cover
Contact Name
Kuncoro Asih Nugroho
Contact Email
pend_fisika@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pend_fisika@uny.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo Yogyakarta No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : 30259215     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Fisika merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Fisika, Departemen Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal ini menerbitkan karya ilmiah atau artikel dari hasil penelitian bidang pendidikan fisika. Prosedur penerbitan dalam jurnal ini melalui peer-review dan menerapkan etika penerbitan ilmiah sebagaimana ditetapkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Ruang lingkup artikel dalam jurnal ini adalah pendidikan.
Articles 211 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS X SMA N 1 BANGUNTAPAN THE APPLICATION OF PROJECT BASED LEARNING MODEL TO INCREASE STUDENTS RESULT OF STUDY OF PHYSICS AND STUDENTS SCIENCE PROGRESS COMPETENCE CLASS X SMA N 1 BANGUNTAPAN Riana Dewi Kurniasih; Bambang Ruwanto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil belajar fisika dan keterampilan proses sains peserta didik kelas X SMA dengan menggunakan model pembelajaran PjBL. 2) mengetahui besar peningkatan hasil belajar fisika peserta didik kelas X SMA dengan model pembelajaran PjBL. 3)  mengetahui besar peningkatan keterampilan proses sains pesertadidik kelas X SMA dengan model pembelajaran PjBL 4) mengetahui langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran PjBL sehingga dapat meningkatkan hasil belajar fisika dan keterampilan proses sains. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus dalam 4 tahap, yaitu: tahap Perencanaan (Planning), Pelaksanaan Tindakan (Action), Pengamatan (Observation), dan Refleksi (Reflection). Hasil penelitian adalah 1) penerapan model pembelajaran PjBL pada materi pokok usaha dan energi dapat meningkatkan hasil belajar fisika dan keterampilan proses sains peserta didik kelas X SMA N 1 Banguntapan 2) besar peningkatan  hasil belajar fisika rata-rata sebelum tidakan sebesar 54,3; Siklus I nilai gain-test sebesar 0,33 dengan kategori sedang, siklus II nilai gain-test sebesar 0,65 dengan kategori sedang, 3) siklus I nilai rata-rata keterampilan proses sains sebesar 85,6 dengan kategori baik dan siklus II nilai rata-rata keterampilan proses sains sebesar 88,7 dengan kategori sangat baik, 4) langkah-langkah model pembelajaran PjBL: pertanyaan essensial, perencanaan, menyusun jadwal, pengawasan, penilaian, dan evaluasi. Kata Kunci : model pembelajaran Project Based Learning, hasil belajar fisika, keterampilan proses sains   ABSTRACT This research is aimed to: 1) knew about increation of students result of study of physics class X SMA by using PjBL model , 2) knew about how much increation of students class X SMA by using PjBL model 3) knew about how much science progress competence class X SMA by using PjBL model  4) knew all PjBL steps in order to increase students result study and students science progress competence. This is a kind of research development using Classroom Action Research (CAR) method that is doing in 2 cycles in 4 stages, such as planning, action, observation, and reflection. Results show that 1) application of PjBL model on work and energy subject lecture could increase students result of study of physics and students science progress competence class X SMA N  Banguntapan, 2) Increation of students result of study had got score 54,3 in before action progress; on the first cycle gain-test got score of 0,33 which is enough category. On the second cycle gain-test got score of 0,65 which is enough category. This is showed that there isincreation of students result of study from first cycle until second cycle, 3) On the first cycle science progress competence of 85,6 which is good category and on the second cycle science progress competence get score 88,7 which is excellent category. This is showed that there students science progress competence from first cycle until second cycle, 4 ) steps of PjBL model are: essential question, planning, schedule, monitor, assess, and evaluate. Key words: PjBL model, physics result of study, students science progress competence 
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE-PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KERJASAMA PESERTA DIDIK SMA Annisa Naufallina; Jumadi Jumadi
