cover
Contact Name
Adithya Kusuma Whardana
Contact Email
snartek@tau.ac.id
Phone
+6282232508828
Journal Mail Official
adithya@tau.ac.id
Editorial Address
Jl. Swadarma Raya No.58, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan,12250
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi (TAU SNAR- TEK)
ISSN : -     EISSN : 27156982     DOI : https://doi.org/10.47970/snarstek.v2i1
Informatika dan Elektro : Kecerdasan Buatan, Machine Learning & Deep Learning, IoT Innovation (IoT For Smart Farming, IoT For Health Care, IoT For Smart Access, etc.) Blockchain, Mobile Application, Cloud Computing, Data Mining & Web Mining, Bio-Informatics, IT Strategies, Emerging Cyber Threats in Industry Sector (e.g., cyber terrorism, hactivism, next generation firewalls, etc.), Technology Innovation for Disaster Mitigation and Management, Distributed & Parallel Computing, Virtual Reality & Augmented Reality, Business Intelligence and Knowledge Management, Rekayasa Perangkat Lunak, Risk Management (IT audits, security metrics), Enterprise System ( Health Information Management & Technology, Human Resources Information Systems, Supply Chain Information Systems, CRM & Decision Support Systems), Innovation and Technological Entrepreneurship, e-Goverment, Sistem Informasi Geografis, Power System and Analysis, Electronic and Circuit, Control System, electrical Machine and Power Electronic, Biomedic, Telecommunication Network, Wireless Communication, Mechatronics and Robotics, Embedded System (Sensor and Actuator) Ruang lingkup bidang Perencanaan dan Infrastruktur : Bangunan Hijau, Arsitektur Vernakular, Perumahan dan Permukiman, Eco Tourism, Urban Heat Island, Transit Oriented Development, Building Information Modelling, Perencanaan Berbasis Masyarakat, Perencanaan Kota Berkelanjutan, Perencanaan Wilayah, Pelestarian Cagar Budaya, Perencanaan Tanggap Bencana, Arsitektur Lansekap, Sains Bangunan, Teknologi Bahan Bangunan, Manajemen Proyek, Manajemen Konstruksi, Manajemen Infrastruktur, Sumber Daya Air, Coastal Engineering, Teknik Struktur, Transportasi, Geologi Rekayasa, Rekayasa Lingkungan, Manajemen Kebencanaan Ruang lingkup bidang Kebumian dan Energi : Teknik Perminyakan, Teknik Reservoar, Drilling & Completion, Enhanced Oil Recovery, Fasilitas Migas/Pabum, Optimasi Produksi, Bisnis dan Manajemen, Petrofisika, Eksplorasi, Petroleum System, Geologi Perminyakan, Struktur Geologi dan Tektonika, Sedimentologi dan Stratigrafi, Seismik – Akusisi, Proses dan Analisis, Energi Non-Konvensional, Energi Terbarukan, Lingkungan dan Mitigasi Bencana
Articles 113 Documents
Karakteristik Beton Mutu FC 30 Dengan Menggunakan Limbah Peleburan Baja (Slag) Dan Pembakaran Batubara (Fly Ash) Nur Rohman, Muhammad; Simanihuruk, Bertinus; Dewita, Hikma
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.771

Abstract

The use of slag and fly ash waste for building materials is not optimal, because it contains heavy metal oxides. With the issuance of Government Regulation no. 22 of 2021, dust resulting from burning coal from Steam Power Plants and other activities is not included as B3 waste. With research on the use of fly ash and slag to increase the compressive strength of concrete, research was carried out in the laboratory to determine the optimal composition for the use of slag and fly ash as a substitute for coarse aggregate and cement in concrete mixtures. By testing in the laboratory, results were obtained with variations in slag. 10, 20% and 30% with fly ash remaining at 10% as a concrete mixture by comparing with a normal concrete mixture. From the test results, the results obtained were that the addition of slag and fly ash waste could reduce the heat of concrete at FC 30, producing concrete compressive strength close to normal concrete compressive strength, namely 26.31 MPa for 7 days, 33.11 MPa at 28 days, and 39.61 MPa at 56 days with composition10% slag and 10% fly ash with the slump value achieved was 6 cm which makes it difficult to make concrete. The addition of 20% and 30% slag with 10% fly ash produces a compressive strength of concrete that is lower than the concrete compressive strength of FC 30. The appropriate composition to use is 10% slag as a substitute for coarse aggregate and 10% fly ash as a cement substitute
STUDI MANAJEMEN RISIKO PADA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN RACHITA INDAH DI KAB. TAKALAR Putri Ratna, Cynthia; Rachim, Fatmawaty; Mahyuddin, Mahyuddin
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.772

