cover
Contact Name
Kuncoro Asih Nugroho
Contact Email
pend_fisika@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pend_fisika@uny.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo Yogyakarta No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : 30259215     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Fisika merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Fisika, Departemen Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal ini menerbitkan karya ilmiah atau artikel dari hasil penelitian bidang pendidikan fisika. Prosedur penerbitan dalam jurnal ini melalui peer-review dan menerapkan etika penerbitan ilmiah sebagaimana ditetapkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Ruang lingkup artikel dalam jurnal ini adalah pendidikan.
Articles 211 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING BERBASIS NATURE OF PHYSICS UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP FISIKA SISWA SMA I KASIHAN BANTUL DEVELOPMENT OF GUIDED DISCOVERY LEARNING MODEL PHYSICS LEARNING INSTRUMENT BASED ON NATURE OF PHYSICS TO INCREASE PHYSICS CONCEPT MASTERY OF 10TH GRADE STUDENT KASIHAN STATE HIGH SCHOOL ONE, BANTUL Esti Setiawati Widodo; Sukardiyono Sukardiyono
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan (1) menghasilkan perangkat pembelajaran fisika dengan model Guided Discovery Learning berbasis Nature of Physics yang layak untuk pembelajaran di SMA dan (2) mendeskripsikan peningkatan penguasaan konsep fisika peserta didik yang mengikuti proses pembelajaran dengan perangkat pembelajaran fisika bermodel Guided Discovery Learning berbasis Nature of Physics. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan model ADDIE yang meliputi 5 langkah yaitu analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Penelitian dilakukan di SMA 1 Kasihan dengan subjek penelitian peserta didik kelas X MIPA 1 berjumlah 32 orang. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan RPP, soal tes, dan angket respon peserta didik. Teknik analisis kelayakan produk dilakukan dengan pengkategorian menggunakan pembagian kurva normal. Efektivitas produk dianalisis menggunakan standard gain g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran fisika model Guided Discovery Learning berbasis Nature of Physics layak digunakan dalam pembelajaran fisika pada materi hukum Newton tentang gerak lurus, dan (2) besar peningkatan penguasaan konsep peserta didik ditunjukkan oleh nilai standard gain gsebesar 0,58 (sedang). Kata Kunci : Perangkat pembelajaranGuided Discovery Learning,  Nature of Physics, dan penguasaan konsep  Abstract                This research aims to (1) to produce a physics learning instrument modeled from Guided Discovery Learning based on Nature of Physics that is feasible in learning of high school student, and (2) to describe the increase of student’s physics concept mastery which participated in the learning process with learning instrument modeled from Guided Discovery Learning based on Nature of Physics. This is a RD research that use ADDIE of which includes 5 steps that analyze, design, develop, implement, and evaluate. The product was develop in10th gradeof Mathematics and Natural Sciences student in SMA 1 Kasihan amounted of 32 people. The instrumensto collecting data are validation sheets, observation sheets enforceability of the RPP, sheets of test, and questionnaire responses of learners. The analysis technique that use with the categorization of products using the distribution of the normal curve. The effectiveness of the product was analyzed using the standard gain g.The result of this research shows that (1) learning instrument modeled from Guided Discovery Learning based on Nature of Physics is feasible to be used in Newtown Law material about linear motion, and (2) the increase of student concept mastery is shown with standard gaing of 0,58 (medium). Keyword: Learning instrument modeled from Guided Discovery Learning, Nature of Physics, concept mastery.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MODEL EDUCATIONAL GAMES GUNA MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MELALUI ROLLING BOX (RO-BOX) BAGI PESERTA DIDIK KELAS X SMA N 1 PRAMBANAN KLATEN THE DEVELOPMENT OF PHYSICS LEARNING MEDIA BASED ON EDUCATIONAL GAMES TO IMPROVE LEARNING INTEREST AND LEARNING RESULT THROUGH ROLLING BOX (RO-BOX) FOR TENTH GRADE STUDENT OF SMA N 1 PRAMBANAN KLATEN abdullah ihsaan; subroto subroto; sumarna sumarna
