cover
Contact Name
Satria Yudha Prayogi
Contact Email
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281360936699
Journal Mail Official
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Buletin Utama Teknik
ISSN : 14104520     EISSN : 25983814     DOI : -
Jurnal Buletin Utama Teknik memuat tentang artikel hasil penelitian dan kajian konseptual rumpun ilmu bidang teknik. Secara garis besar topik utama yang diterbitkan adalah: Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektro Teknik Informatika Teknik Arsitektur Teknik Industri.
Articles 370 Documents
EVALUASI SALURAN DRAINASE PADA JALAN BAHAGIA BY PASS KELURAHAN SUDIREJO II KECAMATAN MEDAN KOTA Muhammad Akbar; Diana Suita Harahap
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 2 (2022): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drainase adalah salah satu infrastruktur yang bertindak untuk mengurangi air yang berlebih, baik itu permukaan ataupun air bawah permukaan terutama untuk mengatasi bencana banjir. Sistem ini diperlukan evaluasi untuk mengetahui kapasitas penampang dengan menganalisa dihitung curah hujan dengan debit banjir. Metode yang dipilih untuk menghitung debit di jalan Bahagia By Pass Kelurahan Sudirejo II Kecamatan Medan Kota ini yaitu dengan metode Rasional. Setelah dilakukannya analisis, maka dapat diperoleh kesimpulan dari hasil evaluasi saluran drainase pada jalan Bahagia By Pass Kelurahan Sudirejo II Kecamatan Medan Kota sebagai berikut : Intensitas hujan rata-rata yang didapat dari analisa adalah 50,683 mm/jam. Dan debit banjir rencana adalah 0,703 /det. Dari analisis debit saluran eksisting yang dilakukan didapat S-1 = 0,167, S-2 = 0,202, S-3 = 0,115, T-1 = 1,847. Dapat disimpulkan bahwa hanya T-1 yang mampu menampung debit banjir rencananya sementara saluran yang lainnya tidak mampu menampung debit banjir rencananya yang sebesar 0,703 /det. Evaluasi dilakukan dengan melakukan perencanaan ulang terhadap saluran eksisting yang tidak mampu menampung debit rencana. Dengan menambahkan lebar serta tingginya didapat debitnya sebesar 1,727 /det. Sehingga debit eksisting debit rencana sebesar 0,703 /det. Dari perhitungan analisis yang dilakukan dapat dikatakan tidak semua saluran dapat menampung debit rencana. Oleh karena itu dilakukan perencanaan ulang terhadap saluran sehingga debit eksisting yang berada di jalan Bahagia By Pass Kelurahan Sudirejo II Kecamatan Medan Kota dapat menampung debit banjir rencana.
PENGARUH KECEPATAN POTONG TERHADAPKEKASARAN PERMUKAAN PADA PEMBUBUTAN BAJA STAINLESS STEEL DENGAN MENGGUNAKAN MATA PAHAT KARBIDA BERLAPIS Muksin R. Harahap; Suhardi Napid; Fahrur Roza
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 2 (2023): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecepatan potong, kecepatan pemakanan, gerak makan, kedalaman potong dan getaran mesin pada saat pemotongan.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai kekasaran permukaan pada pembubutan Baja Stainless Steel304 menggunakan mata pahat karbida belapis. Pengujian ini dilakukan sebanyak 5 kali pada masing-masing pengujian dengan kecepatan potong (vc) yang berbeda, sementara gerak makan dan kedalaman potong tetap sama. Untuk memperoleh nilai kekasaran permukaan dilakukan pengukuran dengan surface test TR-200 dalam 1 kali pengujian dilakukan 3 kali pengukuran pada sisi yang berbeda. Nilai kekasaran permukaan terendah yaitu pada kecepatan potong (vc) = 100 m/min dengan Ra =0,945 μm dengan waktu pemotongan (tc) = 00,08 menit. Dan kekasaran permukaan yang paling tinggi pada kecepatan potong (vc) = 200 dengan Ra=1,143μm dengan waktu pemotongan (tc) = 1,143 menit Dan kekasaran permukaan yang paling tinggi pada kecepatan potong (vc) = 200 dengan Ra=1,143μm dengan waktu pemotongan (tc) = 0,15 menit.
