De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dalam bidang, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Nilai, Pendidikan Moral, Pendidikan Politik, Pendidikan Hukum, Pendidikan Anti Korupsi, Pendidikan Multikultural, Pendidikan Karakter dan berbagai bidang lainnya yang mendukung pengembangan pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal ini diterbitkan duabelas kali dalam setahun yang menampung berbagai naskah hasil penelitian dari para guru, dosen, mahasiswa maupun peneliti yang tertarik dalam bidang penelitian dan pembelajaran.
Articles
260 Documents
Pandangan Mahasiswa tentang Hak Asasi Manusia dalam Penerapan Hukum Qanun Jinayah di Aceh
Kemala Fakhira Shandi;
Thoriq Izzurahman;
Anisa Nur Paramita Dewi;
Muhammad Ridwan
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 4 (2021): April
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/decive.v1i4.290
Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang mengimplementasikan Syariat Islam baik dalam kehidupan sehari-hari maupun peraturan yang berlaku. Hal ini disebabkan oleh kedudukannya sebagai daerah istimewa yang memiliki otonomi khusus, sehingga Nanggroe Aceh Darussalam dapat membuat serta menerapkan hukum Qanun Jinayah di Indonesia. Namun, hukum Qanun Jinayah ini memicu kontroversi karena dianggap melanggar berbagai jenis hak asasi manusia salah satunya karena dianggap hukuman yang kejam. Seperti contohnya hukum cambuk juga dianggap bertentangan dengan konvensi anti penyiksaan. Sehingga, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah hukum Qanun Jinayah ini bersesuaian atau bertentangan dengan HAM serta mengetahui pandangan mahasiswa ITB terhadap hukum tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi literatur dan kuesioner pada beberapa mahasiswa ITB. Kesimpulan yang didapatkan yaitu hukum Qanun Jinayah ini bersesuaian dengan HAM dan 50% mahasiswa ITB memandang hukum ini sudah tidak relevan diterapkan dan 50% lainnya memandang hukum ini masih relevan diterapkan di Provinsi Aceh.
Pro-Kontra Pemilihan Kepala Daerah 2020 di Jawa Barat pada Masa Pandemi COVID-19
Rina Yulianti Jaya;
Ahmad Raihan Nasution;
Ayundari Chairunnisa;
Maulana Mochammad Fauzan Fadhlurrahman
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 5 (2021): Mei
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/decive.v1i5.291
Pilkada serentak tahun 2020 ini menjadi tahun yang sangat berbeda karena adanya pandemi Coronavirus Disease (COVID-19). Pihak kontra ingin Pilkada 2020 ditunda, dan pihak pro ingin pilkada tetap dilanjutkan. Tujuan penelitian ini adalah membahas tentang pendapat warga mengenai Pilkada serentak 2020 di Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi kasus dari berbagai referensi dan juga studi kepustakaan. Hasil penelitian yaitu opini masyarakat yang pro berupa dukungan pelaksanaan Pilkada 2020 dengan tetap menaati protokol kesehatan, peraturan dan tetap waspada. Sedangkan opini pihak yang kontra yaitu adanya ketidakadilan akibat kampanye yang mengabaikan protokol kesehatan, regulasi yang tidak jelas, pentingnya fokus menangani COVID-19 daripada Pilkada 2020, serta resiko peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 sehingga Pilkada 2020 harus ditunda. Pertimbangan pemerintah terkait kebijakan Pilkada 2020 yaitu UUD 1945 Pasal 22E ayat 1-6, Pasal 201 ayat (6) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016; dan mencontoh negara lain yang terbukti mampu melaksanakan Pilkada di masa pandemi.