Abstract

Kegiatan proyek telah ada dan sudah dikenal sejak dulu. Di dunia sekarang ini, proyek semakin banyak ragamnya, canggih, dan kompleks. Ketidakpastian dapat mengakibatkan adanya risiko bagi berbagai belah pihak yang berkepentingan, terlebih dalam proyek konstruksi. Ketidakberhasilan dalam memahami ketidakpastian beserta risiko yang ditimbulkan dapat menyebabkan tidak tercapainya target proyek konstruksi yaitu dengan biaya yang optimal, tepat waktu dan mutu yang sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan. Oleh karena itu, para pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan proyek perlu menerapkan manajemen risiko yang mencakup pengindentifikasian risiko-risiko yang kemungkinan terjadi pada proyek serta perencanaan respon dari risiko-risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh faktor risiko dominan serta korelasi antara kinerja terhadap waktu dengan kinerja terhadap biaya dengan menggunakan SPSS. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data di dalam penelitian ini, yaitu studi literatur, wawancara dan kuesioner. Dari hasil analisis diperoleh faktor risiko dominan terhadap kinerja waktu antara lain; cuaca yang tidak menentu, keterlambatan pengiriman material ke lokasi proyek, ketersediaan bahan kurang/terbatas, ketidaktepatan waktu pemesanan material. Sedangkan untuk risiko dominan terhadap kinerja biaya antara lain ; cuaca yang tidak menentu, kenaikan harga material. Dampak risiko terhadap waktu memiliki hubungan atau korelasi positif dengan dampak risiko terhadap biaya, dilihat dari hasil analisa koefisiensi korelasi ialah 0.000 dan nilai tersebut < 0.05. Dimana hubungan atau korelasi tersebut masuk ke dalam kategori korelasi sempurna karena nilai Pearson Correlation yang diperoleh yaitu sebesar 0.826
EVALUASI KEUTUHAN DAN DAYA DUKUNG FONDASI BORED PILE DENGAN CROSSHOLE SONIC LOGGING (CSL), PILE INTEGRITY TEST (PIT) DAN PILE DRIVING ANALYZER (PDA) PADA PROYEK FLY OVER KOPO BANDUNG Afriade Siregar, Chandra; Citra Adinda, Shilvia
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.773

Abstract

Pondasi bor (bored pile) merupakan jenis pondasi dalam yang pembuatannya dengan cara cor di tempat (cast in-situ). Maka diperlukan struktur yang kuat yaitu dengan perhitungkan daya dukung dan kontrol mutu pekerjaan pengecoran pondasi bor berupa integritas beton menggunakan metode uji non-destructive yaitu uji Pile Integrity Test (PIT) dan Crosshole Sonic Logging (CSL). Tujuan dari penelitan ini adalah untuk melakukan perhitungan dan membandingkan daya dukung pondasi Bored Pile ∅1.2m pada P-10 BP-5 dengan menggunakan hasil data sekunder yaitu data Standart Penetration Test (SPT) dan Pile Driving Analyzer (PDA) di lapangan. Penelitian ini mengambil studi kasus pada Proyek Fly Over Kopo Kota Bandung.Dalam menganalisis daya dukung pondasi Bored Pile ini menggunakan metode Reese & Wright. Spesifikasi ukuran Bored Pile yang dianalisis yaitu ∅1.2m dengan panjang 24m. Berdasarkan data SPT diperoleh hasil daya dukung ujung tiang (Qp) = 49 ton, sedangkan hasil data PDA diperoleh Qp = 79 ton. Daya dukung selimut tiang berdasarkan data SPT diperoleh (Qs) = 1.101 ton, dengan data PDA didapat Qs = 1.338 ton. Daya dukung ultimit dengan data SPT diperoleh Qu = 1.151 ton, dengan data PDA didapat Qu = 1.418 ton. Efisiensi kelompok tiang berdasarkan Metode Converse-Labarre berdasarkan data SPT diperoleh Qg = 12.512 ton, dengan data PDA Qg = 15.427 ton.Hasil Pengujian PIT menunjukan integritas beton tiang masuk dalam kategori undamaged. Untuk hasil pengujian CSL menunjukan bahwa integritas beton tiang masuk dalam kategori Good (G). Dapat disimpulkan bahwa seluruh sampel pondasi bor yang dilakukan pengujian PIT dan CSL memiliki integritas beton yang baik.
SIKAP TENAGA KERJA KONSTRUKSI TERHADAP SERTIFIKASI KOMPETENSI KERJA DI PROVINSI JAWA BARAT Sugiri, Tia; Yunita Sari, Dea
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.774

