Mean Error the combination Model Cost231 Walfisch Ikegami-Cost231 Multi Wall 5,9 db to the system 3g and 10 db on system 4g , while combination Model Cost231 Walfisch Ikegami-Paulsen -20 db to the system 3g and -17,3 db on system 4g , combination Model Cost231 Walfisch Ikegami-One Slope 14,6 db to the system 3g and 12 db  on  system  4g  and  to  standard  deviation  smallest  is  a  combination  Model  Cost231  Walfisch Ikegami-One Slope with an 8 db regarding the Cost231 Walfisch Ikegami-Cost231 Multi Wall of the smallest 9,7 db and a combination of Model Cost231 Walfisch Ikegami-Paulsen with the standard 24,6 db it to the recommended no more than 10 db       Kata kunci : Path Loss, GUI, GUIDE, Model Propagasi.
STUDI POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) BERBANTUAN PROGRAM CASIMIR DI RIAM PAGUNG DESA SANATAB KECAMATAN SAJINGAN BESAR KABUPATEN SAMBAS Fiqri Shaufi .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 2, No 2: Juli 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v2i2.7040

Abstract

Provinsi Kalimantan Barat sangat luas dan banyak desa-desa yang belum teraliri listrik. Sumber energi yang digunakan untuk membangkitkan listrik hingga saat ini masih didominasi oleh bahan bakar fosil. Mikrohidro merupakan sumber energi terbarukan dan ramah lingkungan yang memiliki potensi untuk menggantikan bahan bakar fosil dan potensinya banyak terdapat di daerah Kalimantan Barat. Skripsi ini membahas tentang Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro yang berlokasi di Desa Sanatab  Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas.Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data langsung dari lapangan yang berupa pengukuran langsung. Selanjutnya mengolah data dan melakukan simulasi dengan menggunakan piranti lunak CASIMIR. Dari hasil data di lapangan dilakukan beberpa kali pengukuran tetapi hanya 1 kali data pengukuran terbaik yang di ambil. Pada perencanaan desain PLTMH data diambil dari nilai debit  yaitu pada pengukuran  dengan debit sebesar 0,1 m3/det dan head efektif sebesar 46,5m .Dengan piranti lunak CASIMIR menunjukkan bahwa debit air Sanatab mampu menghasilkan daya mekanik sebesar 30 kW dan desain turbin yang dipilih pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro Sanatab adalah turbin Propeller. Sedangkan daya listrik yang dapat dihasilkan generator sebesar 32,707 kVA sehingga generator yang dipilih adalah rating daya sebesar 30 kVA(3 fasa)  dengan cara pemasangan kopel langsung..
PERANCANGAN PENDETEKSI GOLONGAN DARAH BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN SISTEM ABO Windhu Muhamad Ridha; Hendro Priyatman; F.Trias Pontia W
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 7, No 2: Juli 2019
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v7i2.36072

