cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30309158     DOI : https://doi.org/10.47134/pgsd
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar ISSN 3030-9158 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. This journal publishes four issues annually in the months of November, February, May, and August. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar include the understanding, development theory, the scientific concept and its application to elementary education.
Articles 270 Documents
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) dengan Metode Talking Stick Berbantuan Flashcard untuk Meningkatkan Kesadaran Budaya Siswa Kelas IV SDN Kebondalem Mojosari Materi Keragaman Suku Bangsa dan Budaya Firsty, Adelia Faiza; Rosmiati, Rosmiati
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i4.824

Abstract

Berdasarkan penelitian ini, diasumsikan bahwa salah satu faktor yang berdampak pada kurangnya hasil belajar siswa adalah banyak guru yang kurang atau tidak mau berinovasi dalam menggunakan metode pembelajaran dan pembuatan media pembelajaran, terutama pada mata pelajaran IPS tentang keragaman suku bangsa dan budaya. Penelitian ini mengkaji efek penggunaan metode Talking Stick dengan bantuan flashcard untuk meningkatkan kesadaran budaya siswa terhadap materi keragaman suku bangsa dan budaya di SDN Kebondalem Mojosari di SD Kelas IV. Rancangan dalam model penelitian ini kelompok tidak dipilih secara acak atau berpasangan, dan tidak ada kelompok pembanding. Namun, kelompok tersebut diberikan tes awal dan akhir. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Metode data dianalisis melalui uji normalitas, uji hipotesis, uji sampel berpasangan (paired samples test), dan perhitungan uji normalitas. Nilai untuk jumlah sampel pretest adalah 15, dengan nilai sig 0.41 untuk kelompok pretest dan nilai sig 0.56 untuk kelompok posttest. Jika Jika probabilitas atau bilangan signifikan dalam output bagian Shapiro-Wilk kurang dari 0,05, distribusi data adalah normal. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa temuan uji normalitas data penelitian menunjukkan nilai yang signifikan lebih tinggi dari nilai-p 0,05, juga disingkat sig. Akibatnya, hasil pra dan sesudah tes normal, sehingga data dapat dilanjutkan untuk uji-t. Sedangkan untuk uji hipotesis menyatakan H0 ditolak dan Ha diterima, menurut data pada tabel, karena nilai kelompok eksperimen 0.000 < 0.05. penggunaan metode talking stick yang berbantuan flashcard lebih efektif digunakan untuk mengajarkan keragaman suku dan budaya.
Profil Kemampuan Numerasi Siswa di UPTD SDI Waruwaja Wewe, Melkior; Longa, Viviana Meo; Dhoka, Fransiska Angelina; Tuku, Maria Oktaviana
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i4.826

Abstract

Kemampuan numerasi merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seseorang guna menunjang kesuksesan dalam kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang profil kemampuan numerasi siswa sekolah dasar di SDI Waruwaja. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, kemampuan numerasi siswa masih dalam kategori rendah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti buku paket yang selama ini hanya disediakan saat berada di sekolah, media pembelajaran yang kurang menarik sehingga pembelajaran menjadi membosankan, dan belum terbiasanya siswa diberikan soal cerita sehingga kemampuan numerasi siswa dalam memecahkan soal cerita masih banyak kesalahan, begitupun tindak lanjut terhadap kompetensi guru dalam mengajar matematika supaya tidak adanya miskonsepsi pada pembelajaran.
Analisis Kebutuhan Siswa serta Kesiapan Belajar Siswa Melalui Pendekatan Berdiferensiasi dalam Pembelajaran pada Siswa Dhera, Maria Magdalena; Ti'a, Edeltrudis; Lawe, Yosefina Uge; Sego, M. Ignasia S.
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i4.827

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan dan kebutuhan belajar siswa. Temuan dari penelitian ini akan digunakan untuk mengidentifikasi elemen spesifik dari pendekatan pembelajaran yang dibedakan untuk diintegrasikan ke dalam kurikulum. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini, yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian difokuskan pada siswa SDK Mataia sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan siswa tergolong tinggi dengan pencapaian rata-rata sebesar 81%, sedangkan kesiapan belajar berada pada tingkat baik dengan pencapaian rata-rata sebesar 80%. Menganalisis kebutuhan dan kesiapan siswa untuk belajar sangat penting bagi guru ketika memilih materi dan pendekatan pembelajaran yang sesuai. Memanfaatkan pendekatan yang berbeda merupakan cara yang paling tepat untuk memenuhi kebutuhan dan kesiapan belajar siswa. Penggunaan pendekatan yang berbeda dapat secara efektif memenuhi kebutuhan dan kesiapan belajar siswa, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
Pembelajaran IPAS Berbasis Etnosains untuk Pemahaman Konsep Sains Bagi Siswa Kelas IV UPTD SDI Waruwaja Dhoka, Fransiska Angelina; Longa, Viviana Meo; Mude, Alfridus; Lawe, Yosefina Uge
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i4.835

