cover
Contact Name
Adithya Kusuma Whardana
Contact Email
snartek@tau.ac.id
Phone
+6282232508828
Journal Mail Official
adithya@tau.ac.id
Editorial Address
Jl. Swadarma Raya No.58, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan,12250
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi (TAU SNAR- TEK)
ISSN : -     EISSN : 27156982     DOI : https://doi.org/10.47970/snarstek.v2i1
Informatika dan Elektro : Kecerdasan Buatan, Machine Learning & Deep Learning, IoT Innovation (IoT For Smart Farming, IoT For Health Care, IoT For Smart Access, etc.) Blockchain, Mobile Application, Cloud Computing, Data Mining & Web Mining, Bio-Informatics, IT Strategies, Emerging Cyber Threats in Industry Sector (e.g., cyber terrorism, hactivism, next generation firewalls, etc.), Technology Innovation for Disaster Mitigation and Management, Distributed & Parallel Computing, Virtual Reality & Augmented Reality, Business Intelligence and Knowledge Management, Rekayasa Perangkat Lunak, Risk Management (IT audits, security metrics), Enterprise System ( Health Information Management & Technology, Human Resources Information Systems, Supply Chain Information Systems, CRM & Decision Support Systems), Innovation and Technological Entrepreneurship, e-Goverment, Sistem Informasi Geografis, Power System and Analysis, Electronic and Circuit, Control System, electrical Machine and Power Electronic, Biomedic, Telecommunication Network, Wireless Communication, Mechatronics and Robotics, Embedded System (Sensor and Actuator) Ruang lingkup bidang Perencanaan dan Infrastruktur : Bangunan Hijau, Arsitektur Vernakular, Perumahan dan Permukiman, Eco Tourism, Urban Heat Island, Transit Oriented Development, Building Information Modelling, Perencanaan Berbasis Masyarakat, Perencanaan Kota Berkelanjutan, Perencanaan Wilayah, Pelestarian Cagar Budaya, Perencanaan Tanggap Bencana, Arsitektur Lansekap, Sains Bangunan, Teknologi Bahan Bangunan, Manajemen Proyek, Manajemen Konstruksi, Manajemen Infrastruktur, Sumber Daya Air, Coastal Engineering, Teknik Struktur, Transportasi, Geologi Rekayasa, Rekayasa Lingkungan, Manajemen Kebencanaan Ruang lingkup bidang Kebumian dan Energi : Teknik Perminyakan, Teknik Reservoar, Drilling & Completion, Enhanced Oil Recovery, Fasilitas Migas/Pabum, Optimasi Produksi, Bisnis dan Manajemen, Petrofisika, Eksplorasi, Petroleum System, Geologi Perminyakan, Struktur Geologi dan Tektonika, Sedimentologi dan Stratigrafi, Seismik – Akusisi, Proses dan Analisis, Energi Non-Konvensional, Energi Terbarukan, Lingkungan dan Mitigasi Bencana
Articles 113 Documents
POTENSI PEMANFAATAN GAS SUAR BAKAR MENJADI LPG: MENGURANGI IMPOR LPG INDONESIA Gabenta Peterson Tampubolon, Reuben; Rosiyanti, Dian; Fairuz Zaemi, Fiqya; Cahya Rohmana, Rian
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.714