PARKIR HOUSE KEEPING IMPLEMENTATION TO INCREASE SAFETY AWARENESS IN ALL BUSINESS PROCESSES Sartika Rini
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article has two main objectives. The first objective is to implement housekeeping (5S) program as a company culture by improving the safe workplace. The second objective is to increase safety awareness as part of respect for people in the company with better housekeeping would support reliable work flow, increase productivity and personnel satisfaction. 5S began as part of the Toyota Production System (TPS) in early and mid-20th century. The main objective is to increase the value of products and or services for customers by eliminating waste from production processes. Among the most common accident causes in many company are unsafe behavior, unsafe action, and unsafe condition which often relate to poor and tidiness. The aim of the program was to improve order and tidiness and consequently safety performance and to achieve better working environment and to reduce accidents caused by slips, trips and falls (on same level).Keywords: : 5S Program, Safe Workplace, Respect For People, Safety PerformanceThis article has two main objectives. The first objective is to implement housekeeping (5S) program as a company culture by improving the safe workplace. The second objective is to increase safety awareness as part of respect for people in the company with better housekeeping would support reliable work flow, increase productivity and personnel satisfaction. 5S began as part of the Toyota Production System (TPS) in early and mid-20th century. The main objective is to increase the value of products and or services for customers by eliminating waste from production processes. Among the most common accident causes in many company are unsafe behavior, unsafe action, and unsafe condition which often relate to poor and tidiness. The aim of the program was to improve order and tidiness and consequently safety performance and to achieve better working environment and to reduce accidents caused by slips, trips and falls (on same level). Keywords: : 5S Program, Safe Workplace, Respect For People, Safety Performance
EVALUASI SALURAN DRAINASE PADA JALAN BAHAGIA BY PASS KELURAHAN SUDIREJO II KECAMATAN MEDAN KOTA Muhammad Akbar; Diana Suita Harahap
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 3 (2022): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drainase adalah salah satu infrastruktur yang bertindak untuk mengurangi air yang berlebih,baik itu permukaan ataupun air bawah permukaan terutama untuk mengatasi bencana banjir. Sistem ini diperlukan evaluasi untuk mengetahui kapasitas penampang dengan menganalisa dihitung curah hujan dengan debit banjir. Metode yang dipilih untuk menghitung debit di jalan Bahagia By Pass Kelurahan Sudirejo II Kecamatan Medan Kota ini yaitu dengan metode Rasional. Dari perhitungan analisis yang dilakukan  tidak semua saluran dapat menampung debit rencana karena nilai debitnya tidak melebihi dari nilai debit banjir rencana. Debit banjir rencana yang didapat adalah 0,703 /det sementara nilai debit saluran eksisting didapat dari S1 = 0,167 m3/det  (tidak aman), S2 = 0,202 m3/det  (tidak aman), S3 = 0,115 m3/det (tidak aman), T1 = 1,847 m3/det  (aman), dapat dilihat bahwa debit eksisting tidak melebihi dari debit banjir rencana, sehingga dilakukan perencanaan ulang debit eskstingnya sehingga didapat S1 = 1,727 m3/det  (aman), S2 = 1,727 m3/det  (aman), S3 = 1,727 m3/det  (aman), T1 = 1,847 m3/det  (aman), setelah dilakukan perencanaan ulang maka nilai debit eksisting dapat melebihi dari debit banjir rencana sehingga dapat dikatakan bahwa saluran itu aman untuk banjir.Drainase adalah salah satu infrastruktur yang bertindak untuk mengurangi air yang berlebih,baik itu permukaan ataupun air bawah permukaan terutama untuk mengatasi bencana banjir. Sistem ini diperlukan evaluasi untuk mengetahui kapasitas penampang dengan menganalisa dihitung curah hujan dengan debit banjir. Metode yang dipilih untuk menghitung debit di jalan Bahagia By Pass Kelurahan Sudirejo II Kecamatan Medan Kota ini yaitu dengan metode Rasional. Dari perhitungan analisis yang dilakukan  tidak semua saluran dapat menampung debit rencana karena nilai debitnya tidak melebihi dari nilai debit banjir rencana. Debit banjir rencana yang didapat adalah 0,703 /det sementara nilai debit saluran eksisting didapat dari S1 = 0,167 /det (tidak aman), S2 = 0,202 /det (tidak aman), S3 = 0,115 /det (tidak aman), T1 = 1,847 /det (aman), dapat dilihat bahwa debit eksisting tidak melebihi dari debit banjir rencana, sehingga dilakukan perencanaan ulang debit eskstingnya sehingga didapat S1 = 1,727 /det (aman), S2 = 1,727 /det (aman), S3 = 1,727 /det (aman), T1 = 1,847 /det (aman), setelah dilakukan perencanaan ulang maka nilai debit eksisting dapat melebihi dari debit banjir rencana sehingga dapat dikatakan bahwa saluran itu aman untuk banjir.