Abstract

Kurangnya pemahaman konsep IPA siswa pada mata pelajaran IPA di SDI Waruwaja menjadi fokus penelitian ini. Penelitian dilakukan di kelas IV SDI Waruwaja dengan melibatkan 16 siswa. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan pembelajaran IPA berbasis etnosains untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa kelas IV SDI Waruwaja. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Metode penilaiannya menggunakan tes yang menilai pencapaian pemahaman siswa terhadap sains yang berpusat pada etnosains dan pendidikan sains. Temuan dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep ilmiah di mata pelajaran IPA SDI Waruwaja dan topik-topik yang berkaitan dengan IPA. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar yang nyata dari siklus I ke siklus II. Nilai rata-rata pada siklus I adalah 47, namun meningkat menjadi 85 pada siklus II. Pada siklus I tingkat pemahaman materi sebesar 47% meningkat menjadi 85% pada siklus II. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis etnosains dapat meningkatkan pemahaman konsep sains siswa kelas IV UPTD SDI Waruwaja.
Profil Kemampuan Numerasi pada Siswa Kelas IV di SDN Watuwula Wewe, Melkior; Owa, Yosefa Kafasin; Una, Yosefania
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i4.839

Abstract

Profil siswa memberikan ringkasan kemampuan numerik dasar mereka, yang mencakup kapasitas mereka untuk mengidentifikasi simbol angka dan melakukan operasi matematika dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan kemampuan berhitung siswa kelas IV SDN Watuwula. Pendekatan kualitatif digunakan untuk penelitian ini, menggunakan metode studi kasus. Peserta dalam penelitian ini termasuk 5 siswa kelas empat dan guru wali kelas mereka. Studi ini menggunakan tes dan wawancara sebagai sarana pengumpulan data. Temuan menunjukkan bahwa ada 2 siswa di level 3 dan 3 siswa di level 4. Pada topik kemampuan perhitungan dasar, rata-rata siswa dapat melakukan penjumlahan dan pengurangan. Mengenai perkalian, 3 siswa telah menunjukkan kemahiran dalam memecahkan masalah perkalian. Pertanyaan tentang pembagian telah membingungkan semua siswa meskipun mereka mampu menangani operasi perhitungan dasar lainnya. Guru berusaha untuk memotivasi, memanfaatkan beragam pendekatan pengajaran, menilai kemajuan siswa, dan memasukkan materi pendidikan dalam pembelajran berhitung.
Pemanfaatan Lingkungan Alam Sekitar dalam Pelaksanaan Pembelajaran IPAS Berbasis Etnosains di SDK Olabolo Yovita Maria Pawe; Yovita Awu; Yosefina Uge Lawe; Ernesta Menge
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i4.845

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai bagaimana Lingkungan Hidup digunakan dalam pengajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi berdasarkan Etnosains di SDK Olabolo. Fokus penelitian adalah pada pendidikan ilmu sosial di SDK Olabolo, dan pesertanya adalah guru dari kelas I hingga VI. Penelitian ini bersifat kualitatif dan deskriptif, dan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Peneliti yang melakukan penelitian lapangan menemukan bahwa di SDK Olabolo, pembelajaran IPAS hanya terjadi di kelas. Ini melibatkan penyediaan materi, tugas, ceramah, dan cerita tanpa praktikum atau proyek apa pun untuk meningkatkan keterampilan psikomotorik siswa. Akibatnya, pembelajaran berbasis kelas membuat siswa merasa tidak tertarik dan tidak terlibat. Tingkat keterampilan psikomotorik dan aktivitas belajar siswa di kelas dapat menurun sebagai akibatnya. Peneliti merekomendasikan agar guru meningkatkan sistem pembelajaran di kelas sehubungan dengan masalah ini. Salah satu cara untuk mencapai hal tersebut adalah dengan memanfaatkan lingkungan alam di sekitar sekolah sebagai sumber belajar. Berdasarkan lingkungan alam lingkungan Olabolo SDK, jelas bahwa ada hutan yang tersedia untuk digunakan sebagai sumber daya pendidikan bagi siswa, halaman sekolah, taman sekolah, dan taman bunga, yang dapat meningkatkan proses pembelajaran. Berdasarkan temuan peneliti, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan lingkungan alam di sekitar SDK Olabolo sangat efektif dalam menerapkan pembelajaran IPAS.
Peran Guru Kelas Dalam Melaksanakan Pembelajaran Sesuai Kebutuhan Siswa Pada Kelas IV Implementasi Kampus Mengajar Angkatan 7 Di SDK Gero Hendriana Audogsia Mawa; Yosefina Uge Lawe; Gensiana Mawa
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i4.846

