cover
Contact Name
Goestyari Kurnia Amantha
Contact Email
gustiarikurniaamantha@gmail.com
Phone
+6285369113224
Journal Mail Official
jip@fisip.unila.ac.id
Editorial Address
Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Unila, Gedung D FISIP, Jl. Prof. Dr. Soemantri Borjonegoro No. 1, Gedungmeneng, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Journal of Government and Social Issues (JGSI)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 28291263     EISSN : 28291263     DOI : -
Core Subject : Social,
Journal of Government and Social Issues is interested in covering study related to the following themes: 1). Concept of Government and Governance 2) A critical study about government, development and social issues 3). Transdisciplinary study on government and social issues
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2024): December" : 6 Documents clear
Urgensi Pemekaran Kampung Dalam Percepatan Pembangunan Kampung (Studi Kasus di Kampung Wonorejo Jaya) Amantha, Goestyari Kurnia; Putri, Yolanda Sabrina; Rahayu, Ajeng
Journal of Government and Social Issues (JGSI) Vol 4 No 1 (2024): December
Publisher : Government Science Department , Faculty of Social and Political Science - University of Lampung. Journal of Government and Social Issues (JGSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jgsi.v4i1.47

Abstract

Pembangunan kampung menjadi fokus utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal. Pemekaran kampung merupakan salah satu strategi yang dianggap dapat mempercepat pembangunan kampung dengan membagi wilayah administratif menjadi unit-unit yang lebih kecil. Studi ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pemekaran kampung dalam percepatan pembangunan kampung, dengan menggunakan Kampung Wonorejo Jaya sebagai studi kasus. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan membandingkan kondisi yang seharusnya dengan kondisi senyatanya guna mengeksplorasi, mengurai dan mendeskripsikan bagaimana urgensi pemekaran kampung dalam percepatan pembangunan kampung pada studi kasus Kampung Wonorejo Jaya. Sumber data diperoleh melalui, observasi dan dokumentasi, wawancara mendalam serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemekaran kampung di Kampung Wonorejo Jaya memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan pembangunan dan sudah sesuai dengan 3 (tiga) isu pokok dalam pemekaran kampung menurut Kastorius, yaitu yaitu: (1) Urgensi dan relevansi; (2) Prosedur; dan (3) Implikasi. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya pendekatan yang holistik dan berkelanjutan dalam mengatasi permasalahan pembangunan kampung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan yang berharga bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi pembangunan kampung yang lebih efektif dan inklusif, tidak hanya bagi Kampung Wonorejo Jaya tetapi juga untuk wilayah-wilayah serupa di Indonesia..
Integritas Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Pengelolaan Dana Desa Di Desa Tri Sinar Kecamatan Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur Purba, Darmawan; Krisbintoro, R. Sigit; Harjo, Budi
Journal of Government and Social Issues (JGSI) Vol 4 No 1 (2024): December
Publisher : Government Science Department , Faculty of Social and Political Science - University of Lampung. Journal of Government and Social Issues (JGSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jgsi.v4i1.49

Abstract

Pengelolaan dana desa di Provinsi Lampung, berdasarkan informasi dari situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Tanjungkarang menunjukkan terjadinya peningkatan penyalahgunaan dana desa tiga tahun terakhir dengan nilai kerugian sebanyak 6.929 miliar. Terdapat ancaman serius terkait pengelolaan dana desa, perlu koreksi bear dalam penerapan UU Desa No.6 Tahun 2014, khususnya terkait integritas dan kepemimpinan pemerintahan desa dalam pengelolaan dana desa. Di tengah maraknya praktik penyalahgunaan dalam pengelolaan dana desa, yang diindikasikan pada rendahnya trust terhadap kepala desa / perangkat desa. Hal menarik terjadi Di Desa Tri Sinar Kecamatan Marga Tiga terdapat sosok kepala desa yang sudah menjabat selama 14 tahun atau sudah tiga periode berturut-turut. Panaorama ini menjelaskan bahwa masih terdapat model leadership yang mendapat dukungan jangka panjang dari masyarakat. Penelitian menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana integritas kepemimpinan kepala desa dalam pengelolaan dana desa di di Desa Tri Sinar Kecamatan Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala desa Tri Sinar memiliki nilai integritas jujur, Bertanggung jawab dan Disiplin. Begitu juga dengan etos kerja integritas, kepala desa memiliki etos kerja integritas yang baik, mandiri, kerja keras dan sederhana; sedangkan pada nilai sikap integritas menunjukkan bahwa kepala desa telah memiliki nilai sikap integritas yang baik, berani, peduli dan adil dalam pengelolaan pembangunan di desa. Kedepan inregritas kepala desa harus ditingkatkan terus menerusdengan melakukan pembinaan, pengawasan dan fasilitasi dari pemerintah daerah dalam meningkatkan nilai integritas inti; dan pelatihan kepemimpinan kepala desa dalam menanamkan dan mengembangkan nilai sikap integritas.
Kepemimpianan Multikultur Dalam Membangun Dynamic Governance di Kabupaten Tulang Bawang Barat Purba, Darmawan; Juantara, Bendi
Journal of Government and Social Issues (JGSI) Vol 4 No 1 (2024): December
Publisher : Government Science Department , Faculty of Social and Political Science - University of Lampung. Journal of Government and Social Issues (JGSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jgsi.v4i1.50

