cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi
ISSN : -     EISSN : 30267447     DOI : https://doi.org/10.47134/pjp
Jurnal Psikologi is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. Jurnal Psikologi publishes four issues annually in the months of November, February, May and August. The focus and scope of Jurnal Psikologi include articles concerned with Clinical Psychology, Cognitive Psychology, Social Psychology, Educational Psychology, Industrial and Organizational Psychology, Developmental Psychology, Abnormal Psychology, Health Psychology, Sports Psychology dan Experimental Psychology.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2026): May" : 11 Documents clear
Penerapan Musik Sebagai Intervensi Psikologis Untuk Menurunkan Stres Kerja Pada Karyawan Sumber Daya Manusia Dan Hukum Salam, Najwa; Candrasasi, Asti
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i3.5212

Abstract

Tingginya tuntutan kerja yang dihadapi oleh divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Hukum, terutama pada institusi pelayanan publik seperti rumah sakit, telah terbukti memicu stres kerja kronis. Tekanan yang bersumber dari tanggung jawab manajerial, penanganan konflik kepegawaian yang sensitif, dan kepatuhan regulasi hukum yang ketat berdampak serius pada kesejahteraan psikologis, emotional exhaustion, dan kinerja karyawan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi manajemen stres yang praktis, mudah diakses, dan berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan musik sebagai intervensi psikologis non-farmakologis untuk menurunkan tingkat stres kerja pada karyawan di divisi SDM dan Hukum Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pre-test dan post-test pada tujuh partisipan karyawan di divisi tersebut. Stres kerja diukur melalui kuesioner yang mengukur empat dimensi: Job Stress, Role Expectation Conflict, Coworker Support, dan Work-Life Balance. Intervensi dilakukan dengan memutar musik pop instrumental bertempo sedang sebagai background di area kerja selama dua minggu penuh. Hasil analisis statistik Paired Sample T-Test menunjukkan penurunan skor stres kerja yang sangat  signifikan, dari rata-rata 80,86 (pre-test) menjadi 69,57 (post-test), dengan nilai signifikansi p = 0,002 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa musik terbukti efektif dalam memicu respons relaksasi, meningkatkan fokus, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam menyediakan model intervensi low-cost yang valid untuk manajemen stres di lingkungan kerja yang sangat menuntut.
Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Fear Of Missing Out (Fomo) pada Remaja Pengguna Aktif Media Sosial di Kota Makassar Fiqh, Salsabila; Khumas, Asniar; Sufartianingsih , Eka
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i3.5687

