cover
Contact Name
Ida Sofiyanti
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6287747996725
Journal Mail Official
library@unw.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo
ISSN : 29617340     EISSN : 29622913     DOI : -
Core Subject : Health,
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo merupakan jurnal prosiding open access, diterbitkan oleh Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi Fakultas Kesehatan, Universitas Ngudi Waluyo, dimana terdiri dari hasil penelitian pada bidang Kebidanan. semua artikel yang akan diterbitkan melalui proses editor yang direview oleh dua reviewer secara double-blind review process. Dewan redaksi menerima artikel : (1) Theoretical articles; (2) Empirical studies; (3) Case studies; (4) Literature Review .
Articles 802 Documents
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny V.U.A Umur 23 Tahun di Kelurahan Rinbesi Radja, Marselina; Yulia Nur Khayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are indicators to see the success of health efforts in Indonesia. In general, there was a decrease in maternal mortality during the 1991-2015 period from 390 to 305 per 100,000 live births and based on demographic data there was a decrease in IMR during the 1991-2017 period from 68 to 24 per 1000 live births (National Health Profile, 2018). Maternal Mortality Rate (MMR) is one indicator to see the success of maternal health efforts. AKI is the ratio of maternal deaths during pregnancy, childbirth and postpartum. One of the Sustainable Development Goal (SDG's) programs in 2030 is an effort to reduce MMR so that MMR reaches 95% or 70 maternal deaths per 100,000 live births (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2019).Research Objectives Providing Midwifery Care to NyV.U.A  comprehensive care for pregnancy, childbirth, postpartum, newborns and neonates according to Varney's 7 steps of management and documentation using the SOAP method Methods In this care, the author uses data collection methods, namely through interviews, observation, physical examination, supporting examination, documentation study and bibliography study. This research starts from 09 October 2023 to 7 April 2024. In pregnancy care, complementary techniques were carried out according to the mother's needs, namely acupressure to treat nausea and vomiting. There was no coincidence between theory and practice, so that Mrs. V.U.A can carry out normal deliveries. Care during labor was found to be deliberate in the second stage, there are no gaps in care during childbirth . Midwifery care for mothers giving birth to Mrs. V.U.A Care for male newborns, no defects or danger signs were found. Then during postpartum monitoring the newborn baby walked normally. There is no deliberate care in the postpartum period. Conclusion From the management, comprehensive care has been provided for clients from pregnancy, childbirth and postpartum which are physiological without complications. The suggestion is that comprehensive care needs to be carried out so that the health of the mother and baby is monitored.   Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan di Indonesia. Secara umum terjadi penurunan kematian ibu selama periode 1991-2015 dari 390 menjadi 305 per 100.000 kelahiran hidup dan berdasarkan data demografi terjadi penurunan pada AKB selama periode 1991-2017 dari 68 menjadi 24 per 1000 kelahiran hidup (Profil Kesehatan Nasional, 2018). Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu. AKI adalah rasio kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan, dan nifas. Salah satu program Sustainable Development Goal (SDG’s) pada tahun 2030 yaitu upaya penurunan AKI agar AKI mencapai 95% atau 70 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup (Kemenkes RI, 2019) Tujuan penelitian Memberikan Asuhan Kebidanan Pada NyV.U.A secara  komprehensif dari asuhan kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan neonatus sesuai Menejemen Varney 7  langkah dan pendokumentasian dengan metode SOAP. Metode Dalam asuhan ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dimulai sejak tanggal 09 Oktober 2023 sampai dengan 13 Mei 2024. Hasil Pada asuhan kehamilan dilakuka teknik komplementer sesuai kebutuhan ibu yaitu akupresure untuk menangani mual muntah tidak ditemukan kesengajaan antara teori dan praktik, sehingga Ny. V.U.A dapat menjalankan persalinan dengan normal. Asuhan pada persalinan tidak terdapat kesenjangan. Asuhan kebidanan pada ibu bersalin kepada Ny. V.U.A Asuhan pada bayi baru lahir berjenis kelamin laki-laki, tidak ditemukan adanya cacat serta tanda bahaya. Kemudian pada pemantauan nifas serta bayi baru lahir berjalan dengan normal. Asuhan masa nifas tidak terdapat kesengajaa Kesimpulan Dari penatalaksanaan telah dilakukan asuhan komprehensif pada klien dari kehamilan, persalinan, dan nifas yang fisiologis tanpa penyulit.Sarannya yaitu Asuhan komprehensif perlu dilakukan agar kesehatan ibu dan bayi terpantau.