PERBAIKAN METODE PENGELASAN SMAW (SHIELD METAL ARC WELDING) PADA INDUSTRI KECIL DI KOTA MEDAN Ahmad Bakhori
Buletin Utama Teknik Vol 13, No 1 (2017): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan Industri kecil (bengkel las) di kota Medan dapat dikatakan ada maju mundurnya terlihat dengan adanya yang menutup usahanya. Dari keadaan ini dimungkinkan salah satu penyebabnya adalah ketidak mampuan bersaing. Dari 40 macam lebih jenis pengelasan, yang sering digunakan industri kecil di kota medan adalah pengelasan dengan metode Shiel Metal Arc Welding (SMAW) karaena pada umumnya konstruksi yang di kerjakan dengan las adalah baja karbon rendah. Prosedur pengelasan kelihatannya sangat sederhana, tetapi sebenarnya banyak masalah didalamnya yang memerlukan pemecahan dengan berbagai macam pengetahuan, oleh sebab itu, tiori pengelasan menjadi sangat penting, dalam merancang suatu konstruksi dengan sambungan las harus direncanakan pula tentang tata cara pengelasannya, cara pemeriksaannya, bahan las, elektroda las yang akan dipergunakan, arus pengelasa, karena kesalahan dalam proses pengelasan akan menyebabkan hasil pengelasan buruk dan tidak berkuwalitas yang dapat menyebabkan kerugian sangat besar. Las SMAW sering disebut las listrik, las elektroda, las stick, las MMA. Energi panas yang digunakan untuk mencairkan logam berasal dari busur listrik pada elektroda. Temperatur busur listrik dari elektroda mampu mencapai 6000°C . Fleksibilitas penggunaan dilapangan maupun didalam bengkel merupakan keunggulan utama dibanding proses las lainnya. Keunggulan lainnya antara lain Harga mesin las cukup murah, Bisa digunakan untuk mengelas berbagai macam logam tergantung dari kesediaan jenis elektroda. Kekurangan dari proses las ini antara lain efisiensi rendah (65%), membutuhkan skill operator yang cukup tinggi, waktu pengelasan cukup lama karena pengelasan selalu terputus untuk penggantian elektroda sekaligus pengupasan terak las. Arus pengelasan terbatas sesuai dengan kemampuan elektroda.
