Articles
24 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling"
:
24 Documents
clear
The Relationship between Self Efficacy and Anxiety Facing Childbirth in Primigravid Pregnant Women
Ihsani, Aminatul;
Taufik, Taufik
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0936cic
This research was motivated by the high maternal mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR) in West Sumatra, especially in Lima Puluh Kota Regency. One of the causes of high MMR is the mother's emotional condition during pregnancy. The anxiety experienced by pregnant women is influenced by self-efficacy factors. This study aims to describe the self-efficacy and anxiety of mothers facing childbirth and examine the relationship between self-efficacy and anxiety regarding childbirth in primigravida pregnant women. This research uses quantitative methods with a correlational descriptive approach. The research sample consisted of 65 pregnant women who were selected using purposive sampling. The instruments used were a self-efficacy questionnaire with a Guttman scale model and an anxiety questionnaire with a Likert scale model. Hypothesis testing uses the Pearson product moment correlational analysis technique. The research findings are: (1) The average achievement score for self-efficacy in pregnant women is 23.19 (72.5%) which is high, (2) The average achievement score for anxiety facing childbirth is 104.72 (52.99% ) is low, (3) There is a significant negative relationship between self-efficacy and anxiety about facing childbirth with a correlation coefficient of -0.312 and a significance level of 0.011.
Gambaran Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Atas
Yofadrin, Sthevani;
Hariko, Rezki
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0898cic
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masi banyaknya siswa yang menunda-nunda mengerjakan atau menyelesaikan tugas akademik, menyerahkan tugas melewati batas waktu, banyaknya tugas yang harus dikerjakan sehingga malas untuk mengerjakannya, menunda untuk membaca bahan pelajaran, malas untuk membuat catatan, terlambat masuk kelas dan cenderung lebih suka belajar pada malam terakhir menjelang ujian. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan korelasi. Responden penelitian adalah siswa SMA Negeri 7 Padang dengan jumlah sampel 53 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen prokrastinasi akademik. Hasil penelitian ini menemukan bahwa prokrastinasi akademik berada pada kategori sedang.
Analisis Statistik Deskriptif Perilaku Inner Child Pada Anak Korban Keluarga Broken Home Di SMP Kecamatan Padang Utara
Adinda, Amalia Feby;
Netrawati, Netrawati
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0949cic
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan antara keluarga broken home dengan perilaku inner child pada siswa/i di SMP Kecamatan Padang Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 135 orang siswa/i yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket perilaku inner child dengan model skala likert. Hasil dari uji validitas pada penelitian ini menunjukkan bahwa untuk variabel perilaku inner child pada anak korban keluarga broken home diperoleh sebanyak 45 item yang valid (dengan hasil reliabilitas sebesar 0,719). Hasil penelitian diolah menggunakan teknik analisis statistik deskriptif,dengan diperolehnya hasil sebesar 66,7% anak korban keluarga broken home di Kec. Padang Utara memiliki perilaku inner child pada kategori sedang. Hal ini dapat diartikan bahwa sebagian besar siswa anak korban keluarga broken home belum cukup mampu dalam mengendalikan perilaku inner child yang ada pada diri mereka. Kemudian terdapat 21,5% siswa yang memiliki perilaku inner child pada kategori rendah. Hal ini dapat diartikan bahwa beberapa siswa cukup mampu dalam mengendalikan perilaku inner child yang ada pada diri mereka. Selanjutnya terdapat 11,8% siswa anak korban keluarga broken home memiliki perilaku inner child pada kategori tinggi. Hal ini dapat dimaknai bahwa sebagian kecil siswa tidak mampu dalam mengendalikan perilaku inner child yang ada pada diri anak.
