cover
Contact Name
Qholiva Yuni Fadilla
Contact Email
qholiva.yuni.fadilla@umy.ac.id
Phone
+6282323199490
Journal Mail Official
audiens.ik@umy.ac.id
Editorial Address
Department of Communication Studies, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Jl. Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta 55183
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Audiens
ISSN : -     EISSN : 27224856     DOI : https://doi.org/10.18196/jas
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Audiens focuses on issues of media review, whether print, electronic, film, social media and new media and various on communication including: 1. Advertising, Public Relations, and Broadcasting 2. Social Media, New Media, Information Communication and Technology 3. Health Communications, Disaster Communications, Sport Communication 4. Political Communication, Political Marketing 5. Multiculturalism, Islam and Communication
Articles 268 Documents
Peran CSR Mondelez International dalam Membentuk Customer Loyalty Citra Pratiwi; Affan Hasby Winurrahman
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i2.359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Mondelez International dalam membentuk loyalitas pelanggan. PT. Mondelez International merupakan produsen makanan ringan terbesar di dunia, dan telah memasukkan program keberlanjutan sebagai pilar strategi pertumbuhan jangka Panjang. Melalui program CSR seperti Cocoa Life, Mondelez International berkomitmen untuk memberikan dampak positif pada lingkungan dan Masyarakat sekitar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus sebagai metodenya. Dalam penelitian ini, peran CSR dalam pembentukan loyalitas pelanggan terutama terlihat pada tahap advocacy, dimana pelanggan mulai mengetahui misi etis Perusahaan. Namun, pada tahapan sebelumnya dalam Customer Journey, peran CSR tidak begitu terlihat, dengan didominasi pengaruh iklan merek melalui media televisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran pelanggan terhadap isu keberlanjutan dan program CSR dapat meningkatkan kepuasan dan kebanggan pelanggan, yang membawa pada loyalitas pelanggan. Program CSR juga memainkan peran penting dalam membangun reputasi peruasahaan, yang merupakan faktor penting dalam mempertahankan loyalitas pelanggan.
Perselisihan Interpersonal Suami yang Kecanduan Game Higgs Domino Island dalam Keluarga Petani Nurul ‘Ain; Rahmi Surya Dewi; Sarmiati
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i2.360

Abstract

Berkurangnya waktu kebersamaan dan hubungan interpersonal dalam keluarga merupakan masalah utama yang menyebabkan perselisihan dalam rumah tangga akibat suami kecanduan bermain Game Higgs Domino Island di Jorong Kurai. Sang suami percaya bahwa diskusi yang jujur dengan pasangannya akan menghalangi aktivitasnya kecanduan bermain game. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi interaksi interpersonal para suami yang bergantung pada permainan Higgs Domino Island dalam keluarga, menganalisis perselisihan interpersonal yang muncul pada suami yang kecanduan bermain game Higgs Domino Island, dan menganalisis teknik yang digunakan oleh keluarga-keluarga ini untuk menyelesaikan perselisihan. Dengan menggunakan paradigma konstruktivisme dan Teori Rumah Hubungan Suara dari John Moderchai Gottman serta Teori Dialetika Relasional dari Leslie Baxter dan W.K. Rawlins (1988) sebagai referensi. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa para suami yang memiliki ketergantungan dalam bermain game Higgs Domino Island meminimalisir, menyangkal, dan menghindari situasi yang dapat menimbulkan pertengkaran dalam keluarga, seperti berdiam diri dan bermain game di warung (menjaga jarak). Teknik penyelesaian perselisihan dalam keluarga suami kecanduan bermain Game Higgs Domino Island sudah dilakukan dengan mencoba berbagai cara, namun tidak dapat menyelesaikan permasalahan. Sehingga penyelesaian perselisihan dilakukan dengan cara istri selalu mengalah pada suaminya.
Personal Branding Konten Kreator @pandawaragroup Melalui Media Sosial Instagram Rio Irwan Susanto
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i2.362