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran Kooperatif-Problem Posing untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah fisika peserta didik. 2) Mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran kooperatif problem Posing untuk meningkatkan Kerjasama peserta didik. 3) Mengetahui perbedaan keefektifan antara model pembelajaran kooperatif problem Posing dan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kerjasama pada peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan Control Group Pretest-Posttest Design yang dilaksanakan di SMA Negeri 7 Yogyakarta dengan populasi kelas XI IPA 1 hingga 6. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dan diperoleh kelas XI IPA 3 sebagai kelas control dan XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen. Instrument penelitian yang digunakan yaitu RPP, LKPD, soal tes, angket kerjasama, observasi sikap Kerjasama, observasi keterlaksanaan RPP, dan lembar validasi. Instrument sudah dinyatakan valid dan reliabel untuk dilakukan penelitian pada peserta didik yang kemudian dianalisis dengan uji Paired Sample T-Test dan uji Manova. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Penerapan model pembelajaran kooperatif problem Posing efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. 2) Penerapan model pembelajaran kooperatif problem Posing efektif digunakan untuk meningkatkan kerjasama peserta didik. 3) Model pembelajaran kooperatif problem Posing lebih efektif diterapkan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kerjasama pada peserta didik daripada pembelajaran konvensional. Kata kunci: Model pembelajaran kooperatif-problem posing, kemampuan pemecahan masalah peserta didik, Kerjasama peserta didik.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS GASING UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI DAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK Rita Sri Mawarni , Suyoso
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2018): Jurusan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menghasilkan Modul Fisika berbasis GASING yang layak untuk meningkatkan penguasaan materi dan minat belajar peserta didik, (2) mengetahui besar peningkatan penguasaan materi, dan (3) mengetahui besar peningkatan minat belajar peserta didik. Desain Penelitian ini adalah Research and Development (RD) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, dan Desseminate). Subjek pada penelitian ini yaitu Kelas XI IPA SMA N 1 Gamping. Instrumen penelitian di antaranya: RPP, Lembar validasi, angket respon, angket minat belajar, tes penguasaan materi, dan lembar observasi keterlaksanaan RPP. Teknik analisis data terdiri dari teknik analisis validasi instrumen dan analisis hasil. Teknik analisis validitas instrumen menggunakan SBI, Koefisien Alpha Cronbach, Koefisien Reprodusitas dan Koefisien Skalabilitas, sedangkan untuk analisis hasil penelitian menggunakan Normalized gain dan IJA. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Modul Fisika berbasis GASING yang telah dikembangkan layak digunakan untuk meningkatkan penguasaan materi dan minat belajar fisika peserta didik dengan kategori baik,(2) peningkatan penguasaan materi sebesar 0,517 dengan kategori sedang, dan (3) peningkatan minat belajar Fisika yaitu 0,15 dengan kategori rendah. Kata kunci: Modul Fisika berbasis GASING, penguasaan materi dan minat belajar. Abstract This research was aimed (1) to produce a suitable Physic Module based on GASING to increase the material command and study interest, (2) to know how much the increase of material command, (3) to know how much the increase study interest. This research design was Research and Development with 4-D model (Define, Design, Develop, and Desseminate). The subject is science 11th grade studentsof 1 Gamping Senior High School. Data-gathering instruments of this research : RPP, validation sheet, response inquiry, study interest inquiry, material command test, and observastion sheet. The technique of data analysis consist of intrument validation analysis and the result of research analysis. Intrument validation analysis used SBI, Alpha Cronbach coefficient, Reprodusity Coefficient, and Skalability Coefficient, while the result of research analysis used Normalized Gain and IJA. The result of this research showed that(1) Physic Module based on GASING suitable with good category to increase the material command and study interest, (2) the increase of students material command is 0,517 with medium category,and (3) the increase of students study interest is 0,15 with low category. Keywords: Physic Module based on GASING, material command and study interest.