Abstract

Pengujian golongan darah sering digunakan metode ABO, yang terbagi dari golongan darah A, B , AB, dan O. Selama ini, untuk pengujian golongan darah masih dilakukan dengan pertolongan laboran yang memerlukan ketelitian, sehingga keakuratan data yang diperoleh masih mengandalkan kemampuan mata penguji. Mata dipengaruhi oleh faktor kelelahan, sehingga cara ini kurang menguntungkan untuk pengujian sample darah dalam jumlah yang banyak, sehingga penulis melakukan penelitian dan perancangan alat deteksi golongan darah sebagai pengganti mata untuk pengukuran golongan darah.Alat pendeteksi golongan darah terdiri dari, Arduino Uno, Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor), Light Emiting Diode (LED), Modul MicroSD Card Adapter, Real-time clock DS3231, LCD, Modul I2C (Inter-Integrated Circuit), Motor DC, Driver Motor DC (Modul L298). Pengujian golongan darah dilakukan dengan cara sample darah diteteskan pada slide kaca dengan satu tetes sebelah kiri dan satu tetes sebelah kanan, pada sample darah sebelah kiri diteteskan antisera A dan sebelah kanan antisera B, Sensor LDR diletakan dibawah slide dimana posisinya tepat dibawah sample, setelah pencampuran darah dengan antisera maka akan terjadi penggumpalan, sample akan disinari dengan LED dan Cahaya yang tembus akan dibaca oleh sensor LDR dengan logika, apabila terjadi penggumpalan maka cahaya yang tembus ke sensor ldr kan lebih banyak dari sample yang tidak terjadi penggumpalan. Nilai yang terbaca pada LDR akan diolah oleh arduino uno dengan hasil yang akan ditampilkan pada layar LCD dan disimpan pada kartu memori.Sesuai dengan tujuan penulisan, maka didapat hasil tercapainya perancangan dan pembuatan Alat Pendeteksi Golongan Darah yang ditampilkan pada layar lcd dan tersimpan pada kartu memori sebesar 1kb (sesuai banyaknya data) disetiap file dan Mendapatkan  perbandingan data hasil pemeriksaan golongan darah dengan cara manual dan menggunakan Alat Pendeteksi Golongan Darah dengan data dua belas sample yang terbagi dari tiga sample setiap golongan darah.
PERAMALAN BEBAN PADA GARDU INDUK PT.PLN (PERSERO) UP3B KALIMANTAN BARAT Kurniawan, Eko; -, Purwoharjono; Abidin, Zainal
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.57135

Abstract

Kebutuhan energi listrik pada Sistem Khatulistiwa terus meningkat setiap tahunnya. Kenyataan tersebut membutuhkan pengembangan dan perencanaan yang baik dalam sistem tenaga listrik. Hal ini diperlukan karena trafo daya memegang peranan penting dalam menyalurkan tenaga listrik ke konsumen. Berdasarkan data penyulang beban puncak dari PT. PLN (Persero) UP3B Kalimantan Barat Gardu Induk Senggiring, Siantan dan Sei.raya telah menggambarkan pesatnya perkembangan kapasitas beban. Hal ini mengakibatkan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memprediksi beban puncak pada gardu induk. Studi yang diperlukan untuk mengetahui peningkatan beban puncak dalam menghitung perkiraan kapasitas transformator daya di gardu induk dengan menggunakanAnalisis fungsi regresi yaitu Regresi Linier, Eksponensial dan Power Dalam Pengukuran peramalan Beban Puncak Pada Ketiga Gardu Diatas yang memiliki standar error terkecil dibandingkan dengan fungsi regresi lainnya. Berdasarkan hasil perhitungan pada gardu induk senggiring dipilihlah fungsi regresi linier yang memiliki standar kesalahan terkecil dibandingkan dengan regresiekponensial dan power didapat perkiraan beban puncak tahun 2027sebesar 38.865 MVA, Untuk gardu induk siantan dipilih fungsi regresi power kerena memiliki standar kesalahan yang lebih kecil dibanding dengan regresi linier maupun eksponensial yang didapat perkiraan beban puncak pada tahun 2023 sebesar 39.419MVA dan untukgardu induk Sera dipilih fungsi regresi linier karena memiliki standar kesalahan terkeci ldibanding dengan regresie ksponensial dan power maka di dapatlah perkiraan beban puncak pada gardu induk Sei.raya pada tahun 2027 sebesar 178.362 MVA dari ketiga gardu sudah hampir melewat ikapasitas pada tiap masing-masing gardu induk dan harus diantisipasi dengan solusi yang tepat atau dilakukannya penambahan trafo daya pada gardu induk. Hasil yang ingin dicapai pada tahun 2027 adalah peningkatan kapasitas trafo daya di Gardu Induk Senggiring, Siantan,Sei.raya.
Studi Perencanaan Kebutuhan Instalasi Listrik Di Rumah Sakit Bersalin Jeumpa Pontianak Asrul Azmi .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.28911