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam memfasilitasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa kelas IV di Kampus Mengajar 7 Angkatan SDK Gero. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.. Penelitian ini melibatkan 25 siswa kelas IV dan guru mereka di SDK Gero. Kebutuhan siswa kelas IV di SDK Gero sangat bervariasi. Profil pembelajaran siswa, khususnya gaya belajar siswa kelas IV di SDK Gero, menunjukkan variasi yang luas. Secara khusus, 8% siswa menunjukkan gaya belajar pendengaran, 4% menunjukkan gaya belajar visual, dan 68% memiliki gaya belajar audio-visual. Mata pelajaran PJOK menarik banyak minat siswa, sementara mata pelajaran lain berjuang untuk menarik perhatian siswa karena metode pengajaran, strategi, dan sumber daya yang tidak efektif. Ada tingkat kesiapan yang rendah untuk belajar, termasuk kondisi fisik dan mental, motivasi, dan pengetahuan awal, yang menunjukkan perlunya guru untuk mengidentifikasi pendekatan yang tepat untuk belajar di kelas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sangat penting bagi guru kelas untuk memahami kebutuhan siswa untuk meningkatkan metode pengajaran dan meningkatkan prestasi pendidikan.
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Interaktif “Nearpod” Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Kelas IV. Oktaviana Ashari, Wulan; Irianto, Apri
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i4.869

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh model pembelajaran serta penggunaan media pembelajaran yang bersifat konvensional, sehingga berdampak pada kesulitan siswa dalam memahami isi materi. Peranan model pembelajaran serta media pembelajaran yang kreatif dan inovatif sangat diperlukan dalam kegiatan pembelajaran agar terciptanya pembelajaran yang aktif dan memperlibatkan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan digunakan model pembelajaran dan media yang menarik, yaitu model Contextual Teaching and Learning berbantuan media interaktif Nearpod, dapat membantu siswa dalam menyerap materi pembelajaran dengan baik dan mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning berbantuan media interaktif Nearpod terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila kelas IV. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan Quasy Eksperimental. Sampel penelitian ini, yaitu siswa kelas IV-A dan kelas IV-B yang berjumlah 57 siswa, menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes. Menggunakan metode analisis statistic dengan rumusan yang digunakan adalah uji-t. Digunakan pre-test dan post-test Non-equivalent Control Group Design, maka dengan uji-t menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 26. Berdasarkan hasil uji hipotesis wilcoxon menggunakan aplikasi SPSS versi 26 menunjukkan bahwa H0 pada taraf signifikasi 5%  (0,05), maka diperoleh hasil Asymp.Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa "H0 ditolak dan Ha diterima". artinya “Terdapat pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media interaktif Nearpod terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila kelas IV.
Pengaruh Inquiry Based Learning Berbantuan Media Sparkol Videoscribe Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pendidikan Pancasila Firdaus, Warda; Irianto , Apri
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i4.871

Abstract

Saat ini, beberapa orang berpikir bahwa mata pelajaran pendidikan pancasila di sekolah hanya melibatkan hafalan dan pemahaman, tetapi pendidikan pancasila juga mencakup kemampuan berpikir kritis. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, media pembelajaran berbasis teknologi juga semakin maju. Salah satu contoh aplikasi yang digunakan untuk membuat video pembelajaran adalah Sparkol Videoscribe. Sparkol Videoscribe adalah aplikasi berbasis web yang memungkinkan pengguna untuk membuat presentasi animasi. Tujuan yang akan dicapai adalah mengetahui pengaruh model Inquiry Baesd Learning berbantuan media sparkol videoscribe terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pendidikan pancasila. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Dalam desain ini, terdapat dua kelompok kelas: kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang tidak dipilih secara acak. Populasi yang menjadi fokus penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDN Kepuh Kiriman 1 Waru. Berdasarkan pengolahan data terdapat hasilperhitungan uji normalitas pada kedua kelas yang diperoleh yakni kelas eksperimen data pretest sig 0,068 dan data posttest 0,074. Sedangkan pada kelas kontrol diperoleh data pretest sig 0,082 dan data posttest 0,073. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Inquiry Based Learning berbantuan Media Sparkol Videoscribe terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pendidikan Pancasila di SDN Kepuh Kiriman 1 Waru.
Strategi Guru dalam Menghadapi Kesulitan Belajar Membaca pada Siswa Kelas III SDN Tambang Pudak Ponorogo Nurianasari, Elsa; Ajhuri, Kayyis Fithri; Andalina, Riska
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i4.873

Abstract

Penelitian ini bertujuan mencari tahu bagaimana guru kelas tiga membantu anak-anak yang kesulitan memahami bacaan. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, pengumpulan informasi melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Proses analisis data menggunakan pendekatan triangulasi, yaitu data yang dikumpulkan melalui observasi dan data yang dikumpulkan melalui wawancara dibandingkan.. Hasil penelitian di SDN Tambang Ponorogo menunjukkan bahwa masih banyak siswa, khususnya kelas III, terdapat beberapa siswa yang kurang lancer dalam membaca bahkan terdapat siswa yang belum bisa membaca. Hal ini terjadi akibat sejumlah variabel yang mempengaruhi buruknya kemampuan membaca siswa di kelas. Guru perlu mempunyai strategi untuk memastikan bahwa siswa tidak lagi kesulitan membaca. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa guru kelas III menggunakan sudut membaca, membiasakan siswanya membaca dengan suara keras sepanjang waktu, dan membimbing serta menginspirasi siswanya untuk terus membaca sebagai cara untuk membantu pembacanya yang mengalami kesulitan.