Abstract

Gas suar adalah associated gas yang ikut terproduksi bersama dengan produksi minyak dan natural gas yang mengalami pembakaran karena tidak ekonomis untuk dikembangkan dan tidak dapat ditangani oleh fasilitas lapangan. Pemanfaatan gas suar bakar merupakan salah satu peluang untuk meningkatkan produksi LPG guna memenuhi kebutuhan LPG yang makin meningkat. Pemanfaatan gas suar bakar tersebut selain dapat meningkatkan ketahanan energi, juga memiliki keuntungan ekonomis dan sosial melalui penghematan devisa negara dari berkurangnya impor LPG, serta penciptaan lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi dan tantangan pemanfaatan gas suar bakar (flare gas) menjadi LPG dalam memenuhi konsumsi masyarakat Indonesia. Data yang digunakan merupakan data sekunder, berupa data yang sudah dipublikasikan mengenai gas suar bakar dan data-data terkait LPG di Indonesia. Data tersebut dianalisis kembali secara rinci khususnya untuk mengetahui potensi dan tantangan gas suar. Potensi gas suar terdapat pada 10 lapangan Indonesia antara lain Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Laut Jawa tahun 2017 diperkirakan sebesar 19,369 juta MMscfd. Namun, potensi gas suar yang besar terkendala dalam beberapa hal antara lain volume gas suar yang dihasilkan relatif kecil dan menyebar, juga infrastruktur pipa transmisi atau distribusi yang jauh. Regulasi pemerintah dalam menetapkan harga gas suar dalam skala kecil membuat khawatir banyak pihak dalam menyelamatkan sumber daya yang terbuang percuma bisa menjadi temuan dan dapat merugikan negara. Seiring dengan meningkatkan kebutuhan masyarakat akan LPG, membuat angka terhadap impor LPG di Indonesia semakin tinggi. Peningkatan jumlah konsumsi LPG di Indonesia sudah mencapai angka 1 juta ton dari tahun ke tahun, hal ini berbanding terbalik dengan produksi LPG yang masih jauh dibawah angka konsumsi LPG. Sehingga, impor LPG merupakan cara pemerintah Indonesia untuk menutupi kekurangan produksi LPG. Hal ini seharusnya dapat menjadi sebuah tantangan bagi pemerintah dan perusahaan migas di masa depan untuk memanfaatkan potensi dari gas suar bakar menjadi LPG.
ANALISIS PENGARUH SHIFT KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI Rizky Harianja, Tuah; H. Manurung, Edison; Berangket, Rustama
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh shift kerja terhadap tingkat kelelahan kerja pada pelaksanaan proyek konstruksi. Kelelahan kerja merupakan masalah yang sering terjadi di industri konstruksi, dan shift kerja yang tidak teratur dapat menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingkat kelelahan yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan mengumpulkan data dari pekerja konstruksi yang terlibat dalam proyek konstruksi. Data yang dikumpulkan meliputi pola shift kerja, tingkat kelelahan kerja, dan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kelelahan kerja. Analisis statistik digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara shift kerja dan tingkat kelelahan kerja. Bekerja dalam jangka waktu yang berlebihan dapat meningkatkan tingkat kesalahan karena meningkatnya kelelahan dan kurangnya waktu tidur. Berdasarkan wawancara awal, sebanyak 60% dari 25 pekerja melaporkan hal seperti pegal-pegal tubuh, kelelahan sebelum bekerja, kantuk, dan terjadinya misscommunication pada pengawas serta pekerja. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak durasi kerja dengan tingkat keletihan pekerja konstruk di Proyek X di Jakarta Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi analitik dan pendekatan cross sectional. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling, melibatkan 49 pekerja. Analisis data dilakukan dengan pendekatan univariat dan bivariat serta uji chi square dimana nilai p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara waktu kerja dan tingkat kelelahan pada pekerja konstruksi di Proyek X, dengan nilai p sebesar 0,002 dan Prevalence Ratio (PR) sebesar 3,130. Sebagai rekomendasi, disarankan agar perusahaan menerapkan manajemen kelelahan (fatigue management) untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Ikan Lele Menggunakan Metode Certainty Factor Pada Kelompok Usaha Ternak Ikan Lele Tangerang Septian, Fajar; Maulana, Imam; Anwar, Saipul; Imam Shalahudin, Mohammad; Rahmadian, Jefri
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.763