Abstract

Individu yang terlibat dalam kegiatan proyek konstruksi disebut sebagai tenaga kerja konstruksi. Menurut Pasal 70 Undang-Undang No. 02 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja di bidang jasa konstruksi harus memiliki sertifikat kompetensi kerja (SKK). SKK ini diperoleh dengan melakukan uji kompetensi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja. Adanya kesenjangan antara kebutuhan dan tenaga kerja konstruksi yang memiliki SKK terlihat jelas, sehingga mendorong penulis untuk melakukan kajian ini. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap tenaga kerja konstruksi berperilaku terhadap sertifikasi kompetensi kerja di Jawa Barat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner dilakukan terhadap 92 responden dari semua pemangku kepentingan di sektor konstruksi. Hasil menunjukkan bahwa tanggapan responden terhadap penerapan sertifikasi kerja konstruksi positi dan baik, artinya responden memandang bahwa SKK penting untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pada tenaga kerja konstruksi.
Pengaruh Penambahan Konsentrasi Additive Retarder Pada Cement Class-G Terhadap Thickening Time Untuk Casing 7” Dengan Temperatur 150°F Rafli Aryansyah, Muhammad; Effendi, Dahrul
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.775

Abstract

Pada kegiatan operasi pemboran migas banyak hal yang harus di perhatikan untuk menunjang kegiatan operasi pemboran salah satunya adalah cementing. Sebelum dilakukan cementing diperlukan uji laboratorium terlebih dahulu agar didapatkan hasil yang maksimal. Retarder merupakan additive yang digunakan untuk memperpanjang waktu proses pengerasan pada semen sebelum dipompakan. Jenis retarder yang digunakan adalah Lignosulfonat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan di sumur. Penelitian ini dilakukan di laboratorium menggunakan alat High Pressure High Temperature (HPHT) Consistometer. Tujuan Dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar konsentrasi retarder yang dibutuhkan untuk proses thickening time agar hasil yang dutuhkan sesuai dengan waktu perkiraan pekerjaan. Sebelum dilakukan uji laboratorium diperlukan data dari lapangan, data pemboran, dan perkiraan waktu pekerjaan di sumur MRAH. Untuk mengetahui konsentrasi yang dibutuhkan dilapangan, maka diperlukan beberapa uji laboratorium dengan menambahkan konsentrasi retarder 0.0 Gps, 0.03 Gps, dan 0.05 Gps. Hasil dari uji laboratorium menunjukan dari ketiga konsentrasi yang ditambahkan pada slurry cement, yang mendekati dengan waktu perkiraan pekerjaan adalah menambahkan konsentrasi 0.03 Gps dengan kadar air 20.09% didapatkan waktu 153 menit
RANCANG BANGUN MESIN PENCACAH ES BATU DENGAN POSISI MATA PISAU DIAGONAL Sumardiyanto, Didit; Endah Susilowati, Sri; Seno Septyantoro, Kukuh
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.776

Abstract

Fish is one of the fishery products which has a very high source of protein. Fish is a commodity that rots easily, so it requires extra careful handling in an effort to maintain its quality after being removed from fresh water and sea water. One way to preserve it is to store it in chopped ice. In connection with the need for chopped ice in large quantities, a block ice chopping machine with a diagonal blade position was made. The size of the ice cube chopper machine is 1700mm long, 450mm wide and 1200mm high. The machine uses a drive motor with a power of 1 hp. The production capacity of the machine is. In the first study, the force produced by the knife was 7.90 kg/minute
Analisis Engsel Pintu Box Belakang Truk Jenis Mitshubishi Canter 125 ps Menggunakan Autodesk Inventor Rayyan, Muhammad; Mardiyana, Dani
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.777

