Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

STRATEGI BAURAN PEMASARAN USAHA TANI KOPI ROBUSTA MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (Studi di Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis) Mochamad Arief Rizki Mauladi; Ane Novianty; Anisa Puspitasari
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 8, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v8i2.7399

Abstract

Ciamis Regency is one of the coffee-producing areas in West Java that has good potency for the development of local coffee. Suitable land conditions and the development of coffee shops in the downstream sector provide hope for farmers to produce coffee that is acceptable to a growing market. However, so far coffee marketing has only been done conventionally through intermediary traders which have been carried out for generations without the right marketing strategy following the conditions faced by farmers. This study aims to determine the 4P marketing mix strategy according to the conditions faced by farmers. The results of the study show that in the product marketing mix, the development of human resource capabilities is prioritized because good human resources can facilitate farming businesses to produce quality coffee beans. Then in the price marketing mix, coffee quality is prioritized because it is the most determining factor in the selling price of coffee. Then in the place marketing mix, distance from consumers is a priority factor because it can make coffee distribution more efficient. Meanwhile, in the promotion marketing mix, the coffee promotion event factor is prioritized because it can encourage local coffee to be better known by the public.
Review of: “Handbook HiBBer (Hijau, Bersih dan Berkelanjutan)”, first edition, by Tatang Parjaman et al., Universitas Galuh, 2022 Mauladi, Mochamad Arief Rizki; Rachmah, Malinda Aptika
Interdisciplinary International Journal of Conservation and Culture Vol 1 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Badan Kemitraan Inovasi dan Kewirausahaan Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The book was created by the university's conservation and culture team to serve as a guideline for the University of Galuh (UniGal) academic community in implementing a green campus. The book consists of 3 chapters: an introduction, an explanation of the work program, and strategic steps for the conservation and culture university.
STRATEGI PEMASARAN SALE PISANG BASAH (STUDI KASUS PADA AGROINDUSTRI SALE PISANG BASAH “MITRA SALE” DI DESA KARANGPAWITAN KECAMATAN PADAHERANG KABUPATEN PANGANDARAN) Illahiyah Adhadiany, Afni; Kurniawati, Tiktiek; Arief Rizki Mauladi, Mochamad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.16264

Abstract

Sale pisang merupakan produk makanan ringan yang terbuat dari buah pisang yang diawetkan dengan cara pengeringan. Di Desa Karangpawitan terdapat suatu agroindustri sale pisang jenis sale pisang basah yaitu “Mitra  Sale”. Namun, kurangnya promosi dan kurangnya jaringan pemasaran menjadi kendala agroindustri tersebut. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui faktor internal, eksternal, serta mencari alternatif strategi pemasaran sale pisang basah. Jenis penlitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif, analisis pada penelitian ini menggunakan analisis SWOT, menggunkan data primer dan sekunder, dengan metode penarikan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan faktor kekuatan yaitu harga dipasar bersaing, produk berkualitas, mempunyai cita rasa khas (smoky), serta lokasi Mitra Sale yang strategis. Sedangkan kelemahannya yaitu minimnya kegiatan promosi, tidak memiliki sistem manajemen perusahaan, wilayah distribusi masih terbatas, serta tidak adanya riset dan pengembangan perusahaan. Sedangkan faktor eksternal berupa peluang pada penelitian ini yaitu banyaknya agen distributor, mempunyai konsumen tetap, serta potensi pasar yang masih luas serta bekerjasama dengan jasa kurir dan jasa angkut cargo. Sedangkan untuk ancamannya yaitu perubahan cuaca yang tidak stabil, banyaknya makanan modern dan unik serta produk yang mudah ditiru. Alternatif strategi pemasaran yang dapat dilakukan oleh agroindustri Mitra Sale dalam memasarkan Sale Pisang Basah yaitu mempertahankan harga yang terjangkau agar para konsumen dapat menikmati kualitas produk,memperluas jaringan pemasaran, memberikan sampel produk gratis atau tester, serta memanfaatkan lokasi yang strategis. Disarankan untuk agroindustri Mitra Sale mempertahankan harga yang terjangkau, memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi modern serta memberikan sampel produk gratis di lokasi strategis.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI GULA SEMUT DI DESA MANDALASARI KECAMATAN PUSPAHIANG KABUPATEN TASIKMALAYA Ramadani, Andika -; Nurahman, Ivan Sayid; Mauladi, Mochamad Arief Rizki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16759