Abstract

Produksi ikan lele sebagai bagian dari industri perikanan di wilayah Tangerang menghadapi berbagai tantangan, terutama serangan hama dan penyakit yang menyebabkan penurunan jumlah produksi hasil panen serta melambatnya pertumbuhan dan waktu panen ikan lele. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan untuk menguji diagnosis penyakit pada ikan lele menggunakan Sistem Pakar berbasis Metode Certainty Factor. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memperoleh hasil uji tingkat kepercayaan diagnosa penyakit pada ikan lele. Metode penelitian ini melibatkan pengumpulan data gejala penyakit dari kelompok usaha ternak ikan lele di Tangerang. Data yang terkumpul digunakan untuk mengembangkan Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Ikan Lele yang menerapkan Metode Certainty Factor untuk memberikan bobot kepercayaan pada setiap diagnosa penyakit. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Sistem Pakar dengan Metode Certainty Factor dapat mengidentifikasi jenis penyakit yang menyerang ikan lele dengan tingkat kepercayaan yang tinggi. Implementasi Sistem Pakar ini diharapkan dapat membantu peternak ikan lele dalam mendiagnosis penyakit dengan lebih akurat dan cepat, sehingga tindakan pengobatan dan pencegahan dapat dilakukan dengan tepat waktu. Diagnosis dapat dilakukan dengan perhitungan faktor kepastian (Certainty Factor) dihitung berdasarkan bobot aturan dan tingkat kepercayaan pada gejala yang diamati. Faktor kepastian menggambarkan sejauh mana diagnosis tersebut dapat diandalkan. Perhitungan faktor kepastian melibatkan kombinasi dari bobot aturan dan tingkat kepercayaan gejala yang diamati. Hasil pengujian keakuratan metode melalui implementasi program dan perhitungan manual didapatkan hasil pengujian dengan nilai CF dengan Tingkat akurasi rata-rata yang sudah didapatkan yaitu sebesar 97.985%. Dengan adanya Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Ikan Lele, diharapkan jumlah produksi hasil panen dapat meningkat kembali karena hama dan penyakit dapat diidentifikasi dan ditangani dengan lebih efektif. Penelitian ini memiliki potensi untuk memberikan kontribusi positif bagi industri perikanan dan kelompok usaha ternak ikan lele di Tangerang dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan usaha mereka.
Stok Air Bawah Tanah Kawasan Karst berbasis Neraca Air Eko Bawono, Septiono; Edy, Hendry; Asri Ranivan, Imam
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.764

Abstract

Musim kemarau berdampak pada kurangnya ketersediaan air bersih bagi sebagian masyarakat karst Gunungkidul. Hal ini disebabkan karena tidak terdapat air permukaan padahal rata-rata curah hujan mencapai 2.123,25 mm per tahun. Air yang tersedia di wilayah ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan air bersih penduduk yang berjumlah 750.000 jiwa. Berdasarkan prinsip neraca air, cadangan air minum dapat dihitung dengan masukan air total adalah keluaran air total ditambah dengan cadangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitiatif. Data-data yang digunakan adalah data sekunder sebagai input total masukan dan total keluaran. Data curah hujan selama 10 tahun dimodelkan sebagai total masukan rata-rata. Model ini menjadi dasar penghitungan cadangan dengan asumsi bahwa total keluaran adalah tetap. Metode analisis penelitian ini dengan pemodelan neraca air. Penelitian ini bertujuan menghitung ketersediaan air bawah tanah wilayah Gunungkidul untuk memenuhi kebutuhan air bersih penduduk. Hasil penghitungan menunjukkan bahwa cadangan air bawah tanah aktual cukup besar dan mampu memenuhi kebutuhan air bersih. Ketersediaan cadangan air ini masih mampu memenuhi bilamana terjadi aglomerasi perkotaan di wilayah ini dengan pertumbuhan penduduk sebesar 0,1% per tahun. Bahkan potensi cadangan air yang dimiliki mampu berkontribusi menjadi air baku produk air minum
Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Kopi Robusta (Coffea canephora) di Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka S, Faradis; R, Santi; D, Pratama
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.765

Abstract

Robusta coffee (Coffea canephora) plays an important role in the national economy. Robusta coffee is one type of plantation plant that is widely cultivated by the people in Indonesia, including in Bangka Belitung. Evaluation of land suitability for robusta coffee plants is needed as land use planning that lead to more productive land use. The purpose of this study is to determine the class and distribution of actual and potential land suitability for robusta coffee plants base on order, class and sub-class levels in Belinyu District, Bangka Regency and find out recommendations of land improvement for cultivation of robusta coffee plants in Belinyu District, Bangka Regency. The study was conducted in May – September 2023 located in Belinyu District, Bangka Regency. This research uses survey methods and map analysis. The results showed that from the land area of Belinyu Subdistrict 74,812 Ha, 27,498.5 Ha of land can be developed for robusta coffee plant cultivation. The actual land suitability obtained after soil analysis is 25,781.1 Ha of land included in the S3 (marginally suitable) class and 1,717.4 Ha of land included in the N (unsuitable) class, after land improvement recommendations are made, the potential land suitability of robusta coffee plants in Belinyu District is classified into the S2 (moderately suitable) land suitability class with an area of 21,328.9 Ha, S3 (marginally suitable) 6,165.4 Ha and N (unsuitable) land area of 4.2 Ha. Limiting factors found in the research location are oxygen availability, rooting media, nutrient retention, available nutrients, erosion hazard and flood hazard. Recommendations for land improvement are the use of manure in improving soil physics, the addition of organic materials, liming and terracing
Studi Eksperimen Pengeringan Cabe Jawa Menggunakan Metode Rancangan Acak Kelompok Lengkap Nurul Azizah, Siti; Lumintu, Ida; Widiaswanti, Ernaning
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.766

