cover
Contact Name
Qholiva Yuni Fadilla
Contact Email
qholiva.yuni.fadilla@umy.ac.id
Phone
+6282323199490
Journal Mail Official
audiens.ik@umy.ac.id
Editorial Address
Department of Communication Studies, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Jl. Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta 55183
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Audiens
ISSN : -     EISSN : 27224856     DOI : https://doi.org/10.18196/jas
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Audiens focuses on issues of media review, whether print, electronic, film, social media and new media and various on communication including: 1. Advertising, Public Relations, and Broadcasting 2. Social Media, New Media, Information Communication and Technology 3. Health Communications, Disaster Communications, Sport Communication 4. Political Communication, Political Marketing 5. Multiculturalism, Islam and Communication
Articles 268 Documents
Representasi Domestikasi dan Streotype Perempuan dalam Iklan Termorex Patch Versi Plester Demam Nauval Hijran Nugraha; Satrio Mukti Wibowo; Muhammad Alvin Farelti
Jurnal Audiens Vol. 3 No. 4 (2022): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v3i4.14536

Abstract

Tujuan penelitian ini membahas representasi domestikasi dan streotype Perempuan dalam Iklan Termorex Patch Versi Plester Demam tahun 2020. Konsep terpenting dalam kajian ini adalah representasi, termasuk tanda yang ditampilkan dalam sebuah iklan. Melalui penelitian tentang representasi dalam iklan. Perempuan dalam wiliyah domestik merupakan kegiatan atau kehidupan perempuan dibatasi hanya didalam rumah dengan tugas memasak, merawat anak, serta melayani suaminya. Perempuan dalam wilayah domestik sudah menjadi stereotype dimasyarakat secara luas, bahwa seorang perempuan harus menjadi ibu yang baik bagi anaknya dan juga suaminya. Tidak seperti hegemoni yang didapatkan oleh laki-laki dalam kehidupannya sosial, yang kebanyakan didalam lingkup publik. Derajat perempuan sering kali lebih rendang dibandingkan dengan laki-laki, dikarenakan kaum laki-laki lebih mendominasi dalam kehidupan soialnya. Dalam mendapatkan jawaban atas rumusan masalah dari penelitian ini, kami menggunakan metode penelitian semiotika Ronald Barthes. Setelah mempelajari lebih lanjut iklan Iklan Termorex Patch Versi Plester Demam, dengan demikian kami memperoleh hasil bahwa iklan sangat berpengaruh terhadap stereotype yang ada didalam masyarakat sosial, yang dimana stereotype ini perempuan digambarkan selalu ada diwiliyah domestiknya.
Stereotype dan Marjinalisasi Perempuan dalam Iklan Akulaku Abiyyu Asyarul Haq; Muhammad Aldy Setiawan; Ryo Adhi Pradana
Jurnal Audiens Vol. 3 No. 4 (2022): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v3i4.14560

Abstract

Iklan Akulaku edisi 2017 merupakan iklan yang menceritakan peran laki laki dan perempuan dalam keluarga. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesetaraan antara laki laki dan perempuan dalam sebuah keluarga. Marjinalisasi yang terjadi pada perempuan tak lepas dari tugas dan kewajiban masing masing dalam keluarga. Tujuan dari penelitian ini bagaimana kesetaraan peran keluarga antara laki laki dan perempuan dalam iklan Akulaku ini. Penelitian ini menggunakan teori marjinalisasi dan stereotype dengan menggunakan metode semiotika mengenai kelompok yang berkuasa atau berkuasa maupun kelompok yang tertindas atau minoritas. Analisis ini digunakan untuk menganalisis dari beberapa bagian adegan iklan Akulaku mengenai peranan laki laki dan perempuan dalam sebuah keluarga. Hasil dari analisis tersebut, laki laki memiliki kuasa yang paling dominan dan perempuan sebagai minoritas yang hanya bergantung kepada laki laki dalam keluarga.
Menolak Stereotip, Representasi Kecantikan Perempuan pada Iklan Produk Kecantikan Skin Game Hanif Indhie Pratama; Mohammad Febry Tabrani; Ilham Malul Khoirun
Jurnal Audiens Vol. 3 No. 4 (2022): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v3i4.14565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara Skingameofficial menawarkan produk kecantikan menggunakan metode semiotika. Pada zaman sekarang, penampilan merupakan salah satu kunci dari feminitas. Perempuan diharuskan terlihat cantik untuk menjadi perempuan yang diinginkan oleh orang lain. Bagian tubuh perempuan yang menjadi sorotan publik adalah wajah dan tubuh. Sehingga bagian tersebut biasanya menampilkan kecantikan dari perempuan ideal. Hal tersebut berbeda dengan iklan produk kecantikan untuk perempuan pada umumnya yang menampilkan model perempuan yang memiliki kulit putih, mulus, dan halus, memiliki rambut hitam dan tubuh yang kurus. Selain itu, iklan ini memberi pesan kepada perempuan untuk tetap bersyukur dan percaya diri dengan dirinya sendiri, dengan keadaan tubuhnya sendiri yang telah diberikan oleh tuhan.
Analisis Konten Visual Post Instagram @Lensamu dalam Dakwah Islam Tengahan (Wasathiyah) Dinda Arina Husnayaeni; Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali
Jurnal Audiens Vol. 3 No. 4 (2022): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v3i4.17958