Abstract

Engsel pintu box truk adalah komponen yang digunakan untuk menghubungkan pintu box truk dengan bodi truk itu sendiri. Engsel ini memungkinkan pintu untuk dibuka dan ditutup dengan mudah, serta memberikan kestabilan dan keamanan saat pintu ditutup.Penelitian ini dilakukan berdasarkan pendekatan ilmiah dengan beberapa tahapan proses analisa yang diantaranya meliputi identifikasi masalah,studi literatur penentuan parameter yang perlu dihitung dan dipertimbangkan dalam analisis hingga seperti dimensi,geometri,bahan,beban,dan syarat batas kemudian dilanjutkan pada pemodelan engsel pintu belakang box truk dengan mengunakan Autodesk Inventor, kemudian bahan yang digunakan dalam metode penelitian adalah stainless steel.Dengan demikian, kita dapat simpulkan bahwa engsel pintu belakang box truk Mitsubishi canter 125 PS yang terbuat dari stainless steel dan memiliki panjang 260mm dan tinggi 90 mm memiliki kekuatan yang cukup tinggi dengan menopang beban pada pintu box truk belakang dan didalam penggunaan nya memakai 4 engsel. Analisis kekuatan design dan material ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan dan perbaikan, sehingga meningkatkan keamanan pada penggunaan pintu box truk.Pada pengujian stress analisis pada engsel pintu box belakang truk Mitsubishi canter 125 ps menggunakan uji simulasi pada Autodesk inventor, dapat kita simpulkan bahwa engsel pintu box tersebut memiliki kekuatan cukup untuk menahan beban pada pintu belakang boxbtruk selama tidak ada perubahan material atau beban pada pintu box tersebut. Dalam pengujian simulasi beban pada pintu box truk adalah 100 Kg dan menghasilkan yang cukup memadai dengan kita bisa melihat pada safety pada nilai ul yang tidak melebihi dan tidak terdapat warna merah.
Analisis Parameter Kimia Kinerja Koagulan Biji Kelor (Moringa oleifera) dalam Pengolahan Limbah Cair Sinardi, Sinardi; HT, ST. Ica.; Iryani, A. Sry
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.778

Abstract

Limbah cair rumah tangga mengandung berbagai macam polutan, diantarnya bahan organik yang bisa menyebabkan pencemaran air dan pencemaran tanah. Salah satu metode pengolahan limbah cair rumah tangga yang efektif adalah dengan menggunakan koagulan yang berfungsi untuk menggumpalkan partikel-partikel tersuspensi dalam air. Partikel-partikel ini kemudian dapat diendapkan dan dibuang. Biji kelor merupakan salah satu bahan alami yang dapat digunakan sebagai koagulan. karena mengandung senyawa aktif yang memiliki sifat koagulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter kimia kinerja koagulan biji kelor dalam pengolahan limbah cair rumah tangga. Penelitian ini dilakukan di menggunakan limbah cair rumah tangga yang berasal dari rumah tangga di sekitar Jl. Banta Bantaeng Kelurahan Rappocini, Kota Makassar. Parameter kimia yang dianalisis adalah pH, BOD, dan COD. Metode yang digunakan adalah percobaan jart test dengan menganalisis perubahan parameter kimia sebelum dan setelah proses koagulasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa koagulan biji kelor merupakan alternatif yang efektif dan ramah lingkungan untuk pengolahan limbah cair rumah tangga.
Analisis Kinerja Well Completion Pada Pemboran Workover Sumur ”DP” Lapangan Panas Bumi Putra Nugroho, Danu; Varayesi, Fidya
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.785