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abdullah Ihsaan, Subroto, Sumarnaabdullahihsaan96@gmail.com, subroto@uny.ac.id, sumarna@uny.ac.idABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan suatu media pembelajaran fisika berbasis educational games berupa Rolling Box (Ro-Box) yang dapat diterapkan dalam pembelajaran fisika untuk peserta didik kelas X SMA; 2) mengetahui peningkatan minat belajar fisika peserta didik kelas X SMA terkait dengan penggunaan Rolling Box (Ro-Box) sebagai media pembelajaran fisika, dan 3) mengetahui peningkatan hasil belajar fisika peserta didik kelas X SMA terkait dengan penggunaan Rolling Box (Ro-Box) sebagai media pembelajaran fisika. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian ini terdiri atas 14 peserta didik kelas X MIPA 4 dan 28 peserta didik kelas X MIPA 2 di SMA N 1 Prambanan Klaten. Hasil penelitian ini adalah: 1) media pembelajaran berbasis educational games berupa Rolling Box (Ro-Box) dapat diterapkan dalam pembelajaran fisika berada dalam kategori sangat baik; 2) peningkatan minat belajar peserta didik dengan persentase ketercapaian sebesar 3,7 % termasuk dalam kategori baik, dan 3) peningkatan hasil belajar peserta didik dengan nilai standar gain sebesar 0,84 yang termasuk dalam kategori tinggi.Kata kunci: educational games, hasil belajar, minat belajar, dan Rolling Box (Ro-Box)ABSTRACTThis research is aimed to: 1) produce a physics learning media based on educational games in the form of Rolling Box (Ro-Box) that can be applied in physics learning for tenth grade student; 2) to find out the improvement of physics learning interest for tenth grade student related to use Rolling Box (Ro-Box) as a physics learning media, and 3) to find out the improvement of physics learning result of tenth grade student related to use Rolling Box (Ro-Box) as a physics learning media. This is a kind of research development using 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). The subjects of this research consist of 14 students of X MIPA 4 and 28 students of X MIPA 2 in SMA N 1 Prambanan Klaten. Result show that: 1) learning media based on educational games in the form of Rolling Box (Ro-Box) can be applied in physics learning included the very good category; 2) improvement of students learning interest with percentage of achievement 3.7% are included in good category, and 3) improvement of students learning result with standard gain 0.84 are included in high category.Key words: Educational games, learning result, learning interest, and Rolling Box (Ro-Box)
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE DITINJAU DARI PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMA Latif Jauhari , Pujianto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7, No 6 (2018): Jurusan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kritis antara peserta didik yang diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share dan peserta didik yang diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional materi momentum dan impuls,dan (2) Peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share pada materi momentum dan impuls. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengancontrol group pre-test-posttest design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA di SMAN 1 Tempel tahun pelajaran 2017/2018. Materi fisika yang diajarkan yaitu momentum dan impuls. Instrumen pengumpulan data yaitu soal tes keterampilan berpikir kritis, lembar observasi keterlaksanaan RPP, dan lembar validasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptifdan nilai standard gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kritis antara peserta didik yang diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share dengan peserta didik yang diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada materi momentum dan impuls di SMAN 1 Tempel, dan (2) Peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share sebesar 0,53 (sedang). Kata kunci: pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share, keterampilan berpikir kritis, momentum dan impuls. Abstract This research aims to determine (1) the differences of critical thinking skills between students which follows the physics instruction using cooperative learning type think-pair-share model and the conventional learning model, (2)the improvement ofcritical thinking skills of high school students which follows the physics learning using cooperative learning type think-pair-share model. This research is an experimental research with the control group pretest-posttest design. The population of this research are first grade students of SMA N 1 Tempel in academic year 2017/2018. The matter physics that taught is impulse and momentum. The instrument of data collection aretest of critical thinking skills, observation sheet of RPP implementation, and validation sheet. Data analysis using normalized gain score and descriptive analysis. The finding of the research shows that: (1) there were differences of critical thinking skills between students which follows the physics instruction using cooperativelearning type think-pair-share model and the conventional learning model, and (2) improvement of critical thinking skills of high school students which follows the physics instruction using cooperative learning type think-pair-share model equal to 0,529 with medium category. Keywords: Cooperative learningtype think-pair-share, critical thinking skills,impuls and momentum
