cover
Contact Name
Satria Yudha Prayogi
Contact Email
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281360936699
Journal Mail Official
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Buletin Utama Teknik
ISSN : 14104520     EISSN : 25983814     DOI : -
Jurnal Buletin Utama Teknik memuat tentang artikel hasil penelitian dan kajian konseptual rumpun ilmu bidang teknik. Secara garis besar topik utama yang diterbitkan adalah: Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektro Teknik Informatika Teknik Arsitektur Teknik Industri.
Articles 420 Documents
ANALISA OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA MESIN PENGISIAN DAN PENGEPAKAN PRODUK INSEKTISIDA DAN FUNGISIDA DI PT. XYZ Devi Pitauli Sitinjak; Suliawati Suliawati Suliawati; Mahrani Arfah
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 3 (2026): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i3.14125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja mesin pengisian dan pengepakan produk insektisida dan fungisida di PT. XYZ menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness, mengetahui nilai faktor six big losses yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE pada mesin pengisian dan pengepakan dan melakukan analisis terhadap faktor yang paling berpengaruh untuk dilakukan perbaikan dengan menggunakan fishbone diagram. Overall Equipment Effectiveness (OEE) merupakan metode yang dapat digunakan untuk mengukur efektivitas mesin yang didasarkan pada 3 faktor yaitu ketersediaan waktu kerja (availability), performa mesin (performance) dan kualitas produk (quality). Diperoleh nilai OEE Pengisian dan Pengepakan di PT. XYZ periode Oktober 2024 yaitu (37,20%), November 2024 (37,59%), Desember 2024 (38,67%). Faktor six big losses yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE adalah Idling and Minor Stoppages Losses sebesar 43,32%. Faktor yang paling berpengaruh untuk dilakukan perbaikan dengan menggunakan fishbone diagram adalah manusia, material, metode, mesin dan lingkungan. Berdasarkan hasil analisis penyebab terjadinya kegagalan yaitu kerusakan mesin, mesin sering breakdown dan operator kurang mampu dalam mengatasi kerusakan mesin, sehingga disarankan untuk lebih memperhatikan kinerja mesin dengan melakukan perawatan mesin secara berkala dan memberikan pelatihan kepada operator.
ANALISA MICROSKOPIK HASIL EKSTRUDER MATERIAL KOMPOSIT SERAT DAUN NANAS Ricardo Fransiskus Damanik; Din Aswan Amran Ritonga
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan serat daun nanas sebagai bahan penguat dalam pembuatan material komposit berbasis bioplastik PLA (Polylactic Acid) melalui proses ekstrusi. Pemilihan serat daun nanas didasarkan pada kandungan selulosa yang tinggi (±70%) sehingga berpotensi meningkatkan sifat mekanis komposit sekaligus mengurangi limbah pertanian. Proses penelitian meliputi persiapan serat melalui perendaman, perlakuan NaOH, pengeringan, dan penghalusan, dilanjutkan pencampuran dengan PLA pada perbandingan 15:1 menggunakan mesin molding plastik. Karakterisasi dilakukan menggunakan Differential Scanning Calorimetry (DSC) dan Foto microskope. Hasil DSC menunjukkan dua puncak endotermik utama pada suhu 108,60 °C (ΔH = 3,16 J/g) dan 151,16 °C (ΔH = 3,11 J/g), serta dua puncak eksotermik minor pada suhu 254,06 °C dan 268,14 °C yang menandakan awal degradasi termal. Nilai entalpi leleh yang rendah mengindikasikan kristalinitas komposit sangat rendah (hampir amorf). Hasil pengamatan SEM memperlihatkan distribusi serat yang tidak sepenuhnya homogen, dengan sebagian serat tertanam baik dan sebagian lain terekspos di permukaan matriks. Secara keseluruhan, penambahan serat daun nanas pada PLA berhasil menghasilkan material komposit yang ramah lingkungan dan berpotensi diaplikasikan pada produk teknik, meskipun optimalisasi proses pencampuran dan perlakuan serat masih diperlukan untuk peningkatan kinerja.
PEMANFAATAN ENERGI SURYA SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK PADA ALAT PENYIRAM TANAMAN OTOMATIS BERBASIS ARDUINO NANO Armansyah Armansyah; Zulfadli Pelawi; Mahrizal Masri; Rio Febrian
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 3 (2026): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i3.14134