STUDENT WORKSHEET DEVELOPMENT BY USING BRAIN BASED LEARNING APPROACH TO ENHANCE STUDENT’S PERFORMANCE AT KINEMATICS OF RECTILINEAR MOTION OF 10ST GRADE SMA NEGERI 1 MLATI Abdul Syukur Asep; Astono Juli
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purposes of the study are 1) to produce a proper Student Physics Worksheet by using Brain Based Learning approach so it can enhance student physics performance. 2) to find out which performance that are facilitated by the worksheet.The study is development study which adopted 4D development model from Thiagaradjan, Semmel, and Semmel. The procedures include four phases: (1) Defining, which consists of initial analyze, student analyze, task analyze, concept analyze dan formulation of learning purposes, (2) Designing, which consists of conducting criteria, choosing media, choosing type of presentation, dan conducting initial design, (3) Developing, which consists of expert validation and development trial, and (4) Disseminating. Feasibility of learning instrument is judged by expert and reviewed at content, language, and graphic. Data of study are obtained from expert validation, assessment of pretest and post test, and observation of students affective and psychomotor when trial are done at SMAN 1 Mlati Yogyakarta.The result of this study is physics learning instrument as brain based learning student worksheet that enhance student performance. Based on expert judgement, the worksheet has meet feasible criteria with average score 3,5 which is categorized as “very good”. While students responses to the worksheet have obtained score 3,341 which is categorized as “good”. Student preformance also indicated the enhancement of kinematics rectilinear motion mastery with average gain value is about 0,375 which is categorized as “average”. Student affective performance on average by 84% with “very good” criteria. And student psychomotor performance on average by 94% with “very good” criteria.Key words: development, student worksheet, brain based learning approach, student performance.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN OTENTIK PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENGUKUR KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN BERPIKIR KRITIS Khasanah, Amalia; Prasetyo, Zuhdan Kun
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpf.v10i2.11112

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan instrumen penilaian otentik yang layak digunakan untuk mengukur keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kritis peserta didik, (2) mengetahui seberapa besar ketercapaian keterampilan proses sains dan berpikir kritis peserta didik ditinjau dari hasil belajar aspek kognitif. Desain Penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan modifikasi model Wilson dan Oriondo dan Antonio. Analisis validitas isi instrumen menggunakan CVR/CVI, validitas empiris dan data politomus hasil uji coba dianalisis menggunakan model Rasch dengan bantuan program Winsteps 3.37. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) telah dihasilkan instrumen penilaian otentik yang layak untuk mengukur keterampilan proses sains dan berpikir kritis peserta didik. Validitas isi instrumen oleh ahli dan praktisi termasuk dalam kategori sangat baik. Validitas empiris berdasarkan tiga kriteria yaitu OUTFIT MNSQ, ZSTD, Pt Mean Corr untuk 8 butir instrumen keterampilan proses sains dan 5 butir instrumen keterampilan berpikir kritis, 1 butir instrumen keterampilan proses sains tidak memenuhi kriteria. Reliabilitas instrumen berdasarkan index sparation item sangat bagus dengan nilai 0,90, (2) ketercapaian keterampilan proses sains peserta didik sebagian besar berada pada kategori sangat tinggi 31,25% dan rendah 21,88%. Ketercapaian peserta didik untuk keterampilan berpikir kritis sebagian besar berada pada kategori tinggi 28,12%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian otentik yang dikembangkan dapat digunakan sebagai salah satu instrumen alternatif untuk mengukur keterampilan proses sains dan berpikir kritis peserta didik. Kata kunci: penilaian otentik, keterampilan proses sains, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar. Abstract The research aims to 1) generate feasible authentic assessment instrument to measure learners’ science process and critical thinking skills, 2) know how far the learners’ science process and critical thinking skills achievement in terms of cognitive aspect. The used research design was the modification of Wilson and Oriondo and Antonio model. Instrument validity was analyzed by using CVR/CVI, empirical validity and the polytomy data was analyzed using Winsteps 3.37. Results of the research indicate that (1) a feasible authentic assessment instrument to measure learners' science process and critical thinking skills is already