Abstract

Indonesia adalah salah satu produsen gula semut yang memiliki kaitan kuat dengan aspek sosial, ekonomi serta budaya masyarakat pedesaan di Indonesia, menawarkan peluang pasar yang semakin luas seiring dengan meningkatnya permintaan dari waktu ke waktu. Penelitian ini mempunyai tujuan guna mengidentifikasi faktor-faktor internal serta eksternal guna memperoleh strategi alternatif dalam pengembangan agroindustri gula semut di Desa Mandalasari Kecamatan Puspahiang Kabupaten Tasikmalaya. Adapun permasalahan yang ditemukan terkait dengan pemasaran dan penjualan gula semut adalah cakupan pasarnya yang masih terbatas serta rantai distribusi yang masih pendek. Jenis penelitian ini memanfaatkan metode studi kasus. Variabel yang diamati dan berhubungan dengan penelitian adalah strategi pengembangan, analisis SWOT, Data yang digunakan untuk penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder Teknik penarikan responden dilaksanakan dengan purvosive sampling rancangan analisis data menggunakan analisis SWOT dan Matriks SWOT. Hasil analisis dan identifikasi lingkungan internal diperoleh kekuatan dan kelemahan. Kekuatan agroindustri terletak pada ketersediaan bahan baku serta daya tahan produk. Sebaliknya, kelemahan terletak pada keterbatasan alat dalam proses produksi. Faktor External pada penelitian agroindustri gula semut yaitu harga gula semut aren yang menguntungkan. Ancamannya yang dihadapi meliputi produk sejenis yang bersaing dan peningkatan biaya produksi. Alternatif strategi dalam pengembangan agroindustri gula semut mencakup optimalisasi penggunaan teknologi, peningkatan promosi dan menjaga kualitas produksi.
STRATEGI PENGEMBANGAN KERUPUK LEPIT PD GENERASI DI DESA PETIRHILIR KECAMATAN BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS Ibad, Parhanil -; Andrie, Benidzar M; Mauladi, Mochamad Arief Rizki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16909

Abstract

Penelitian ini bermaksud dalam mengevaluasi secara menyeluruh berbagai keuntungan, keterbatasan, peluang, dan tantangan yang dihadapi Kerupuk lepit PD Generasi dalam lingkungan operasional dan pasar mereka serta untuk merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha kerupuk lepit PD Generasi. Penelitian ini mengadopsi metodologi kualitatif yang dilengkapi dengan kerangka studi kasus untuk mendapatkan wawasan yang mendalam. Pengumpulan data melibatkan pengamatan proses produksi dan melakukan wawancara dengan individu-individu kunci yang bertanggung jawab untuk membuat Kerupuk lepit di PD Generasi. Informasi sekunder diperoleh dari lembaga-lembaga terkemuka dan publikasi-publikasi relevan yang sejalan dengan tujuan penelitian. Teknik purposive sampling diimplementasikan dalam memastikan pengumpulan data menargetkan tujuan-tujuan penelitian tertentu secara efektif. Analisis tersebut mengungkapkan  faktor-faktor intrinsik dan ekstrinsik secara signifikan memengaruhi kemampuan PD Generasi untuk memproduksi Kerupuk lepit secara efisien. Keuntungan-keuntungan yang menonjol meliputi ketahanan produk, rasa yang khas, tidak adanya bahan pengawet buatan, dan keterjangkauan, sehingga sangat menarik bagi pelanggan. Di sisi lain, tantangan-tantangan meliputi terbatasnya variasi produk, barang-barang yang belum selesai dibuat, kemasan yang tidak memenuhi standar, strategi pemasaran yang belum berkembang, dan kendala-kendala finansial. Sementara itu, prospek pertumbuhannya meliputi permintaan pasar yang terus meningkat, pelanggan yang loyal, ketersediaan tenaga kerja yang memadai, dan potensi yang belum tergarap di pasar yang lebih luas.  Namun, bisnis Kerupuk Lepit menghadapi ancaman eksternal seperti meningkatnya persaingan dalam industri terkait, meningkatnya biaya bahan baku, dan isu lingkungan, termasuk ketidakpastian iklim. Untuk mempertahankan daya saing, operasi PD Generasi di Desa Petirhilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, memerlukan penyesuaian strategis untuk mengatasi kelemahan dan memaksimalkan peluang pertumbuhan.
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK ABON IKAN LELE (STUDI KASUS PADA KONSUMEN ABON IKAN LELE CAP RAJAWALI) Nur Ilham, Muhammad Iqbal; Nurahman, Ivan Sayid; Mauladi, Mochamad Arief Rizki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16756