Abstract

Penyiraman yang rutin dan sesuai kebutuhan sangat penting dalam sistem penyiraman tanaman yang efisien dan hemat energi menjadi penting dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat penyiram tanaman otomatis berbasis Arduino Nano dengan sumber energi dari solar cell. Sistem ini menggunakan sensor hujan sebagai pemicu kerja alat. Ketika sensor tidak mendeteksi adanya hujan, maka Arduino Nano akan mengaktifkan pompa air secara otomatis untuk menyiram tanaman. Sebaliknya, jika hujan terdeteksi, sistem tidak akan mengaktifkan pompa, sehingga penyiraman ganda dapat dihindari. Energi listrik diperoleh dari solar cell yang mengisi baterai sebagai sumber daya utama, memungkinkan alat beroperasi secara mandiri tanpa tergantung pada listrik PLN. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu berfungsi dengan baik dalam merespons kondisi cuaca dan memberikan penyiraman secara otomatis sesuai kebutuhan. Alat ini dapat menjadi solusi efektif dalam otomatisasi penyiraman tanaman dengan memanfaatkan energi terbarukan secara optimal.
KOMPOSIT BIOPLASTIK BERBASIS PATI BIJI KARET RAMAH LINGKUNGAN YANG MENGGABUNGKAN SELULOSA TONGKOL JAGUNG, POLIVINIL ALKOHOL, DAN SENG OKSIDA Fiana Nurannisa Harahap; Netti Herlina; Adri Huda; Sarah Patumona Manalu; Yasmine Anggia Sari
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 3 (2026): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i3.14121

Abstract

Bioplastik berbasis pati biji karet memiliki potensi sebagai alternatif ramah lingkungan untuk menggantikan plastik konvensional, namun karakter fisik, mekanik, dan degradasinya masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan selulosa tongkol jagung, polivinil alkohol (PVA), dan zink oksida (ZnO) terhadap sifat fisik, mekanik, dan proses biodegradasi bioplastik. Metode penelitian meliputi pembuatan bioplastik dengan beberapa variasi formulasi, diikuti pengujian karakteristik fisik, kekuatan mekanik, dan uji biodegradasi secara anaerob selama 15 hari. Pengamatan morfologi dilakukan melalui perubahan visual seperti kerusakan struktur, dan pertumbuhan jamur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi bahan tambahan memberikan pengaruh signifikan terhadap performa bioplastik. Variasi C2 menghasilkan sifat fisik dan mekanik terbaik dengan ketebalan merata, fleksibilitas lebih tinggi, serta kekuatan tarik yang lebih baik dibandingkan variasi lainnya. Pada uji biodegradasi, bioplastik mengalami laju dekomposisi cepat, ditandai kehilangan bobot 12,95% pada hari ke-5 dan semakin meningkat hingga hari ke-15. Perubahan warna menjadi kuning, robekan pada struktur, serta pertumbuhan jamur mengindikasikan aktivitas mikroorganisme yang intens terhadap material. Kesimpulannya, penambahan selulosa, PVA, dan ZnO terbukti mampu meningkatkan kualitas bioplastik berbasis pati biji karet tanpa menghambat proses degradasinya. Formulasi C2 direkomendasikan sebagai komposisi optimal untuk pengembangan bioplastik ramah lingkungan dengan performa mekanik yang baik dan kemampuan biodegradasi yang cepat.
PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK DENGAN MODEL SCOR STUDI KASUS : DESA KANAL KECAMATAN BANGKO PUSAKO KABUPATEN ROKAN HILIR Mahrani Arfah; Bonar Harahap; Rikky Hermawan
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja rantai pasok kelapa sawit di Desa Kanal, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir dengan menggunakan pendekatan model Supply Chain Operations Reference (SCOR). Permasalahan utama dalam rantai pasok di wilayah ini melibatkan ketidaktepatan waktu pengiriman, fluktuasi pasokan, kualitas TBS yang bervariasi, serta koordinasi yang belum optimal antara petani, agen, ramp, dan pabrik. Penelitian dilakukan secara studi kasus dengan pendekatan kuantitatif, mengumpulkan data primer melalui wawancara dan observasi, kepada pelaku rantai pasok. Data dianalisis berdasarkan lima dimensi utama SCOR, yaitu reliability, responsiveness, flexibility, cost, dan asset management. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja reliability masih rendah dengan nilai Delivery Performance 50%, Fill Rate 46,3%, dan Perfect Order Fulfillment hanya 35,7%. Responsiveness dan flexibility juga belum optimal dengan Order Fulfillment Cycle Time 9,75 jam dan waktu penyesuaian pasokan 2,75 hari. Sebaliknya, dimensi cost dan asset management menunjukkan hasil baik dengan biaya operasional 4,41% dan utilisasi kapasitas pabrik sebesar 86,43%. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sistem informasi, pemberdayaan petani, serta optimalisasi distribusi dan fleksibilitas sebagai strategi perbaikan rantai pasok. Pendekatan SCOR terbukti efektif dalam mengidentifikasi kelemahan dan menjadi dasar penyusunan strategi pengembangan sistem distribusi secara menyeluruh.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN PADA JASA DEKORASI PERNIKAHAN DENGAN METODE SERVICE QUALITY (SEVQUAL) DAN IMPORTANCE PERFORMA ANALYSIS (IPA) (STUDI KASUS : RUSTIC DECORATION MEDAN) Siti Rahmah Sibuea; Mahrani Arfah; Fachriza Ikhsan Tarigan
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13116