Abstract

Rumah Sakit Bersalin Jeumpa Pontianak merupakan salah satu fasilitas rumah sakit yang sedang merencanakan pengembangan rumah sakit bersalin kelas B. Bangunan rumah sakit bersalin ini akan dikembangkan dengan luasan bangunan dengan ukuran 525 m² yang terdiri dari 8 lantai. Untuk sistem instalasi listrik pada bangunan, khususnya Rumah Sakit Bersalin diperlukan perencanaan secara matang supaya sistem tersebut mampu bekerja dengan sangat efektif, efisien serta sistem tersebut mampu mengatasi gangguan yang terjadi dalam proses penyaluran atau pendistribusian tenaga listrik di bangunan tersebut. Kenyaman dalam bekeja atau beraktifitas tentunya tidak terlepas dari penyediaan penerangan dan sistem sirkulasi udara yang baik terutama untuk penerangan pada malam hari serta penkondisian udara pada ruangan yang tidak mempunyai ventilasi yang cukup. Untuk merencananakan instalasi tersebut menggunakan metode studi literatur, dalam tahap perencanaan dilakukan beberapa perhitungan yaitu dimensi ruangan, indeks ruang, efisiensi dan armatur sedangkan untuk tata udara harus diketahui terlebih dahulu BTU/hr sesuai kebutuhan ruangan. Untuk mencapai semua itu, instalasi penerangan dan tata udara rumah sakit bersalin ini akan direncanaan sesuai dengan  Standar Nasional Indonesia, berdasarkan SNI 03-6575-2001 tentang Tata Cara Perancangan Sistem Pencahayaan Buatan Pada Bangunan Gedung dan SNI 03-6572-2001 tentang Tata Cara Perancangan Sistem Ventilasi dan Pengkondisian Udara pada Bangunan Gedung. Dengan adanya standar – standar tersebut penulis bisa menentukan jumlah armatur lampu, intesitas maksimum pencahayaan dan kapasitas maksimum air conditioner berdasarkan besar ruangannya. Kata kunci       : rumah sakit bersalin, perencanaan, instalasi penerangan  tata  udara, SNI
ANALISIS RENCANA PEMASANGAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI SISIPAN PADA JARINGAN TEGANGAN MENENGAH 20 KV DI PENYULANG KIJING Rayhans Najib Al-Farouq; Bonar Sirait; Zainal Abidin
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48528

Abstract

Pertumbuhan konsumsi listrik dewasa ini sulit diimbangi dengan peningkatan kapasitas pasokan listrik. Pembebanan transformator distribusi sudah melebihi kapasitas sehingga mengakibatkan isolasi pada transformator akan mengalami kerusakan karena panas yang berlebihan dan dapat berujung pada rusaknya transformator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya jatuh tegangan pada setiap bus pada Penyulang Kijing, mengacu pada SPLN No. 72 Tahun 1987 dan mengetahui berapa besar transformator sisipan yang dibutuhkan pada transformator distribusi di Penyulang Kijing. Penelitian ini menggunakan metode Newton-Rhapson dengan aplikasi MATLAB. Berdasarkan hasil simulasi aliran daya pada 4 skenario, sebelum dipasang trasformator sisipan, jatuh tegangan pada tidak lebih dari 3%. Skenario 1 dan skenario 2 didapatkan nilai jatuh tegangan diantara 3%-4%. Skenario 3 mendapatkan hasil nilai jatuh tegangan diantara 8%-9%. Skenario 4 memiliki nilai jatuh tegangan yang paling besar di antara tanpa sisip trafo, skenario 1, skenario 2 dan skenario 3 yaitu sebesar 18,01%. Nilai jatuh tegangan semakin besar dan nilai tegangan pada bus mengalami penurunan setelah dipasang transformator sisipan. Hasil perhitungan persentase pembebanan terdapat 4 bus yang melebihi standar batas yang telah ditentukan yakni 80%. Meningkatnya jatuh tegangan pada saluran disebabkan oleh beberapa hal salah satunya yaitu jarak antara GI ke transformator distribusi. Semakin jauh jarak maka akan semakin panjang kabel penghantar yang digunakan maka akan semakin besar jatuh tegangan yang terjadi pada saluran. Kabel penghantar yang digunakan juga akan mempengaruhi jatuh tegangan. Apabila gardu distribusi jaraknya jauh dari GI tetapi menggunakan kabel penghantar yang kecil, maka jatuh tegangan yang terjadi pada saluran tersebut akan semakin besar.