“PENGEMBANGAN SISTEM ASSESSMENT PEMBELAJARAN MATERI DINAMIKA PARTIKEL BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL DI SMA N 1 PAKEM” “DEVELOPMENT OF ASSESSMENT SYSTEM IN PARTICLE DYNAMICS LEARNING BASED ON AUDIO VISUAL MEDIA IN SMAN 1 PAKEM MITA IKA WARDANI MITA IKA WARDANI; Suparno Suparno
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah (1) menghasilkan produk sistem assessment berbasis media audio visual yang layak digunakan, (2) mengetahui hasil respon peserta didik dan respon observer terhadap penggunaan sistem assessment berbasis media audio visual yang dikembangkan, serta (3) mengetahui hasil belajar peserta didik dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotor dengan menggunakan bahan ajar dan sistem assessment berbasis media audio visual. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang diadaptasi dari model 4D oleh Thiagarajan dan Semmel. Instrumen penelitian berupa rubrik, angket validasi instrumen, lembar pengamatan, angket respon pengguna. Teknik analisis data yaitu uji validitas instrumen dengan menggunakan CVR dan CVI, uji validitas dan reliabilitas dengan menggunakan program ITEMAN dan program SPSS 22 serta untuk tingkat kegunaan produk (efektifitas) dengan menggunakan kriteria penilaian ideal. Hasil yang diperoleh adalah (1) dihasilkannya sistem assessment berbasis media audio visual yang layak digunakan, (2) respon siswa terhadap aplikasi sistem assessment uji coba terbatas dan uji coba lapangan secara berurutan bernilai 4,08 dan 4,27 dengan kategori baik dan sangat baik sedangkan respon observer terhadap aplikasi sistem assessment uji coba terbatas dan uji coba lapangan secara berurutan bernilai 3,99 dan 4,13 dengan kategori baik, (3) hasil belajar siswa dengan menggunakan aplikasi assessment media audio visual pada uji coba terbatas aspek kognitif, kognitif proses, afektif, dan psikomotor secara berurutan adalah 2,66, 2,34, 3,39, dan 3,61 secara berurutan dengan kategori baik, cukup baik, baik, dan baik sedangkan hasil belajar siswa dengan menggunakan aplikasi assessment media audio visual pada uji coba lapangan aspek kognitif, kognitif proses, afektif, dan psikomotor secara berurutan adalah 2,53, 2,16, 3,42, dan 3,61 secara beurutan dengan kategori baik, cukup baik, baik, dan sangat baik.Kata Kunci : sistem assessment, aspek kognitif, aspek afektif, aspek psikomotor, media audio visualABSTRACTThe purposes of this research are (1 ) to produce assessment system based on audio visual media, (2) to reveal student’ and observer response on the use of system assessment based on audio visual media developed, (3) to understand student’s study results on cognitive, affective, and psychomotor aspect by the use of teaching material and assessment system based on audio visual media. The research development adapted from model 4D by Thiagarajan and Semmel. The instrument of this research are rubrics, validited instrument, observation sheet, users response sheet. Instrument of validity done by CVR and CVI. The validity and reliability test of the collected data had been done by using ITEMAN and SPSS 22 program and for the level of usefulness and effectiveness the product use the ideal assessment criteria. The results are (1) assessment system based on audio visual media is visible (2) stundent’s respones to use assessment system of audio visual media during limited test and field test are 4.08 and 4.27 respectively, both belong to good and very good category. On the other hand, an observer response to use assessment system of audio visual media during limited test and field test are 3.99 and 4.13 respectively, these belong to good category, (3) student’s study results by using application assessment audio visual media during limited test on cognitive, cognitive processes, affective, and psychomotor aspect are 2.66, 2.34, 3.39, and 3.61 respectively, these belong to good, sufficient, good, and good category. Whereas student’s study results by using application assessment audio visual media during field test on cognitive, cognitive processes, affective, and psychomotor aspect are 2.53, 2.16, 3.42 and 3.61 respectively, these belong to good, sufficient, good, and very good categoryKey Word : Assessment system, cognitive aspect, affective aspect, psychomotor aspect, audio visual media