Abstract

This study aims to evaluate the level of customer satisfaction with the quality of service provided by the Rustic Decoration Medan (RDM) wedding decoration service company. This study is motivated by the absence of a systematic evaluation of service quality during the five years of RDM's operation, even though the dynamics of competition in the decoration industry are increasing. This study uses a quantitative approach using the SERVQUAL method to measure 5 dimensions of service quality, namely tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. In addition, Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) are used to map improvement priorities and assess satisfaction levels comprehensively. Data collection was carried out by distributing questionnaires to 50 respondents who were active customers in the period October to December 2024. The results of the analysis showed that the reliability dimension had the lowest level of conformity of 65%, while the empathy dimension obtained the highest level of conformity of 88.88%. The customer satisfaction index (CSI) value of 39.66% indicates that customer expectations have not been optimally met. The findings in quadrant I of IPA place the aspects of punctuality and employee responsiveness as the main priority for improvement. The results of this study are expected to provide strategic contributions to the management of RDM services and become a reference for improving service quality in the wedding decoration service sector
ANALISIS TERHADAP KUALITAS PERMUKAAN BARI MENGGUNAKAN MESIN FLADDER OUT V 200 GYRO Yudi Putra Sidabutar; Muhammad Arifin
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 3 (2026): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i3.14126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi ketajaman bari, kecepatan putaran, kecepatan conveyor, dan tinggi roller terhadap kualitas permukaan pada mesin Fladder Out V 200 Gyro. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan pendekatan desain faktorial untuk mengevaluasi pengaruh masing-masing parameter terhadap hasil finishing permukaan. Evaluasi kualitas permukaan dilakukan melalui uji sentuh manual (touch test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketajaman bari memiliki pengaruh paling signifikan terhadap kualitas permukaan, diikuti oleh kecepatan putaran, tinggi roller, dan kecepatan conveyor. Kombinasi parameter optimal yang diperoleh adalah ketajaman bari tajam, kecepatan putaran Roller 0%-75%, kecepatan conveyor 0%-45%, dan tinggi roller 2.3 mm. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi industri manufaktur dalam mengoptimalkan proses finishing permukaan logam. Temuan ini sesuai dengan prinsip teknologi Gyro yang mengoptimalkan kecepatan tinggi dan interaksi spindle untuk hasil finishing yang seragam (FLADDER 300/GYRO HIGHSPEED, 2023).
KORELASI DAN REGRESI PERUBAHAN KEKUATAN TARIK OTOT TUNGGKAI SEBAGAI AKIBAT PERUBAHAN KEMIRINGAN TUBUH I Wayan Sukania; Marthinus Chandra; Florencia Charlene Teng
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 3 (2026): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i3.14113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi dan regresi antara perubahan sudut penarikan dengan kekuatan tarik pada uji kekuatan tarik. Objek utama dalam penelitian ini adalah mahasiswa teknik industri Universitas Tarumanagara angkatan 2024 yang berjumlah 50 praktikan dengan ukuran tubuh yang bervariasi. Penelitian ini menggunakan satu alat yang bernama Pull Dynamometer yang digunakan dengan cara menarik alat tersebut sekuat tenaga. Setiap praktikan akan melakukan pengujian kekuatan tarik dengan sudut yang berbeda-beda, yaitu 0o, 45o, 90o, dan 135o. Data yang telah diperoleh akan dilakukan pengujian normalitas, kecukupan, dan keseragaman data. Hasilnya, seluruh data bersifat normal, cukup, dan seragam yang dapat dilakukan analisis lebih lanjut, yaitu analisis korelasi dan regresi untuk menentukan hubungan antara sudut tarik dengan hasil kekuatan tarik. Didapat hasil bahwa data-data tersebut berkorelasi negatif 60,9% dengan persamaan regresi yang didapat yaitu Y = 68,368 – 0,228X dimana, ? merupakan variabel sudut tarik dan Y merupakan hasil kekuatan tarik yang diperoleh. Penurunan kekuatan yang signifikan pada sudut yang besar akan dilakukan analisis lebih lanjut dengan pendekatan biomekanika dan fisiologis, bahwa postur membungkuk dapat meningkatkan gaya tekan tulang belakang yang meningkatkan risiko Musculosceletal Disorders (MSDs). Dengan demikian, rekomendasi pada penelitian ini untuk perancangan sistem kerja adalah meminimalkan aktivitas penarikan pada posisi bungkuk yang ekstrem untuk menjaga fungsi otot dan keselamatan kerja
KAJIAN SERAT DAUN NANAS SEBAGAI MATERIAL KOMPOSIT PENGGANTI PLASTIK Rijal Tampubolon; Ricardo Fransiskus Damanik; Din Aswan Amran Ritonga; Muhammad Arifin
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan serat daun nanas sebagai bahan penguat pada material komposit berbasis PLA (Polylactic Acid) sebagai alternatif pengganti plastik berbasis minyak bumi yang kurang ramah lingkungan. Serat daun nanas dipilih karena memiliki kandungan selulosa tinggi (±69–71%) yang berpotensi meningkatkan kekuatan mekanik komposit sekaligus memanfaatkan limbah pertanian. Proses penelitian meliputi persiapan serat melalui perendaman dan perlakuan alkali, pencampuran dengan PLA menggunakan mesin molding plastik, serta pencetakan spesimen untuk pengujian mekanik. Uji tarik, uji impak, dan uji tekan dilakukan sesuai standar ASTM. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komposit serat daun nanas–PLA mampu mencapai kekuatan impak hingga ±34,70 kJ/m², kekuatan tarik hingga ±20,73 MPa, dan kekuatan tekan/bending hingga ±11,90 MPa. Variasi fraksi volume serat berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanis, di mana peningkatan serat dalam batas tertentu meningkatkan performa, namun kelebihan fraksi serat menurunkan homogenitas material. Penelitian ini membuktikan bahwa serat daun nanas dapat digunakan sebagai material penguat ramah lingkungan dalam pembuatan komposit, sekaligus memberikan nilai tambah pada limbah pertanian.
ANALISIS DAN USULAN PERBAIKAN PROSES DISTRIBUSI BAJA RINGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN SYSTEM UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI OPERASIONAL DI PT. TRI MUSTIKA SEJAGAT Adelia Putri Nasution; Abdurrozzaq Hasibuan; Wirda Novarika AK; Budhi Santri Kusuma
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 3 (2026): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i3.14136