Relationship Between Self Esteem and Cheating Behavior of Junior High School Student
Almatin, Fauziah;
Zikra, Zikra
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0643cic
The background of this research is because there are still many cheating behaviors carried out by students at school. Both when completing assignments given by the teacher and during exams. One of the factors that cause cheating behavior is self-esteem. The objectives of this study are: (1) to analyze students' self-esteem; (2) to analyze students cheating behavior; (3) to examine the relationship between self-esteem and students' cheating behavior. This research uses a quantitative method with descriptive and correlational research types. The sample in this study was SMPN 35 Padang students for the 2022/2023 school year, a total of 158 students who were selected using s purposive sampling technique. The instrument used in this study is the instrument of self-esteem and cheating behavior using the Skala model Likert. The data analysis technique used was descriptive analysis and person product moment correlation analysis with the help of SPSS version 20.0 for windows. The research findings show that: (1) student self-esteem is generally in the moderate category with a percentage of 85,44 %, which means that many of the students in the sample have moderate self-esteem; (2) based on the results of the study explained that students cheating behavior were generally in the moderate category with a percentage of 34,18%, which means that some studens still practice cheating behavior; (3) there is a significant relationship between self-esteem and students cheating behavior with a correlation coefficient of -.456 at a significance level of 0.000. This means that the lower the self-esteem, the higher the student’s cheating behavior or vice versa. Based on the research results obtained, it is hoped that counseling teachers can play an active role in preventing and overcoming cheating behavior and helping students increase their self-esteem by providing assistance in the form of services related to self-esteem and cheating behavior. The services provided are information services, content mastery services, individual counseling, and group guidance regarding self-esteem and cheating behavior.
Efektivitas Teknik Role Playing untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa Melalui Format Klasikal
Sutiono, Agus;
S, Neviyarni
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0939cic
Interaksi sosial adalah hubungan sosial yang dijalin antara individu satu dengan individu yang lain. Apabila interaksi sosial rendah maka akan kesulitan dalam berinteraksi. Siswa yang kesulitan berinteraksi sosial akan sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan. Namun di lingkungan sekolah interaksi sosial siswa masih kurang dengan teman sebayanya. Siswa masih kurang bergaul dengan yang lain, acuh tak acuh, kurang kompak dalam kegiatan, sulit mengungkapkan pendapat saat diskusi kelompok, suka membuat keributan, masih suka menyendiri dan sulit bekerja sama dengan kelompok. Penelitian ini bertujuan melihat efektivitas teknik role playing untuk meningkatkan interaksi sosial siswa dengan menggunakan format klasikal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian Quasi Eksperimen rancangan The Non Equivalent Control Group. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 1 Padang, menggunakan purposive sampling dan didapatkan sample kelas XI F-9 dan XI F-11. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test, dan Man Whitney U 2 Independent Sample Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan interaksi sosial yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan treatment. Sehingga teknik role playing dikatakan efektif terhadap peningkatan interaksi sosial siswa di SMAN 1 Padang. Dengan demikian guru bimbingan dan konseling diharapkan dapat melaksanakan teknik role playing dengan format klasikal untuk meningkatkan interaksi sosial siswa.
Hubungan Kecanduan Game Online dengan Sikap Apatis dengan Lingkungan Sosial Peserta Didik SMP Pembangunan Labor UNP
Ath'thariq, Irfan;
S., Neviyarni
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dewasa ini, peserta didik masih banyak yang memiliki cara berfikir yang tertinggal, seperti lebih medahulukan kepentingan pribadi tanpa memperdulikan keadaan dan kondisi di sekitarnya. Hal ini bisa disebut dengan sikap apatis pada lingkungan sosial. Pada peserta didik sikap apatis pada lingkungan sosial dapat disebabkan oleh kecanduan game online. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara kecanduan game online dengan sikap apatis pada lingkungan sosial peserta didik serta implikasi dalam layanan Bimbingan dan Konseling. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif korelasional. Populasi penelitian terdiri dari 114 sampel peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Likert. Data dianalisis dengan menggunakan teknik persentase, kemudian untuk melihat hubungan antara kedua variabel digunakan analisis korelasi tata jenjang dengan bantuan IBM SPSS Statistic 23. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) kategori terbesar kecanduan game online maupun sikap apatis pada lingkungan sosial yang dialami peserta didik sama-sama berada pada kategori sedang. (2) terdapat hubungan yang positif signifikan antara kecanduan game online dengan sikap apatis pada lingkungan sosial peserta didik SMP Pembangunan Labor UNP dengan tingkat hubungan kedua variabel tersebut berada dalam kategori korelasi rendah.