Abstract

Piper Retrofractum Vahl., yang juga dikenal sebagai cabe jawa, memiliki manfaat kesehatan dan potensi ekonomi yang tinggi dengan harga pasar berkisar antara Rp. 80.000 hingga Rp. 100.000 per kilogram dalam bentuk kering. Peluang ekspor melibatkan negara-negara seperti Singapura, Malaysia, Cina, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika. Untuk meningkatkan kualitas dan nilai ekonomi komoditas herbal ini, penelitian ini berfokus pada perbaikan proses pengeringan menggunakan metode oven, dengan mempelajari pengaruh pre-treatment berbasis ekstrak kulit jeruk dan kulit nanas yang kaya asam askorbat terhadap kualitas cabe jawa. Studi ini menggunakan tiga tingkat kematangan cabe jawa yaitu mentah (hijau), setengah matang (jingga), dan matang (merah). Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap dengan pilihan perlakuan meliputi tanpa perlakuan, blanching dengan air panas 70°C, perendaman dalam ekstrak kulit jeruk, blanching dengan ekstrak kulit jeruk pada suhu 70°C, perendaman dalam ekstrak kulit nanas, dan blanching dengan ekstrak kulit nanas pada suhu 70°C. Proses pengeringan menggunakan suhu oven konstan 70°C selama 18 jam menggunakan rancangan acak kelompok lengkap dengan parameter yang dinilai termasuk kadar air, kadar piperin, dan parameter warna seperti kecerahan (L*), kemerahan (a*), dan kekuningan (b*). Hasil optimal diperoleh dengan pra-perlakuan ekstrak kulit nanas, menghasilkan kadar air sebesar 8,79%, kadar piperin sebesar 0,218%, kecerahan (L*) sebesar 43,78, kemerahan (a*) sebesar 8,17, dan kekuningan (b*) sebesar 12,48.
Pengukuran Kesiapan Implementasi Knowledge Management System Sebagai Media Berbagi Pengetahuan pada Program Studi Rakhmat Sani, Ramadhan; S. Sukamto, Titien; Rohmani, Asih
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.767

Abstract

Dalam membantu menerapkan visi dan misi Program Studi, knowledge manajemen (KM) sangat diperlukan untuk diadopsi. KM dapat berdampak kepada peningkatan inovasi dan pengetahuan di kalangan civitas akademik. Knowledge managemen system (KMS) juga diterapkan untuk mengelola pengetahuan dengan mendukung dan meningkatkan proses penciptaan pengetahuan, penyimpanan / pengambilan, transfer dan aplikasi dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kesiapan yang disesuaikan dengan KMS Enabler yang ada pada organisasi seperti dimensi proses organisasi, orang, dan teknologi informasi. Kesiapan dihitung dengan menggunakan kuisioner yang disebarkan kepada stakeholder Program Studi Sistem Informasi Universitas Dian Nuswantoro. skala kesiapan mengadopsi skala aydin & Tasci yang dicerminkan pada skor sangat tidak setuju hingga sangat setuju. Hasil pengukuran dari sisi struktur organisasi, struktur pengambilan keputusan, evaluasi proses menajemen pengetahuan berada dalam kondisi rata-rata 3,68. Dari sisi People (SDM). Hasil perhitungan rata-rata yaitu diangka 3,9. Dan pada hasil pengukuran dari domain Teknologi menunjukkan angka rata-rata 2,4. Hal ini akan menjadi dasar yang baik bagi pengembangan dan implementasi KMS pada Program Studi.
Strategi Pemeliharaan Dan Model Hubungan Antara Nilai Kekasaran Jalan Dan Nilai Kondisi Perkerasan Kaku Dengan Metode IKP Dan IRI Studi Kasus Jalan Lingkar Selatan Kota Cilegon Saputra, Eka; Parianta, Arbi; Oka Mahendra, M
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.768