Literature Review: Hubungan KB Suntik dengan Efek Samping KB Suntik Lestari, Latri; Septiana, Ayun Rizqi; Setyowati; Noviyanti, Harina; Siswati; Aneka TS, Rila; Sari, Kartika
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Central Statistics Agency (BPS) reported that as many as 53.61% of young women and their previously married partners were undergoing a family planning (KB) program in March 2023. Therefore, selecting an effective and appropriate type of contraception must go through a series of processes including counseling with a doctor. or the midwife who handles it. Openness of information between prospective acceptors and health workers, including information on general physical conditions, the presence of disorders or bodily abnormalities caused by certain diseases, will minimize the impact of contraceptive use. The aim of this study was to determine the side effects of administering hormonal contraception. This research uses a literature study research design, namely by conducting a study of previous research with the same title to obtain a comparison of the results of previous research. The conclusion is that hormonal injection contraception can cause side effects of weight gain, increase in BMI, menstrual disorders, and these side effects affect the anxiety of the acceptor.   Abstrak Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, sebanyak 53,61% pemuda perempuan dan pasangannya yang pernah kawin sedang menjalani program keluarga berencana (KB) pada Maret 2023. Oleh karena itu pemilihan jenis kontrasepsi yang efektif dan tepat haruslah melalui serangkaian proses diantaranya konseling dengan dokter atau bidan yang menanganinya. Keterbukaan informasi antara calon akseptor dengan tenaga kesehatan meliputi informasi keadaan umum fisik, adanya gangguan atau kelainan tubuh yang disebabkan oleh penyakit tertentu akan meminimalisir dampak yang ditimbulkan dari penggunaan kontrasepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek samping dari pemberian kontrasepsi hormonal. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi literatur yakni dengan melakukan kajian dari penelitian yang sudah ada sebelumnya dengan judul yang sama untuk mendapatkan perbandingan dari hasil-hasil penelitian sebelumnya. Kesimpulannya adalah kontrasepsi suntikan hormonal dapat menyebabkan efek samping kenaikan berat badan, kenaikan IMT, gangguan menstruasi , dan efek samping itu mempengaruhi kecemasamn akseptornya.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. A Umur 26 Tahun G1P0A0 di Puskesmas Atambua Selatan Bria, Kristina Luruk; Ari Andayani
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are indicators to see the success of health efforts in Indonesia. In general, there was a decrease in maternal mortality during the 1991-2015 period from 390 to 305 per 100,000 live births and based on demographic data there was a decrease in IMR during the 1991-2017 period from 68 to 24 per 1000 live births (National Health Profile, 2018). Maternal Mortality Rate (MMR) is one indicator to see the success of maternal health efforts. AKI is the ratio of maternal deaths during pregnancy, childbirth and postpartum. One of the Sustainable Development Goal (SDG's) programs in 2030 is an effort to reduce MMR so that MMR reaches 95% or 70 maternal deaths per 100,000 live births (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2019). Providing Midwifery Care to Ny A  comprehensive care for pregnancy, childbirth, postpartum, newborns and neonates according to Varney's 7 steps of management and documentation using the SOAP method. In this care, the author uses data collection methods, namely through interviews, observation, physical examination, supporting examination, documentation study and bibliography study. This research starts from 31 October 2023 to 29 Mei 2024. In pregnancy care, there was no coincidence between theory and practice, so Mrs. A can carry out normal deliveries. Care during labor was obtained intentionally in the second stage, namely IMD was obtained only done ± 30 minutes. Midwifery care for mothers giving birth to Mrs. A Care for male newborns, no defects or danger signs were found. Then during postpartum monitoring the newborn baby walked normally. Postpartum care is not intentional. From the management, comprehensive care has been provided for clients from pregnancy, childbirth and postpartum which are physiological without complications. The suggestion is that comprehensive care needs to be carried out so that the health of the mother and baby is monitored.   Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan di Indonesia. Secara umum terjadi penurunan kematian ibu selama periode 1991-2015 dari 390 menjadi 305 per 100.000 kelahiran hidup dan berdasarkan data demografi terjadi penurunan pada AKB selama periode 1991-2017 dari 68 menjadi 24 per 1000 kelahiran hidup (Profil Kesehatan Nasional, 2018). Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu. AKI adalah rasio kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan, dan nifas. Salah satu program Sustainable Development Goal (SDG’s) pada tahun 2030 yaitu upaya penurunan AKI agar AKI mencapai 95% atau 70 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup (Kemenkes RI, 2019). Dalam rangka mempercepat pencapaian target penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi, Indonesia memiliki program yang sudah terfokus pada pelayanan kebidanan yang berkesinambungan (Continuity of Care). Continuity of care dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai perawatan yang berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, asuhan bayi baru lahir, asuhan postpartum, asuhan neonatus dan pelayanan KB yang berkualitas yang apabila dilaksanakan secara lengkap terbukti mempunyai daya ungkit yang tinggi dalam menurunkan angka mortalitas dan morbiditas yang sudah direncanakan oleh pemerintah (Diana, 2017).  Memberikan Asuhan Kebidanan Pada Ny.A secara  komprehensif dari asuhan kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan neonatus sesuai Menejemen Varney 7  langkah dan pendokumentasian dengan metode SOAP. Dalam asuhan ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dimulai sejak tanggal 31 Oktober 2023 sampai dengan 29 Mei 2024. Pada asuhan kehamilan tidak ditemukan kesengajaan antara teori dan praktik, sehingga Ny.A dapat menjalankan persalinan dengan normal. Asuhan pada persalinan didapatkan kesengajaan pada kala II yaitu didapatkan IMD hanya dilakukan ± 30 menit. Asuhan kebidanan pada ibu bersalin kepada Ny.A Asuhan pada bayi baru lahir berjenis kelamin laki-laki, tidak ditemukan danya cacat serta tanda bahaya. Kemudian pada pemantauan nifas serta bayi baru lahir berjalan dengan normal. Asuhan masa nifas tidak terdapat kesengajaa. Dari penatalaksanaan telah dilakukan asuhan komprehensif pada klien dari kehamilan, persalinan, dan nifas yang fisiologis tanpa penyulit.Sarannya yaitu Asuhan komprehensif perlu dilakukan agar kesehatan ibu dan bayi terpantau.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) dengan Bendungan ASI pada Ny. L.M. Carvalho, Filomena de; Sofiyanti, Ida
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are crucial indicators in developing country's health status, especially in developing countries like timorense. Despite a decrease, MMR and IMR in Timor Leste remain high, with the Sustainable Development Goals (SDGs) target of 70 per 100,000 live births for MMR and 12 per 1,000 live births for IMR. In Timorense , in 2015, there was an increase in MMR to 570 per 100,000 live births and IMR to 25 per 100,000 live births. The primary causes of MMR are pre-eclampsia/eclampsia and hemorrhage, while the main causes of IMR are low birth weight (LBW) and asphyxia. To address this issue, efforts are made to ensure that every mother and baby receives quality comprehensive midwifery care, including integrated antenatal care (ANC), delivery assistance by trained health personnel, postnatal care, and family planning services. Indonesia has implemented the Continuity of Care (CoC) program, which provides continuous care from pregnancy to family planning, proven effective in reducing mortality and morbidity rates. Based on this background, the author conducts a case study "Midwifery Care Through Continuity of Care for Mrs. L.M in RT 03Veira mar Village" to apply theoretical and practical knowledge, with the expectation of improving the quality of prospective health workers and the health of mothers and infants in Timorense.   Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator penting dalam menilai derajat kesehatan di suatu negara berkembag, AKI dan AKB di Timor Leste masih tinggi. Pada tahun 2015, 215 per 100.000 dan AKB 25 per 100.000 dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu AKI 70 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB 12 terjadi peningkatan AKI menjadi 570 per 100.000 KH dan AKB menjadi 25 per 100.000 KH. Penyebab utama per 1.000 kelahiran hidup. Angka kematian ibu (AKI) dan AKB di Timor Leste masih tinggi, AKI 570 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB 25 per 1.000 kelahiran hidup. Di Timor Leste, pada tahun 2015 AKI adalah pre-eklamsi/eklamsi dan perdarahan, sedangkan penyebab utama AKB adalah BBLR dan asfiksia. Timor Leste AKI dan AKB yaitu AKI 94 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB 25 per 1.000 kelahiran hidup, pada tahun 2015 terjadi peningkatan AKI menjadi 215 per 100.000 KH dan AKI meningkat 570 per 100.000 dan AKB menjadi 25 per 100.000 KH. Penyebatama AKI adalah pre-eklamsi/eklamsi dan perdarahan,dan  penyebab utama AKB  adalah BBLR dan asfiksia.
Komplementer Diet Nutrisi dalam Peningkatan HB pada Ibu Hamil di Posyandu Tongkol Eka Saputri; Heni Herawati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

During pregnancy, physiological changes occur that affect hemoglobin levels, often leading to anemia. According to the World Health Organization (2021), approximately 36.5% of pregnant women worldwide experienced anemia in 2019. Anemia in pregnant women can be caused by non-compliance with taking iron supplements (Tablet Tambah Darah, TTD), often due to nausea from the taste and smell of the tablets. As an effort to address anemia, complementary dietary therapy with iron-rich fruits and vegetables can be an effective alternative. Community service was conducted at Biduk-Biduk Health Center using a two-way method involving education with flipcharts and leaflets, followed by a Q&A session to enhance pregnant women's knowledge about complementary nutritional therapy. Results showed a significant increase in knowledge, with the average pre-test score of 53.57 rising to 100 in the post-test. This activity successfully raised awareness and knowledge among pregnant women about the importance of nutritional diet in preventing anemia. Evaluation indicated that this community service activity was beneficial, though some areas need improvement. The preparation of appropriate educational materials and the structured implementation of activities contributed positively to achieving the program's objectives.   Abstrak Pada masa kehamilan, terjadi perubahan fisiologis yang mempengaruhi kadar hemoglobin, sering kali menyebabkan anemia. Berdasarkan data World Health Organization (2021), sekitar 36,5% wanita hamil di seluruh dunia mengalami anemia pada tahun 2019. Anemia pada ibu hamil dapat disebabkan oleh ketidakpatuhan dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) yang seringkali dikarenakan rasa mual akibat rasa dan bau tablet. Sebagai upaya untuk mengatasi anemia, terapi komplementer diet nutrisi dengan mengonsumsi buah dan sayuran tinggi zat besi dapat menjadi alternatif yang efektif. Pengabdian masyarakat dilakukan di Puskesmas Biduk-Biduk dengan metode kelas ibu hamil, melibatkan penyuluhan menggunakan lembar balik dan leaflet, serta tanya jawab untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang diet nutrisi komplementer. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan ibu hamil, dengan nilai pre-test rata-rata 53,57 meningkat menjadi 100 pada post-test. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya diet nutrisi dalam mencegah anemia. Evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini bermanfaat, meskipun masih terdapat hal yang perlu diperbaiki. Penyusunan materi edukasi yang tepat dan pelaksanaan kegiatan yang terstruktur memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian tujuan program.