Correlation between Self-Control and Cyberbullying Behavior
Azmi, Cici Adelia;
Netrawati, Netrawati
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0625cic
this the research is motivated by the phenomenon of the development of information technology making cyberspace a place for acts of online violence such as cyberbullying. Cyberbullying is a bad phenomenon that has negative implication for someone and is also a form of bullying. Self-control is one that influences online violence or cyberbullying. This study aims to reveal the relationship between self-control and cyberbullying behavior. This type research is quatitative using method of correlational description analysis. The research sample consisted of 137 students who were selected using the proportional stratified random sampling technique. The intruments used were self-control questionnaires and cyberbullying behavior scale model. The data was processed using the pearson produsct moment correlation hasd formula. The research revealed that (1) the self-control possessed students is the medium category (2) the cyberbullying possessed students is the medium category and (3) there is significant negative relationship between self-control and cyberbullying behavior.
Hubungan Komunikasi Interpersonal Guru BK dengan Motivasi Siswa Mengikuti Layanan Konseling
Putri, Annisha Nada;
Syukur, Yarmis
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0951cic
Masih banyak siswa belum mengetahui fungsi dan manfaat layanan BK. Hal ini, mempengaruhi motivasi siswa mengikuti layana konseling. salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi mengikuti layanan konseling adalah komunikasi interpersonal guru BK. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara komunikasi interpersonal guru BK dengan motivasi siswa mengikuti layanan konselings serta implikasinya dalam bimbingan dan konseling. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini terdiri dari 123 siswa dengan sampel 98 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skali Likert. Data dianalisis dengan menggunakan teknik persentase, kemudian untuk melihat hubungan antara kedua variabel digunakan teknik Pearson Produk Moment dengan bantuan IBM SPSS Statistic 23. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) kategori terbesar komunikasi interpersonal guru BK maupun motivasi siswa mengikuti layanan konseling sama-sama berada pada kategori sedang, (2) terdapat hubungan positif signifikan antara komunikasi interpersonal guru BK dengan motivasi siswa mengikuti layanan konseling di SMAN 2 Rambatan dengan tingkat hubungan kedua variabel tersebut berada dalam kategori korelasi rendah.
Hubungan Peer Attachment dengan Self-Acceptance Siswa Prasejahtera di SMAN 10 Padang
Jarpis, Suqqma Sukri;
Firman, Firman
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa prasejahtera yang terlihat kurang bisa beradaptasi, lebih suka menyendiri, belum menerima kondisi dan keadaan dirinya. Hal ini dikarenakan siswa prasejahtera belum memiliki self-acceptance yang baik. Salah satu faktor yang mempengaruhi self-acceptance adalah bentuk dukungan sosial yang dalam penelitian ini yaitu peer attachment. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peer attachment siswa prasehjahtera, (2) mendeskripsikan self-acceptance siswa prasejahtera, (3) menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan antara peer attachment dengan self-acceptance siswa prasejahtera. Jenis penelitian ini deskriptif korelasional, populasi penelitian ini sebanyak 162 orang siswa prasejahtera yang terdaftar dikelas X, XI dan XII SMAN 10 Padang dengan sampel kelas XII sebanyak 57 orang siswa prasejahtera yang ditentukan dengan teknik purposive sampling, instrumen yang digunakan yaitu angket. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) Peer Attachment siswa prasejahtera berada pada kategori tinggi, (2) Self-acceptance siswa prasejahtera berada pada kategori tinggi, (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara peer attachment dengan self-acceptance siswa prasejahtera dengan indeks korelasi 0,328 pada tingkat hubungan yang lemah.
Analysis of Factors Causing Academic Procrastination in Students with Academic Achievements
Yana, Riri Sri;
Yendi, Frischa Meivilona
Current Issues in Counseling Vol 3, No 2 (2023): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0652cic
Procrastination still occurs in the world of education, including in students who excel. Students tend to procrastinate in doing assignments and prefer to participate in other activities. Factors that cause academic procrastination are: (1) internal factors, namely: factors that come from within the individual, and (2) external factors, namely: factors that come from outside the individual. This study aims to describe the factors that cause academic procrastination in students who excel academically at SMPN 30 Padang. The results showed that the factors behind the high procrastination of doing assignments in students who excel academically are: (1) internal factors are in the low category with a percentage of 36%, (2) external factors are in the medium category with a percentage of 36%. Based on the results of this study, guidance and counseling services that can be provided to reduce academic procrastination to students who excel academically are content mastery services, individual counseling services, and group guidance services.