cover
Contact Name
Qholiva Yuni Fadilla
Contact Email
qholiva.yuni.fadilla@umy.ac.id
Phone
+6282323199490
Journal Mail Official
audiens.ik@umy.ac.id
Editorial Address
Department of Communication Studies, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Jl. Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta 55183
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Audiens
ISSN : -     EISSN : 27224856     DOI : https://doi.org/10.18196/jas
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Audiens focuses on issues of media review, whether print, electronic, film, social media and new media and various on communication including: 1. Advertising, Public Relations, and Broadcasting 2. Social Media, New Media, Information Communication and Technology 3. Health Communications, Disaster Communications, Sport Communication 4. Political Communication, Political Marketing 5. Multiculturalism, Islam and Communication
Articles 268 Documents
Pelanggaran Etika Pariwara Indonesia dalam Iklan Marina Hand Body Lotion Hanif Fadlurrahman Akmal; Deny Trisnanto Ersadewa; Devi Rahmawati
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i1.265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi pelanggaran etika dalam iklan “Marina Hand Body Lotion di Youtube” dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pelanggaran dalam penggunaan kata superlatif dan majas hiperbola, khususnya dalam pernyataan “Nomor 1”, “Lebih Efektif”, dan scene pada iklan di Youtube menampilkan kulit dari model yang tadinya gelap menjadi cerah seketika. Pelanggaran tersebut dianggap melanggar Etika Pariwara Indonesia.  Oleh karena itu, penelitian ini menyoroti pentingnya literasi mengenai Etika Pariwara Indonesia guna mencegah iklan yang melanggar kode etik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap iklan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang perlunya penegakan etika dalam praktik periklanan dan menekankan perlunya upaya untuk meningkatkan literasi terkait Etika Pariwara Indonesia di kalangan praktisi periklanan dan masyarakat umum.
Representasi Tubuh Remaja Ideal dalam Iklan Pocari Sweat “Kembali Aktif, GO!” Widyasmara Trimas; Devi Rahmawati
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i1.266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan mengenai representasi tubuh ideal laki-laki dan perempuan yang terdapat pada iklan Pocari Sweat “Kembali Aktif, GO!”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode semiotika. Hasil dari penelitian ini yaitu iklan Pocari Sweat "Kembali Aktif, GO!" menampilkan representasi tubuh ideal remaja, dengan menyoroti atribut fisik yang dianggap menggambarkan kecantikan dan kebugaran. Melalui denotasi dan konotasi gambar, iklan menampilkan remaja Sekolah Menengah Atas dengan tubuh proporsional, kulit bersih, dan energi yang tinggi setelah mengonsumsi Pocari Sweat. Hal ini menciptakan mitos bahwa  citra bahwa memiliki tubuh ideal adalah kunci untuk mendapatkan popularitas, daya tarik sosial, dan citra diri yang positif di kalangan remaja Sekolah Menengah Atas.
Representasi Wajah Perempuan Berhijab Ideal dalam Iklan Wardah Versi “NEW!! Wardah Acnederm Serum! Kita dan Jerawat, End!” Mitha Novia Diyanti; Martasya; Jenia Zelviona
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i2.273