Pencegahan Fenomena Pelanggaran Privasi Melalui Media Sosial di Kalangan Mahasiswa Rekayasa Pertanian
Aisyah Qonitah;
Dela Rahmani Putri;
Alvin Alvin;
Made Satria Mauldeva Wibawa
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 6 (2021): Juni
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/decive.v1i6.294
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara preventif fenomena pelanggaran privasi di media sosial yang terjadi pada mahasiswa rekaya pertania. Situasi penelitian ini berangkat dari adanya globalisasi dengan kemudahan akses komunikasi. Kemudahan ini diperoleh dari diciptakannya sebuah inovasi yang disebut dengan media sosial. Di abad ke-21 ini, jenis-jenis media sosial mulai bervariasi seperti facebook, instagram, whatsapp, dan sebagainya. Selain memudahkan untuk berkomunikasi, aplikasi dunia maya ini juga dapat beralih fungsi sebagai biro jodoh bagi beberapa orang. Di balik kemudahan dalam berkomunikasi melalui media sosial, terdapat ancaman yang mengincari para penggunanya. Salah satu ancaman tersebut adalah pelanggaran privasi. Pelanggaran privasi ini tentunya merupakan salah satu pelanggaran hak asasi manusia yang kerap dianggap remeh di kalangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur dan kuesioner. Penanganan secara nyata dibutuhkan untuk mencegah fenomena pelanggaran privasi ini terus terjadi. Hasil survei penelitian yang didapatkan akan menjadi analisis yang dibahas pada jurnal penelitian ini.
Tradisi Beas Perelek Mengantisipasi Pandemi COVID-19: Studi Kasus di Purwakarta
Arrya Nawaf Hanifa;
Asyifah Nuruldiah Trisukmawati;
Dziki Ibrahim;
Sutra Dharma
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 7 (2021): Juli
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/decive.v1i7.297
Peningkatan jumlah kasus penderita COVID-19 di Indonesia memiliki dampak ekonomi bagi para warga. Hal itu membatasi aktivitas warga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehingga memberikan dampak bagi masyarakat menengah kebawah hingga kalangan atas. Beas Perelek merupakan budaya Sunda sebagai bentuk gotong-royong warga dalam mengatasi kesulitan pangan dan diharapkan sebagai wujud solidaritas masyarakat Indonesia untuk saling membantu di tengah pandemi. Tujuan dari ditulisnya artikel ini adalah untuk mengkaji efektivitas tradisi lokal Beas Perelek dalam mengantisipasi para warga dari kekurangan pangan di masa pandemi COVID-19. Kajian tersebut dilakukan dengan studi kasus di Purwakarta, Jawa Barat. Penelitian ini dilakukan melalui metode kualitatif dengan melakukan perbandingan temporal untuk menentukan relevansi penerapan tradisi Beas Perelek serta studi literatur untuk memahami mekanisme penerapan tradisi Beas Perelek saat masa pandemi. Penerapan Beas Perelek dalam kehidupan warga saat pandemi sangat relevan. Temuan penelitian bahwa tradisi Beas Perelek ada dalam sikap gotong-royong dan menjadi sebentuk upaya mengantisipasi para warga di Purwakarta dari pandemi COVID-19.
Pengaruh Cyberbullying di Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental
Fadia Tyora Yulieta;
Hilma Nur Aida Syafira;
Muhammad Hadana Alkautsar;
Sofia Maharani;
Vanessa Audrey
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/decive.v1i8.298
Kemajuan teknologi telah mengubah aktivitas manusia, terutama dalam bidang teknologi dan komunikasi. Namun, kemudahan ini justru disalahgunakan oleh beberapa orang untuk melakukan kejahatan, seperti cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari cyberbullying di media sosial dan mengetahui cara penanggulangannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengambilan data melalui penyebaran Google Form kepada pengguna media sosial berusia 13-25 tahun. Penelitian ini bermanfaat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama manusia khususnya mengenai kesehatan mental. Survei dari 45 responden, terdapat 95,6% yang mengatakan bahwa kasus cyberbullying di Indonesia sudah banyak terjadi. Hal tersebut menunjukkan bahwa kondisi cyberbullying di Indonesia sudah berada dalam taraf tinggi. Maka, cyberbullying seharusnya ditanggapi dengan serius. Di Indonesia, kasus cyberbullying sudah diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang seharusnya dapat mengurangi kasus cyberbullying. Namun, pada kenyataannya, UU ITE belum sepenuhnya menjamin dapat mengurangi kasus cyberbullying. Sehingga, satu-satunya yang dapat menanggulangi dampak dari cyberbullying adalah diri sendiri.