Abstract

Instagram merupakan media sosial yang memiliki banyak pengguna yaitu sebanyak 191 juta pengguna.. Jumlah pengguna yang banyak tersebut dimanfaatkan untuk melakukan dakwah dan menyebar informasi yang bermanfaat seputar islam tengahan (wasathiyah) karena Instagram merupakan salah satu media sosial yang paling terupdate dan mudah diakses oleh semua kalangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk apakah visualisasi dalam feeds Instagram @lensamu sudah menerapkan nilai islam tengahan (wasathiyah). Penelitian ini menggunakan analisis teori media sosial dan desain komunikasi visual guna untuk mengetahui apa saja komponen konten visualnya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Lensamu dapat menyampaikan makna dan tujuan dari setiap isi konten yang telah diberikan melalui komponen-komponen konten visual yaitu tipografi, ilustrasi/fotografi/videografi, layout,warna dan simbolisme yang ada pada konten Instagram Lensamu, serta mengetahui penerapan dakwah islam tengahan (wasathiyah) dalam akun instagram Lensamu. Seta diketahui juga konten visual merupakan oin yang utama melainkan makna dari isi konten dan juga tanggung jawab dalam membuat konten yang telah diberikan.
Tantangan Sutradara dalam Produksi Film Dokumenter dengan Narasumber Difabel Muhammad Iqbal Naufal; Eka Putri Yuliyanti
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v4i3.254

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai tantangan sutradara dalam produksi film pendek dokumenter yang berjudul “Menari Dalam Sunyi” dengan narasumber yang difabel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi yang digunakan sutradara pada saat melakukan pendekatan dengan narasumber yang difabel selama proses pembuatan film tersebut. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, metode ini ialah suatu penelitian yang pengumpulan datanya menekankan kualitas melalui tahap wawancara, observasi, dan literature dengan paradigma konstruktivisme berorientasi pada pemahaman yang direkonstruksi tentang dunia sosial, dibangun dari pengalaman dan pemaknaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi – strategi yang dilakukan sutradara dengan teori penetrasi yang sering disebut juga teori lapisan yaitu dengan melakukan pendekatan secara bertahap. Pendekatan dilakukan secara intrapersersonal dengan tahapan orientasi, memperkenalkan diri terlebih dahulu kemudian disambung dengan tujuan sutrada berkunjung ke lokasi. Selanjutnya dengan tahapan pertukaran penjajakan afektif, tahapan ini dimulai dengan sutradara yang memperkenalkan apa tujuan pembuatan filmnya, penjelasan singkat mengenai film dokumenter, dan penjelasan singkat mengenai apa saja yang perlu dilakukan narasumber, setelah itu baru sutradara meminta narasumber memperkenalkan diri, pada tahapan ini proses komunikasi dengan bahasa isyarat masih dibantu oleh Ibu Suryati selaku guru normal yang mengajari mereka menari. Selanjutnya masuk pada tahapan pertukaran afektif, pada tahapan ini sutradara dan narasumber sudah mulai saling bertanya sehingga sudah mulai adanya kedekatan sekaligus sutradara memahami dan belajar bahasa isyarat mereka. Setelah itu tahapan terakhir yaitu pada tahapan pertukaran stabil, didalam tahapan ini narasumber sudah berani mengungkapkan apa yang mereka rasa, seperti ketika merasa bosan, tidak nyaman, merasa lelah saat proses syuting sedang berlangsung.
Pelanggaran Etika dan Hukum Penyiaran dalam Program Siaran 86 NET TV Clarizha Nabilla Putri; Dava Putra Anandya; Arrayan Prawira Hardinata
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v4i4.263

Abstract

Program siaran “86” merupakan program jurnalistik reality show yang diproduksi oleh NET TV sejak tahun 2014 yang bekerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Program ini menggambarkan secara mendalam realitas pelaksanaan tugas kepolisian dalam menjalankan fungsi keamanan negara. Namun dalam perkembangannya, program siaran ini mulai menuai kritik dari khalayak dan mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena beberapa tayangannya melanggar peraturan serta pedoman program siaran yang berlaku. Penelitian ini berfokus pada pelanggaran etika penyiaran yang dan penetapan oleh Komisi Penyiaran Indonesia dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukan pelanggaran pada program siaran ini sebagian besar terkait dengan tayangan konten yang menampilkan kekerasan, perkelahian kelompok, senjata tajam, penembakan, dan sejenisnya. Program siaran ini juga telah mendapatkan peringatan oleh Komisi Penyiaran Indonesia dan dikenai sanksi administrasi berupa teguran tertulis dalam beberapa tayangannya.
Penerapan Kode Etik Jurnalistik dalam Berita Pengangkatan Najwa Shihab Sebagai Tim Sukses AMIN di TvOne Khrisna Abi Sukmana; Muhammad Alifian Razandi; Muhammad Arya Adhi Maulana; Rozalina Novianty
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v4i4.264