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MELALUI PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP FLUIDA DINAMIS DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN KEMAMPUAN MATEMATIS SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 KLATEN DEVELOPING LEARNING THROUGH CONCEPT MAP TO INCREASE UNDERSTANDING OF FLUID DYNAMICS THROUGH THE INITAL CAPABILITY OF MATHEMATIC COMPETENCE OF ELEVENTH GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 3 KLATEN Cucu Cahyaningsih; Suparwoto Suparwoto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikam kelayakan model pembelajaran melalui peta konsep yang dikembangkan, mengungkap peningkatan penguasaan konsep fluida dinamis yang ditinjau dari kemampuan awal dan kemampuan matematis siswa, dan mengungkap sumbangan variabel kovariat (kemampuan awal dan kemampuan matematis terhadap penguasaan konsep fluida dinamis siswa. Model Penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) yang dikembangkan Thiagarajan menjadi model pengembangan 4-D (Four D Models). Tahap-tahap penelitian ini yaitu : (1) tahap pendefinisian (define), (2) tahap perancangan (design), (3) tahap pengembangan (develop), diteruskan dengan pembelajaran di kelas dengan eksperimen model pretest-posttest gruop design dan tahap diseminasi (deseminate). Subjek penelitian adalah siswa kelas XII IPA I dan kelas XI MIPA II SMA N 3 Klaten untuk uji coba pembelajaran Fisika melalui peta konsep. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi angket validasi produk, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan instrumen tes. Teknik analisis data antara lain menggunakan analisis deskriptif untuk hasil validasi LKS, persentase untuk keterlaksanaan pembelajaran, dan uji anakova untuk memberikan kontribusi keberlangsungan pembelajaran yang difokuskan pada hasil belajar kognitif Fisika yang dikembangkan di kelas berupa penguasaan konsep fluida dinamis. Hasil Penelitian pengembangan menunjukkan bahwa dihasilkan produk LKS dengan pembelajaran melalui peta konsep memiliki nilai A, dalam kategori sangat baik. Berdasarkan analisis t kovarian dan BRS terhadap hasil belajar kognitif berupa penguasaan konsep fluida dinamis didapatkan nilai t kovarian 9,93 dan nilai BRSnya 8,45. Karena nilai t kovarianBRS maka dapat dinyatakan ada perbedaan yang signifikan. Variabel kemampuan awal memberikan sumbangan efektif terhadap penguasaan konsep fluida dinamis lebih besar (16,09%) jika dibandingkan variabel kemampuan matematis (8,90%).Kata kunci : Pembelajaran melalui peta konsep, LKS, kemampuan awal, kemampuan matematis, penguasaan konsep fluida dinamis. AbstractThis study aims to describe learning properness through mind map which is developed, to reveal increasing of fluid dynamics understanding through the initial capability of mathematic competence, and to reveal the contribution of covariance variable (initial capability and mathematic competence concerning the understanding of fluid dynamics students’ concept). Research type which is used is Research and Development (RD) which is developed by Thiagarajan to be development model of 4-D (Four D Models). The research steps includes : (1) defining stage, (2) designing stage, (3) developing stage and (4) deseminating stage. The research object is students of  XII IPA I class and XI MIPA II class at SMA N 3 Klaten for Physics learning try out through mind map. Research instrument that is used in this research is including product validity questionnaire, observation sheet of learning realization and test instrument. Data analysis technique was using descriptive analysis for LKS validation result, percentage for learning realization, and ANACOVA test for the contribution of learning realization which is focused on cognitive physics learning result which is developed in the class that is understanding of fluid dynamics concept.The research findings show that LKS product with learning through mind map has A grade, which is in very good category. Based on t covariance and BRS analysis concerning cognitive learning result that is understanding fluid dynamics concept, it is found that t covariance value is 9.93 and BRS value is 8.45. Regarding t covariance value is BRS, thus it is concluded that there is significant difference. Initial capability variable gives effective contribution towards understanding of fluid dynamics concept greater (16.09%) than mathematic competence (8.90%).Keywords : Learning through mind map, LKS, initial capability, mathematic competence, understanding of fluid dynamics concept.