generated. The authentic assessment instrument in terms of content validity is categorized as very, meanwhile for the empirical validation is based on the three criteria that are OUTFIT MNSQ, ZSTD, Pt Mean Corr for 8 points of science process skill and 5 points of critical thinking skill instrument, yet 1 point of instrument of science process skill does not meet the criteria. The instrument reliability of science process and critical thinking based on index sparation item is very good with 0.90, and (2) the learner’s achievement of the science process skill is mostly on the categorize of very high with 31.25% and low with 21.88%. The learner’s achievement regarding the critical thinking skill is mostly on the categorize of 28.12%. Based on the result, authentic assesment instrument that has been developed can be use as one of the alternative assesment instrument to measure learners’ science process and critical thinking skills. Keywords: authentic ssessment, science process skill, critical thinking skill, and learning outcome.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS MACROMEDIA FLASH 8 UNTUK PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA M Irham Hafiza; Yusman Wiyatmo
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui cara mengembangkan multimedia pembelajaran berbasis Macromedia Flash 8 yang layak, (2) Menghasilkan multimedia pembelajaran berbasis Macromedia Flash 8 yang layak, dan (3) Mengetahui hubungan antara komponen variabel dalam respon pembelajaran dalam implementasi penggunaan multimedia yang telah dikembangkan dan mengetahui variabel yang menjadi predictor ketertarikan peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan 4-D model. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Proses pengembangan produk ini diawali dengan tahap analisis awal lalu menyusun multimedia pembelajaran berdasarkan pada storyboard. Setelah itu, multimedia dinilai kelayakannya oleh dosen ahli dan pendidik fisika. Multimedia yang telah dinilai lalu diperbaiki sesuai dengan saran yang telah diberikan, (2) Penelitian ini telah menghasilkan produk multimedia pembelajaran berbasis Macromedia Flash 8 yang layak digunakan dalam pembelajaran, dan (3) Aspek-aspek respon pembelajaran peserta didik yang diukur diketahui saling mempengaruhi secara signifikan. Secara tak langsung aspek bahasa mampu mambantu pemahaman materi sehingga menjadi sebab ketertarikan terhadap pemanfaatan media.Kata-Kata Kunci: multimedia pembelajaran, pendekatan saintifik, Macromedia Flash
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN FISIKA MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DITINJAU DARI PENGUASAAN MATERI, KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH, DAN SIKAP KERJASAMA PESERTA DIDIK SMA THE EFFECTIVENESS OF PHYSICS LEARNING PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MODEL BASED ON LESSON ATTAINMENT, PROBLEM SOLVING SKILLS, AND COOPERATION ATTITUDE OF HIGH SCHOOL STUDENTS Suryani Puji Astuti; Insih Wilujeng
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dan keefektifan pembelajaran fisika model Problem Based Learning (PBL) dibandingkan dengan model konvensional ditinjau dari masing-masing aspek hasil belajar yang meliputi penguasaan materi, keterampilan memecahkan masalah, dan sikap kerjasama peserta didik SMA. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan bentuk desain nonequivalent control group desain. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA N 1 Kretek. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas X1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X4 sebagai kelas kontrol. Kelas eskperimen menggunakan pembelajaran fisika dengan model Problem Based Learning (PBL) sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran fisika dengan model konvensional. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini meliputi pretest dan posttest penguasaan materi, pretest dan posttest keterampilan memecahkan masalah, angket sikap kerjasama, dan lembar observasi sikap kerjasama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penguasaan materi dan keterampilan memecahkan masalah, namun tidak terdapat perbedaan sikap kerjasama antara peserta didik yang mengikuti pembelajaran fisika dengan model Problem Based Learning (PBL) dan model konvensional. Pembelajaran fisika model Problem Based Learning (PBL) lebih efektif dibandingkan dengan model konvensional ditinjau dari penguasaan materi dan keterampilan memecahkan masalah. Pembelajaran fisika model Problem Based Learning (PBL) dan model konvensional sama-sama tidak berpengaruh terhadap sikap kerjasama peserta didik.Kata-kata kunci: keefektifan, pembelajaran fisika, model Problem Based Learning (PBL)AbstractThis research was aimed to know the learning output difference and effectiveness of physics learning Problem Based