Analisis Data Survei Pemenuhan Hak Mahasiswa di Bidang Pelayanan Kesehatan Mental
Putri Rezky;
Nabila Adawiyyah Swasana;
Firzan Anandito Setiaji;
Martsal Karbela
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 9 (2021): September
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/decive.v1i9.299
Larangan berkumpul menjadi inhibitor untuk dapat bebas berekspresi dan bersosial, sungguh melawan kodrat manusia untuk berbaur dan menjalin kedekatan dengan makhluk lainnya, sehingga tidak heran mendatangkan dampak krusial terhadap kesehatan mental dan jiwa manusia. Mahasiswa Institut Teknologi Bandung dengan beban akademis tinggi merasa semakin berat selama kegiatan kuliah dilangsungkan secara daring, dimana singkatnya pertemuan sinkron membuat dosen lebih gencar memberikan tugas, hingga mahasiswa kehilangan kesempatan bersenang-senang dan berdamai dengan dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan mengkaji seberapa besar dan tepat operasi layanan kesehatan kampus ITB untuk memenuhi hak-hak para mahasiswanya di bidang pelayanan kesehatan (mental/jiwa) serta pembenaran stigma kesehatan mental itu sendiri sebab tidak jarang mahasiswa memberi respon yang salah atas keluh yang dirasakannya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dan pengambilan data dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan program pelayanan kesehatan kampus ITB masih belum berjalan maksimal dan masih banyak mahasiswa menganut stigma dalam merespon gangguan/keluh kesehatan mental yang dirasakan.
Pengaruh Masa Kuliah Online Terhadap Integritas Mahasiswa Saat Ujian
Narissa Vania Poerba;
Raihan Andhika Putra;
Quodvultdeus Andhry Darmawan;
Amalya Sekar Susatyo;
Izzuddin Muhammad Hisyam
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/decive.v1i10.302
Pendidikan merupakan suatu upaya pengembangan potensi peserta didik. Pengembangan potensi dapat dilakukan melalui pendidikan karakter, seperti membentuk pribadi anak. Salah satu karakter yang ingin ditanamkan dalam dunia pendidikan ialah karakter berintegritas. Integritas merupakan bentuk kepatuhan terhadap aturan yang telah ditetapkan oleh institusi. Di masa pandemi COVID-19 perkuliahan dilakukan secara jarak jauh dan membuat akses para pendidik untuk memantau para mahasiswanya semakin terbatas. Hanya dengan karakter berintegritas para pendidik dapat mempercayakan perkuliahan daring ini akan berjalan dengan baik. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perkuliahan online terhadap integritas mahasiswa angkatan 2019 secara umum. Penelitian akan dilakukan melalui metode survei dengan menyebarkan sejumlah kuesioner. Berdasarkan penelitian yang disebar melalui kuesioner kepada mahasiswa angkatan 2019 didapatkan responden sebanyak 53 orang. Dengan adanya artikel ini, didapatkan hasil akhir yang merepresentasikan efektivitas kegiatan kuliah daring. Sehingga dapat disimpulkan kegiatan perkuliahan online dapat memicu penurunan integritas pada mahasiswa angkatan 2019.