Abstract

Dalam dunia periklanan, perempuan selalu mendominasi segala jenis iklan yang mencakup produk kecantikan dan menyoroti keindahan serta perawatan kulit. Hal ini membuat terjadinya pergeseran makna mengenai kecantikan ideal seorang perempuan. Dapat dikatakan bahwa kecantikan ideal seorang perempuan pada saat ini selalu dilihat dari bentuk badan, warna kulit, kulit wajah, dan sebagainya. Karena adanya fenomena tersebut, banyak sekali perempuan yang merasa insecure akan penampilannya. Banyak sekali produk kecantikan yang berlomba-lomba memasarkan produknya agar perempuan bisa memiliki kecantikan ideal, salah satunya adalah produk Wardah. Penelitian ini berusaha untuk mengetahui representasi kecantikan perempuan berhijab ideal dalam iklan Wardah versi “NEW!! Wardah Acnederm Serum! Kita dan Jerawat, End!”. Metode penelitian yang digunakan adalah semiotika dan teori yang digunakan adalah teori representasi. Penelitian ini menemukan bahwa iklan Wardah Acnederm Serum merepresentasikan kecantikan perempuan sebagai perempuan yang berhijab, memiliki muka mulus tanpa jerawat, kulit wajah yang cerah, hidung mancung, dan alis tebal. Iklan ini juga menggambarkan bahwa perempuan merasa insecure apabila memiliki kulit wajah yang berjerawat.
Konstruksi Peran Ibu Ideal dalam Iklan Vicks Vaporub Tahun 2023 Muhammad Rizky Fauzan; Bazlin Fania Farransahad; Nely Rahmawati
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i1.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi peran ibu ideal dalam iklan Vicks Vaporub tahun 2023 edisi “Rahasia Hebat Tangan Ibu”. Berdasarkan hal tersebut, metode yang tepat untuk mengkaji penelitian ini adalah dengan menggunakan metode semiotika. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa pada iklan Vicks Vaporub secara jelas menampilkan perempuan, dalam hal ini ibu sebagai tokoh utama iklan. Namun, representasi ibu dalam iklan ini hanya sebatas seorang ibu rumah tangga yang terbatas bekerja di wilayah domestik atau hanya mengurus rumah, serta telaten dalam merawat dan melayani seluruh anggota keluarga. Selain itu, budaya patriarki juga terlihat jelas dalam iklan ini.
Tinjauan Etika dan Hukum Penyiaran dalam Program Televisi Pagi-pagi Ambyar Edisi 18 Juli 2023 Ferdian Nur Ihsandriawan; Rina Ul Khasuna Dewi; Wulan Puspita Deliana Putri
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i1.289

Abstract

Acara Pagi-Pagi Ambyar di Trans TV yang mengundang Lucinta Luna bersama pasangannya pada tanggal 18 Juli 2023 menuai banyak kontroversi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelanggaran yang ada di dalam tayangan Pagi-Pagi Ambyar edisi 18 Juli 2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisis fungsi dan etika penyiaran. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat beberapa pelanggaran terhadap Pedoman Perilaku Penyiaran dan Strandar Program Siaran (P3SPS) dan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran dalam acara Pagi-Pagi Ambyar edisi 18 Juli 2023 yang mengundang Lucina Luna dan Pasangannya.
Eksploitasi Seksualitas Perempuan dalam Iklan Kondom Sutra Gerigi – Bikin Nagih Shafana Daffa Lintang; Ananda Melinda Rahmah; Fatma Safaat
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i1.290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang seksualitas perempuan dalam iklan Sutra Gerigi - Bikin Nagih yang memperlihatkan objektifikasi seksual dari tubuh perempuan. Penelitian ini menggunakan semiotika dari Roland Barthes sebagai metode penelitiannya. Hasil temuan yang didapatkan menunjukkan bahwa iklan Sutra Gerigi - Bikin Nagih” ini menggunakan male gaze dan menampilkan perempuan sebagai objek pemuas. Eksploitasi seksualitas terlihat jelas pada iklan Sutra Gerigi - Bikin Nagih dan ditandai dengan narasi dan adegan seperti pakaian terbuka, membelai leher untuk menggoda, suara desahan, dan lain-lain. Perempuan ditampilkan sebagai obyek seks yang menggoda bagi laki-laki dalam iklan ini.
Tinjauan Etika dan Hukum Penyiaran dalam Acara Brownis bersama Disabilitas Risa Sudji Fitriani; Aulia Denova Candra Putri Puspandari; Lina Nabila
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i1.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika dan hukum penyiaran acara Brownis bersama disabilitas dapat dianggap sebagai bentuk pelanggaran atau tidak. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif karena didasarkan pada rumusan masalah yang ada. Metode penelitian pada studi kasus, peneliti melakukan analisis mendalam dan mencoba mendeskripsikan aspek dan fenomena yang terjadi. Hasilnya menunjukkan bahwa program Brownis selalu mengutamakan konten berdasarkan rating, bukan kualitas. Dalam program Brownis, diketahui bahwa Brownis melakukan pelanggaran etika karena dalam kasus ini Brownis secara tidak langsung melakukan pelecehan terhadap kelompok tertentu.
Pelanggaran Etika dan Hukum Penyiaran dalam Sinetron Magic 5 Nabila Eka Nadia Salim; Nafariska Nur Rachmania; Auliya Amdya Ulinuha
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i2.313