PENGEMBANGAN POCKET BOOK UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR DAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK SMA Alifia Vidyanti Suharjono
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk: (1) menghasilkan pocket book yang layak digunakan digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan kemandirian belajar dan literasi sains peserta didik, (2) mengetahui peningkatan kemandirian belajar peserta didik setelah menggunakan pocket book, (3) mengetahui peningkatan literasi sains peserta didik setelah menggunakan pocket book, dan (4) mengetahui keefektifan pocket book dalam meningkatkan kemandirian belajar dan literasi sains peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan 4D Models. Produk yang dikembangkan berupa bahan ajar pocket book dengan materi getaran harmonis. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 1 Seyegan. Teknik analisis data yang digunakan adalah normalized gain, uji T, dan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pocket book yang dihasilkan layak digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan kemandirian belajar dan literasi sains peserta didik, (2) kemandirian belajar peserta didik mengalami peningkatkan, 3) literasi sains peserta didik mengalami peningkatan, dan (4) pocket book efektif untuk meningkatkan kemandirian belajar dan literasi sains peserta didik.Kata kunci : pocket book, kemandirian belajar, literasi sains, dan getaran harmonis.Abstract. The aim of this study are to: (1) produce pocket book that suitable for teaching materials to increase students’ learning independence and scientific literacy, (2) find out the increase in students’ learning independence after using pocket book, (3) find out the increase in students’ scientific literacy after using pocket book, and (4) find out the effectiveness of pocket book in increasing students’ learning independence and scientific literacy. This research is a research and development (RD) with 4D Models. This product was developed in the form of a pocket book with harmonic vibrations teaching materials. The research subjects were students’ of class X MIPA SMA Negeri 1 Seyegan. The data analysis techinques used were normalized gain, T test, and Mann-Whitney U test. The results showed that: (1) the pocket book that is produced was suitable to be used as teaching material to increase students’ learning independence and scientific literacy, (2) students’ learning independence has increased, (3) students’ scientific literacy has increased, and (4) the pocket book is effective to increasing students’ learning independence and scientific literacy.Keywords: pocket book,independent  learning, scientific literacy, and harmonic vibration.
PENGEMBANGAN MEDIA BELAJAR MANDIRI BERBASIS APLIKASI WHATSAPP UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR FISIKA KELAS XI SMA N 1 PURWOKERTO Singgih Hutomo Aji , Suparwoto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2018): Jurusan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk media pembelajaran berbasis aplikasi layanan WhatsApp yang layak; (2) mengetahui apakah produk media berbasis aplikasi layanan WhatsApp sebagai sumber belajar mandiri dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar fisika; (3) mengetahui besar peningkatan motivasi dan hasil belajar peserta didik dalam mempelajari fisika materi pokok efek rumah kaca setelah diimplementasikan media berbasis aplikasi layanan WhatsApp. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD) dengan 4D Models (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI MIA 6 dan XI MIA 7 SMA N 1 Purwokerto. Data penelitian dijaring menggunakan instrumen angket validasi, angket respon peserta didik, angket motivasi, dan soal pretest-posttest. Analisis data menggunakan analisis kriteria penilaian ideal produk media, analisis validitas instrumen Expert Judgement, analisis validitas soal program ITEMAN, analisis statistika multivariat, serta analisis Standar Gain. Hasil penelitian ini adalah (1) media sumber belajar mandiri berbasis aplikasi layanan WhatsApp yang dikembangkan dinyatakan layak dengan penilaian validator pada seluruh aspek masuk dalam kategori sangat baik dengan skor rerata 124; (2) media sumber belajar mandiri berbasis aplikasi layanan WhatsApp dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik; (3) peningkatan motivasi peserta didik setelah diimplementasikan media sumber belajar mandiri berbasis aplikasi layanan WhatsApp menunjukkan nilai standar gain 0,1 pada kategori rendah, sedangkan peningkatan hasil belajar peserta didik menunjukkan nilai standar gain 0,41 pada kategori sedang. Kata kunci: media, belajar mandiri, fisika, efek rumah kaca, motivasi, hasil belajar Abstract The purposes of this research are: (1) producing decent learning media based on WhatsApp instant messaging application; (2) knowing the product of media based on WhatsApp instant messaging application can be used to improve motivation and learning outcomes in learning physics; (3) knowing