Abstract

Penggunaan media sosial yang tinggi di kalangan remaja di Kota Makassar berpotensi memicu munculnya fear of missing out (FoMO), yang dapat berdampak pada kesehatan mental dan kehidupan sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dan tingkat FoMO pada remaja. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 410 responden berusia 15–21 tahun yang berdomisili di Kota Makassar dan teridentifikasi sebagai pengguna aktif media sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring, sedangkan analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho untuk mengukur hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dan FoMO (r = 0.399). Analisis lanjutan mengungkap bahwa dimensi penggunaan media sosial pada waktu senggang, penggunaan di tempat umum, serta motif penggunaan memiliki hubungan signifikan dengan FoMO. Sebaliknya, penggunaan media sosial pada saat stres dan saat kegiatan akademik tidak menunjukkan hubungan signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial, semakin besar kecenderungan remaja mengalami FoMO. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengelola penggunaan media sosial secara bijak, termasuk edukasi literasi digital dan penguatan kesehatan mental, guna meminimalkan dampak negatif terhadap kesejahteraan psikolosgis remaja.
Hubungan Antara Self-Regulation Dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa Bekerja di Universitas Tama Jagakarsa La Ode Shalza Yusharyahya; Mira Rizki; Sri Cahya Kencana
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i3.5613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Self-Regulation dengan Konsentrasi Belajar pada mahasiswa yang bekerja di Universitas Tama Jagakarsa. Mahasiswa yang menjalani peran ganda sebagai pelajar sekaligus pekerja menghadapi tuntutan yang kompleks, baik dari aspek akademik maupun pekerjaan, sehingga kemampuan dalam mengatur diri dan mempertahankan konsentrasi menjadi sangat penting dalam menunjang keberhasilan belajar. Self-regulation dapat dipahami sebagai kemampuan seseorang untuk mengatur proses berpikir, perasaan, serta tindakannya secara terarah dalam rangka mencapai tujuan tertentu, yang secara konseptual diyakini berperan dalam meningkatkan konsentrasi saat belajar. Namun demikian, dalam konteks mahasiswa bekerja, terdapat berbagai faktor eksternal seperti beban kerja, tekanan waktu, kelelahan fisik, serta kondisi lingkungan belajar yang dapat memengaruhi efektivitas regulasi diri dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan korelasional, serta melibatkan sebanyak 150 mahasiswa aktif yang juga bekerja sebagai partisipan. Instrumen penelitian terdiri atas Skala Self-Regulation yang mencakup aspek Impulse Control, Self-Direction, Decision Making, dan Goal Orientation, serta Skala Konsentrasi Belajar. Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menerapkan uji korelasi Spearman guna mengidentifikasi keterkaitan antara variabel-variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Self-Regulation dengan Konsentrasi Belajar (r = -0,112, p = 0,175), dengan nilai koefisien determinasi yang sangat rendah (R² = 0,014). Temuan ini mengindikasikan bahwa Self-Regulation bukan merupakan faktor utama yang memengaruhi konsentrasi belajar pada mahasiswa yang bekerja. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa faktor-faktor eksternal atau kontekstual kemungkinan memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kemampuan regulasi diri. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar penelitian selanjutnya mempertimbangkan variabel lain seperti dukungan sosial, manajemen stres, keseimbangan antara pekerjaan dan studi, serta faktor lingkungan belajar untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Kasus Peningkatan Kerjasama Tim Pada Komunitas L Latar Layanan Komunitas di Kota X Laili, Dyah
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i3.5679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan kualitas kerja tim dalam Komunitas L di Kota X melalui intervensi psikologi komunitas berbasis pembangunan tim. Penelitian ini dimotivasi oleh temuan awal yang menunjukkan beberapa tantangan dalam dinamika kelompok komunitas, termasuk komunikasi yang tidak efektif, koordinasi kegiatan yang terbatas, dan dukungan emosional yang tidak memadai di antara anggota. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan desain pra-uji dan pasca-uji yang mengintegrasikan metode kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi kelompok, wawancara semi-terstruktur dengan anggota komunitas dan fasilitator, dan Kuesioner Kualitas Kerja Tim (TWQ) untuk mengukur dimensi seperti komunikasi, koordinasi, dukungan, kohesi, dan kontribusi anggota. Intervensi diimplementasikan melalui program pembangunan tim terstruktur yang terdiri dari sesi kesadaran tim, latihan komunikasi interpersonal, permainan kolaboratif, dan kegiatan refleksi kelompok. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kualitas kerja tim setelah intervensi, yang tercermin dalam pola komunikasi yang lebih terbuka, koordinasi yang lebih baik di antara anggota, dan dukungan emosional yang lebih kuat dalam kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi pembangunan tim dapat berfungsi sebagai strategi yang efektif untuk memperkuat dinamika kelompok dan meningkatkan hubungan interpersonal dalam lingkungan komunitas pemuda.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Intensitas Bermain Game Roblox pada Remaja Fajarwati, Adinda; Gita Rahmania; Karinna Putri; Nabil Abdurrahman; Tiffany Dwi Ardana; Yofa Putri Adinda
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i3.5701