Learning (PBL) model compared to conventional model based on lesson attainment, problem solving skills, and cooperation attitude of High School students. This research design was quasi experimental with type was nonequivalent control group design. Population of this research were 10th grade students of 1 Kretek Senior High School. Sampling technique used was cluster random sampling. The sample of this research were X1 as experiment class, and X4 as control class. Experiment class used physics learning with Problem Based Learning (PBL) model and control class used physics learning with conventional model. Data-gathering instruments of this research are pretest and posttest of lesson attainment, pretest and posttest of problem solving skills, cooperation attitude questionnaire, and observation sheet of cooperation attitude. The result of this research showed that there was a significant difference of lesson attainment and problem solving skills between the class that used Problem Based Learning (PBL) model and the class that used conventional model, but not significant in the cooperation aspect. Physics learning with Problem Based Learning (PBL) model was effective being used compared to conventional model according to lesson attainment and problem solving skills. Problem Based Learning Model (PBL) and conventional model were not infulenced to students cooperation attitude.Keywords: effectiveness, physics learning, Problem Based Learning (PBL) model
PENGEMBANGAN WEB INTERNET FISIKA UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X THE DEVELOPMENT OF PHYSICS INTERNET WEB TO ENHANCE THE LEARNING INTEREST AND LEARNING OUTCOMES OF GRADE X STUDENTS fitriana sarah fathna; bambang ruwanto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah (1) menghasilkan produk web internet fisika untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas X pada materi pokok momentum dan impuls yang layak digunakan, (2) mengetahui besar peningkatan minat dan hasil belajar fisika setelah menggunakan web. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model 4-D yaitu define, design, develop, dan disseminate. Teknik pengumpulan data menggunakan angket serta soal pretest dan posttest. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 1 Banguntapan. Teknik analisis data menggunakan kriteria penilaian ideal dan standard gain. Hasil penelitian yang diperoleh (1) web internet fisika yang dikembangkan layak digunakan dengan hasil analisis validasi 4,4 dan tingkat persetujuan antar validator 91,9% serta respon peserta didik sebesar 3,3; (2) peningkatan minat belajar peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan web internet fisika memiliki nilai standard gain sebesar 0,52 dengan kategori sedang dan hasil belajar peserta didik pada ranah kognitif mengalami peningkatan 0,68 dengan kategori sedang.Kata kunci : web internet fisika, minat, hasil.ABSTRACTThe goal of this research are (1) to produce a website that contains study material about physics to enhance the learning interest and learning outcomes of students in tenth grade in subject of momentum and impulse that suitable to use. (2) to know the improvements of the tenth grader students learning interest and learning outcomes in the subject of momentum and impulse after using the web for study. This research is using 4-D model for research and development and it consist of four steps, define, design, develop, and disseminate. The subject of this research is the tenth grade students of SMA N 1 Banguntapan. Ideal scoring criteria and standard gain is used to analyze this research data. The results of the research obtained (1) the web is proven to suitable to use with validation score of 4,4 and agreement rate between validators score 91,9%, and then students response of 3,3; (2) the improvement of students learning interest before and after using the web has a standard gain value of 0,52 with average category and the learning outcomes in cognitive field increase for 0,68 with average category.Keywords: physics website, learning interest, learning outcomes
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) EKSPLORATIF MENGGUNAKAN PENDEKATAN DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA POKOK BAHASAN KALOR THE DEVELOPMENT OF EXPLORATIVE WORKSHEET FOR STUDENTS USING DISCOVERY APPROACH TO IMPROVE STUDENTS’ CRITICAL THINKING SKILLS ON THE SUBJECT OF HEAT ARI DEWAYANI ARI DEWAYANI; NUR KADARISMAN NUR KADARISMAN
