cover
Contact Name
Ria Inriyana
Contact Email
binasehatmasyarakat@gmail.com
Phone
+6285722061261
Journal Mail Official
binasehatmasyarakat@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dr. Setiabudhi No 229 Bandung 40154
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bina Sehat Masyarakat
ISSN : 27765776     EISSN : 27765768     DOI : https://doi.org/10.17509/bsn.v1i1.33740
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Masyarakat “Bina Sehat Masyarakat” adalah jurnal yang berisi hasil pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang keperawatan. Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dipublikasikan berupa implementasi hasil penelitian, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, dan pengembangan.
Articles 12 Documents
Penyuluhan Kesehatan Tentang Penyakit Reumatik di Salah Satu Desa di Kecamatan Ujung Jaya Diding Kelana Setiadi; Iis Aisyah
Bina Sehat Masyarakat Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Bina Sehat Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bsn.v1i1.33740

Abstract

Reumatik adalah penyakit yang menyerang sendi dan struktur atau jaringan penunjang sekitar sendi. Penyakit rematik yang sering ditemukan adalah osteoarthritis akibat degenerasi atau proses penuaan, artritis rematoid penyakit autoimun dan gout karena asam urat tinggi (Junaidi, 2010). Pada lansia penyakit ini sering terjadi sehingga terkadang menyebabkan gangguan kualitas hidup pada lansi. Penyakit Reumatik dapat dicegah dan juga diberikan penanganan kesehatan. Dengan penyuluhan ini diharapkan pengetahuan lansia dan keluarganya dapat meningkat mengenai reumatik ini.metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah kaji tindak (action Research). Hasil dari penyuluhan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan lansia mengenai ap aitu reumatik, pencegahannya dan penanganannya.
Pendidikan Kesehatan pada Guru Tentang Pertolongan Pertama dalam Penanganan Cedera pada Anak Usia Pra-Sekolah Depi Lukita; Putri Puspitasari; Wahyuni Puspa Asrie
Bina Sehat Masyarakat Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Bina Sehat Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bsn.v1i1.33741

Abstract

Pertolongan pertama pada cedera yang dialami oleh anak usia sekolah penting dilakukan untuk mencegah resiko bahaya akibat cedera.Pemberian pengetahuan pada guru Taman Kanak-kanak bertujuan untuk membantu dalam pencegahan dari resiko bahaya cedera. Metode yang digunakan dalan pengabdian pada masyarakat ini adalah penyuluhan langsung secara tatap muka dengan menerapkan protocol kesehatan dan penyuluhan tidak langsung menggunakan leaflet yang dibagikan kepada guru. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat menujukan setelah diberikan penyuluhan mengenai pertolongan pertama pada cedera yang mungkin di alami oleh siswa pengetahuan guru mengalami peningkatan. Hal ini ditandai dengan ketika diberikan kasus, guru mampu menjelaskan Tindakan apa yang akan dilakukan.
Pembinaan Kader dalam Upaya Peningkatan Kesiapan Kader Menghadapi Bencana Banjir pada Salah Satu Kelurahan di Kecamatan Baleendah. Putri Puspitasari; Depi Lukita; Rismayanti Rismayanti
Bina Sehat Masyarakat Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Bina Sehat Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bsn.v1i1.33742

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana yang paling signifikan di dunia. Dampak banjir terasa saat banjir dan juga setelah banjir terjadi. Dibidang kesehatan dampak setelah banjir adalah timbunya penyakit seperti muntaber, kolera, demam berdarah dan disentri.Pengetahuan akan kesiapsiagaan diberikan untuk membantu masyarakat agar lebih siap dalam menghadapi banjir dan dampak setelah banjir. Metode yang digunakan dalan pengabdian pada masyarakat ini adalah penyuluhan secara tatap maya atau online dan juga menggunakan group whatsapp. Leaflet dibagikan sebagai informasi tambahan yang dapat dibaca oleh peserta. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat menujukan setelah diberikan penyuluhan kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir pengetahuan 30 peserta yang mengikuti pelatihan mengalami peninkatan dengan rata-rata nilai 81,6. Hal ini menujukan bahwa penyuluhan kesiapsiagaan bencana banjir berhasil.
Pembinaan Kader Kesehatan dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Lansia di Era Pandemi Covid Oktarian Pratama
Bina Sehat Masyarakat Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Bina Sehat Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bsn.v1i1.33743

Abstract

Covid-19 akan mengalami demam tinggi, batuk, flu, sesak nafas serta nyeri tenggorokan hingga kematian. Lansia merupakan populasi yang rentan mengalami infeksi Covid-19. Hal ini dikarenakan lansia mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh akibat penuaan, oleh karena itu lansia dan keluarga harus melakukan pencegahan agar tidak tertular Covid-19. Metode yang dilaksanakan adalah ceramahumum dan diskusi antara pemberi materi dengan pasien dan keluarganya. Media yang digunakan berupa media elektronik yaitu slide, film strip dan juga menggunakan group whatsapp. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat bertujuan agar lansia dan keluarga lebih siap dalam menghadapi Covid-19 dan dapat menerapkan protocol kesehatan. Peningkatan pengetahuan lansia dan keluarga pada penyuluhan ini mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata setelah penyuluhan 81. Nilai rata-rata ini menujukan bahwa penyuluhan berhasil.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Penyakit Thalasemia Iis Aisyah; Diding Kelana Setiadi
Bina Sehat Masyarakat Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Bina Sehat Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bsn.v1i1.33744

