cover
Contact Name
Muhamad Ahyar Rasidi
Contact Email
ccgedu.org@gmail.com
Phone
+6287865186492
Journal Mail Official
ccgedu.org@gmail.com
Editorial Address
Jln. By Pass BIL Batujai No. Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Walada: Journal of Primary Education
ISSN : 29622662     EISSN : 29630037     DOI : https://doi.org/10.61798/wjpe.v1i1.1
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Walada: Journal of Primary Education with P-ISSN: 2962-2662 dan E-ISSN: 2963-0037 mainly focuses on learning in primary schools, teacher education or primary school. Detailed scopes of articles accepted for submission to Jurnal walada are: Learning Theory Curriculum and Technology in Education School Management School Policy Teaching and learning
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2025): IN PROGRESS" : 5 Documents clear
RUANG LINGKUP PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR: RELEVANSI DAN PENERAPAN DALAM KURIKULUM Syudirman; I Wayan Kertih; I Wayan Lasmawan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 4 No. 2 (2025): IN PROGRESS
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v4i2.378

Abstract

Penelitian ini membahas “Ruang Lingkup Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar: Relevansi dan Penerapan dalam Kurikulum”. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana pembelajaran IPS dapat diintegrasikan secara efektif dalam kurikulum sekolah dasar, dengan memperhatikan relevansi materi terhadap konteks lokal dan tantangan global. Metode yang digunakan meliputi analisis dokumen kurikulum untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam penerapan kurikulum IPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS yang kontekstual tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang isu-isu sosial, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan berpikir kritis. Penerapan kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan siswa sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Selain itu, kolaborasi antara guru, sekolah, dan pemerintah menjadi kunci dalam mengoptimalkan implementasi kurikulum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran IPS di sekolah dasar harus diarahkan untuk membentuk karakter dan keterampilan sosial siswa, sehingga mereka menjadi individu yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Rekomendasi diberikan untuk pengembangan kurikulum yang lebih adaptif dan inovatif, serta peningkatan dukungan bagi pendidik dalam proses implementasi
SURVEI PRATIK MICROTEACHING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAJAR CALON PENDIDIK SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS Muhammad Auliya Rahman; Dela Devita; Annisa Purwanggi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 4 No. 2 (2025): IN PROGRESS
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v4i2.381

Abstract

Pendidikan inklusif yang mengupayakan akses dan partisipasi penuh bagi semua anak termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) menjadi paradigma yang semakin relevan secara global dan nasional. Keberagaman jenis ABK seperti tunanetra, tunagrahita, tunarungu, tunadaksa, tunalaras, kesulitan belajar, cerebral palsy, autisme, anak berbakat, gangguan Rett, Asperger, lamban belajar, hingga ADHD, menuntut kemampuan mengajar yang sangat spesifik dan adaptif dari para pendidik. Mengingat karakteristik siswa berkebutuhan khusus yang unik dan beragam, tujuan penelitian ini yaitu untuk menggambarkan praktik microteaching dalam meningkatkan kemampuan mengajar calon pendidik siswa berkebutuhan khusus. Metode dalam penelitian ini merupakan kuantitatif deskriptif yang dilaksanakan pada 31 Mei-28 Juni 2025. Jenis penelitian ini adalah survei dengan subjek penelitian calon pendidik siswa berkebutuhan khusus berjumlah 18 orang. Analisis data disajikan dalam tabel dan diagram, lalu dijabarkan secara deskriptif untuk menggambarkan kemampuan mengajar calon pendidik dalam melakukan praktik microteaching. Hasil penelitian didapatkan bahwa praktik microteaching berhasil meningkatkan berbagai dimensi keterampilan mengajar calon pendidik siswa berkebutuhan khusus. Peningkatan ini meliputi pemahaman akan karakteristik siswa berkebutuhan khusus, kemampuan mengelola kelas, penyampaian materi dan tujuan pembelajaran, penggunaan media, komunikasi, manajemen waktu, hingga keterampilan evaluasi dan penutupan sesi pembelajaran. Ini mengindikasikan bahwa program microteaching efektif dalam mempersiapkan calon pendidik untuk menghadapi kompleksitas pengajaran bagi siswa berkebutuhan khusus.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM YANG BERWAWASAN GLOBAL SEBAGAI DASAR-DASAR PARADIGMA DAN CARA UNTUK MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0 Moh Hamdan Baihaqi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 4 No. 2 (2025): IN PROGRESS
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v4i2.382

Abstract

Artikel ini membahas betapa pentingnya pendidikan agama Islam yang berwawasankan global dalam menghadapi era Society 5.0. Era ini ditandai sebuah revolusi digital dan perkembangannya teknologi yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka atau analisis konten. Adaapun hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pendidikan agama Islam yang berwawasan global akan mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan multidimensional yang dihadirkan oleh kemajuan teknologi, demografi global, dan perubahan sosial yang kompleks. Sebagai dasar paradigma, pendidikan agama Islam berwawasan global memungkinkan integrasi nilai-nilai agama, kultural, dan moral yang relevan dengan konteks global. Dalam mempersiapkan para siswa, para pendidik harus menerapkan pendekatan yang holistik dan inklusif. Hal ini melibatkan pengajaran tidak hanya mengenai doktrin dan ritual agama, tetapi juga menekankan pada pemahaman mendalam tentang universalitas dan nilai-nilai humanistik Islam yang dapat diadopsi dalam lingkungan yang beragam. Pendidikan agama Islam berwawasan global juga memberikan jembatan dalam mempromosikan perdamaian, toleransi, dan pemahaman antarbudaya. Pendidikan agama Islam berwawasan global menjadi solusi dalam menghadapi era ini, dengan memberikan landasan moral, mengembangkan kedewasaan epistemologis, dan mempersiapkan siswa untuk menjadi warga negara global yang berkoexistensi harmonis dalam masyarakat berbasis teknologi ini.
PENGEMBANGAN LKPD BERDIFERENSIASI BERBASIS BERKEBHINEKAAN GLOBAL PADA MATERI NILAI-NILAI PANCASILA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Putu Epita Sari; Ketut Suparya; I Ketut Ngurah Ardiawan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 4 No. 2 (2025): IN PROGRESS
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v4i2.387

Abstract

Penelitian bertujuan dalam mengembangkan LKPD berdiferensiasi berbasis berkebhinekaan global di materi nilai-nilai Pancasila untuk siswa kelas V SD. Tahap mengembangkan produk dilakukan menggunakan model ADDIE. Analisis kebutuhan menjelaskan yakni guru serta siswa dibutuhkannya LKPD yang menarik, inovatif, serta dapat mengakomodasi perbedaan cara masing-masing siswa dalam belajar, seperti (visual, auditori, dan kinestetik). LKPD yang dikembangkan digunakan aplikasi Canva untuk menghasilkan tampilan yang interaktif dan mudah digunakan. Produk LKPD kemudian oleh ahli materi, media, maupun bahasa kemudian uji validitas, dan diuji kepraktisannya dari guru dan siswa. Diperoleh bahwa tingkat validitas yakni sangat tinggi melalui nilai Aiken V masing-masing 0,93 (materi), 0,90 (media), dan 0,88 (bahasa). Uji kepraktisan juga menjelaskan bahwa LKPD ini dapat digunakan dengan mudah dan efektif untuk mendukung proses belajar nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian, LKPD berdiferensiasi berbasis berkebhinekaan global ini layak digunakan sebagai bahan ajar inovatif dalan peningkatan pengetahuan memahami serta karakter siswa pada hal pembelajaran Pancasila di instansi dasar.  
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBANTUAN GENIALLY BERBASIS CERITA RAKYAT BALI UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Gede Susila; Made Adi Nugraha Tristaningrat; I Ketut Ngurah Ardiawan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 4 No. 2 (2025): IN PROGRESS
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v4i2.390

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research & Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini dilakukan di Gugus VIII Kecamatan Sawan. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini yaitu 2 orang ahli instrumen, 9 judges validator sebagai ahli media, ahli bahasa, ahli media, 3 orang guru mata pelajaran serta 45 orang siswa kelas IV. Hasil dari penelitian ini yakni: 1) Media interaktif berbantuan Genially merupakan media pembelajaran bahasa Indonesia yang dikembangkan dalam website Genially, yang mengintegrasikan unsur kearifan lokal Bali, khususnya melalui cerita rakyat Bali. 2) Tingkat kevalidan media interaktif berbantuan Genially berada pada kualifikasi sangat tinggi yaitu validitas materi, media, dan bahasa sebesar 0,9. 3) Pada tahap uji kepraktisan rata-rata nilai yang diperoleh dari guru sebesar 95% dan peserta didik adalah 94%. Dengan demikian, media interaktif berbantuan Genially ini direkomendasikan sebagai salah satu media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar.

Page 1 of 1 | Total Record : 5