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa LKS Eksploratif menggunakan pendekatan discovery yang dapat digunakan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis pada pokok bahasan kalor siswa kelas X SMA N 1 Ngaglik. Selain itu penelitian ini, juga bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada pokok bahasan Kalor melalui penggunaan LKS Eksploratif dengan pendekatan discovery. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (RD) diadopsi dari model 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis data secara kualitatif digunakan untuk menganalisis saran dari validator. Teknik analisis secara kuantitatif digunakan untuk menganalisis penilaian validator yang selanjutnya dihitung reliabilitas instrumennya dengan menggunakan precentage agreement, angket respon siswa, keterampilan berpikir kritis siswa, dan keterlaksanaan pendekatan discovery. Analisis keterampilan berpikir kritis siswa pada pretest-posttest menggunakan Normalized Gain sedangkan hasil observasi dianalisis dengan menggunakan persentase ketercapaian keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran LKS yang dikembangkan berdasarkan uji validasi ahli dilanjutkan dengan uji operasional terbatas dan uji operasional, masuk pada kategori layak. Pada LKS Eksploratif dengan langkah kegiatan yang mengeksplorasi terlihat bahwa pendekatan discovery mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Keterampilan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan ditinjau pada nilai gain hasil pretest-postest yang berada pada kategori sedang dengan nilai gain 0,67. Selain itu terdapat peningkatan persentase ketercapaian keterampilan berpikir kritis siswa dari hasil observasi. Kata Kunci: LKS Eksploratif, Pendekatan Discovery, Keterampilan Berpikir KritisABSTRACTThis study aims to generate a product in the form of explorative worksheet using discovery approach for students to improve critical thinking skills on the subject of heat of SMA N 1 Ngaglik’s tenth grade students. Furthermore, this study also aims to determine the improvement of the students’ critical thinking skills on the subject of heat by the use of the explorative worksheet using discovery approach. This study employed research and development (RD) method adopted from 4-D (Define, Design, Develop, and Disseminate) model. The techniques to analyze data in this study are qualitative and quantitative data analysis methods. Quantitative data analysis was employed to analyze suggestions from validators. Qualitative data analysis was employed to analyze validators’ then calculated the reliability using percentage agreement, assessment student-response questionnaire, students’ skills of critical thinking, and the implementation of discovery approach. To analyze students’ skills of critical thinking on pretest-postest, Normalized Gain was utilized, while the observation result was analyzed using the percentage of achievement level of thinking critically. The result of the study indicates that the learning instrument, the students’ worksheet, developed based on the validity tests by experts followed by operational and limited operational test belongs to good category. On the explorative worksheet, through exploratory steps, it is shown that discovery approach can improve the students’ critical thinking skills. Critical thinking skills are improved reviewed from the gain value of the pretest-postest result that is on the medium category, with the value of gain is 0.67. Moreover, there is an increase in the percentage of the achievement level of thinking critically, as seen from the result of the observation. Keywords: Explorative Students’ Worksheet, Discovery Approach, Critical Thinking Skills
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ELEKTRONIK (E-LKPD) BERBASIS MULTIMEDIA GUNA MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI FISIKA DAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK SMA Fidyanti Retno Palupi; Pujianto Pujianto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kelayakan media pembelajaran E-LKPD berbasis multimedia dalam materi getaran harmonis, (2) mengetahui peningkatan penguasaan materi getaran harmonis peserta didik setelah mengikuti pembelajaran menggunakan E-LKPD berbasis multimedia, dan (3) mengetahui peningkatan kemandirian belajar peserta didik setelah mengikuti pembelajaran menggunakan E-LKPD berbasis multimedia. Desain penelitian menggunakan Research and Development (RD) model 4-D dengan 4 tahap, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X di SMA N 1 Wates tahun pelajaran 2020/2021. Teknik analisis data kelayakan media menggunakan Simpangan Baku Ideal (SBi), peningkatan penguasaan materi dan kemandirian belajar menggunakan standard gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran E-LKPD berbasis multimedia hasil pengembangan layak digunakan dalam materi getaran harmonis, serta peningkatan penguasaan materi dan kemandirian belajar peserta didik setelah mengikuti pembelajaran menggunakan E-LKPD berbasis multimedia termasuk kategori sedang.Kata-Kata kunci: E-LKPD, penguasaan materi, kemandirian belajar, dan getaran harmonis.

Page 5 of 22 | Total Record : 211


Filter by Year

2016 2025