Abstract

Thalasemia adalah suatu gangguan darah yang diturunkan ditandai oleh defisiensi produk rantai globin pada haemoglobin (Suriadi, 2012). Jawa Barat memiliki jumlah penderita thalassemia terbanyak di Indonesia dengan jumlah 1.751 orang atau 35% dari jumlah penderita thalassemia di Indonesia. Keberhasilan penanganan thalasemia terletak pada keberhasilan mengatasi dampak anemia. Dengan melakukan tranfusi darah secara rutin maka dampak dari thalassemia dapat diperlambat. Penyuluhan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai thalassemia dan juga meningkatkan ketersediaan darah di PMI Kabupaten Sumedang dengan melakukan donor darah.
Pelibatan Siswa SD Sukaratu 1 dalam Meningkatkan Kesadaran Hidup Bersih dengan Sosialisasi Cuci Tangan yang Benar Amimah, Siti Khansa; Yulianto, Naufal; Wulung, Shandra Rama Panji
Bina Sehat Masyarakat Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Bina Sehat Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bsn.v3i2.62613

Abstract

Perilaku hidup sehat menjadi perhatian bagi pemerintah karena Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dijadikan sebagai tolak ukur dalam pencapaian untuk meningkatkan cakupan kesehatan pada program Sustainable Development Goals (SDG’s) tahun 2015-2030. Mencuci tangan yang benar dengan memakai sabun menjadi cara sederhana untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk diare. Namun, dalam pelaksanaannya hal tersebut masih belum membudaya di masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, mahasiswa KKN-Tematik UPI Desa Sukaratu, Sucinaraja, Garut, mengusung program yang mendukung peningkatan kesadaran dan pengaplikasian hidup bersih melalui sosialisasi cuci tangan yang benar kepada siswa SDN Sukaratu 1. Penyuluhan dilakukan dengan pemberian materi mengenai kebiasaan perilaku cuci tangan siswa/siswi dalam mencuci tangan, dampak dari mencuci tangan yang benar dan menjelaskan langkah dalam mencuci tangan yang benar menggunakan lagu 6 Langkah Cuci Tangan yang Benar dengan lagu “Naik Becak” agar informasi yang disampaikan dapat mudah dipahami dan dihafal di usia mereka.
Pengaruh Home Visit Terhadap Pengetahuan Penyakit Tidak Menular Pada Lansia Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular Puspita, Dini Aulia; Berliyanti, Dini; Febriana, Linda; Ashari, Oky; Nariswari, Raina Azhari; Audyta, Rindi; Astuti, Ayu Prameswari Kusuma
Bina Sehat Masyarakat Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Bina Sehat Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bsn.v4i1.73428

Abstract

Tingginya angka kejadian dan kematian akibat PTM memerlukan pengendalian yang tepat. Strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian penyakit tidak menular dapat dilakukan melalui kegiatan kunjungan rumah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah menganalisis pengetahuan masyarakat terkait penyakit tidak menular dan meningkatkan pengetahuan lansia terkait penyakit tidak menular. Kegiatan kunjungan rumah dan penyuluhan kesehatan telah dilaksanakan pada tanggal 27 November 2023 selama 2 minggu di Dusun Pasir Amis RW 04 Desa Margamukti Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang. Sasaran kegiatan dari kunjungan rumah ini adalah lansia yang berusia sekitar 60-70 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data purposive sampling dengan menentukan kriteria populasi yang akan diambil yaitu yang berusia diatas 50 tahun. Populasi diambil di wilayah RW 04 Desa Margamukti dengan jumlah responden sebanyak 36 orang dengan rincian 15 responden laki-laki dan 21 responden perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui apa itu penyakit tidak menular, masih banyak masyarakat yang kurang memperhatikan kesehatannya, namun setelah kami melakukan kunjungan ke rumah, kami menemukan bahwa terjadi perubahan pengetahuan pada masyarakat. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dan usia terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit tidak menular.
Kegiatan Home Visit dan Edukasi Kesehatan Sebagai Upaya Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Sakinah, Hajar Zulva; Chaerina, Laeli; Amelia, Lienji; Andini, Neng Diana Putri; Agista, Ria; Nursyahrani, Rifqa Adistie; Widyadhari, Widyadhari; Inriyana, Ria
Bina Sehat Masyarakat Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Bina Sehat Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bsn.v4i1.73421