Pendidikan Kesehatan dan Demontrasi Akupresur untuk Mengurangi Mual dan Muntah pada Kehamilan di Desa Pungkit Hasmawati; Hanis Permayanti; Vistra Veftisia
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The gestation period starts from conception to the birth of the fetus. The duration of normal pregnancy is 280 days (40 weeks or 9 months and 7 days) calculated from the first and last menstruation. Pregnancy is divided into 3 months, the first trimester starts from conception to 3 months, the second trimester from the fourth month to 6 months. The third quarter is from the 7th to the 9th month. During pregnancy there is discomfort felt by pregnant women and varies in each trimester of pregnancy, for example bleeding at the beginning of pregnancy, nausea and vomiting, symptoms of preeclampsia, high fever and anemia.  Mua vomiting is a physiological thing, but if it is not treated immediately, it will become a pathological thing. Handling nausea and vomiting can be done pharmacological and non-pharmacological methods. Non-pharmacological treatment is the only one with acupressure. Acupressure comes from the words accus and pressure, which means needle and press. Acupressure is a term used to provide stimulation (stimulation) of acupuncture points with pressure techniques or mechanical techniques. Emphasis is done in place of needle puncture performed on acupuncture with the aim of smoothing the flow of vital energy throughout the body. Therefore, this service activity is expected to be able to communicate about acupressure to reduce nausea and vomiting in pregnancy. The activity began with a pre-test assessment then health education about acupressure and then an acupressure demonstration for pregnant women which was attended by 10 pregnant women. The next activity is evaluation with post-test. From these activities, there was an increase in adolescent knowledge after being given health education and acupressure demonstrations to reduce nausea and vomiting in pregnancy.   Abstrak Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari)  di hitung dari pertama haid terakhir. Kehamilan dibagi dalam 3 bulan, triwulan pertama dimulai dari konsepsi sampai 3 bulan, triwulan kedua dari bulan keempatsampai 6 bulan.Triwulan ketiga dari bulan ke 7 sampai 9 bulan. Selama kehamilan ada Ketidaknyamanan yang dirasakan oleh ibu hamil dan berbeda-beda pada setiap trimester kehamilannya, Misalnya pendarahan di awal kehamilan, mual muntah, gejala preklamsia, deman tinggi dan anemia.  Mua muntah merupakan hal yang fisiologis akan tetapi apabila tidak segera diatasi akan menjadi hal yang patologis. Penangan mual muntah ini dapat dilakukan secara farmakologi dan Non farmakologi. Penangan secara non farmakologi slaah satunya dengan Akupresur. Akupresur berasal dari kata accus dan pressure, yang berarti jarum dan menekan. Akupresur merupakan istilah yang digunakan untuk memberikan rangsangan (stimulasi) titik akupunktur dengan teknik penekanan atau teknik mekanik. Penekanan dilakukan sebagai pengganti penusukan jarum yang dilakukan pada akupunktur dengan tujuan untuk melancarkan aliran energi vital pada seluruh tubuh. Maka diperlukan kegiatan pengabdian ini diharapkan diharapkan dapat mengkomunikasikan tentang akupresur untuk mengurangi mual muntah pada kehamilan. Kegiatan diawali dengan penilaian pre-test kemudian pendidikan kesehatan tentang akupresure lalu demontrasi akupresur pada ibu hamil yang dihadiri oleh 10 ibu hamil. kegiatan selanjutnya adalah evaluasi dengan post-test. Dari kegiatan tersebut didapatkan ada peningkatan pengetahuan ibu hamil Setelah diberikan pendidikan kesehatan dan demontrasi akupresure untuk mengurangi mual muntah pada kehamilan.