Abstract

This study examines psychological and social factors influencing adolescents’ gaming behavior on Roblox. A qualitative descriptive approach with thematic analysis was applied. Data were collected from 150 participants aged 13–21 through open-ended questionnaires. The findings reveal that gaming motivation is influenced by entertainment needs, boredom, fear of missing out (FOMO), peer influence, and game features. High gaming intensity (more than 3 hours per day) indicates a tendency toward addictive behavior, particularly when gaming functions as a coping mechanism. Roblox provides positive impacts such as enhanced creativity and social interaction, but also negative consequences including sleep disruption, reduced productivity, and decreased offline engagement. The findings highlight that excessive gaming behavior results from the interaction of emotional, social, and game-design factors.  
Dimensi Psikologis pada Psychopreneur, Sociopreneur dan Technopreneur: Kajian Konseptual Kusumawati, Retno; Kurniawan, Dery; Sari, Novita; Bahar, Ririn; Wardani, Infanti
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i3.5713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual dimensi psikologis dalam psychopreneur, sociopreneur, dan technopreneur guna memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi perilaku kewirausahaan modern. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui penelusuran literatur. Teknik pengumpulan data meliputi penelusuran literatur dari artikel ilmiah, buku akademik, dan dokumen yang relevan. Selanjutnya, data dianalisis melalui tahapan identifikasi tema, reduksi data, kategorisasi konsep, dan penarikan kesimpulan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis seperti motivasi intrinsik, keefektifan diri, inovasi, dan kemampuan untuk menghadapi ketidakpastian menjadi komponen utama yang membentuk orientasi kewirausahaan. Ada perbedaan pada fokus, yaitu pengembangan diri untuk psychopreneur, orientasi sosial untuk sociopreneur, dan pemanfaatan teknologi untuk technopreneur. Selain itu, ditemukan bahwa interaksi antara faktor psikologis, sosial, dan teknologi menciptakan pola perilaku kewirausahaan yang kompleks dan saling terintegrasi. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan multidimensional dalam pengembangan kewirausahaan, baik dalam konteks akademik maupun praktis. Kesimpulannya, penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian kewirausahaan dengan menawarkan kerangka konseptual integratif yang menghubungkan aspek psikologis, sosial, dan teknologi dalam memahami dinamika kewirausahaan kontemporer.
Efektivitas Konseling di Berbagai Bidang: Review Literatur Sistematis Pratama, Alfareza Wildan; Ananda, Erdilla Apriliani; Al Kabir, Tengku Iqbal; Lenity, Regina Viola
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i3.5721

Abstract

This study examines the effectiveness of counseling interventions across educational, clinical, and social contexts through a Systematic Literature Review (SLR). The research aims to identify and classify counseling approaches and service formats, compare the effectiveness of Cognitive Behavioral Therapy (CBT) and Solution Focused Brief Therapy (SFBT), and analyze recent trends and innovations in counseling services. The study followed the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines to ensure a systematic and transparent review process. Literature was collected from Google Scholar, Garuda, DOAJ, and Scopus databases, focusing on articles published between 2021 and 2026. A total of 120 articles were initially identified, and after screening, eligibility assessment, and duplicate removal, 40 articles met the inclusion criteria and were analyzed using thematic synthesis. The findings indicate that counseling interventions are generally effective in improving psychological well-being, academic resilience, emotional regulation, and social functioning. Individual counseling was found to be more effective for trauma, stress, and emotional problems, while group counseling was more beneficial for social interaction, peer support, and self-compassion. CBT demonstrated strong effectiveness in producing long-term behavioral change, whereas SFBT was more suitable for short-term, solution-oriented interventions. In addition, digital and spiritually integrated counseling approaches showed increasing relevance and accessibility in modern counseling practice. Overall, counseling effectiveness depends on the compatibility between intervention approaches, service formats, and client needs. These findings provide guidance for counselors in selecting appropriate interventions and emphasize the need for experimental and comparative studies involving broader populations, diverse cultural contexts, and longitudinal evaluation designs.
Konsep Social Loafing pada Perusahaan Start-up: A Systematic Literature Riview Pandu Pratama, Mochammad Rifa; Janitra, Abil Almas; Sa'adah, Naila Zakiyatus; Argyanto, Aurellia Putri
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i3.5722