Abstract

Penerapan Kode Etik Jurnalistik dalam berita pengangkatan Najwa Shihab sebagai tim sukses AMIN di tvOne memiliki maksud pada bagaimana tvOne dalam menerapkan Kode Etik Jurnalistik pada berita pengangkatan Najwa Shihab sebagai tim sukses AMIN beserta dengan pelanggaran etika yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana stasiun TV nasional seperti tvOne dalam menerapkan Kode Etik Jurnalistik dalam berita pengangkatan Najwa Shihab sebagai tim sukses AMIN. Penelitian ini menggunakan teori etika deontologi dan teori hukum penyiaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi dokumentasi. Temuan penelitian dalam penelitian ini adalah tvOne dalam melakukan pemberitaan terhadap berita pengangkatan Najwa Shihab sebagai tim sukses AMIN menunjukkan beberapa indikasi pelanggaran dalam penerapan etika jurnalistik. Bentuk-bentuk pelanggaran cukup beragam baik dari Kode Etik Jurnalistik maupun Peraturan Komisi Penyiaran tentang Standar Program Siaran dalam P3SPS.
Tinjauan Etika dalam Konten Tiktok @Prazteguh Blind Challenge Air Mineral dalam Kemasan Arfan Azmi Pratama; Rian Anugra; Muhammad Ariq Musyaffa
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v4i4.269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelanggaran etika yang terjadi dalam iklan media sosial Tiktok dan mengkaji lebih dalam mengenai pelanggaran pelanggaran yang terjadi di akun @Prasteguh dengan konten blind challange. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuallitatif, pengumpulan data yang dilakukan menggunakan dokumentasi dengan melihat konten video yang kemudian di screenshoot dan dianalisis lebih lanjut. Berdasarkan penelitian, ditemukan pelanggaran etika karena dalam konten blind challange tersebut Praz Teguh merendahkan merek lain dan hanya mengunggulkan satu merek yaitu aqua tanpa adanya sensor untuk produk lainya. Blind challange adalah konten Tiktok yang digunakan untuk me-review sebuah produk baik makanan maupun minuman dengan sejujur-jujurnya. Penggunaan akun media sosial pribadi tanpa menjelaskan bahwa konten tersebut adalah iklan juga melanggar etika pariwara Indonesia. kedua pelanggaran ini tercantum dalam Etika Pariwara Indonesia dalam ketentuan tata krama poin 1.20 dan poin 4.6.11.
Perempuan sebagai Objek Tatapan dalam Promosi Gadget di Akun TikTok @planetgadget.store Inna Widya Astuti; Silvia Ayu Juliana; Arfan Azmi Pratama
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v4i4.276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dengan kritis fenomena perempuan yang dijadikan objek tatapan dalam akun @planetgadget.store. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang kemudian di analisis menggunakan teori semiotika. Data yang diperoleh kemudian direduksi untuk mendeskripsikan dan mengkaji fenomena yang terjadi pada akun Tiktok @planetgadget.store. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa akun Tiktok @planetgadget.store melakukan eksploitasi secara seksual terhadap perempuan dengan konten konten yang mereka unggah di akun Tiktok. Perempuan menjadi objek tontonan dan laki laki menjadi penonton yang mana laki laki selalu mengedepankan rasa seksual dan emosionalnya ketika melihat perempuan.
Representasi Peran Ganda Perempuan dalam Iklan Sasa Santan versi Sasayang Vernada Alvia Saputri; Elisca Jayaningsih; Khamidah Ferista
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v4i4.278

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana representasi peran ganda perempuan dalam Iklan Sasa Santan versi Sasayang. Perempuan selalu menjadi daya tarik tersendiri dalam Iklan. Representasi media sering kali digunakan untuk memahami bagaimana iklan menciptakan citra perempuan dan bagaimana citra tersebut dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap peran ganda perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode semiotika oleh Roland Barthes, dengan menganalisis makna denotasi, makna konotasi, dan mitos yang ada dalam Iklan tersebut. Setelah melakukan analisis pada Iklan Sasa Santan versi Sasayang ditemukan bahwa perempuan dapat menjalankan dua peran sekaligus, yaitu dapat melakukan peran dalam ranah publik tanpa meninggalkan perannya dalam ranah domestik.