Yoga pada Anak di TK Nusantara Wati, Ambar; Viviana, Desi; Sofiyanti, Ida; Isfaizah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this sevice is to increase the learning concentration of preschool aged children by implementing  childrn’s yoga. This service was carried out at TK Nusantara on Saturday 15 Juni 2024 at 08.00-09.00 for 35 students. This activity begins by providing education about children’s yoga and teaching children yoga movements which include ballon breathing, bee breathing, butterfly posture, dragon posture, star posture, aiplane posture. Snake posture, silent relaxation and fruit meditation. Result is the service went smoothly and the children’s enthusiasm was high in doing children’s yoga movements, Children’s yoga can increase learning concentration in preschool children and teachers are expected to dot his yoga in ice breaking sessions during class time to refresh children’s brains. Abstrak Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak usia prasekolah dengan penerapan yoga anak. Pengabdian  ini dilakukan di TK Nusantara pada hari Sabtu tanggal 15 Juni 2024 pukul 08.00-09.00 sebanyak 35 siswa. Kegiatan ini dimulai dengan memberikan edukasi tentang yoga anak dan mengajarkan anak gerakan yoga yang meliputi napas balon, napas lebah, postur kupu-kupu, postur naga, postur bintang, postur pesawat, postur ular, relaksasi diam dan meditasi buah. Pengabdian berjalan dengan lancar dan antusiasme anak tinggi dalam melakukan gerakan yoga anak dan meningkatkan konsentrasi belajar anak melalui yoga anak. yoga anak mampu meningkatkan konsentrasi belajar pada anak usia prasekolah dan diharapkan guru melakukan yoga ini di sesi-sesi ice breaking jam pelajaran untuk merefresh otak anak.
Tehnik Akupresure untuk Mengatasi Disminore pada Remaja Furhatin, A'yun; Ari Andayani; Ika Ratichya Ningsihi
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorrhea is a condition that occurs during menstruation which can cause disruption to activities and requires treatment if the symptoms are severe, and are expressed through pain or tenderness in the pelvic and abdominal areas. Most women in Indonesia who experience dysmenorrhea do not report it or visit a doctor. As many as 90% of Indonesian women have experienced dysmenorrhea. secondary dysmenorrhea. Perform acupressure techniques which consist of 4 techniques. First, do the massage technique for the LI 4 "Hegu" point, then the PC6 "Neiguan" point, the LR3 "Taichong" point and the SP6 "San Yin Jiao" point. Counseling on Acupressure Techniques for Overcoming Menstrual Pain in Adolescents in the PMB Rukhayati Demak Area and the HSP Cepu Clinic which was attended by 20 adolescent respondents who had complaints of pain during menstruation. Implementation of Community Service will be carried out on Tuesday, June 11 2024 starting at 14.00 – 15.00 WIB offline (offline) and online (Online) using a method with an introduction first followed by pre-test distribution, then a presentation of the material and continued with a demonstration of acupressure techniques with 4 stages, next question and answer process then post test distribution and finally closing. Counseling participants understand and understand how to use acupressure techniques to treat menstrual pain in teenagers and good communication can be established between the proposing team and the teenagers doing the counseling. There is an increase in the knowledge and skills of teenagers, which can be seen from the percentage data from 15% (pretest) to 100% (posttest). It is hoped that teenagers can practice acupressure techniques at home independently when experiencing pain during menstruation.   Abstrak Dismenore adalah suatu kondisi yang terjadi saat menstruasi   dimana   bisa   menyebabkan   terganggunya kegiatan serta membutuhkan perawatan apabila gejala yang dirasakan berat, serta ditunjukkan melalui rasa sakit ataupun nyeri pada area panggul serta perut. Kebanyakan perempuan di Indonesia yang mengalami dismenore tidak melaporkan atau berkunjung ke dokter. Sebanyak 90% perempuan Indonesia pernah mengalami dismenore. Melakukan tehnik akupresure yang terdiri dari 4 tehnik. Pertama melakukan tehnik pemijatan titik LI 4 “Hegu”, kemudian titik PC6 “Neiguan”, titik LR3 “Taichong” dan titik SP6 “San Yin Jiao”. Penyuluhan Tehnik Akupresure Untuk Mengatasi Nyeri Menstruasi Pada Remaja di Wilayah PMB Rukhayati Demak dan Klinik HSP Cepu yang diikuti oleh 20 responden remaja yang memiliki keluhan nyeri saat menstruasi. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat dilakukan Hari Selasa, 11 Juni 2024 mulai pukul 14.00 – 15.00 WIB secara luring (offline) dan daring (Online) dengan metode dengan perkenalan terlebih dahulu selanjutnya pembagian pre test, kemudian pemaparan materi dan dilanjutkan demonstrasi tehnik akupresure dengan 4 tahapan, berikutnya proses tanya jawab kemudian pembagian post test dan terakhir penutup. Peserta penyuluhan mengerti dan memahami cara melakukan tehnik akupresure untuk mengatasi nyeri menstruasi pada remaja dan bisa terjalin komunikasi baik anatara tim pengusul dan para remaja yang melakukan penyuluhan. Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan para remaja, yang dilihat dari data presentase baik 15% (pretest) menjadi 100% (post test). Diharapkan para remaja dapat mempraktikkan tehnik akupresure dirumah secara mandiri saat mengalami nyeri pada saat menstruasi
Literatur Review : Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Terjadinya Stunting pada Anak Sri Sulistyani; Annasiyah, Sekarsari; Khasanah, Nur; Setyowati, Reni; Zusnita, Intan; Lisjarwati; Sofiyanti, Ida
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a condition of failure to thrive in children under five caused by chronic malnutrition, recurrent infectious diseases, and inadequate psychosocial stimulation. The problem of stunting in Indonesia is still a problem that receives major attention in the health sector, especially in nutrition. A child under five who is stunted will have an impact on the child's physical growth, motoric and verbal development, hamper the child's intelligence, be vulnerable to both infectious and non-communicable diseases, have lower productivity when the child enters adulthood, and have the potential to be at risk of being overweight and obese. A review of journals is needed with the aim of finding out the factors related to the incidence of stunting in toddlers so that the problem of stunting in Indonesia can be resolved properly. The method used in this research is Systematic Literature Review (SLR) originating from a National journal regarding factors related to stunting in Indonesia using a cross sectional and case control research design. The results obtained in this study show that the direct causal factor that plays the most role in the incidence of stunting is a history of infectious disease. Direct causal factors that have an important role in the incidence of stunting are a history of exclusive breastfeeding, birth weight/LBW, and family socio-economic status. The nutritional status of stunted toddlers is an accumulation of previous eating habits, so that feeding patterns on certain days cannot directly affect their nutritional status. The key to success in fulfilling children's nutrition lies in the mother. Good eating habits are very dependent on the mother's knowledge and skills in how to prepare food that meets the nutritional requirements. Factors determining this relationship include ANC services, exclusive breastfeeding, child immunization history and the mother's consumption of Fe tablets during pregnancy on the incidence of stunting in pre-aged children. school.   Abstrak Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, penyakit infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Permasalahan stunting di Indonesia masih menjadi permasalahan yang mendapatkan perhatian utama dalam bidang kesehatan terutama dalam masalah gizi. Seorang anak balita yang mengalami stunting akan berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan motorik dan verbal sang anak, menghambat kecerdasan anak, rentan baik terhadap penyakit menular maupun tidak menular, produktivitas menjadi semakin rendah pada saat anak memasuki usia dewasa, dan berpeluang berisiko overweight dan obesitas. Review pada jurnal diperlukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita sehingga permasalahan stunting di Indonesia dapat terselesaikan dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Systematic Literature Review (SLR) berasal dari jurnal Nasional mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan stunting di Indonesia dalam dengan menggunakan rancangan penelitian berupa cross sectional dan case control. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini bahwa faktor penyebab langsung yang paling berperan terhadap kejadian stunting adalah riwayat penyakit infeksi. Faktor penyebab langsung yang memiliki peran penting dalam kejadian stunting yaitu riwayat ASI eksklusif, berat badan lahir/BBLR, dan status sosial ekonomi keluarga. status gizi balita stunting merupakan akumulasi dari kebiasaan makan terdahulu, sehingga pola pemberian makan pada hari tertentu tidak dapat langsung mempengaruhi status gizinya. Kunci keberhasilan dalam pemenuhan gizi anak terletak pada ibu. Kebiasaan makan yang baik sangat tergantung kepada pengetahuan dan ketrampilan ibu akan cara menyusun makanan yang memenuhi syarat zat gizi faktor penentu hubungan tersebut antara lain pelayanan ANC, ASI eksklusif, riwayat imunisasi anak dan konsumsi pemberian tablet Fe ibu selama kehamilan terhadap kejadian stunting pada anak usia pra sekolah.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) Ny. W Umur 30 Tahun G2P1A0 di UPTD Puskesmas Ainiba Kabupaten Belu Goncalves, Elvira Amaral; Eti Salafas
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of Care is a continuous service starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn and family planning carried out by midwives, which aims to assess as early as possible the complications found so that they can improve the welfare of mothers and babies in a sustainable manner. Midwives have an important role as executors, such as midwives providing midwifery care for pregnancies to family planning acceptors, midwives as managers, such as managing community health activities, especially regarding mothers and children, midwives as educators, such as midwives providing health education and counseling to clients, training and guiding cadres. In this care, the author uses descriptive research methods, data collection techniques, namely through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and literature studies. The subjects in this case study are purposive, which means that subject selection is carried out based on certain goals to be achieved. This research begins November 2023- May 2024. The results of the care provided to Mrs W, 30 years old G2P1A0, starting from pregnancy, childbirth, postpartum and newborns, went smoothly and the mother and baby were in a normal condition. Based on the results of continuity of care midwifery care which has been carried out by Mrs W, it is hoped that the client can apply the counseling that has been provided during midwifery care so that the condition of the mother and baby remains good and can prevent complications and even death.   Abstrak Asuhan Continuity Of Care adalah pelayanan yang berkesinambungan mulai dari hamil, persalinan, nifas, bayi baru lahir serta keluarga berencana yang dilakukan oleh bidan, yang bertujuan untuk mengkaji sedini mungkin penyulit yang ditemukan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi secara berkelanjutan.Bidan mempunyai peran penting sebagai pelaksana seperti, bidan melakukan asuhan kebidanan kehamilan hingga akseptor KB, bidan sebagai pengelola seperti, mengelola kegiatan-kegiatan kesehatan masyarakat terutama tentang ibu dan anak, bidan sebagai pendidik seperti, bidan memberikan pendidikan dan penyuluhan kesehatan pda klien, melatih dan membimbing kader.Dalam asuhan ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif teknik pengumpulan data yaitu melalui  wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi pustaka.Subjek pada studi kasus ini yaitu secara purposive yang artinya pengambilan subjek dilakukan berdasarkan adanya tujuan tertentu yang ingin di capai.Penelitian ini dimulai november 2023- mei 2024.Hasil asuhan yang diberikan pada Ny W umur 30 tahun G2P1A0 mulai dari hamil, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir berjalan dengan lancar serta ibu dan bayi dalam keadaan normal.Berdasarkan hasil asuhan kebidanan continuity of care yang telah dilakukan pad Ny W diharapkan klien dapat menerapkan konseling yang telah diberikan selama dilakukan asuhan kebidanan sehingga kondisi ibu dan bayi tetap baik dan dapat mencegah terjadinya komplikasi hingga kematian.