Abstract

Kemalasan sosial (social loafing) merupakan tantangan besar bagi produktivitas tim, khususnya di lingkungan perusahaan start-up yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana fenomena ini terjadi dan strategi untuk mengatasinya. Melalui metode tinjauan literatur sistematis terhadap 23 artikel relevan, penelitian ini mengevaluasi tren perilaku karyawan dalam ekosistem kerja saat ini. Hasil kajian menemukan bahwa kemalasan sosial kini bermutasi menjadi bentuk digital seperti cyberloafing (bersantai menggunakan internet untuk hal pribadi saat jam kerja) dan penurunan daya juang akibat ketergantungan pada otomatisasi Kecerdasan Buatan Generatif (GenAI) yang terbukti memperburuk dinamika tim, memicu kelelahan ekstrem (burnout), dan secara drastis meningkatkan angka pengunduran diri karyawan. Sebagai kesimpulan praktis bagi manajemen start-up, strategi penanggulangan masalah ini tidak bisa lagi hanya mengandalkan pengawasan struktural. Manajer perlu menerapkan pendekatan psikologis dengan memperkuat keadilan organisasi dan menciptakan rasa aman emosional guna menumbuhkan rasa tanggung jawab mandiri pada setiap karyawan.
Early Parenting Practices For Toddler Development: A Case Study in Kedokan Bunder District Miastuti; Siti Khumayah; Farida Nurfalah
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i3.5676

Abstract

Parenting styles from an early age play a crucial role in shaping a child’s personality and supporting the growth and development of toddlers. Family communication is an interactive process that takes place within the family environment and serves as a means for the formation and development of values necessary as a foundation for life. This study focuses on communication within parenting styles, which plays a vital role in shaping a child’s personality and supporting the development of toddlers. The objectives of this study are to understand the role of communication in parenting practices, identify various challenges faced, and describe parents’ efforts in supporting toddler development. The research method employed is a descriptive qualitative approach using data collection techniques such as in-depth interviews, direct observation, and document analysis involving five parents and toddlers in Kedokan Bunder Subdistrict, with support from early childhood education (PAUD) teachers as informants. The research analysis utilized the Family Communication Patterns Theory by Koerner and Fitzpatrick. The results of this study indicate that communication initiated by parents from an early age plays a crucial role in supporting the growth and development of toddlers, particularly in the development of their communication, emotional, and social skills. This study emphasizes that a balance between open communication and the establishment of rules is a key factor in supporting the optimal growth and development of toddlers.
Gambaran Kekuasaan dalam Perusahaan Bisnis: Studi Literatur Muhammad Fatih Yuan Akmal; Anindya Najwa Rahman; Tania Ivone Florina
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i3.5720

Abstract

Kekuasaan merupakan fenomena fundamental yang melekat dalam setiap organisasi bisnis modern, namun sintesis sistematis mengenai berbagai bentuk dan dampaknya masih terbatas, terutama dalam konteks budaya Asia. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis gambaran kekuasaan pada perusahaan bisnis berdasarkan 30 artikel yang diterbitkan antara 2015 hingga 2025. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) mengacu pada panduan PRISMA, dengan pencarian dilakukan melalui Google Scholar, Scopus, dan Science Direct menggunakan kata kunci "organizational power", "bases of social power", dan "power dynamics". Melalui analisis tematik dan deskriptif, ditemukan empat tema dominan: (1) jenis dan basis kekuasaan, di mana Social Power Bases Theory French dan Raven (1959) mendominasi 73% literatur; (2) dampak kekuasaan terhadap kinerja organisasional, dengan expert power dan referent power secara konsisten berasosiasi positif dengan kinerja, kreativitas, dan komitmen karyawan, sementara coercive power berdampak negatif terhadap kepuasan kerja; (3) kekuasaan dalam hubungan bisnis antar organisasi, di mana distribusi kekuasaan yang seimbang terbukti mengoptimalkan kinerja jaringan; serta (4) kekuasaan dalam konteks transformasi digital yang menghadirkan basis kekuasaan baru berbasis penguasaan data dan kompetensi teknologi. Konteks budaya lokal dan transformasi digital terbukti menjadi faktor moderator yang signifikan. Kajian ini menyimpulkan bahwa efektivitas kekuasaan bergantung pada jenisnya, konteks budaya, dan era digital, dengan implikasi praktis bagi pemimpin organisasi untuk mengutamakan kekuasaan berbasis keahlian dan kepercayaan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11