Kepedulian Mahasiswa Terhadap Pelestarian Budaya Indonesia di Masa Pandemi
Ainun Rahmi;
Albertus Novenuno Bayu Prastowo;
David Christian Chandra Biwono;
Rahel Puspitasari
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 11 (2021): November
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/decive.v1i11.303
Keberagaman kondisi geografis dan latar belakang menjadikan masyarakat Indonesia memiliki berbagai warisan budaya. Akibat pandemi COVID-19, kegiatan pelestarian budaya Indonesia terhambat. Namun, hal ini tidak menutup kesempatan, terutama bagi generasi muda,untuk tetap melestarikan budaya Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepedulian mahasiswa rekayasa pertanian ITB angkatan 2019 terhadap pelestarian budaya Indonesia dan menentukan apa saja upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan budaya Indonesia saat pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalah metode pustaka dan survei. Temuan penelitian bahwa sebagian besar mahasiswa rekayasa pertanian ITB angkatan 2019 peduli terhadap budaya Indonesia dan ingin turut serta melestarikan budaya Indonesia. Salah satu cara untuk melestarikan budaya Indonesia di masa pandemi adalah dengan mengikuti tren yang ada. Melalui artikel ini, diharapkan pembaca dapat termotivasi untuk ikut serta melestarikan budaya Indonesia. Rekomendasi penelitian bahwa kepedulian dilakukan dengan berkegiatan online, meningkatkan pengetahuan diri sendiri mengenai budaya yang ada di Indonesia dan memahami tujuan serta maksud dari budaya-budaya tersebut.
Kajian Teoritis tentang Hubbul Wathan Minal Iman dalam Upaya Menjaga Eksistensi Pancasila
Khalimatus Sadiyah;
Nurul Nisah;
Muhammad Zainuddin
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 2 (2021): Februari
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/decive.v1i2.309
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara teoritis tentang Hubbul Wathan Minal Iman dalam menjaga eksistensi Pancasila. Dasar penelitian ini ada dalam semangat juang umat Islam mewujudkan rasa cinta terhadap tanah air yaitu Indonesia. Bentuk kecintaan terhadap negara secara mendasar menjadi bagian dari iman. Kecintaan dengan demikian menjadi sesuatu yang sangat urgent dan memang seharusnya dimiliki oleh setiap warga negara, termasuk umat Islam. Namun, sering kali kecintaan tersebut tidak diarahkan kepada hal yang bermanfaat sehingga banyak yang tidak menjadikannya tidak berarti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Temuan penelitian adalah pertama, upaya menjaga eksistensi Pancasila memiliki beragam tantangan, maka diperlukannya rasa cinta yang mendalam yang diwujudkan melalui sikap nyata. Temuan kedua bahwa penelitian ini menyatakan bahwa umat Islam perlu memiliki sikap Hubbul Wathan Minal Iman dalam menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia tetap dalam eksistensinya. Rekomendasi penelitian ini lebih mengarahkan agar bentuk kecintaan pada tanah air bisa digagas secara konseptual dan kemudian dilaksanakan dalam bentuk tindakan.
Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa Tamansatriyan Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang
Apriyanto Apriyanto
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 2 (2021): Februari
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/decive.v1i2.313
Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan pelaksanaan, faktor-faktor yang mempengaruhi dan untuk mengetahui tingkat partisipasi dalam pembangunan Desa Tamansatriyan Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan November hingga Desember 2019 di Desa Tamansatriyan. Penentuan informan penelitian ini melalui sampling purposive technique, pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan interactive model dan dilakukan pengecekan keabsahan temuan dengan perpanjang kehadiran, trigulasi dan pembahasan teman sejawar. Berdasarkan paparan data dan temuan penelitian yang diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat dikemukakan kesimpulan penelitian ini, yaitu: (1) Pelaksanaan pembangunan yang ada di Desa Tamansatriyan Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang sejauh ini berjalan cukup baik.. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan Desa Tamansatriyan Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang, bersumber dari dua hal, yaitu faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik,. (3) Masyarakat menunjukkan partisipasi aktifnya dalam kegiatan pembangunan di Desa Tamansatriyan Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang.