cover
Contact Name
Bagus Muhammad Ihsan
Contact Email
ihsanfillah24@gmail.com
Phone
+6285659274496
Journal Mail Official
ihsanfillah24@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lapan, Siantan Hulu, Kec. Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78242-Kalimantan Barat-Kampus A Poltekkes Kemenkes Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa
ISSN : 25979523     EISSN : 25979531     DOI : https://doi.org/10.30602/jlk
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of Medical Laboratory. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa particularly focuses on the main problems in the development of the Medical Laboratory health areas as follows: Toxicology Immunoserology Bacteriology Clinical Chemistry Parasitologi Micology And other related disciplines.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020): Mei 2020" : 6 Documents clear
Perbedaan Kadar PO43- Pada Air Sebelum dan Setelah Penambahan Cangkang Telur Ayam Sari, Emilda; Asriyani, Tika; Indrawati, Ratih
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v3i2.933

Abstract

Tingginya aktivitas mencuci menggunakan deterjen yang dilakukan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari menimbulkan limbah domestik berupa tingginya kadar ion fosfat (PO) air limbah yang dapat memberikan dampak buruk bagi lingkungan, diantaranya adalah menimbulkan cutrofikasi atau blooming algae yang menyebabkan berkurangnya oksigen dalam perairan sehingga menyebabkan terjadnya kematian ikan dan biota perairan lainnya. Permasalahan lainnya adalah adanya cyanobacteria (blue-green-algae) yang mengandung toksin sehingga membawa resiko kesehatan bagi manusia. Penurunan kadar PO dapat dilakukan dengan metode adsorpsi menggunakan bahan alami seperti cangkang telur ayam Cangkang telur ayam mengandung CaCO sebanyak 94 % dan memiliki 10.000-20.000 pori-pori sehingga diperkirakan dapat menyerap suatu solute dan dapat digunakan sebagai adsorben Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kadar PO," pada air sebelum dan setelah penambahan cangkang telur ayam. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental semu yang ditentukan secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 24 sampel. Metode penetapan kadar PO yang digunakan adalah spektrofotometri. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan uji statistik One Way Anova diperoleh nilai sig p-0,715 atau p>0,05 pada tingkat kepercayaan 95% maka Ha ditolak. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan kadar PO," pada air sebelum dan setelah penambahan cangkang telur ayam. 
Pengaruh Sari Buah Pepaya Muda (Carica Papaya L) Terhadap Kadar Protein Tempe Gembus Djohan, Herlinda; Triana, Linda; Wulandari, Rizky Astri
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v3i2.934

Abstract

Ampas tahu merupakan hasil sampingan industri tahu yang dapat dimanfaatkan sebagai produk makanan yaitu tempe gembus. Namun tempe gembus yang dihasilkan mengandung kadar protein yang rendah. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kadar protein dengan perlakuan penambahan sari buah pepaya muda (Carica papaya L) karena mengandung enzim papain yang dapat menghidrolisis protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sari buah pepaya muda (Carica papaya L) terhadap kadar protein tempe gembus. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Kriteria sampel tempe gembus yang digunakan adalah tidak hancur dan diselimuti kapang berwarna putih. Pengukuran sampel dilakukan dengan menggunakan metode Kjeldahl. Data diolah dengan analisis regresi linear sederhana menggunakan program SPSS 25 diperoleh hasilsignifikasi 0,000 > 0,05 yang menyatakan bahwa Ha diterima, ada pengaruh sari buah pepaya muda (Carica papaya L) terhadap kadar protein tempe gembus. Hasil pengukuran diperoleh nilai rata-rata kadar protein tempe gembus tanpa penambahan sari buah pepaya muda (Carica papaya L) dan tempe gembus yang ditambahkan sari buah pepaya muda (Carica papaya L) konsentrasi 30%, 40%, 50%, 60% secara berturut-turut adalah 7,235%, 8,812%, 9,433%, 10,304%, 11,451%. Kadar protein tempe gembus diperoleh hasil terbaik pada konsentrasi 60%.
Verifikasi Metode Analisa Albumin Dengan Metode Bromcressol Green Kamilla, Laila; Ramadhanty, Khairida; Purwaningsih, Indah
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v3i2.935

Abstract

Verifikasi metode adalah konfirmasi ulang dengan cara menguji suatu metode dengan melengkapi bukti-bukti obyektif, dilakukan untuk menguji kinerja metode standar. Verifikasi metode bertujuan untuk membuktikan bahwa laboratorium mampu melakukan pengujian dengan hasil yang valid. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai pendekatan penilaian terhadap verifikasi metode analisis albumin dengan metode Bromeressol Green. Metode penelitian ini merupakan sebuah kajian literatur. Kata kunci yang digunakan untuk melakukan pencarian literatur meliputi verifikasi, verification, metode, methods, analytical, analisis, albumin, validasi. Database yang digunakan yaitu PubMed, Elsevier, dan Google Schoolar. Dari seluruh jurnal yang teridentifikasi, 19 jurnal yang dikaji. Hasil penelitian ini mengidentifikasi lima tema yaitu linearitas, akurasi, presisi, LOD (limit of detection) dan LOQ (limit of quantification). Dapat disimpulkan, bahwa dari hasil rentang keseluruhan parameter uji, untuk semua parameter uji telah melakukan verifikasi metode analisis dengan menunjukkan hasil yang sesuai dengan syarat keberterimaan, tetapi pada masing-masing jurnal mendapatkan syarat keberterimaan yang berbeda-beda dari sumber yang berbeda juga.
Hubungan Perilaku Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Sutriswanto, Sutriswanto; Putri, Silvia; Djohan, Herlinda
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v3i2.931

Abstract

Tuberkulosis paru adalah suatu penyakit penular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Indonesia. menurut World Health Organization (WHO) tahun 2018 menempati urutan ketiga di dunia dengan estimasi insiden tuberkulosis tertinggi setelah India dan China. Faktor risiko ialah faktor-faktor atau keadaan-keadaan yang mempengaruhi perkembangan suatu penyakit atau status kesehatan tertentu. Perilaku merupakan faktor terbesar kedua setelah faktor lingkungan yang mempengaruhi kesehatan individu, kelompok atau masyarakat. Perilaku merupakan seperangkat perbuatan atau tindakan seseorang dalam melakukan respon terhadap sesuatu dan kemudian dijadikan kebiasaan karena adanya nilai yang diyakini. Tujuan studi literatur ini adalah untuk mendeskripsikan hubungan perilaku dengan kejadian tuberkulosis paru. Jenis penelitian yang digunakan adalah kajian literatur. Sumber basis data yang digunakan adalah google scholar dari tahun 2015-2020. Berdasarkan hasil studi literatur, ditemukan 16 artikel yang menyatakan ada hubungan perilaku dengan kejadian tuberkulosis paru. Perilaku yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru adalah perilaku merokok, perilaku membuka jendela, perilaku membuang dahak sembarang, perilaku saat batuk dan perilaku menjemur alat tidur.
Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Metanol Biji Buah Bungli (Oroxylum Indicum) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Metode Difusi Suwandi, Edy; Ramadhani, Natasya Intan; Wahdaniah, Wahdaniah
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v3i2.936

Abstract

Sebagian besar dari ribuan jenis tanaman yang ada di Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai obat. Salah satunya yaitu tanman Bungli (Oroxylum Indicum) yang telah lama digunakan secara turun temurun di Asia Tenggara sebagai obat herbal untuk mengatasi tifus, batuk, hipertensi, panas dalam, demam dan diare. Kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan tannin pada tanaman ini dikenal memiliki aktifitas antiinflamasi, antirematik, antijamru dan antibakteri.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskna pengarus konsentrasi ekstrak metanol biji buah bungli (Oroxylum Indicum) dalam menhambat pertumbuhan balteri Eschericia Coli metode difusi cakram.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental semu dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah biji buah bungli yang dibuat ekstrak. Sampel yang digunakan adalah biji buah bungli dengan konsentrasi 25%, 50% dan 75% yang masing masing konsentrasi dilakukan 9 kali pengenceran.Berdasarka hasil analisis statistik uji Regresi Linier didapatkan p value =0,000 < α 0,005 sehingga dinyatakan terdapat pengaruh konsentrasi ekstrak metanol biji buah bungl (oroxylum indicum) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Eschericia Coli metode difusi. 
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol Daun Sembung Rambat (Mikania micrantha kunth) Terhadap Bakteri Staphylococcus aures Dan Pseudomonas aeruginosa Metode Difusi Triana, Linda; Fikani, Malida; Sari, Emilda
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v3i2.932

Abstract

Mikania micrantha kunth atau dikenal dengan nama sembung rambat adalah salah satu spesies dari family Asteraceae. Tumbuhan ini telah digunakan sebagai obat tradisional, seperti mengobati gigitan serangga, gatal-gatal kulit, juga dapat mengobati diabetes, strok dan hipertensi. Zat aktif yang dikandung daun sembung rambat yang disebut sebagai antibakteri yaitu flavonoid dan tanin. Staphylococcus aureus bakteri jenis ini sering ditemukan sebagai kuman flora normal pada kulit dan selaput lendir pada manusia. Pseudomonas aeruginosa bakteri ini menimbulkan infeksi pada luka bakar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh ekstrak metanol daun sembung rambat dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa metode difusi. Sampel yang digunakan adalah ekstrak metanol daun sembung rambat dengan konsentrasi 5, 10 dan 15% dengan penggulangan sembilan kali, sehingga banyaknya sampel adalah 27 sampel. Berdasarkan hasil penelitian pengukuran zona hambat pada uji bakteri Staphylococcus aureus didapatkan rata-rata zona hambat pada konsentrasi 5% didapat 7 mm, pada konsentrasi 10% didapat 10 mm dan konsentrasi 15% didapat 1 1 mm. Sedangkan pada bakteri Pseudomonas aeruginosa tidak terdapat zona hambat. Penelitian ini dibuktikan secara statistik dengan menggunakan uji Spearman 's dimana p (0,000) < a (0,05) yang berarti Ha diterima, sehingga dinyatakan bahwa ada pengaruh ekstrak metanol daun sembung rambat dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.

Page 1 of 1 | Total Record : 6