EVALUASI SALURAN DRAINASE PADA JALAN TANGGUK BONGKAR KELURAHAN TEGAL SARI MANDALA II KECAMATAN MEDAN DENAI Muhammad Arby Harahap; Diana Suita Harahap
Buletin Utama Teknik Vol 16, No 2 (2021): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drainase merupakan suatu sistem untuk menyalurkan air hujan. Sistem ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, apalagi di daerah berpendudukan padat seperti perkotaan. Evaluasi saluran drainase diperlukan untuk mengetahui kapasitas penampang dengan menghitung debit banjir rencana menggunakan metode Rasional. Analisa debit banjir rencana dilakukan dengan menghitung curah hujan rencana dengan metode distribusi yang dipilih yaitu Log Pearson Tipe III. Dari hasil analisa debit banjir rancangan periode ulang di dapat Q2 sebesar 1,092 m³/det, Q5 sebesar 1,316 m³/det, Q10 sebesar 1,480 m³/det, Q25 sebesar 1,707 m³/det, Q50 sebesar 1,741 m³/det, Q100 sebesar 2,091 m³/det. Evaluasi saluran drainase pada jalan Tangguk Bongkar kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai dilakukan dengan perhitungan hidrolika sederhana. Dari perhitungan kapasitas saluran eksisting di dapat Q sebesar 0,963 m3/dt. Hasil evaluasi menunjukkan saluran drainase pada Jalan Tangguk Bongkar Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai tidak dapat menampung debit banjir rancangan Q2, Q5, Q10, Q25, Q50, dan Q100. Maka dilakukan evaluasi untuk saluran, sehingga di dapat debit saluran rancangan Q sebesar 2,32 m³/det.
METODE KERJA PENGGANTIAN JEMBATAN JALAN KERETA API ANTARA PADANG-TABING-DUKU LINTAS TELUK BAYUR-SAWAHLUNTO Bangun Pasaribu; Jupriah Sarifah; Darlina Tanjung
Buletin Utama Teknik Vol 13, No 3 (2018): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Sumatera yang termasuk dalam kelompok kawasan telah berkembang di Indonesia, merupakan wilayah dengan perkembangan perekonomian yang sangat pesat dan potensial. Dalam rangka menangkap potensi tersebut dan meningkatkan kelancaran arus barang dan penumpang di wilayah Sumatera Barat, Pemerintah berusaha untuk meningkatkan peran moda kereta api. Moda kereta api merupakan moda transportasi yang dianggap tepat dipilih untuk misi tersebut mengingat moda kereta api memiliki kemampuan kapasitas angkut yang besar, kecepatan yang stabil karena memiliki jaringan tersendiri, pemeliharaan infrastruktur yang rendah, hemat energi, dan memiliki tingkat polusi yang rendah. Untuk kelancaran moda kereta api ini, salah satu bagian yang penting adalah pembangunan jembatan kereta api, mengingat route yang akan dilalui moda kereta api tidak hanya berupa lahan daratan yang rata, akan tetapi dapat juga melintasi sungai, lembah dan sebagainya sehingga diperlukan pembuatan jembatan kereta api untuk menunjang operasionalnya. Sebagai salah satu upaya meningkatkan peran sarana dan prasarana transportasi antara lain adalah dengan melakukan peningkatan infrastruktur eksisting pada Jembatan sungai Basco, Antara Padang-Tabing-Duku Lintas Teluk Bayur-Sawahlunto dan Jembatan Antara Tabing-Duku-Lubuk Alung Lintas Teluk Bayur – Sawahlunto  yang dilaksanakan oleh Balai Teknik Perkeretaapian Sumatera Bagian Barat.
APLIKASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME ANIMASI MENGGUNAKAN METODE CAI (COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION) UNTUK MATA PELAJARAN FISIKA Ramli Ramli; Liza Fitriana; Budi Budi
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk merancang aplikasimultimedia pembelajaran berbasis game animasi untuk mata pelajaran fisika khususnya materi Kinematika Gerak Lurus pada siswamengenah atas dengan metode CAI. Dalam bidang pengajaran berbasis komputer memungkinkanuntuk terselenggaranya proses belajar mengajar yang menarik serta membuat siswa/i tidak merasa cepat bosan. Namun pengajar dalam hal ini guru yang menguasai materi pelajaransebagian besar tidak mampu menghadirkan bentuk pembelajaran menarik yang dikemas menggunakan komputer,sedangkan ahli komputer yang mampu merealisasikannya  biasanya tidak menguasai materi pelajaran, hal ini menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini.Tujuan perancangan