cover
Contact Name
Didah Nurhamidah
Contact Email
didah.uinjkt@gmail.com
Phone
+6285710777541
Journal Mail Official
didah.uinjkt@gmail.com
Editorial Address
Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaGedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Lt. 5Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah JakartaJalan Ir. H. Juanda No. 95, Ciputat
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Dialektika
ISSN : 25025201     EISSN : 2407506X     DOI : 10.15408/dialektika
Dialektika : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia published two times a year (June and December ) as a medium of distributing scientific research in the field of language, literature , and the Indonesian language and literature education. Dialektika is published in collaboration between the Department of Indonesian Language and Literature Education,  Faculty of Educational Sciences, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatullah Jakarta and the Association of Indonesian Language and Literature Lecturer (ADOBSI). Dialektika has been a CrossRef member since 2015 and all of the published writings have a unique number in the DOI and been indexed in DOAJ, Google Scholar, Moraref,  Indonesia One Search- National Library of Indonesia, and Portal Garuda.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2025)" : 3 Documents clear
Narasi Komodifikasi dan Relasi Kuasa pada Kumpulan Cerpen Nelayan Itu Berhenti Melaut Karya Safar Banggai Saragih, Mike Wijaya; Prasetyo, Teguh; Sinulingga, Febrimarini; Ndoen, Gabriella
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v12i1.42343

Abstract

Since the echo of the "back to sea" policy, there have been many things that have become the concern of the Indonesian government to gain revenue from Indonesia's marine resources, including its tourism potential. In implementing the program, several issues arose related to the welfare of the maritime community itself. In the collection of short stories "Nelayan itu Berhenti Melaut" by Safar Banggai, these issues are raised as the main narrative. Therefore, this article will try to dissect the issue of commodification narratives and power relations in several short stories in this collection of short stories. The analysis in this article will use a sociological approach, borrowing critical theories centered on the concepts of commodification and power relations. The results of this analysis indicate that the sea communities narrated in several short stories are bound by power relations that make their voices muffled and make them reified as objects. This form of commodification is not only seen in the objectification of society and its settlements, which are considered exotic, but also in socio-cultural practices that have changed because the traditions have been mortgaged
PILIHAN BAHASA DAN SIKAP BAHASA DALAM SITUASI INFORMAL PADA SISWA SMA DAN SMK DI KABUPATEN KARANGASEM Negara, I Komang Astra; Putrayasa, Ida Bagus; Suandi, I Nengah
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v12i1.45442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pilihan dan sikap bahasa yang digunakan oleh siswa SMA dan SMK di Kabupaten Karangasem ketika berkomunikasi dalam situasi informal, baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarga di rumah. Analisis meliputi pilihan bahasa ketika berbicara dengan orang tua, saudara, dan teman sebaya. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji sikap bahasa mereka terhadap penggunaan bahasa Bali dalam situasi informal tersebut. Dengan menggunakan teknik cluster sampling, 262 siswa kelas XI SMA dan SMK di Kecamatan Karangasem, Bebandem, dan Manggis dilibatkan. Penelitian ini dirancang dalam bentuk deskriptif kualitatif dan kualitatif. Data yang telah dikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuesioner terbuka, wawancara, dan observasi lapangan kemudian dianalisis dengan menggunakan proses kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) pilihan bahasa siswa ketika berkomunikasi dengan orang tua hanya sebagian kecil yang menggunakan bahasa Bali yaitu rata-rata 30% yang disebabkan oleh adanya tingkatan bahasa atau tatwaning anggah-ungguh bahasa Bali yang membuat siswa merasa takut salah, pilihan bahasa siswa berbeda ketika berkomunikasi dengan saudara kandung yaitu rata-rata 90% menggunakan bahasa Bali yang disebabkan oleh adanya hubungan horisontal yang ditandai dengan kedudukan yang setara, pilihan bahasa siswa ketika berkomunikasi dengan teman sebaya yaitu bahasa Bali. Bahasa Bali menjadi pilihan utama sebagai bahasa sehari-hari karena memudahkan untuk mencapai tujuan komunikasi. (2) Sikap siswa terhadap keberadaan bahasa Bali adalah positif. Hal ini ditandai dengan rasa bangga siswa terhadap keterlibatan menggunakan bahasa Bali dalam kategori selalu dan sering, semangat yang mencapai 70% untuk melestarikan bahasa Bali, dan meningkatkan keterlibatan menggunakan bahasa Bali di rumah untuk memperkuat identitas sebagai orang Bali. 
INTEGRASI KESANTUNAN SOSIOLINGUISTIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Santoso, Tri; Kusmanto, Hari; Bilqis Salsabila S, Safa
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v12i1.42745

Abstract

Language politeness among students is currently experiencing a reduction in polite language. The phenomenon of the reduction of students' language politeness in this educational environment needs attention and touch. One way that can be done to overcome the reduction of language politeness in the educational environment can be done by integrating language politeness in the pursuit of learning activities. This research is descriptive qualitative research with a combination of content analysis and literature review. The data and data sources in this study were taken from Merdeka curriculum documents published in the form of regulations from the Minister of Education, Culture, and Research of Indonesia. In addition, literature books and journals related to sociolinguistic politeness also became data sources in this study. The validation technique in the research used triangulation of data sources and theories. The data in this study were analyzed inductively based on Milles and Huberman's analysis technique. The results of this study revealed that teachers in integrating language politeness can use sociolinguistic politeness in early learning activities, core learning, and end of learning activities. Language politeness integration learning is basically a method used to foster students' ability to communicate in accordance with the context and situation of communication. In other words, the integration of sociolinguistic politeness in language learning as an effort to achieve the learning objectives in which students can use language as a means of communication. Language politeness assessment can be done with essay tests, observations, and objective tests.

Page 1 of 1 | Total Record : 3