the amount of improvement of students’ motivation and learning outcome in learning physics of greenhouses effect subject after the implementation of learning media based on WhatsApp instant messaging application. This study is a Research and Development (R D) research with 4D Models (Define, Design, Develop, Disseminate). The subjects of the study were students of class XI MIA 6 and XI MIA 7 SMA N 1 Purwokerto. The research data was collected using validation questionnaire, student's response questionnaire, motivation questionnaire, and pretest-posttest question test. Data analysis used are ideal scoring criteria, instrument validity analysis, questions test validity, analysis of media implementation using multivariate analysis, and analysis of Standard Gain. The result of this research are (1) media of self-learning source based on WhatsApp instant messaging service application developed is declared feasible with validator assessment on all aspects in very good category with average score at 124; (2) self-learning media resources based on WhatsApp instant messaging service application can be used to improve students' motivation and learning outcomes; (3) improvement of students motivation after implemented with media self-learning resources based on WhatsApp Instant messaging service application shows the value of standard gain 0.1 in low category, while improving students learning outcomes with value of standard gain at 0.41 in the medium category. Keywords: media, self-learning, physics, greenhouses effect, motivation, learning outcomes
PENGEMBANGAN LKPD DISCUSSION ACTIVITY BERBASIS PEKA UNTUK MENGETAHUI KETERCAPAIAN KETERAMPILAN PROSES DAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK PADA MATERI POKOK GERAK LURUS DEVOLEPMENT OF STUDENT WORKSHEET OF DISCUSSION ACTIVITY BASED ON PEKA TO KNOW THE SCIENCE PROCESS SKILL AND THE CONCEPT UNDERSTANDING OF STUDENT ON SUBJECT MATTER OF LINEAR MOTION Bayu Setiaji; Yusman Wiyatmo
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari- Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk LKPD bentuk Discussion Activity berbasis PEKA yang layak untuk proses pembelajaran fisika pada pokok bahasan gerak lurus, dan (2) mengetahui ketercapaian keterampilan proses dan penguasaan konsep peserta didik menggunakan LKPD bentuk Discussion Activity berbasis PEKA pada pokok bahasan gerak lurus.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan model 4-D menurut Thiagarajan dan Semmel (1974:5). Tahap define merupakan tahap awal untuk mendefinisikan permasalahan. Tahap design dilakukan dengan mengembangkan rancangan awal LKPD Discussion Activity dan instrumen penelitian. Tahap develope dilakukan untuk menghasilkan LKPD Discussion Activity yang layak serta untuk mengetahui tingkat keterampilan proses dan pemahaman konsep peserta didik. Kelayakan LKPD Discussion Activity dilihat dari skor validitas CVI hasil validasi oleh validator, skor reliabilitas ICC dan PA serta skor CVI hasil respon peserta didik. Tingkat keterampilan proses dilihat dari pekerjaan peserta didik pada LKPD Discussion Activity, sedangkan pemahaman konsep peserta didik dilihat dari skor posttest peserta didik. Tahap disseminate dilakukan untuk penyebaran LKPD Discussion Activity dalam skala yang luas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) LKPD Discussion Activity layak digunakan dalam pembelajaran fisika dan memperoleh kategori sangat baik dilihat dari analisis validitas CVI LKPD Discussion Activity dengan nilai sebesar 1 (sangat baik) dan hasil respon peserta didik dengan nilai CVI 0,4 (sangat baik), serta reliabel menurut ICC LKPD dengan rata-rata nilai ICC 0,9 (istimewa) dan reliabel menurut PA dengan rata-rata nilai PA 96%; (2) tingkat keterampilan proses peserta didik memiliki rata-rata 3,7 (baik) dengan rincian rata-rata nilai keterampilan proses mengamati 4,0 (baik), mengklasifikasi 4,0 (baik), mengukur dan menggunakan angka 4,6 (sangat baik), menyimpulkan 3,8 (baik), menafsirkan data 2,7 (cukup), mendefinisikan secara operasional 4,1 (baik), mengendalikan variabel 2,2 (kurang), dan mengadakan eksperimen 3,8 (baik). Tingkat penguasaan konsep peserta didik memiliki rata-rata 3,6 (baik).Kata-Kata Kunci: LKPD, PEKA, Discussion Activity, Gerak LurusAbstract-This research is aimed to: (1) know the feasibility of student’s worksheet of Discussion Activity based on PEKA on subject matter of linear motion, (2) know the science process skill and the concept understanding of student used student’s worksheet of Discussion Activity based on PEKA.The method of this research is Research and Development with 4-D model (Define, Design, Develop, and Disseminate) by Thiagarajan and Semmel (1974:5). Define stage is an initial stage to define the problem. Design stage is done by developing the draft of student’s worksheet of Discussion Activity and research instrument. The develop stage is aimed to produce feasible student’s worksheet of Discussion Activity and to know the science process skill and the concept