aplikasi ini adalah membantu pengajar menyampaikan materi pelajaran yang dikuasainyadengan menarik serta membuat siswa/i lebih mudah memahami materi yang di ajarkan. Perancangan aplikasi ini juga bermanfaat bagi siswa untuk berkeinginan belajar secara mandiri, dengan adanya media game yang digunakan dapat mempermudah siswa memahami  materi khususnya Kinematika Gerak Lurus. Metode penelitian yang dilakukan antara lain, pengumpulan data, analisis sistem, perancangan disain, implementasi sistem dan pengujian sistem.Sebagai kesimpulan dari hasil perancangan aplikasi ini adalah dihasilkannyaperangkat lunak multimedia pembelajaran sangat membantu dalam mengembangkan pembelajaran fisika khusunya pada materi Kinematika Gerak Lurus, sehingga pembelajaran dapat meningkatkan semangat mengajar dan belajar-antara guru dan siswa, dengan adanya game dalam pembelajaran ini tidak membuat siswa/i merasa cepat bosan dalam belajar, dan materi yang disampaikan lebih mudah untuk di pahami.APLIKASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME ANIMASI MENGGUNAKAN METODE CAI (COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION)UNTUK MATA PELAJARAN FISIKA
PENGARUH ROTASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT CITRA KENCANA INDUSTRI Mulkan Yahya Nasution; Wirda Novarika AK; Siti Rahmah Sibuea
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh rotasi kerja (X1) terhadap kinerja karyawan (Y). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan produksi  Citra Kencana Industri dengan jumlah 150 karyawan. Sampel yang digunakan sebagai objek dalam penelitian ini sejumlah 42 karyawan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah yaitu teknik sampling yang memberikan peluang yang sama bagi seluruh anggota populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Metode pengumpulan data dilakukan dengan angket/kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah uji statistik melalui uji ttest, spss Berdasarkan hasil penelitian diperoleh persamaan regresi linear berganda Y= 3.3612.021+0.05. Hasil uji t-test menunjukkan bahwa variabel rotasi kerja mempunyai pengaruh positif dan signifika terhadap kinerja karyawan, variabel motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan Hasil kinerja karyawan. Hasil uji F-test menunjukkan bahwa rotasi kerja, motivasi kerja dan kepuasan kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Sedangkan hasil koefisien determinasi (R2) sebesar 87,8%ini berarti kontribusi variabel independen (rotasi ke) mempengaruhi variabel dependen (kinerja karyawan)  sedangkan sisanya 12,2 % dipengaruhi variabel lain di luar model penelitian.
KAJIAN LONGSOR DI LOKASI P. 33 D.I LEMATANG KOTA PAGAR ALAM (SUMATERA SELATAN) Diana Suita
Buletin Utama Teknik Vol 14, No 3 (2019): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Longsor yang terjadi di lokasi P 33 DI Lematang Kota Pagar Alam, harus ditangani dengan baik agar pekerjaan konstruksi berjalan dengan baik. Tanah pada lokasi P33 adalah tanah Tanah Residual dan Tuf Pasir Kerikilan, Tuf Pasiran dan Andesit Tuf Kerakalan, Tufa Kerikil Pasiran dan Andesit.Mengingat kondisi tanah seperti tsb, maka terjadi longsoran pada area P 33. Disebabkan kondisi tanah yang merupakan lanau kepasiran yang bila terkena surface run off akan menyisakan material pasir lepas,  Adanya sumber air pada daerah tertentu yang mengakibatkan adanya rembesan, dengan pengujian permeabilitas pada kedalaman 0.50 – 5.00 sebesar 4.93 × 10-4 kedalaman 5.00 – 10.00 sebesar 6.67 × 10-4 , kedalaman 10.00 – 15.00 sebesar 8.39 ×10-4 .  Kohesi tanah yang kecil. Oleh para ahli direncanakan solusi penanganan pada lereng atas adalah diperkuat dengan High tensie wiremesh dengan konfigurasi nailing 2.2 meter  x2.3 meter dengan kedalaman 10 meter.+ drainase dan pada lereng bawah adalah  drainase.  Akan tetapi melihat kondisi sekarang di lapangan, maka dilakukan perbaikan penanganan longsor dengan penanganan  membuat dinding penahan tanah pada bagian dasar, kemudian diberi perlindung pada bagian permukaan (surface) dan dapat ditumbuhi tanaman, mengendalikan pengaliran air tanah