Abstract

Sinetron Magic 5 merupakan sinetron yang ditayangkan setiap hari pada pukul 17.00 WIB di stasiun televisi SCTV. Sinetron Magic 5 ini membawakan cerita tentang kehidupan pelajar sekolah menengah atas yang meliputi pertemanan, kekeluargaan juga percintaan dibangku sekolah. Namun sinetron ini terkadang menampilkan adegan yang dirasa kurang mendidik untuk para penonton dengan klasifikasi umur untuk remaja, seperti contohnya adegan mencium lawan jenis dan juga perkelahian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk pelanggaran penyiaran televisi yang melanggar Undang-undang No. 32 tahun 2002 dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran di dalam sinetron Magic 5 ini. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif di mana penelitian ini akan menggunakan pengumpulan dokumentasi untuk mengidentifikasi masalah pelanggaran, penelitian literatur menggunakan teori, pengumpulan data lalu evaluasi data. Dan hasil dari penelitian ini adalah mengetahui bahwa di dalam Sinetron Magic 5 terdapat pelanggaran etika dan hukum yang ada di Undang-undang No. 32 tahun 2002 dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran ditemukan beberapa adegan seperti mencium lawan jenis dan berkelahi.
Strategi Komunikasi Temanggung TV dalam Mempertahankan Eksistensinya di Era Digital Ahmad Amirudin Amir; Prihatin Dwihantoro
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i1.331

Abstract

Tujuan dilakukanya penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang bagaimana strategi komunikasi Temanggung TV dalam mempertahankan eksistensinya di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif analisis, yaitu penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena dan topik penelitian yang dipilih. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dengan cara wawancara serta observasi langsung kepada pihak informan. Data sekunder diperoleh dari keterangan atau sumber yang relavan. Penelitian ini menggunakan teori ekologi media, merupakan ilmu yang mempelajari keterkaitan antara media dan lingkungan yang menopang keberadaannya. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan Temanggung TV guna mempertahankan eksistensinya sebagai televisi lokal di era digital adalah dengan terus mengikuti perkembangan teknologi seperti dengan memanfaatkan media lain yaitu media sosial seperti YouTube, Instagram, dan Facebook. Temanggung TV juga mengandalkan konten digital yang kreatif agar tidak tertinggal dalam perkembangan budaya dan perilaku konsumsi masyarakat dalam mengkonsumsi sebuah konten.
Politik Identitas dalam Kampanye Politik Ganjar Pranowo Menjelang Pilpres 2024 Anggita Cahya Rosdiana; Annis Azhar Suryaningtyas
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i1.336

Abstract

Politik identitas mengacu pada strategi politik yang berfokus pada identitas kelompok tertentu seperti ras, agama, etnis, gender, orientasi seksual, atau karaketristik lainnya. Dalam konteks pemilihan presiden melibatkan strategi politik yang mencoba menggerakan dan memobilisasi dukungan dari berbagai kelompok identitas. Pemilihan presiden 2024 di Indonesia menjadi fokus perhatian publik nasional. Namun, problem yang terjadi menjelang pilpres yakni adanya politik identitas dalam kampanye yang dilakukan oleh salah satu calon presiden yakni Ganjar Pranowo. Penelitian ini bertujuan menganalisis politik identitas menggunakan teori politik identitas Castells dalam kampanye politik yang dilakukan Ganjar Pranowo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, penelitian dilakukan dengan analisis konten yakni mengamati dan memahami beberapa politik identitas yang dilakukan Ganjar di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan Ganjar Pranowo memanfaatkan berbagai strategi politik identitas dengan tujuan membangun citra positif, Ganjar berupaya melegitimasi identitas sebagai tokoh yang religius dengan muncul dalam tayangan adzan, keikutsertaannya di acara hiburan  MasterChef Indonesia menimbulkan pertanyaan dibalik motif keikutsertaannya, sehingga dianggap sebagai kampanye politik yang menunjukkan elemen resistensi identitas, proyek identitas dilakukan Ganjar melalui berbagai postingan di media sosial, termasuk momen sholat dan kunjungan ke pesantren, bertujuan untuk menciptakan citra politik sebagai tokoh agama yang kuat, serta mendapatkan dukungan dari kelompok agama.