Abstract

Well Service Job pada prinsipnya adalah kegiatan atau pekerjaan untuk merawat suatu sumur supaya dapat terus berproduksi sesuai dengan yang diinginkan. Untuk merawat sumur ini diperlukan alat yang dapat membantu untuk mempermudah setiap pekerjaan yang dilakukan. Setelah kegiatan well service job selesai ada kegiatan well completion merupakan pekerjaan yang dilakukan setelah operasi pemboran selesai dilakukan dan sebelum sumur diproduksikan. Pekerjaan well completion dapat menggunakan rig yang sama dengan yang digunakan saat operasi pemboran dilakukan dan belum meninggalkan lokasi pemboran. Well completion dilakukan untuk mempersiapkan sumur berproduksi dengan cara pengurasan cadangan minyak bumi yang ada didalam sumur dengan radius tertentu.. Kegiatan pertama well completion adalah memasukan rangkaian PTS Log down rangkaian PTS dari permukaan sampai 1200 mMD dengan speed 20 – 30 m/min setelah itu Cabut sambil log up rangkaian PTS dari 1200 mMD sampai permukaan dengan speed 20 – 30 m/min, setelah itu kegiatan selanjutnya well integrity untuk Mengetahui kondisi cement behind casing 9-5/8”, selanjutnya Tutup Master Valve dan Side Valve pada wellhead, serta stop pemompaan air ke annulus. Dilanjutkan laydown tubular DC 4-3/4” sebanyak 12 joint, DP 5” sebanyak 216 jts, DP 3-1/2” 30 joints, HWDP 5” sebanyak 18 joints , HWDP 3-1/2” sebanyak 18 joints dan setelah itu dinyatakan well completion telah dilakukan.
Analisis Kinerja Mesin Penyangrai Biji Kopi Dengan Menggunakan Pemanas Listrik (Heater) Tipe U Nasser Arifin, Abdul; Uten Patintingan, Cornelius; Pratomo, Rian; Hidayat, Taufik; Tabran Lando, Asiyanthi
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.786

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas pertanian penting di Indonesia. Perkebunan kopi di Indonesia telah menjadi bagian integral dari ekonomi negara dan sumber pendapatan bagi petani di berbagai daerah. Salah satu daerah penghasil kopi di Indonesia yaitu Kab.Enrekang Provinsi Sulawesi selatan. Kopi yang terdapat di Kab. Enrekang yaitu kopi arabika, merupakan salah satu produk unggulan yang perlu dikembangkan dan menjadi tumpuan masyarakat sekitar untuk meningkatkan perekonomian. Pengolahan kopi pasca panen adalah serangkaian proses yang terjadi setelah buah kopi dipanen. Tujuannya adalah untuk mengolah buah kopi menjadi biji kopi yang siap untuk roasting. Roasting adalah proses memanggang biji kopi untuk mematangkan biji kopi, mengembangkan rasa, aroma, dan warnanya. Berdasarkan suhu rosting (penyangraian) dibedakan menjadi 4 yaitu: Suhu Pra-Panggang (Preheat), Panggang Ringan (ligh roast), Panggang Sedang (Medium Roast), dan Panggang Gelap (Dark Roast). Dalam sebuah mesin rosting pemanasan adalah komponen kunci dalam proses roasting kopi. Bent heaters type U adalah jenis elemen pemanas yang dapat digunakan dalam mesin roasting kopi. beberapa keuntungan penggunaan Bent heaters type U dalam penelitian ini, seperti: Bent heaters type U dapat menghasilkan panas dengan cepat dan efisien, dapat mencapai suhu yang diperlukan dengan cepat, memungkinkan proses roasting berlangsung secara efisien, selain itu desain Bent heaters type U memungkinkan distribusi panas yang merata di sekitar elemen. Untuk memperoleh hasil yang efisien digunakan sebuah mikro kontroler yang dihubungkan dengan sebuah thermostat, blower dan layer monitor untuk mengetahui level suhu yang digunakan dalam proses pemanasan. Pada pengujian waktu dan penurunan massa kopi yang diasumsikan sebagai penurunan kadar air digunakan sebagai parameter, sedangkan waktu 8 menit, 10 menit dan 15 menit digunakan sebagai waktu pengujian untuk suhu pengujian terdiri atas 180, 210 dan 230 sesuai suhu kisaran untuk proses rosting. Dari hasil pengujian yang dilakukan diperoleh laju aliran panas rata dihasilkan berkisar 2 °C /min, sedangkan tingkat penurunan massa yang diasumsikan sebagai penurunan kadar ari terendah diperoleh 208,8 gram pada suhu 180 , 8 menit dan tertinggi diperoleh 696,6 gram pada suhu 230, 15 menit.

Page 11 of 12 | Total Record : 113