Abstract

Menurut World Health Organization dalam tiga dekade terakhir hingga tahun 2022, beban penyakit yang terjadi di dunia telah berubah dari Penyakit Menular menjadi Penyakit Tidak Menular. Setiap tahunnya, Penyakit Tidak Menular menyebabkan terjadinya kematian kepada 41 juta orang atau setara dengan 74% penyebab kematian yang terjadi di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi Penyakit Tidak Menular yang terjadi di RW 02 Desa Margamukti dan memberikan pendidikan kesehatan terhadap masyarakat, sehingga langkah-langkah yang tepat ke depannya dapat dilakukan. Metode penelitian ini dilaksanakan di Desa Margamukti Kecamatan Sumedang Utara khususnya Rw 02 yang meliputi Rt 01 sampai dengan RT 08, jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei dengan cara home visit. Dengan hasil dari proses visitasi terdata jumlah lansia sebanyak 163 orang. 100 orang berhasil dikunjungi dan dilakukan proses asuhan keperawatan, 47 orang diantaranya tidak dikunjungi karena tidak berada di rumah, dan 16 orang lainnya sudah meninggal dunia. Dari kunjungan visitasi mendapatkan jumlah presentase tertinggi 31% lansia memiliki komplikasi penyakit dan sebanyak 27% lansia tidak memiliki riwayat penyakit apapun. Kesimpulannya kegiatan home visit dan edukasi kesehatan ini dapat membantu lansia dalam deteksi dini penyakit tidak menular, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat juga pemeriksaan rutin ke pelayanan kesehatan
PENGARUH EDUKASI BERBASIS HOME VISIT TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI KESEHATAN PADA LANSIA Wulandari, Anisa; Nurfauziah, Esa; Amanullah, Fadhly; Ardila, Novi Hera; Niam, Raffila Syifaun; Salsabila, Rizka; Astuti, Ayu Prameswari Kusuma
Bina Sehat Masyarakat Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Bina Sehat Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bsn.v4i1.73436

Abstract

Desa Margamukti merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Sumedang Utara dengan masalah yang terjadi di desa Margamukti adalah belum adanya data penyakit tidak menular, kurangnya pengetahuan akan masalah kesehatan terutama pada lansia, kurangnya gaya hidup yang sehat, kurangnya kepatuhan dan kontrol pada faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan masalah kesehatan. diperlukannya peningkatan kesadaran dan pengetahuan tentang faktor-faktor risiko yang dapat meningkatkan masalah kesehatan dan cara mengatasinya salah satunya adalah dengan home visit. Tujuannya adalah untuk eningkatkan pengetahuanmasyarakat terhadap kesehatannya khususnya hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan sampel proporsional stratified random sampling dengan populasi masyarakat di Desa Margamukti. Hasil yang didapatkan dari responden mengalami masalahkurangnya pengetahuan terhadap penyakitnya, sehinggadilakukanlah skrining dan pendidikan kesehatan. Kesimpulan didapatkan adanya pengaruh pendidikan kesehatan dan intervensi yang diberikan, dapat disimpulkan bahwa program kunjungan dan edukasi kesehatan memiliki dampak positif pada pengetahuan kesehatan masyarakat di Desa Margamukti.
Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular Pada Masyarakat Nurfalah, Aam Linda; Selvia, Dina; Haq, M. Iqbal Arinal; Wati, Putri Syalistia; Zahra, Siti Fatimah; Nurjanah, Yunisha Husnul; Inriyana, Ria
Bina Sehat Masyarakat Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Bina Sehat Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bsn.v4i1.73427

Abstract

Terdapat tingkat kejadian Penyakit Tidak Menular (PTM) yang cukup tinggi di Desa Margamukti berdasarkan hasil survei, meliputi hipertensi dan diabetes melitus, terutama pada kelompok usia 50 tahun ke atas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Penyakit Tidak Menular (PTM) yang di derita masyarakat RW 03 Desa Margamukti dan  memberikan pendidikan mengenai cara mencegah, mengontrol, dan mengetahui faktor resiko dari penyakit PTM. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan metode home visit atau door to door yang terbagi menjadi 6 kelompok ke setiap RT 01 – RT 06 di RW 03 Desa Margamukti. Hasil penelitian didapatkan bahwa angka hipertensi di masyarakat Desa margamukti paling banyak yakni Hipertensi tingkat I sistolik sebanyak 31.6% dan Diastolik normal sebanyak sebanyak 42.5%. Angka Suhu yang paling banyak yakni di suhu 36.0 - 37.5 sebanyak 86,7%. Angka Respiratory rate  yang paling banyak yakni di angka 16-22 x/m dengan 98,3% dan Angka paling banyak Saturasi Oksigen yakni 95-100 sebanyak 95%. Kesimpulan Masyarakat perlu meningkatkan kualitas kesehatan dengan membangun kesadaran serta peningkatan edukasi dalam mengontrol kesehatan secara teratur agar dapat terhindar dari penyakit khususnya penyakit tidak menular.

Page 1 of 2 | Total Record : 12