Abstract

Dengan berkembangnya internet dan tingginya pengguna Instagram di Indonesia sekarang mulai banyak masyarakat yang tertarik dalam dunia konten kreator dimana masing masing sedang berlomba membuat konten yang menarik hal ini memicu tingginya persaingan dalam pemanfaatan media sosial Instagram sebagai salah satu media personal branding saat ini.@pandawaragroup adalah salah satu konten kreator yang memiliki ide konten sangat kreatif. Analisis dilakukan dengan menggunakan aspek personal branding milik Peter Montoya. hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi personal branding @pandawaragroup melalui akun media sosialnya di Instagram, @pandawaragroup, lebih memperlihatkan identitas @pandawaragroup sebagai sebuah entitas kreatif yang berpengalaman di bidang media sosial dan konservasi lingkungan, dengan fokus kepada para pengguna dan keingintahuan mereka akan konservasi dan kampanye-kampanye yang ada di media sosial. Akun Instagram mereka selalu memberikan solusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat umum, termasuk kesadaran lingkungan dan pengelolaan sampah. @pandawaragroup secara konsisten membagikan informasi tentang topik-topik yang berkaitan dengan peningkatan kesadaran akan perlunya tanggung jawab sosial dan perlindungan lingkungan.
Strategi Komunikasi Penyuluhan Pencegahan Stunting di BKKBN Kota Baubau Chatra Al Shafa Qolby Naviu; Ansar Suherman; Wa Nurfida
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i2.365

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui Strategi komunikasi BKKBN Baubau dalam melakukan kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan hambatan yang dialami BKKBN Baubau dalam kegiatan penyuluhan pencegahan stunting. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, penelitian dilakukan di BKKBN Kota Baubau,Kecamatan Murhum, Kelurahan Lamangga, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2024. Hasil penelitian yang diperoleh menjelaskan bahwa, BKKBN Kota Baubau  menerapkan strategi komunikasi yang komprehensif untuk memberikan penyuluhan pencegahan stunting kepada masyarakat. Yang dimana dalam strateginya dibentuk TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) yang dimana semua OPD turut serta dalam bekerjasama di TPPS tersebut. Program TPPS itu sendiri yaitu program Bapak Asuh. Untuk tingkat yang lebih bawah atau tingkat kelurahan, BKKBN Kota Baubau di amanahkan mengelolah TPK (Tim pendamping keluarga ) dengan kegiatan KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) yang terdiri dari bidang DALDUK (pengendalian penduduk dan penyuluhan), bidang KS (keluarga sejahtera), PKB (Penyuluh keluarga Berencana) dan juga mitra koordinasi yaitu para penyuluh KB serta turut bekerjasama dengan bidan dan juga PKK (Pemberdayaan Kesejahtraan Keluarga. Wartawan yang membantu mempromosikan, media lokal yang digunakan seperti mengirim flyer dan juga baliho di beberapa tempat. BKKBN juga menginovasikan aplikasi elektronik siap nikah dan hamil (Elsimil) dengan tujuan utama untuk menekan angka stunting.
Strategi Komunikasi Pemasaran Umbati Coffee Di Media Sosial Instagram Dalam Menjaga Loyalitas Konsumen Darmawati Chalik; Harry Fajar Mulana; Wa Nur Fida
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i2.366