understanding of student. Feasibility of student’s worksheet Discussion Activity was taken from CVI validity score from validator, ICC and PA reliability score, and student response CVI score. Science process skill was taken from student’s work at student worksheet of Discussion Activity, and the concept understanding was taken from student’s posttest score. Disseminate stage is done by publishing the student worksheet of Discussion Activity and Thinking Activity in higher scale.The result of this research shows that: (1) student’s worksheet of Discussion Activity is feasible based on CVI score of validation 1 (very good) and CVI score of student respones 0,4 (very good), and reliable based on ICC score with the average score of ICC is 0,9 (special) and reliable based on Percentage of Agreement with the average score of PA was 96%, (2) the average score of student’s science process skill at Senior High School 3 of Purworejo was 3,7 (good) in detailsare the score of observing was 4,0 (good), classifying was 4,0 (good), measuring and using number was 4,6 (very good), concluding was 3,8 (good), data interpretating was 2,7 (enough), defining operationaly was 4,1 (very good), controlling variable was 2,2 (lack), and experimenting was 3,8 (good). The average score of student’s concept understanding at Senior High School 3 of Purworejo was 3,6 (good).Keywords: Student worksheet, PEKA, Discussion Activity, Linear Motion
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LETTERING ART TOPIK SUHU DAN KALOR Nandya Ardya Tenova; Suparwoto Suparwoto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk: (1) menghasilkan media yang layak untuk meningkatkan hasil belajar ditinjau dari kemampuan awal dan kreativitas peserta didik, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik, (3) mendiskripsikan hubungan kemampuan awal dan kreativitas dengan hasil belajar peserta didik, (4) mengungkapkan besarnya sumbangan kemampuan awal dan kreativitas memberikan sumbangan terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Research and Development (RD) model 4-D dari Thiagarajan Semmel-Semmel (1974) yang terdiri dari empat tahap yaitu (1) tahap pendefinisian dengan mendeskripsikan peserta didik dan produk media (2) tahap perancangan, dengan merancang media dan rancangan implementasi dan pelaksanaan pembelajaran (3) tahap pengembangan, melalui validasi produk pengembangan oleh guru dan ahli/pembimbing serta mengimplementasikan pembelajaran dengan model PTK satu siklus dan (4) tahap penyebaran dilakukan dengan menyerahkan produk ke sekolah. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri yang berlokasi di Kalasan Sleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Telah dihasilkan produk media pembelajaran berbasis letering art dengan materi suhu dan kalor yang layak digunakan dalam pembelajaran fisika, (2) Pembelajaran dengan menggunakan produk media pembelajaran berbasis letering art dengan materi suhu dan kalor dapat meningkatkan penguasaan materi peserta didik dengan nilai Normalized Gain sebesar 0,62 yang termasuk dalam kategori “sedang”, (3) Terdapat hubungan antara kemampuan awal dan kreativitas dengan hasil belajar peserta didik yang ditunjukkan dengan indeks regresi sebesar 64%. (4). Sumbangan kemampuan awal dan kreativitas terhadap hasil belajar peserta didik sumbangan efektif secara bersama-sama sebesar 41,0%, sumbangan efektif dan relative kemampuan awal dan kreatifitas  terhadap  hasil belajar secara sendiri-sendiri secara berturut-turut 11% dan 30% serta 27% dan 73%. kata kunci: lettering art; kemampuan awal; kreativitas; hasil belajar; suhu dan kalor.
Pengembangan E-Modul Berbasis Aplikasi Flip Pdf Profesional untuk Meningkatkan Kemandirian dan Hasil Belajar Kognitif Rifa Efendi; Yusman Wiyatmo
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-Modul berbasis aplikasi Flip Pdf Profesional yang layak untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar ranah kognitif peserta didik SMA pada pokok bahasan Usaha dan Energi. Desain penelitian yang digunakan adalah Research and Development 4D Models yang terdiri dari define, design, develop, dan disseminate. Adapun teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan E-Modul berbasis aplikasi Flip Pdf Profesional layak digunakan untuk pembelajaran pokok bahasan Usaha dan Energi dengan nilai rata-rata sebesar 4,68 dalam kategori sangat baik, peningkatan peserta didik yang menggunakan e-modul dalam aspek kemandirian belajar termasuk kategori rendah dengan standard gain sebesar 0,158 dan hasil belajar ranah kognitif dalam kategori sedang dengan standard gain sebesar 0,50, serta e-modul efektif untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar ranah kognitif peserta didik berdasarkan hasil analisis uji t pada kemandirian belajar sebesar 0,037 dan hasil belajar ranah kognitif peserta didik sebesar 0,001.Kata-Kata Kunci: e-modul, Flip Pdf Profesional, kemandirian belajar, hasil belajar ranah kognitif

Page 6 of 22 | Total Record : 211


Filter by Year

2016 2025