Abstract

Damage to roads indicates a condition where the structural and functional aspects of the road are no longer able to provide optimal service to the traffic passing through it. If road damage occurs, it can result not only in the obstruction of economic and social activities but also in the occurrence of accidents. To determine the level of damage and the type of repairs needed for a road segment under review, a method is required. In this study, the IKP method (Pavement Condition Index) and IRI method (International Roughness Index) are used. The objectives of this research are to determine the road damage level using the IKP method on the South Cilegon Ring Road, to determine the road roughness level using the IRI method on the South Cilegon Ring Road, to compare the values of road damage level using the IKP and IRI methods on the South Cilegon Ring Road, and to address road damage based on the road condition assessment results. The results of this study show that there are five types of damage on the South Cilegon Ring Road in both the right and left lanes: Line cracks, Punchout, Plate Separator, Corner cracks, and Large patches. The smoothness level (IRI) on the South Cilegon Ring Road in the left lane is in good condition with percentage values of 60% for good, 15% for fair, and 25% for severe damage. Meanwhile, in the right lane, the road condition is good with percentage values of 75% for good, 20% for fair, and 5% for light damage. The proposed solution for road condition management on the South Cilegon Ring Road as a whole, following Regulation of the Minister of Public Works No. 13/PRT/M/2011, is a routine maintenance program. The relationship between the road roughness value (IRI) and the road pavement damage value (IKP) is analyzed through regression analysis, resulting in the equation IKP = 0.0012(IRI)^2 – 0.1648(IRI) + 8.8719.
PENYEBAB PERBAIKAN KEBOCORAN PIPA AIR BERSIH PADA JALAN RAYA KOTA SUNGAI PENUH Ilvani, Maria; Carlo, Nasfryzal; Mizwar, Zuherna
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.769

Abstract

Water distribution pipe is one of the most basic infrastructure of any modern organization from small villages to cities. Based on data from Perumda Tirta Khayangan, Sungai Penuh City in 2022; The level of leaks and distribution pipe repair location in the last three years has increased by 34.56% with repairs of 963 location in 2020, 1,042 location in 2021 and 865 location in 2022.The location of repairment for water distribution pipe is mostly on roads and/or across roads, causing disruption to the road and even traffic due to seepage caused when leaks occur or when repairs are carried out.Therefore, this research was carried out to determine the factors that influence the repairment of leaked piping and leaked of clean water distribution pipe on the highways of Sungai Penuh City. The method used is quantitative descriptive by distributing questionnaires to respondents. The number of respondents was 35 people.The research results show five factors that influence distribution pipe repairment, such as pipe condition and environments, pipe specifications and human resources, operations and management, as well as technical documents and coordination. Based on these five factors, it was found that the most influential factors were pipe conditions and soil conditions.
PENENTUAN KRITERIA SKALA PRIORITAS PEMELIHARAAN RUTIN JALAN (Studi Kasus Ruas Jalan Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Sukabumi ) Suhana, Asep; Muiz, Abdul
Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding TAU SNARS-TEK Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi 2024
Publisher : Fakultas Teknik dan Teknologi - TANRI ABENG UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/snarstek.v2i1.770

Abstract

Pemeliharaan jalan adalah kegiatan penanganan ruas jalan yang berupa pencegahan, perawatan dan perbaikan jalan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan sesuai umur rencana yang ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pola pengelolaan pemeliharaan jalan.Berdasarkan hasil pengolahan data dan pembahasan mengenai prioritas pemeliharaan rutin jalan Provinsi Jawa Barat pada UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan II di Wilayah Kabupaten Sukabumi, ditemukan bahwa kriteria prioritas penanganan pemeliharaan rutin jalan adalah aksesibilitas memiliki pengaruh tingkat kepentingan dengan bobot 0,28 (28%) kemudian disusul dengan kriteria kondisi ruas jalan dengan bobot 0,25 (25%), selanjutnya kriteria mobilitas dengan bobot 0,24 (24%) dan terakhir kriteria arus lalu lintas dengan bobot 0,24 (24%). Pemeliharaan jalan sangat penting untuk dilaksanakan guna mempertahankan kondisi jalan yang layak (performance standard).

Page 10 of 12 | Total Record : 113