Abstract

Kabupaten Ciamis dikenal sebagai salah satu wilayah dengan budidaya ikan lele yang signifikan, dan dalam beberapa tahun terakhir, produksi ikan lele di daerah ini telah mengalami peningkatan yang cukup pesat. Pengolahan abon ikan lele memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, serta memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian Ciamis. Berbagai atribut mempengaruhi keputusan konsumen dalam memilih abon ikan lele, termasuk harga, rasa, tekstur, dan kemasan. Konsumen cenderung mempertimbangkan atribut-atribut ini berdasarkan preferensi dan kebutuhan mereka. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami preferensi konsumen guna mengetahui apa yang mereka butuhkan dan inginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi: 1. Karakteristik konsumen abon ikan lele, 2. Preferensi konsumen terhadap atribut abon ikan lele, dan 3. Urutan atribut yang paling memengaruhi keputusan konsumen dalam memilih produk abon ikan lele. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan melibatkan 37 responden sebagai sampel. Analisis data yang digunakan mencakup uji validitas dan reliabilitas, analisis deskriptif, serta analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen abon ikan lele Cap Rajawali didominasi oleh perempuan berusia 31-40 tahun, dengan mayoritas memiliki pendidikan sarjana (S1). Sebagian besar konsumen tersebut memiliki pekerjaan di luar kategori yang telah disebutkan, dengan pendapatan bulanan antara Rp 2.000.000 hingga Rp 3.000.000. Atribut yang menjadi preferensi utama konsumen adalah rasa, diikuti oleh urutan atribut lainnya, yaitu harga, tekstur, dan kemasan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar Abon Ikan Lele Cap Rajawali memberikan perhatian khusus pada atribut rasa, yang merupakan faktor utama dalam keputusan pembelian konsumen. Namun, penting juga untuk tetap mempertahankan kualitas atribut lainnya yang telah sesuai dengan harapan konsumen.
Coffee Supply Chain Management: A Case Study In Ciamis, West Java, Indonesia Mauladi, Mochamad Arief Rizki; Jangkung Handoyo Mulyo; Dwidjono Hadi Darwanto
HABITAT Vol. 33 No. 3 (2022): December
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.habitat.2022.033.3.20

Abstract

Ciamis Regency is a potentially developed coffee-producing area in West Java with Arabica and Robusta coffee types. However, in the current marketing process, it is still faced with various obstacles that make the supply chain flow non-optimal. Therefore, in optimizing the Ciamis coffee supply chain management, it is necessary to conduct further research related to supply chain flow, performance, and farmer’s share. This study aims to determine the flow, performance, and farmer’s share of the coffee supply chain in Ciamis Regency. This research uses the descriptive, SCOR, and farmer’s share methods. The results showed that the supply chain flow consisted of material flow in the form of green beans that flowed from upstream to downstream, the flow of information in the form of information (quantity, price, and quality of green beans) that flowed from upstream to downstream and from downstream to upstream, and financial flows in the form of cash payment transactions that flow from downstream to upstream. The performance of coffee supply chain management in Ciamis Regency has an average category with a value of 56.91. The most significant farmer's share value is found in the distribution channel from farmers to inter-regency traders, ending with outside-regency traders.
Developing The Coffee Production In Ciamis, Indonesia Mauladi, Mochamad Arief Rizki; Mulyo, Jangkung Handoyo; Darwanto, Dwidjono Hadi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.02.46