Abstract

Umbati Coffee merupakan coffee shop yang telah menerapkan strategi pemasaran melalui media sosial seperti tiktok dan Instagram. Tiktok dengan jumlah followers 209 pengikut dan Instagram 1437 pengikut. Umbati coffee menggunakan kedua platfrom media sosial tersebut untuk meningkatkan daya tarik konsumen salah satunya dengan cara menyajikan beberapa konten seperti pengenalan produk baru, suasana umbati coffee dan live music. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran dalam menjaga loyalitas konsumen umbati coffee. Penelitian ini dilakukan selama 2 (dua) bulan dimulai sejak bulan Januari hingga Februari 2024. Lokasi penelitian ini berada di Coffee Umbati Jl. Dr. Wahidin, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Metode yang dIntagramunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan dIntagramital marketer model. Hasil penelitian ini adalah strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Umbati Coffee dimedia sosial instagram dalam menjaga loyalitas konsumen adalah salah satunya dengan menggunakan instagram Ads, dengan cara membuat konten-konten yang sedang viral atau for you page (FYP) yang kemudian di dibantu promosikan oleh kurir atau partnership, dengan begitu strategi ini bisa dikatakan cukup berhasil menarik perhatian konsumen.
Jejak Langkah Selebriti Arek dalam Yowis Ben: Cermin Budaya di Sinema Indonesia Nimas Safira Widhiasti Wibowo
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i2.367

Abstract

Penelitian ini berbicara mengenai representasi selebriti yang ditampilkan dalam Tetralogi Yowis Ben (2018, 2019, 2021) sebagai bagian dari budaya populer baru dalam dunia perfilman Indonesia. Fokus penelitian ini berusaha untuk menguraikan budaya selebriti yang digambarkan dalam kehidupan tokoh dalam konteks kultur Jawa Arek, sehingga meskipun telah terpengaruh modernisasi, namun kaitannya tetap erat dengan konsep kearifan lokal. Budaya selebriti dalam film ini menawarkan mimpi status (ketenaran), penampilan menawan, kekayaan, dan kekuasaan yang tidak bisa sembarang ditiru orang kebanyakan. Berdasarkan hasil pembacaan pada keempat film Yowis Ben menunjukkan bahwa tetralogi ini menawarkan contextual identity of celebrity, yakni penggambaran budaya selebriti berkonteks budaya Jawa Arek, tepatnya di Kota Malang, Indonesia. Konteks budaya Jawa Arek ini dilihat dari penggunaan bahasa hingga karakter tokoh dalam rangka celebrity production process. Penggambaran celebrity dan segala kehidupannya ini dapat diamati melalui narasi pembedahan mengenai alasan (reason why you want to be a celebrity), strategi (strategy become celebrity), menjaga citra baik selebriti (how to maintain celebrity image), hingga segala problematika yang dihadapi selebriti (celebrity dilema) dalam tetralogi Yowis Ben (2018, 2019, 2021).
Analisis Isi Konten Komersialisasi Kidfluencers pada Akun TikTok @abe_daily Nastiti Dyah Lestari; Dewi Ayu Indahsari; Ilham Aji Ramadhan; Aliya Rica Khasanah; Alya Zhurifa; Filosa Gita Sukmono Gita Sukmono
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i2.370

Abstract

Aplikasi TikTok merupakan aplikasi jejaring sosial dimana pengguna dapat berbagi video pendek lengkap dengan filter dan disertai musik sebagai pendukung. Aplikasi TikTok mulanya digunakan sebagai hiburan, kini berbagai macam ide konten dapat ditemukan hingga dapat menjual produk. Salah satunya adalah konten komersial yang melibatkan anak-anak hingga melahirkan kidfluencers. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses komersialisasi kidfluencers. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi kualitatif dari Krippendorff. Analisis isi konten @abe_daily mencangkup lima video iklan produk pada periode bulan Februari 2024. Temuan penelitian ini yaitu proses komersialisasi pada konten @abe_daily yang terdiri dari Pre-Commercialization, Commercialization, dan Post-Commercialization. Pada semua tahapan tersebut terdapat peran orang tua khususnya Ayah dari Abe yang dominan dalam mengkomersialisasikan anaknya sebagai kidfluencers, dimana sejak awal tahapan proses pre-commercialization Ayah Abe berperan sebagai pengendali untuk mengajak Abe untuk promosi produk, lalu dilanjutkan saat proses commercialization peran Ayah Abe membuat Abe seolah-olah cocok dengan produk, dan tahap post-commercialization Ayah Abe mengajak audiens untuk membeli produk.
Pengaruh Motif Penggunaan Media Terhadap Kepuasan Pengguna (Survei Pada Pengakses Akun Instagram @ussfeed) Adam Kusumo Aji; Prihatin Dwihantoro
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i2.374