Abstract

Studi tentang kepemimpinan multikultural membahas tentang bagaimana Kepala Daerah Tulang Bawang Barat berhasil membangun persatuan di tengah keberagaman. Dengan memanfaatkan nilai-nilai kearifan lokal seperti Piil Pesenggiri (saling menghormati), Nenemo (keselarasan), Sederhana (kesederhanaan), Setara (kesetaraan), dan Lestari (keberlanjutan), Kepala Daerah mampu menciptakan kerukunan dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, seperti dalam pengumpulan sumbangan tanah untuk memperlebar jalan utama. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer berupa wawancara dengan Umar Ahmad (Bupati Tulang Bawang Barat periode 2014 - 2022). Sementara itu, data sekunder berupa dokumen, berbagai informasi, berita terkait, dan data pendukung lainnya. Migran dan penduduk asli bekerja sama dalam pembangunan ekonomi dan sosial sesuai dengan kemampuan mereka dan berdasarkan nilai-nilai budaya yang beragam. Secara sosial dan politik, komunitas imigran yang dominan juga memberikan ruang kompetitif bagi kepemimpinan lokal. Penelitian ini terbatas pada upaya yang dilakukan oleh Bupati Tulang Bawang Barat dalam mengintegrasikan nilai-nilai lokal di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kepemimpinan multikultural yang menjadikan nilai-nilai lokal sebagai gerakan efektif dalam mengkonsolidasikan masyarakat dalam berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
Manajemen Destinasi Berorientasi 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary) dalam Pengembangan Wisata Budaya Uluan Nughik di Kabupaten Tulang Bawang Barat Putri, Yolanda Sabrina; Rahayu, Ajeng; Nurhidatullah, Ayub
Journal of Government and Social Issues (JGSI) Vol 4 No 1 (2024): December
Publisher : Government Science Department , Faculty of Social and Political Science - University of Lampung. Journal of Government and Social Issues (JGSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jgsi.v4i1.51

Abstract

Keberadaan destinasi wisata budaya memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi lokal dan mempromosikan warisan budaya. Namun, keberhasilan dalam mengelola dan mengembangkan destinasi wisata budaya tidak selalu mudah ditemui. Salah satu permasalahan yang ada dalam penelitian ini di wisata budaya Uluan Nughik Kabupaten Tulang Bawang Barat adalah kurangnya pengembangan daya tarik atraksi wisata, fasilitas, dan aksebilitas yang mendukung keberlangsungan wisata tersebut. Manajemen destinasi adalah faktor kunci dalam mengelola dan mengembangkan warisan budaya tersebut, serta dalam memastikan dampak positif ekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakat lokal dan pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana manajemen destinasi yang berorientasi pada aspek 4A (attraction, accessibility, amenities, dan ancillary) dapat menjadi kunci dalam pengembangan destinasi wisata budaya. Metode yang digunakan digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara, observasi, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen destinasi yang berorientasi pada aspek 4A (attraction, accessibility, amenities, dan ancillary) berpengaruh terhadap pengembangan destinasi wisata budaya Uluan Nughik. Pada penelitian ini didapatkan temuan bahwa manajemen destinasi di wisata Uluan Nughik belum melibatkan pihak lain yang terkait secara optimal dan meningkatkan kunjungan wisata secara konsisten. Penelitian ini memberikan wawasan yang berguna mengenai manajemen destinasi wisata budaya yang konsisten dalam menjaga eksistensi objek wisata agar tetap diminati oleh pengunjung dengan mempertimbangkan kolaborasi yang lebih erat anatara pemerintah, komunitas lokal, dan pemangku kepentingan terkait. Implikasi dari penelitian ini berupa masterplan wisata yang dapat memberikan panduan praktis dalam pengelolaan wisata budaya yang optimal melalui pengembangan infrastruktur pendukung, pengembangan inovasi atraksi wisata, strategi pemasaran khusus, dan pelibatan masyarakat. Dengan demikian dapat terwujudnya peningkatan jumlah pengunjung, penambahan pendapatan masyarakat lokal, serta terjaganya kelestarian wisata dan budaya lokal.
Biru Laut Ku Hijau Hutan Ku; Dalam Naungan Piil Pesenggiri Nurhidatullah, Ayub
Journal of Government and Social Issues (JGSI) Vol 4 No 1 (2024): December
Publisher : Government Science Department , Faculty of Social and Political Science - University of Lampung. Journal of Government and Social Issues (JGSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jgsi.v4i1.52

Abstract

Pesawaran Indah, yang terletak di Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, memiliki potensi pariwisata alam yang sangat kaya. Desa ini menawarkan pemandangan indah perbukitan hijau yang memayungi laut biru yang dikenal sebagai Punggung Naga. Meskipun memiliki potensi besar, pengelolaan objek wisata ini oleh pemerintah desa masih belum memuaskan karena dilema dalam menentukan arah pengelolaan pariwisata, apakah berorientasi komersial atau memperhatikan lingkungan. Masalah ini muncul ketika pengelolaan potensi pariwisata di wilayah Pesawaran cenderung lebih fokus pada peningkatan ekonomi, mengabaikan isu-isu lingkungan karena kepentingan komersial yang signifikan. Untuk mengatasi masalah ini, Lampung menggunakan paradigma Piil Pesenggiri, yang sangat relevan untuk pengelolaan pariwisata kontemporer dan berkelanjutan. Piil Pesenggiri, sebagai filosofi kehidupan masyarakat Lampung, memiliki empat prinsip dasar, yaitu Juluk Adok, Nemuy Nyimah, Nengah Nyapur, dan Sakay Sambayan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana Piil Pesenggiri dapat menjadi panduan bagi pengelolaan pariwisata regeneratif untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik di masa depan. Metode pengumpulan data melibatkan wawancara mendalam dan survei untuk memperoleh perspektif komprehensif tentang pengelolaan pariwisata, sementara analisis statistik mendukung temuan kualitatif guna memastikan validitas dan keandalan data yang terkumpul. Dengan fokus pada masa depan yang lebih cerah, metode ini bukan hanya upaya lokal, tetapi juga pemeriksaan paling komprehensif terhadap pariwisata regeneratif hingga saat ini. Penelitian ini berkontribusi pada pengetahuan ilmiah dengan menyelidiki potensi paradigma pariwisata regeneratif dan pendekatan terkait, menandakan langkah signifikan menuju pembangunan berkelanjutan di sektor pariwisata.
Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Proses Rekayasa Sosial Pembangunan Infrastruktur Desa (Studi Di Kecamatan Metro Kibang Kabupaten Lampung Timur) Juantara, Bendi; Purba, Darmawan; Drajat, Denden Kurnia
Journal of Government and Social Issues (JGSI) Vol 4 No 1 (2024): December
Publisher : Government Science Department , Faculty of Social and Political Science - University of Lampung. Journal of Government and Social Issues (JGSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jgsi.v4i1.54

Abstract

Pembangunan desa berupa infrastruktur jalan desa merupakan kebutuhan utama dalam mendukung mobilitas sosial dan ekonomi. Namun demikian alokasi dana desa sangat terbatas sehingga pembanguan infrastruktur desa sulit untuk dikembangkan tanpa dukungan dari masyarakat seperti di Desa Margosari. Kepala desa memiliki peran penting dalam menggerakkan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan desa yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan mendorong adanya perubahan sosial melalui proses rekayasa sosial. Pengumpulan data penelitian ini melalui wawancara terhadap kepala desa dan perangkat desa serta dokumentasi berupa laporan kegiatan-kegiatan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Kepemimpinan Kepala Desa Margosari menunjukkan adanya keselarasan antara tujuan pembangunan desa, dan praktik kepemimpinan kepala desa dalam proses rekayasa sosial; (2) Kepemimpinan Kepala dan Rekayasa Sosial Dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa sudah Berbasis Masyarakat; dan (3) Kepemimpinan kepala desa dalam proses rekayasa sosial bersesuaian dengan prosedur, tahapan dan prinsip-prinsip rekayasa sosial. Kedepan perangkat desa perlu mencari alternatif pembiayaan tambahan untuk mendukung kegiatan-kegiatan pembangunan infrastruktur desa. Selain itu, proses, tahapan dan prinsip-prinsip rekayasa sosial terus dikembangkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6