Abstract

Ciamis Regency is a coffee-producing area in West Java. Most of the coffee beans in Ciamis Regency are distributed outside the regency and are not utilized by local Coffee SMEs which are already widely spread in Ciamis Regency. This is because the quality of the coffee produced has not been able to meet the expectations of the coffee market. In addition, there is no appropriate coffee development strategy according to the conditions faced in Ciamis Regency. This study aims to formulate the appropriate development strategy according to the conditions faced. This study used a sample of key informants consisting of 30 coffee farmers, the head of the agriculture department and the head of the plantation and horticulture sector, the owner of The History Coffee coffee shop and the owner of The Ki Oyo coffee processing company. SWOT analysis is used to formulate a coffee development strategy using valid and reliable internal and external factors, while the QSPM matrix is used to rank the strategic priorities. The results show that the prioritized sequence of strategies is in the form of strategies that optimize the upstream sector first (production sector) before optimizing the downstream sector (supporting and market sector).
Penyuluhan Pengembangan Usaha pada Kelompok Tani Ternak Farm House Pure Fresh Mauladi, Mochamad Arief Rizki; Puspitasari, Anisa; Kurniawati, Tiktiek
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13239

Abstract

Keberadaan kelompok tani ternak penting bagi peternak kambing perah karena menjadi media bertukar informasi maupun kerja sama dalam penyediaan sarana produksi, proses produksi susu, maupun pemasaran hasil produksi. Namun, strategi pengembangan untuk menentukan arah usaha diperlukan langkah-langkah dalam mencapai tujuan bisnis. Oleh karena itu, dilakukan pengabdian dengan tujuan untuk memberikan penyuluhan pengembangan usaha pada kelompok tani ternak. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan metode penyuluhan dengan pendekatan sekolah lapangan yang diawali dengan proses observasi dan wawancara. Penyuluhan dilaksanakan pada kelompok tani ternak farm house pure fresh dengan jumlah anggota 6 orang dengan lokus pengabdian di Desa Rancawiru, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis. Materi penyuluhan berupa faktor internal dan eksternal yang terdapat pada kelompok tani. Hasil penyuluhan diperoleh alternatif serta urutan strategi yang diprioritaskan dalam pengembangan usaha kambing perah.
Keberlanjutan Usahatani Sacha Inchi (Plukenetia Volubilis L.): Suatu temuan dari Provinsi Jawa Barat Yusuf, Muhamad Nurdin; Dadi, Dadi; Rachmawati, Jeti; Andrie, Benidzar M.; Aziz, Saepul; Mauladi, Mochamad Arief Rizki
Jurnal Agristan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i2.16447

Abstract

Sacha inchi merupakan tanaman pangan fungsional dengan segudang manfaat sehingga mendorong banyak petani untuk mengusahakannya secara intensif padahal tumbuhan ini baru ditemukan dan belum diteliti secara mendalam sehingga informasinya masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan usahatani sacha inchi di Provinsi Jawa Barat yang terdiri atas keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap petani sacha inchi di Provinsi Jawa Barat yaitu di Kabupaten Ciamis dan Bandung. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja dengan pertimbangan merupakan petani binaan Universitas Galuh yang sedang konsen mengembangkan sacha inchi. Sebanyak 78 petani sacha inchi di Jawa Barat seluruhnya dijadikan sampel yang tersebar di Kabupaten Ciamis 66 petani dan Kabupaten Bandung 12 petani. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh secara langsung melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner yang kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan indeks keberlanjutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberlanjutan usahatani sacha inchi di Jawa Barat baik secara ekonomi, sosial dan lingkunggan cukup berkelanjutan.