Abstract

Peningkatan efisiensi operasional dalam proses distribusi merupakan aspek yang sangat penting bagi perusahaan manufaktur dan distribusi, khususnya di tengah persaingan industri baja ringan yang semakin ketat. Proses distribusi yang tidak efisien berpotensi menimbulkan pemborosan (waste), keterlambatan pengiriman, serta peningkatan biaya operasional yang berdampak langsung pada kepuasan pelanggan dan kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses distribusi baja ringan di PT. Tri Mustika Sejagat serta mengusulkan perbaikan proses menggunakan pendekatan Lean System guna meningkatkan efisiensi operasional. Metodologi penelitian yang digunakan meliputi pemetaan aliran proses distribusi dengan Value Stream Mapping (VSM), identifikasi pemborosan berdasarkan konsep seven wastes, serta analisis akar penyebab menggunakan diagram sebab-akibat. Usulan perbaikan difokuskan pada penyederhanaan alur distribusi, pengurangan waktu tunggu, perbaikan tata letak penyimpanan, dan peningkatan koordinasi antarbagian. Hasil penelitian menunjukkan adanya pemborosan dominan berupa waiting, transportation, dan overprocessing yang menyebabkan waktu distribusi menjadi tidak optimal. Implementasi usulan perbaikan berbasis Lean System terbukti mampu menurunkan waktu siklus distribusi, mengurangi aktivitas tidak bernilai tambah, serta meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi manajemen PT. Tri Mustika Sejagat dalam merancang sistem distribusi yang lebih ramping, efektif, dan berkelanjutan, serta dapat menjadi referensi bagi perusahaan sejenis dalam meningkatkan kinerja distribusi melalui penerapan prinsip lean.