Abstract

Motif penggunaan media sosial dan kepuasaan pengguna media sosial merupakan satu hal yang berkaitan. Penelitian ini, bertujuan untuk membahas tentang pengaruh motif penggunaan media sosial instagram @ussfeed terhadap kepuasan pengakses akun. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Uses and Gratifications. Penulis menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data melalui kuisioner kepada pengguna instagram yang pernah mengakses atau mencari konten pada akun instagram @ussfeed. Rumus ‘Lemeshow’ digunakan untuk menentukan ukuran sample dengan margin of error sebesar 10% dari 100 responden. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa penggunaan media berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pengguna akun instagram @ussfeed. Hasil ini menegaskan bahwa pengguna Instagram @ussfeed cenderung mencari dan menggunakan akun @ussfeed untuk mendapatkan informasi yang relevan, baik tentang peristiwa dan kondisi lingkungan sekitar, maupun informasi yang berkaitan dengan keadaan dunia. Dominasi motif informasi dalam mempengaruhi kepuasan pengguna menunjukkan bahwa konten yang disajikan oleh @ussfeed telah memenuhi kepuasan pengakses akun tersebut.
Identifikasi Jaringan E-WOM Brand Scarlett pada Fandom EXO di Twitter Buko Vinaring; Endah Murwani; Rismi Juliadi
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i2.375

Abstract

Momen pengumuman brand ambassador telah menjadi sorotan di antara fandom dari boyband group K-Pop EXO. Hal ini menarik untuk dikaji lebih dalam terkait mengidentifikasi jaringan komunikasi E_WOM yang terbentuk dari fandom tersebut pada pengumuman teaser brand ambassador untuk produk Scarlett. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Social Network Analysis (SNA) yang dilakukan dengan pengambilan data dari keyword Scarlett pada 11 Juni 2023. Data dikumpulkan dengan menggunakan aplikasi Netlytic dan dianalisis lebih lanjut menggunakan aplikasi Gephi. Keterhubungan jaringan komunikasi dieksplorasi dalam konteks diameter, kepadatan, dan sentralitas (betweenness, closeness, and degree). Akun @annkimjd pada keyword Scarlett memiliki score betwenness centrality paling tinggi juga dianggap sebagai aktor yang paling berpengaruh dalam penyebaran informasi dan menjadi penghubung antara aktor satu sama lain. Temuan kajian ini mempunyai implikasi terhadap pembicaraan aktor-aktor dominan yang dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan E-WOM pada jaringan komunikasi yang ada
Pesan Moral dalam Film Love is Not Enough: Analisis Semiotika Roland Barthes Hana Cholifah Nurjanah; Widyastuti Purbani; Else Liliani
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i3.376

Abstract

Film adalah representasi kehidupan nyata masyarakat yang ringkas dan menarik dengan pesan moral yang terjalin di dalamnya. Salah satu film dengan banyak pelajaran moral adalah Love is Not Enough. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pesan moral yang disampaikan oleh film Love is Not Enough. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Analisis semiotika Roland Barthes, yang menggunakan signifikasi dua tahap yaitu denotasi dan konotasi serta mitos dalam pengambilan gambar adegan dari film Love is Not Enough kemudian digunakan untuk mengevaluasi data. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya pesan moral dalam film Love is Not Enough yang terbagi dalam beberapa kategori sebagai berikut: 1) Hubungan antara Tuhan dan manusia; 2) Hubungan antara individu dengan diri mereka sendiri; 3) Interaksi antara individu dalam lingkungan sosial.